Claim Missing Document
Check
Articles

PEMANFAATAN MEDIA PEMASARAN ONLINE DAN MANAJEMEN KEUANGAN BAGI USAHA KERUPUK RAMBAK SALMON Wayan Hesadijaya Utthavi; I Gusti Lanang Made Parwita; I Wayan Budi Sentana; Ni Luh Ayu Kartika Yuniastari Sarja
Dharmakarya Vol 8, No 3 (2019): September 2019
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1092.34 KB) | DOI: 10.24198/dharmakarya.v8i3.22322

Abstract

Ikan salmon merupakan salah satu ikan yang memiliki nilai gizi yang tinggi. Kulit ikan salmon memiliki nutrisi yang sama dengan daging ikan salmon dan aman untuk di konsumi. Kulit ikan salmon ini bisa diolah menjadi beberapa sajian makanan maupun camilan sehat salah satunya adalah kerupuk rambak salmon. Mitra dalam kegiatan ini adalah Surya Rambak Salmon yang berada pada Desa Celuk, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar. Pada saat ini, terdapat beberapa kendala berupa kemasan produk, kurangnya manajemen keuangan serta keterbatasan dalam hal pemasaran. Berdasarkan permasalahan yang dihadapi, maka akan dilakukan kegiatan bertahap mulai manajemen sampai pemasaran. Kegiatan dimulai dengan sosialisasi, pemberian bantuan kemasan dan label kemasan, pelatihan pengemasan, pelatihan manajemen keuangan, pembuatan website dan pelatihan penggunaan website. Indikator capaian adalah kemasan produk menjadi lebih menarik dan informatif, mitra mempunyai website sebagai media pemasaran, 1 orang anggota usaha dapat melakukan pembuatan pembukuan dan pencatatan keuangan. Setelah dilakukan kegiatan, telah tercipta label kemasan produk dan website usaha mitra. Selain itu 1 orang anggota usaha telah dapat melakukan pencatatan dan buku kas sederhana.
PENGEMBANGAN DESA WISATA BERBASIS GREEN TOURISM DI DESA WISATA BAKAS, BANJARANGKAN, KLUNGKUNG I Nyoman Abdi; Putu Adi Suprapto; Ni Luh Ayu Kartika Yuniastari Sarja
Dharmakarya Vol 10, No 2 (2021): Juni, 2021
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/dharmakarya.v10i2.33239

Abstract

Pengembangan desa wisata merupakan salah satu bentuk pemberdayaan masyarakat yang senantiasa dilaksanakan secara terencana dan berkesinambungan oleh Politeknik Negeri Bali sebagai lembaga vokasi di Provinsi Bali. Desa Bakas, Kecamatan Banjarangkan, Kabupaten Klungkung adalah suatu desa yang ditetapkan sebagai desa wisata dengan berbagai potensi kekhasan dan keunikannya berupa pertanian, wisata membajak sawah, menanam padi, dan cooking class. Meskipun memiliki potensi wisata yang sangat besar, kurangnya pembinaan dan pengetahuan yang dimiliki oleh masyarakat di Desa ini membuat potensi besar tersebut belum maksimal dalam pengelolaannya. Hal ini disebabkan karena kurangnya pengetahuan terkait pengelolaan desa wisata khususnya yang berbasis green tourism. Berdasarkan pada kendala yang dihadapi desa wisata Bakas dilakukan kegiatan pengembangan Desa Wisata yang menitikberatkan pada aspek alam dan budaya sejalan dengan konsep green tourism yang diusung di Politeknik Negeri Bali. Kegiatan yang dilakukan berupa pemberdayaan masyarakat dalam bentuk pelatihan dan kegiatan pengembangan infrastruktur. Kegiatan dilakukan dengan metode focus group discussion dan observasi. Hasil dari kegiatan ini berupa jalur trekking, spot selfie, sosial media untuk pemasaran dan peningkatan pengetahuan tour guide.
PEMBERDAYAAN KELOMPOK USAHA LOLOH DI DUSUN KED, DESA TARO, KABUPATEN GIANYAR Putu Adi Suprapto; I Kadek Ervan Hadi Wiryanta; I Gusti Agung Oka Sudiadnyani; Ni Luh Ayu Kartika Yuniastari Sarja; I Nengah Suastika
Dharmakarya Vol 8, No 4 (2019): Desember 2019
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/dharmakarya.v8i4.23800

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat seyogyanya senantiasa besinergi dengan masyarakat dengan potensi yang cukup besar akan tetapi masih kurang optimal dari segi operasionalnya. Usaha loloh/jamu di Dusun Ked, Desa Taro, Kecamatan Tegalalang berdiri tahun 2004. Pemilik usaha ini adalah I Wayan Kariasa. Walaupun sudah berdiri cukup lama, namun dari segi omset penjualan, cakupan wilayah pemasaran dan penjualan produk, tata kelola usaha dan keuntungan relatif kecil dan tidak berkembang pesat dari awal berdirinya sampai sekarang. Kendala yang dihadapi adalah keterbatasan peralatan kerja, pemasaran dan perhitungan omset usaha. Kegiatan diawali dengan sosialiasasi kepada anggota kelompok usaha loloh dan pemberian sosialisasi aspek Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3). Kegiatan yang telah dilakukan adalah memberikan bantuan alat-alat untuk peralatan kerja seperti: Mesin Penggiling Rempah, Alat Pengangkut, Kompor Besar dan Mesin Pendingin yang digunakan dalam proses produksi loloh. Selain itu, kegiatan lain yang telah dilakukan adalah membantu dalam desain kemasan agar lebih menarik dan mudah dikenal konsumen. Indikator capaian kegiatan adalah terwujudnya usaha loloh yang berdaya saing, hegienis, mudah dikenal, dengan pangsa pasar yang lebih luas dan produk yang bernilai ekonomi tinggi. Dengan kegiatan yang telah dilakukan, kelompok usaha loloh mampu meningkatkan produksi produk dan pendapatan hingga 60% per bulan. Pada akhir kegiatan tim pengabdian telah memberikan pelatihan keuangan sederhana guna mengetahui omset penjualan produk per bulannya. 
PENERAPAN KNOWLEDGE MANAGEMENT SYSTEM SEBAGAI MEDIA TRANSFER PENGETAHUAN PADA BAGIAN SISTEM DAN JARINGAN Ni Luh Ayu Kartika Yuniastari Sarja
Jurnal Ilmiah Rekayasa dan Manajemen Sistem Informasi Vol 3, No 1 (2017): Februari
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/rmsi.v3i1.2758

Abstract

Sumber daya penting dalam sebuah organisasi adalah sumber daya manusia (SDM). Aset penting dan berharga yang dimiliki oleh SDM dalam perguruan tinggi adalah pengetahuan. Pengelolaan pengetahuan SDM akan lebih mudah apabila memanfaatkan teknologi informasi (TI). Pemanfaatan TI dalam pengelolaan pengetahuan dapat dilakukan dengan membangun sebuah Knowledge Management System (KMS).Bagian sistem dan jaringan STIKOM Bali merupakan unit yang menangani seluruh pengelolaan sistem dan jaringan. Pada bagian ini banyak terdapat pengetahuan tacit yang apabila diubah menjadi eksplisit atau disimpan serta didokumentasikan akan sangat berguna bagi organisasi. Saat ini pengetahuan terkait maintenance jaringan pada unit tersebut hanya tersimpan pada individu masing-masing dan tidak terdokumentasi dengan baik.Oleh karena ini maka dalam penelitian ini dikembangkan suatu KMS.Metode penelitian yang dilakukan terdiri dari pendefinisian masalah, pengumpulan data, analisis, perancangan, pembangunan, pengujian sistem dan pengambilan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini adalah KMS yang dapat digunakan oleh bagian sistem dan jaringan untuk melakukan transfer pengetahuan.
PERBANDINGAN METODE HOLT WINTER ADDITIVE DAN METODE HOLT WINTER ADDITIVE DAMPED DALAM PERAMALAN JUMLAH PENDAFTARAN MAHASISWA Made Ari Santosa; Ni Luh Ayu Kartika Yuniastari Sarja; Ratna Kartika Wiyati
Jurnal Ilmiah Rekayasa dan Manajemen Sistem Informasi Vol 5, No 1 (2019): Februari
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/rmsi.v5i1.7378

Abstract

Peramalan dapat diterapkan pada salah satu kegiatan yang dilaksanakan oleh perguruan tinggi yaitu STIKOM Bali tiap tahunnya yaitu penerimaan mahasiswa baru. Peramalan memang membantu dalam proses perencaan dan proses pengambilan keputusan, namun hasil peramalan tidaklah selalu akurat. Keakuratan hasil peramalan tergantung dengan ketepatan data dan metode yang digunakan. Pemilihan metode peramalan yang tepat penting dilakukan agar hasil peramalan tidak menyimpang. Mengacu pada permasalahan tersebut, penelitian yang dikembangkan menggunakan dua buah metode dalam melakukan peramalan jumlah pendaftaran mahasiswa baru yaitu Holt Winter Additive dan Holt Winter Additive Damped. Pada penelitian ini dilakukan uji coba hasil peramalan untuk membandingkan hasil kedua metode tersebut. Pengujian dilakukan dengan menggunakan sistem peralaman yang dikembangkan dan tolak ukur menggunakan nilai MAPE (Mean Absolute Percentage Error). MAPE menghitung jumlah persentase penyimpangan antara data aktual dan hasil peramalan. Tujuan penelitian ini adalah melakukan perbandingan hasil peramalan dari dua buah metode yang digunakan sehingga diketahui metode mana yang lebih tepat diterapkan untuk meramalkan jumlah pendaftaran mahasiswa baru. Metode Penelitian berupa pengembangan sistem, perhitungan peramalan, perhitungan nilai error, perbandingan nilai error dan pengambilan kesimpulan. Hasil dari penelitian yaitu dengan kasus peramalan jumlah pendaftaran mahasiswa baru perhitungan nilai MAPE metode holt winter additive lebih baik dibandingkan dengan metode holt winter additive damped. Nilai MAPE tahun 2017 untuk metode holt winter additive adalah 1,039% sedangkan holt winter additive damped 1,363%, begitu pula dengan tahun 2018 untuk metode holt winter additive adalah 0,793% sedangkan holt winter additive damped 1,214%.
IbPE KERAJINAN PERAK DI GIANYAR DAN DENPASAR BALI Ni Luh Ayu Kartika Yuniastari Sarja; Ratna Kartika Wiyati; Luh Gede Pivin Suwirmayanti; Ni Luh Ratniasih
Ngayah: Majalah Aplikasi IPTEKS Vol. 9 No. 1 (2018): Ngayah: Majalah Aplikasi IPTEKS
Publisher : Forum Layanan IPTEKS Bagi Masyarakat (FLipMAS) Wilayah Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kerajinan perak merupakan salah satu kerajinan tangan terdapat pada tersebar di daerah di Bali. Karya Kita Silver dan Budi Silver merupakan salah satu usaha yang memproduksi dan menjual berbagai produk perak yang terletak di Kesiman Denpasar dan Celuk Gianyar. Terdapat beberapa kendala berupa pada usaha perak berupa kurangnya variasi desain produk, kurangnya pengetahuan mengenai ekspor dan kurang luasnya pemasaran produk khususnya pemasaran online. Pada kegiatan pengabdian ini difokuskan pada manajemen produksi dan manajemen pemasaran.Kegiatan dimulai dengan sosialisasi, pelatihan desain produk perak, pelatihan pembuatan wax produk perak, pelatihan manajemen ekspor, pembuatan website pemasaran, pelatihan penggunaan website pemasaran, pengadaan alat penunjang pemasaran, kemasan dan labeling produk serta evaluasi dan monitoring kegiatan. Pada aspek produksi diadakan kegiatan pelatihan desain dan wax produk dilakukan agar terciptanya variasi dari desain produk usaha. Sedangkan dari aspek pemasaran, penggunaan media pemasaran online berupa website agar pemesanan produk dapat dilakukan baik dari dalam negeri maupun luar negeri. Selain website, pemberian peralatan untuk menunjang pemasaran seperti notebook dan tab sehingga mitra dapat dengan mudah mengakses website. Perluasan pemasaran lainnya dilakukan dengan memberikan kemasan produk dan label kemasan produk sehingga produk lebih dikenal oleh masyarakat. Indikator capaian adalah peningkatan pendapatan mitra hingga 50%, 100% anggota mampu membuat desain produk danwaxproduk, mitra mempunyai website pemasaran dan dapat menggunakan website tersebut, meluasnya pasar produk sebanyak 30%. Setelah dilakukan kegiatan dan evaluasi,peningkatan pendapatan mitra 53%. Untuk pembuatan desain dan wax, 80% anggota mampu membuat desain dan wax produk perak. Dalam hal penggunaan website sebagai media pemasaran online tercapai, 2 orang anggota usaha dapat menggunakan website. Untuk perluasan pasar produk 33% meningkat, yaitu dengan dapat melakukan ekspor ke Amerika. Silver handicraft is one of the handicraft found in scattered area in Bali. Karya Kita Silver and Budi Silver is one of the businesses that produce and sell various silver products located in Kesiman Denpasar and Celuk Gianyar. There are several obstacles in the form of silver business in the form of a lack of product design variation, lack of knowledge about exports and less extensive marketing of products, especially online marketing. In this activity focused on production management and marketing management. The activities begin with socialization, silver product design training, silver product waxing training, export management training, website marketing, website marketing training, procurement of marketing support tools, product packaging and labeling as well as evaluation and monitoring activities. In production aspect, design training activities and product wax are conducted to create variation of product business design. While from the aspect of marketing, use of online marketing media in the form of website ordering product can be done either from domestic or abroad. In addition to websites, the provision of equipment to support marketing such as notebooks and tabs so that partners can easily access the website. Other marketing expansions are carried out by providing product packaging and product packaging labels so that the product is better known to the public. Indicator of achievement is the increase of partner's income up to 50%, 100% members are able to make product design and product wax, partners have marketing website and can use the website, widespread product market as much as 30%. After conducting the activity and evaluation, the revenue increase of partners is 53%. For design and wax making, 80% of members are able to make designs and waxes of silver products. In the case of using the website as an online marketing medium is achieved, 2 business members can use the website. For 33% market expansion of products increased, that is to be able to export to America.
PEMANFAATAN TEKNOLOGI TETAP GUNA UNTUK PENINGKATAN PRODUKSI DAN PEMASARAN USAHA KERAMIK PEJATEN TABANAN Ni Luh Ayu Kartika Yuniastari Sarja; Nyoman Ayu Nila Dewi; Ratna Kartika Wiyati
Ngayah: Majalah Aplikasi IPTEKS Vol. 9 No. 2 (2018): Ngayah: Majalah Aplikasi IPTEKS
Publisher : Forum Layanan IPTEKS Bagi Masyarakat (FLipMAS) Wilayah Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ceramic crafts are one of the flagship products of the Tabanan region. Dwi Sula and Toy Arsa are handicraft businesses that produce ceramic products. Dwi Sula are located in Banjar Pamesan, Pejaten Village, Kediri District, Tabanan Regency. While Arsa Toy is located in Banjar Simpangan, Pejaten Village, Kediri District, Tabanan Regency. At present, there are several obstacles to the ceramics business such as lack of order in ceramic products, production equipment, and limitations in marketing. Based on the problems faced, there will be gradual activities namely production and marketing management. Activities began with socialization, provision of production equipment, arrangement of product display, creation of online media accounts in the form of social media and e-commerce and training in online media use. The achievement indicators of this activity are the product display arrangement reached 50%, the amount of product production increased by 50%, the use of online marketing media, and there is an increase in the product market by 50%. After the activity was carried out, the activity of arranging the display of the target product was achieved, namely 80% of the products had been displayed on the display. The use of online marketing media targets is achieved, 2 SME members can use online marketing media. For an increase in the amount of production reached 50%. To increase the product market reached 50%.
Rancang Bangun Sistem Kependudukan Kelurahan Sumurkidang Kabupaten Pemalang Dengan Implementasi Framework Spring Dan Hibernate Berbabis Java Candra Ahmadi; Ni Luh Ayu Kartika Yuniastari Sarja; Gatot Teguh Iman
Jurnal Sistem dan Informatika (JSI) Vol 9 No 1 (2014)
Publisher : Bagian Perpustakaan dan Publikasi Ilmiah - Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) STIKOM Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1204.617 KB)

Abstract

Peningkatan kinerja perangkat desa terhadap layanan dan pengolahan data penduduk masyarakat Desa Sumurkidang Kecamatan Bantarbolang Kabupaten Pemalang menjadi suatu tuntutan pokok bagi pihak Kelurahan Sumurkidang. Populasi penduduk yang semakin meningkat mengharuskan adanya pembaharuan sistem yang lebih baik untuk membantu proses pengolahan data. Sehingga proses pengolahan data penduduk dapat dilakukan secara berkala maupun terus-menerus, berkesinambungan, akurat dan efektik. Oleh karenanya diperlukan sistem yang terintegrasi untuk membantu proses pengolahan data dan proses pelaporan yang lebih efektif dan efisien. Sistem Kependudukan Kelurahan Sumurkidang diintegratsikan dengan sumber daya manusia, basis data dan prosedur-prosedur yang dibutuhkan dalam proses pengolahan data penduduk
Perancangan Sistem Informasi Administrasi Penelitian Stmik STIKOM Bali Ni Luh Ayu Kartika Yuniastari Sarja; I Ketut Suharsana
Jurnal Sistem dan Informatika (JSI) Vol 10 No 2 (2016)
Publisher : Bagian Perpustakaan dan Publikasi Ilmiah - Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) STIKOM Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (172.138 KB)

Abstract

Dalam perguruan tinggi terdapat sebuah lembaga khusus yang menangani penelitian dan pengabdian masyarakat yaitu LPPM (Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat). Pada STIKOM Bali, lembaga yang menangani penelitian dan pengabdian masyarakat adalah P2M (Penelitian dan Pengabdian Masyarakat). Dalam hal penelitian, P2M menangani manajemen dan administrasi baik penelitian internal STIKOM Bali maupun penelitian eksternal seperti DIKTI dan penelitian lintas sektoral. Proses administrasi penelitian internal dan eksternal selama ini masih dikelola secara manual. Proses administrasi penelitian internal dan eksternal seperti pembuatan tanda terima, surat pengajuan, surat pengumuman penerima dana, surat kontrak dan kwitansi masih dilakukan secara manual dengan menggunakan aplikasi Microsoft Word dan Excel. Hal ini membutuhkan waktu yang tidak sebentar pada saat melakukan proses tersebut mengingat jumlah penelitian yang cukup banyak. Oleh karena itu pada penelitian ini dilakukan perancangan sistem informasi administrasi penelitian STIKOM Bali. Perancangan aplikasi ini diharapkan dapat menjadi dasar dalam pembangunan sistem informasi administrasi penelitian STIKOM Bali. Dengan adanya sistem informasi administrasi penelitian ini diharapkan dapat membantu dan memudahkan pekerjaan bagian P2M STIKOM Bali dalam mengelola proses administrasi penelitian internal dan eksternal. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendefinisian masalah, pengumpulan data, analisis sistem, perancangan sistem dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini berupa rancangan sistem informasi administrasi penelitian internal seperti DFD, ERD dan struktur tabel sehingga dapat mempermudah proses administrasi penelitian
Penentuan Lokasi Pemasaran Produk dengan Menerapkan Metode AHP dan Weighted Product I Wayan Kayun Suwastika; Ni Luh Ayu Kartika Yuniastari Sarja
Jurnal Sistem dan Informatika (JSI) Vol 10 No 2 (2016)
Publisher : Bagian Perpustakaan dan Publikasi Ilmiah - Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) STIKOM Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (170.607 KB)

Abstract

Bali merupakan pulau yang banyak dikunjungi oleh wisatawan domestik maupun mancanegara. Usaha perdagangan yang muncul dengan adanya sektor pariwisata adalah usaha penjualan oleh-oleh khas Bali. Pada saat ini mulai banyak bermunculan usaha penjualan oleh-oleh yang cukup lengkap dan skala besar. Munculnya banyak usaha penjualan oleh-oleh menyebabkan adanya persaingan antara masing-masing usaha. Masing-masing usaha berusaha mengembangkan usahanya dengan membuka cabang pada beberapa wilayah dan lokasi di Bali untuk lebih memasarkan produknya. Pemasaran dapat dilakukan dengan banyak cara, salah satunya adalah memperluas pemasaran dengan membuka cabang usaha tersebut ditempat yang berbeda. Penentuan lokasi pemasaran produk dapat dilakukan dengan menggunakan beberapa metode yang terdapat pada sistem pendukung keputusan. Pada penelitian akan dilakukan penentuan lokasi pemasaran produk dengan menerapkan metode AHP dan Weighted product berdasarkan kriteria-kriteria yang ditetapkan. Dengan adanya penerapan metode diharapkan dapat membantu usaha penjualan oleh-oleh khas Bali untuk menentukan lokasi pemasaran produk sehingga dapat meningkatkan penjualan usaha. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendefinisian masalah, pengumpulan data, analisis, implementasi metode dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan perhitungan dengan kedua metode, dengan menggunakan metode AHP didapatkan hasil terbaik adalah alternatif lokasi 1 (A1) dengan nilai 0.30841836. Sedangkan dengan menggunakan metode Weighted product, didapatkan hasil terbaik adalah alternatif 5 (A5) dengan nilai 0.23597.
Co-Authors Agus Adi Putrawan Agus Wirawan Ashri Prawesti D Astri Pramitari, I Gusti Ayu Ayu Widya Wulandari Brahmantya Adi Guna, Brahmantya Budi Susanto Candra Ahmadi Candra Ahmadi, Candra Dewa Made Suria Antara Dwijuliasri, Kadek Ayu erma sulistyorini, erma Fitra Ananta Sujawoto Gatot Teguh Iman Gatot Teguh Iman, Gatot Teguh Hilda Irmayanti Ningtyas, Hilda Hilda Irmayanti Ningtyas, Hilda Irmayanti I Dewa Made Cipta Santosa I Gde Agus Jaya Sadguna I Gede Muriarka, I Gede I Gede Nyoman Suta Waisnawa I Gusti Agung Oka Sudiadnyani I Gusti Ayu Desi Saryanti, I Gusti Ayu I Gusti Ayu Desi Saryanti, S.Kom, I Gusti Ayu Desi I Gusti Ayu Sri Melati, I Gusti Ayu I Gusti Lanang Made Parwita I Kadek Ervan Hadi Wiryanta I Ketut Budarma I Ketut Parnata I Ketut Purna Wirananta I Ketut Suada I Ketut Suarja I Ketut Suharsana I Ketut Sutama I Made Anom Adiaksa I Made Ari Santosa, I Made Ari I Nengah Suastika I Nyoman Abdi I Nyoman Abdi I Nyoman Yudi Anggara Wijaya I Putu Adi Kusumantara I Putu Angga Wiastawan, I Putu Angga I Putu Krisna Arta Widana I Putu Krisna Arta Widana I Wayan Budi Sentana I Wayan Budi Sentana, I Wayan Budi I Wayan Hendra sanjaya, I Wayan Hendra I Wayan Nita Kusnawan, I Wayan I Wayan Satya Dharmawan Ida Ayu Gde Suwiprabayanti Putra Ida Bagus Suradarma, Ida Bagus IGP Wirarama Wedashwara Wirawan IGP Wirarama Wedashwara Wirawan, IGP Wirarama Wedashwara Indrawan, I Kadek Surya Kadek Adi Parthama Kadek Isa Engelita Dewi Kadek Nita Sumiari, Kadek Nita Kumiko Shishido Luh Mei Wahyuni Made Ari Santosa Made Dana Saputra Manuel Eduardo X. Do Rego, Manuel Eduardo Ni Gst Nym Suci Murni Ni Ketut Bagiastuti Ni Ketut Pradani Gayatri Sarja Ni Luh Gede Pivin Suwirmayanti, S.Kom, MT, Ni Luh Gede Pivin Ni Luh Putu Norma Dewi Abdi Pradnyani Ni Luh Putu Wulandari, Ni Luh Putu Ni Luh Ratniasih, Ni Luh Ni Made Ernawati Ni Made Mega Abdi Utami Ni Made Wirasyanti Dwi Pratiwi Ni Nyoman Harini Puspita, Ni Nyoman Ni Nyoman Triyuni Ni Putu Intan Diantari, Ni Putu Ni Putu Novie Darmayanti Dewi, Ni Putu Novie Ni Wayan Wahyu Astuti Nyoman Ayu Nila Dewi Nyoman Ayu Nila Dewi, Nyoman Pamularsih, Tyas Raharjeng Puspita, Ni Made Ayu Maya Putu Adi Suprapto Putu Adi Suprapto Putu Eka Raharja Putra, Putu Eka Putu Rian Arde Surya Ratna Kartika Wiyanti Ratna Kartika Wiyati Ratna Kartika Wiyati Ratna Kartika Wiyati, Ratna Kartika Ricky Aurelius Nutanto Diaz, Ricky Aurelius Sagung Putri Ayu Laras Ningsih, Sagung Putri Ayu Sarja, Ni Ketut Pradani Gayatri Shantika, Budi Suwastika, I Wayan Kayun Tata Kartasudjana Teo Turangga, Teo Tyas Rahajeng Pamularsih Wayan Hesadijaya Utthavi Wayan Hesadijaya Utthavi Wayan Styawan Saputra, Wayan Widana , I Putu Krisna Arta Widana, I Putu Krisna Arta Widia Nur Intan Paramita