Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Correlation of self-efficacy and interest in learning with Indonesian Language learning achievement of class X students MAN 1 Kendari Ana, Haerun; Udu, Sumiman; Saidiman, Saidiman
Educenter : Jurnal Ilmiah Pendidikan Vol. 3 No. 3 (2024): Educenter: Jurnal Ilmiah Pendidikan
Publisher : ARKA INSTITUTE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55904/educenter.v3i3.1386

Abstract

This study aims to determine whether or not there is a relationship between self-efficacy and interest in learning with Indonesian Language learning achievement of grade X students of MAN 1 Kendari. This research is a correlational research with quantitative method. The population consisted of 417 students with a sample of 80 students. Data were collected through questionnaires for self-efficacy and interest in learning variables, and documentation for Indonesian Language learning achievement variables. The results of this study indicate that there is a correlation between self-efficacy and Indonesian Language learning achievement in class X students of MAN 1 Kendari. The strength of the correlation is in the medium category, with a positive direction and statistically significant. In addition, there is a correlation between learning interest and Indonesian Language learning achievement in the same students, with a strong correlation strength level, positive direction, and statistically significant. Simultaneously, self-efficacy and interest in learning also show a strong correlation, with a positive direction and statistically significant to Indonesian Language learning achievement of grade X students of MAN 1 Kendari. Therefore, optimizing self-efficacy and interest in learning can contribute to improving students' Indonesian Language learning achievement.
Implementation of blended learning in Indonesian Language subject at Senior High School 05 Bombana Ana, Haerun; Udu, Sumiman; Saidiman, Saidiman
Educenter : Jurnal Ilmiah Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025): Educenter: Jurnal Ilmiah Pendidikan
Publisher : ARKA INSTITUTE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55904/educenter.v4i2.1389

Abstract

This study aims to analyze the planning, implementation, and evaluation of the blended learning model at SMA Negeri 05 Bombana during the Covid-19 pandemic. The approach used in this research is qualitative with descriptive analysis to obtain a comprehensive picture of the implementation of blended learning. The research variables include blended learning-based learning policy, human resource readiness, learning application management, learning planning, teacher role, student readiness, learning strategies and methods, learning media, application, learning system, and learning process and outcomes. The results show that the planning of blended learning has run well with appropriate policies, technical guidance for teachers, and operator readiness. The implementation was effective, marked by the active role of teachers, the enthusiasm of students, and the use of Google Classroom and WhatsApp applications. The evaluation showed that online and offline methods were well integrated, and students improved in cognitive and psychomotor aspects. Teachers use essay and multiple choice tests as learning evaluation. Teacher performance in learning was also high, with APKG II score of 91.6% (category A). This research shows that blended learning can be an effective solution in supporting the learning process during the pandemic.
Form of Communication for Teaching Bajo Children The Local Values in Utilizing Natural Marine Resources Jumaidin, La Ode; Irawati, Irawati; Udu, Sumiman; Hasddin, Hasddin; Husen, Osu Oheoputra
el Harakah: Jurnal Budaya Islam Vol 26, No 2 (2024): EL HARAKAH
Publisher : UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/eh.v26i2.26285

Abstract

The issue behind the research on the Bajo tribe is the lack of understanding regarding the forms of communication used by the tribe to impart knowledge about local wisdom concerning the sustainable use of coastal and marine resources. Therefore, the aim of this research is to identify both the forms of local wisdom and the communication methods used to educate Bajo children about the sustainable use of coastal resources, ensuring the preservation of the Bajo tribe's cultural identity. The study was conducted among the Bajo tribe living along the coast of the Tiworo Strait in Muna Regency and West Muna Regency. The research informants consisted of 15 individuals, purposively selected, including elders and tribal leaders. The findings revealed that the local wisdom being passed down includes traditional management of coastal natural resources, such as: (a) the mammia kadialo tradition, involving fishing practices, which include palilibu, pongka, and sasakai; (b) traditional methods of fishing, including missi, ngarua, mana (archery using traditional tools), and nyuluh/balobe (also called ngobor); (c) the Pamali tradition, which involves specific taboos at certain times and places; and (d) the Maduai Pinah ritual, a form of worship for the "sea ruler" believed to protect and provide natural resources. Communication methods used to teach Bajo children about the utilization of natural resources include intrapersonal communication, interpersonal communication, and group communication. Permasalahan yang mendasari penelitian tentang suku Bajo adalah kurangnya pemahaman mengenai bentuk-bentuk komunikasi yang digunakan oleh suku tersebut dalam menyampaikan pengetahuan tentang kearifan lokal terkait pemanfaatan sumber daya pesisir dan laut secara berkelanjutan. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi bentuk kearifan lokal dan metode komunikasi yang digunakan dalam mendidik anak-anak suku Bajo tentang pemanfaatan sumber daya pesisir yang berkelanjutan, sehingga dapat menjaga kelestarian identitas budaya suku Bajo. Penelitian ini dilakukan pada suku Bajo yang tinggal di sepanjang pesisir Selat Tiworo di Kabupaten Muna dan Kabupaten Muna Barat. Informan penelitian terdiri dari 15 orang yang dipilih secara purposive, termasuk para tetua dan kepala suku. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa kearifan lokal yang diwariskan meliputi pengelolaan tradisional sumber daya alam pesisir, antara lain: (a) tradisi mammia kadialo, yang melibatkan praktik penangkapan ikan, termasuk palilibu, pongka, dan sasakai; (b) cara tradisional menangkap ikan, seperti missi, ngarua, mana (memanah dengan alat tradisional), serta nyuluh/balobe (juga disebut ngobor); (c) tradisi Pamali, yaitu larangan pada waktu dan tempat tertentu; dan (d) ritual Maduai Pinah, yaitu penyembahan kepada "penguasa laut" yang diyakini melindungi dan menyediakan sumber daya alam bagi mereka. Metode komunikasi yang digunakan untuk mengajarkan anak-anak suku Bajo tentang pemanfaatan sumber daya alam meliputi komunikasi intrapersonal, komunikasi interpersonal, dan komunikasi kelompok.
Kritik Sosial dalam Lagu Rikar Manaba Mahamudin; Erny Harijaty; Sumiman Udu
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 7 No. 3 (2022): JURNAL BASTRA EDISI JULI-SEPTEMBER 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (217.566 KB) | DOI: 10.36709/bastra.v7i3.22

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mendeskripsikan kritik sosial dalam lirik lagu Rikar Manaba. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Jenis penelitian kepustakaan. Hasil penelitian ini menunjukan beberapa tema yang mengandung kritik sosialdiantaranya yaitu: 1) tema ekonomi yang terdiri dari dua kritik yaitu kritik sosial terhadap politik dan ekonomi 2) tema tentang cinta yang berkritik sosial tentang budaya 3) tema pahlawan yang berkritik sosial tentang pertahanan keamanan dan 4 ) tema tentang lingkungandengan kritik sosial terhadap hukum. Kesimpulan -Berdasarkan hasil penelitian mengenai kritik sosial pada lirik lagu Rikar Manaba (suatu kajian sosiologi karya sastra ) kritik sosial yang paling menonjol adalah kritik sosial terhadap cinta yang berkaitan dengan sosial dan budaya dan kritik terhadap ekonomi.
TOKOH DAN PENOKOHAN DALAM NOVEL KATA KARYA RINTIK SEDU Husnul Fadilah; Sumiman Udu; Aris Badara
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 7 No. 4 (2022): JURNAL BASTRA EDISI OKTOBER-DESEMBER 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (240.206 KB) | DOI: 10.36709/bastra.v7i4.38

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan tokoh dan penokohan dalam novel Kata karya Rintik Sedu. Jenis penelitian adalah kepustakaan. Metode yang digunakan adalah deskripsif kualitatif, karena penelitian ini mendeskripsikan data yang akan dianalisis tentang tokoh dan penokohan yang terdapat dalam novel Kata karya Rintik Sedu. Hasil penelitian menggambarkan secara umum tokoh dan penokohan dalam novel Kata karya Rintik Sedu. (1) Binta mempunyai karakter yang berbakti, jiwa besar, dan menepati janji. (2) Nugraha mempunyai karakter yang pantang menyerah, ikhlas, menepati janji, dan memberi nasihat. (3) Cahyo mempunyai karakter yang suka memberi nasihat dan bersahabat. (4) Biru mempunyai karakter yang pesimis dan suka menulis. Di dalam novel Kata karya Rintik Sedu terdapat tokoh pratagonis yaitu Nugraha, antagonis yaitu Biru, dan tritagonist adalah Cahyo. Di dalam novel Rintik Sedu juga terdapat tokoh utama yaitu Binta dan Nugraha dan tokoh tambahan adalah Cahyo dan Biru. Dan analisis penokohan terdapat teknik analitik, teknik dramati, dan tanggapan tokoh lain.  
NILAI RELIGIUS DALAM ANTOLOGI PUISI “CINTA DI UJUNG SENJA” KARYA ULINSA, AMIRUDIN RAHIM DAN GHAZALI LEMBAH Nur Aisyah; Sumiman Udu; Yunus
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 9 No. 1 (2024): JURNAL BASTRA EDISI JANUARI 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v9i1.339

Abstract

Tujuan dalam penelitin ini adalah mendeskripdikan nilai-nilai religius yang terdapat dalam puisi cinta di ujung senja karya Ulinsa, Amirudin Rahim dan Ghazali Lembah. metode yang di gunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif dengan mengunakan pendekatan religius sumber teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah teknik baca dan teknik catat. Berdasarkan hasil penelitian yang bersifat deskriptif tersebut bahwah nilai-nilai religius yang terdapat dalam puisi cinta di ujung senja karya Ulinsa, Amirudin Rahim, dan Ghazali Lembah nilai (Aqidah) yang berarti simpul (Ibadah) seperti taat (Akhlak) terdapat nilai yang berkaitan dengan prasaan sabar (Aqidah) disimpulkan aqidah adalah kebenaran yang di percayai oleh manusia sehingga memberikan ketentraman jiwa (ibadah) kata ibadah mempunyai beberapa arti seperti taat, tunduk, memperhambahkan diri, memperbudak menyembah, doa dan lain sebegainya.
PSIKOLOGI TOKOH DALAM NOVEL MAHIKA KARYA AYA (KAJIAN PSIKOANALISIS SIGMUND FREUD) Putri Ashari Amir; Sumiman Udu; La Yani Konisi
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 9 No. 2 (2024): JURNAL BASTRA EDISI APRIL 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v9i2.395

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk menguraikan aspek psikologi tokoh dalam novel Mahika karya Aya dengan menerapkan kajian psikoanalisis Sigmund Freud. Metode penelitian yang diterapkan adalah deskripsi kualitatif. Sumber data penelitian ini berasal dari novel Mahika karya Aya yang diterbitkan pada tahun 2022 oleh penerbit CV Nexterday Group dengan tebal buku 516 halaman. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui teknik membaca dan mencatat. Teknik analisis data menggunakan pendekatan psikologi sastra yang memfokuskan pada fenomena kejiwaan yang dialami pada tokoh dalam novel Mahika karya Aya, dengan menekankan pada pikiran, perasaan, serta tingkah laku yang melekat pada tokoh. Hasil analisis dan pembahasan menyimpulkan bahwa tokoh Sadhara Daneswari, Aksara Mahari, dan Deehan Dhaninjaya dalam novel Mahika karya Aya dipengaruhi oleh id, ego, dan superego. Data menunjukkan bahwa ketiga tokoh ini cenderung lebih banyak menggunakan unsur id, yang berarti tindakan mereka lebih banyak dipengaruhi oleh prinsip kesenangan, di mana mereka cenderung melakukan hal-hal yang memberikan kepuasan dan menghindari situasi yang tidak menyenangkan.  
GAYA BAHASA PERBANDINGAN DAN PENEGASAN DALAM NOVEL KUTUKAN TANAH BUTON KARYA SAFARUDIN Dedeh Ayu Aden Prastika Songohano; Aris Badara; Sumiman Udu
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 4 No. 1 (2019): JURNAL BASTRA EDISI JANUARI 2019
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menemukan gaya bahasa perbandingan dan penegasan dalam novel Kutukan Tanah Buton karya Safarudin. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Penelitian ini termaksud jenis penelitian kepustakaan. Sumber penelitian ini adalah novel Kutukan Tanah Buton karya Safarudin, yang diterbitkan pada tahun 2018. Teknik ppengumpulan data yang digunakan yaitu teknik baca catat. Data dalam penelitian di analisis menggunakan pendekatan stilistika. Hasil penelitian gaya bahasa dalam novel Kutukan Tanah Buton karya Safarudin meliputi (1) gaya bahasa perbandingan yaitu, (a) gaya bahasa simile, (b) gaya bahasa hiperbola, (c) gaya bahasa metafora, (d) gaya bahasa alegori dan (e) Personifikasi (2) Gaya bahasa penegasan yaitu, (a) gaya bahasa repitisi, (b) gaya bahasa aliterasi, (c) gaya bahasa elepsis, (d) gaya bahasa retoris, (e) gaya bahasa eklamasio, dan (f) gaya bahasa sindenton. Peristiwa dalam novel ini terjadi di tiga tempat yakni Kendari, Bau-bau dan Makassar.
NILAI-NILAI PERJUANGAN TOKOH DALAM NOVEL DOMPET AYAH SEPATU IBU KARYA J.S KHAIREN Ririn Fatmala; Sumiman Udu; La Ode Balawa
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 10 No. 1 (2025): JURNAL BASTRA EDISI JANUARI 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v10i1.964

Abstract

The aim of this research is to describe the values of the characters' struggles and reveal the story in the novel Dompet Ayah Shoes Ibu by J.S Khairen. The benefit of this research is that it provides readers with an understanding to always be active in reading and understanding the values of struggle displayed in literary works. The data used in this research is the novel Dompet Ayah Shoes Ibu by J.S Khaien. The data source in this research is the novel Dompet Ayah Shoes Ibu by J.S Khairen. The data collection technique in this research uses a sociological approach to literary works, which is to question the content and objectives as well as things implied in the literary work itself and is related to social problems and what the purpose or message is to be conveyed. The results of this research describe (1) the value of being willing to sacrifice (2) the value of unity (3) the value of respect (4) the value of cooperation (5) the value of patience and the spirit of never giving up. The form of data from the research is in the form of several sentences or texts containing the value of the struggle of the characters in the novel Dompet Ayah Shoes Ibu being studie
KEBUTUHAN TOKOH DALAM NOVEL SEPERTI HUJAN YANG JATUH KE BUMI KARYA BOY CANDRA Elga Ayuditya Yahdiyani; Sumiman Udu; Sri Suryana Dinar; Andi Muhammad Ruum Sya'baan
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 10 No. 3 (2025): JURNAL BASTRA EDISI JULI 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v10i3.1042

Abstract

This study aims to describe the needs of the characters in the novel Seperti Hujan yang Jatuh Ke Bumi by Boy Candra based on the perspective of Abraham Maslow's humanistic psychology. The type of research used is library research and the method used is a qualitative descriptive method. In this study, the data used are words, sentences, complete paragraphs and quotations that describe the needs of the characters in the novel Seperti Hujan yang Jatuh Ke Bumi by Boy Candra, using Abraham Maslow's humanistic psychology theory. The data collection technique in this study is the analytical intensive reading technique and the note-taking technique. The data analysis technique used is to focus on revealing and understanding more deeply about humanistic psychology involving the characters of the characters. The results of the study show that the four main characters in the novel Seperti Hujan yang Jatuh Ke Bumi, namely Kevin, Nara, Juned and Tiara have needs that can be divided into two categories, namely physiological needs and psychological needs. According to Maslow, these needs are the basis of human behavior that drives individuals to achieve personal goals and happiness. This study provides insight into the relationship between character psychology in literary works and Maslow's theory of needs, as well as its relevance in literary learning.