Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

Optimalisasi Pemupukan Spesifik Untuk Peningkatan Produksi Tanaman Jagung Riduansyah, Riduansyah; Suswati, Denah; Romiyanto, Romiyanto; Nuriman, Muhammad
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 5 No. 4 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN) Edisi September - Desembe
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v5i4.4080

Abstract

Peningkatan SDM petani jagung dalam optimalisasi pemupukan merupakan bagian penting dalam peningkatan produksi tanaman jagung, sehingga dapat meingkatkan ketahanan pangan keluarga dan pendapatan petani jagung. Tujuan dari adanya program ini dapat memberi manfaat lebih terhadap kesejahteraan petani dan lingkungan yang sehat melalui Optimalisasi Pemupukan Spesifik. Kegiatan akan dilakukan di lahan pertani jagung mandiri, di Senggang Kelurahan Mayasofa Kecamatan Singkawang Timur Kota Singkawang Provinsi Kalimantan Barat. Metode yang dilakukan berupa penyuluhan identifikasi ketersediaan hara tanaman dan permasalahan non teknis yang perlu dicarikan solusinya dengan melakukan diskusi antar petani dengan akademisi, yang dilakukan langsung di lahan lahan milik petani. Hasil dari pengabdian yang didapatkan terdapat gejala kekurangan nutrisi pada daun jagung di lokasi lahan budidaya tanaman jagung oleh petani sekitar dan perlu dilakukan pemupukan untuk memperbaiki kondisi tersebut.
Critical Discourse Analysis On Women Politician During 2024 Election Riduansyah, Riduansyah; Maella, Nurannafi Farni Syam; Iwan Joko Prasetyo
Jurnal Scientia Vol. 13 No. 03 (2024): Education and Sosial science, June - August 2024
Publisher : Sean Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58471/scientia.v13i02.2485

Abstract

This study conducts a Critical Discourse Analysis (CDA) on the portrayal of women politicians during the 2024 election, examining how they are represented and the influence of these discourses on their political participation and public perception. Through the literature review, it becomes evident that female politicians frequently encounter gender stereotypes and biases in media and public discourse. Using the CDA methodology, this study examines articles, interviews, and comments from prominent news outlets and social media platforms that discuss women politicians. The findings suggest a tendency to place greater emphasis on women's physical appearance, personality traits, and domestic responsibilities in comparison to men. Discussions of this nature have the potential to undermine the political prowess of women and hinder their participation in the political sphere. The study emphasizes the significance of fostering equitable and impartial conversations on female politicians. It advocates for the media and society to transcend gender stereotypes and promote more political participation of women.
EVALUASI KESESUAIAN LAHAN UNTUK TANAMAN SEMANGKA DAN KACANG HIJAU DI DESA SAYANG SEDAYU KECAMATAN TELUK KERAMAT KABUPATEN SAMBAS Mudim, Mudim; Riduansyah, Riduansyah; Manurung, Rinto
Agros Journal of Agriculture Science Vol 26, No 1 (2024): Januari
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v26i1.3994

Abstract

The lack of information regarding land potential, suitability of land use and land management actions has resulted in less than optimal agricultural productivity in Sayang Sedayu Village. The research aims to identify land characteristics, determine land suitability at the sub-class level and determine the limiting factors that influence land suitability, and provide suggestions for improving land quality based on land suitability class data. The research was carried out from May to August 2022. The results showed that the research area had 6 land map units and there were 2 types of soil, namely Typic Sulfaquent and Typic Fluvaquent. The actual land suitability classification for watermelon plants has the criteria S3-wa,nr,xs at SPL 1, 2, 4 and 5 and N-rc,xs at SPL 3 and 6. The actual land suitability classification for mung bean plants has the S3-wa criteria ,nr,xs at SPL 1, 4 and 5. S3-wa,nr,na,xs at SPL 2, and N-xs at SPL 3 and 6. With the toughest limiting factors, namely rainfall, humidity, effective depth, base saturation (KB), soil pH and sulfidic depth. The potential land suitability classification for watermelon plants is S2-wa at SPL 1, 2, 4 and 5 and S2-wa,rc,xs at SPL 3 and 6. Meanwhile for mung bean plants, the potential land suitability class is S2-t,wa at SPL 1, 2, 4 and 5 and S2-t,wa,xs at SPL 3 and 6. Keywords: Land Suitability, Watermelon, Mung Beans, Sayang Sedayu INTISARIMinimnya informasi mengenai potensi lahan, kesesuaian penggunaan lahan dan tindakan pengelolaan lahan menyebabkan kurang maksimalnya produktivitas pertanian di Desa Sayang Sedayu. Penelitian bertujuan untuk mengidentifikasi karakterisitk lahan, menentukan kesesuaian lahan pada tingkat sub kelas dan mengetahui faktor-faktor pembatas yang berpengaruh terhadap kesesuaian lahan, dan memberikan saran perbaikan kualitas lahan berdasarkan data kelas kesesuaian lahan. Penelitian dilakukan mulai dari bulan Mei sampai Agustus 2022. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada daerah penelitian memiliki 6 satuan peta lahan dan terdapat 2 jenis tanah yaitu Typic Sulfaquent dan Typic Fluvaquent. Klasifikasi kesesuaian lahan aktual untuk tanaman semangka memiliki kriteria S3-wa,nr,xs pada SPL 1, 2, 4 dan 5 dan N-rc,xs pada SPL 3 dan 6. Klasifikasi kesesuaian lahan aktual untuk tanaman kacang hijau memiliki kriteria S3-wa,nr,xs pada SPL 1, 4 dan 5.  S3-wa,nr,na,xs pada SPL 2, serta N-xs pada SPL 3 dan 6. Dengan faktor pembatas terberat yaitu curah hujan, kelembaban, kedalaman efektif, kejenuhan basa (KB), pH tanah dan kedalaman sulfidik. Klasifikasi kesesuaian lahan potensial untuk tanaman semangka S2-wa pada SPL 1, 2, 4 dan 5 serta S2-wa,rc,xs pada SPL 3 dan 6. Sedangkan untuk tanaman kacang hijau memiliki kelas lesesuaian lahan potensial S2-t,wa pada SPL 1, 2, 4 dan 5 serta S2-t,wa,xs pada SPL 3 dan 6.  Kata kunci: Kesesuaian Lahan, Semangka, Kacang Hijau, Sayang Sedayu
IDENTIFIKASI DAN KAJIAN PEMANFAATAN SUMBER AIR SEBAGAI SUMBER AIR BAKU DI KAWASAN FUNGSI LINDUNG TAMAN NASIONAL GUNUNG PALUNG, KABUPATEN KAYONG UTARA Riduansyah, Riduansyah; Junaidi, Junaidi; Vitri Indrawati, Urai Suci Yulies; Widiarso, Bambang
Agros Journal of Agriculture Science Vol 25, No 4 (2023): edisi Oktober
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v25i4.3595

Abstract

Water is very necessary for development in almost all sectors, from the agriculture and fisheries sector, facilities and infrastructure, the environment to tourism. Water can be used as raw water for drinking water, irrigation, daily needs such as bathing and washing, industrial needs and for other purposes such as fishing and swimming pools. The sustainability of water resources needs to be maintained considering its very important benefits in life and development. The government and KKU community must of course make every effort to utilize all the potential of natural resources and human resources and technology to meet the main living needs of the community by examining all existing potential. Research methods (1) field observation, (2) interviews, and (3) Focus Group Discussion (FGD). Government Regulation (PP) Number 82 of 2001 concerning Water Quality Management and Control of Water Pollution that can be used as a drinking water source is a water source located within the Sukadana District area.The results of the study show that water that can be used as a source of drinking water is a water source located within the Sukadana District area Government Regulation (PP) Number 82 of 2001 concerning Water Quality Management and Control of Water Pollution that can be used as a drinking water source is a water source located within the Sukadana District area. The results of the study show that water that can be used as a source of drinking water is a water source located within the Sukadana District area water sources: Lubuk Tapah/Mentubang (elevation 73 meters above sea level), Air Padan/Air Berguruh (elevation 30 meters above sea level), Water Panjang/Sembutak (18 meters above sea level) Water Turturh (19 meters above sea level), Batu Gamal (35 meters above sea level), Ceremai (78 meters above sea level) , Lubuk Baji(314 masl), Air Genteng/Air Genderia/Mt. Peramas (elevation 43 meters above sea level) Air Mt. Mask (elevation 58 meters above sea level) Madi Bintang/Air Pauh (elevation 85 meters above sea level), Air Pematang/Pangkalan Taib (elevation 18 meters above sea level), Ne' Utong (elevation 27 meters above sea level). Keywords: raw water, clean water, clean water recommendations, water resources INTISARI  Air sangat diperlukan untuk pembangunan hampir di semua sektor, mulai dari sektor pertanian dan perikanan, sarana dan prasarana, lingkungan hidup hingga pariwisata. Air dapat dimanfaatkan sebagai air baku untuk air minum, irigasi, kebutuhan sehari-hari seperti mandi dan mencuci, kebutuhan industri dan untuk keperluan lain seperti pemancingan dan kolam renang. Keberlanjutan sumber daya air perlu dijaga mengingat manfaatnya yang sangat penting dalam kehidupan dan pembangunan. Pemerintah dan masyarakat KKU tentunya harus berupaya semaksimal mungkin untuk memanfaatkan seluruh potensi sumber daya alam dan sumber daya manusia serta teknologi untuk memenuhi kebutuhan hidup utama masyarakat dengan menelaah seluruh potensi yang ada. Metode penelitian (1) observasi lapangan, (2) wawancara, dan (3) Focus Group Discussion (FGD). Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 82 Tahun 2001 tentang Pengelolaan Kualitas Air dan Pengendalian Pencemaran Air yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber air minum adalah sumber air yang terletak di wilayah Kecamatan Sukadana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa air yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber air minum adalah sumber air yang berada dalam wilayah Kecamatan Sukadana Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 82 Tahun 2001 tentang Pengelolaan Kualitas Air dan Pengendalian Pencemaran Air yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber air minum adalah sumber air yang terletak di dalam wilayah Kecamatan Sukadana. Daerah Kecamatan Sukadana.Hasil penelitian menunjukkan bahwa air yang dapat digunakan sebagai sumber air minum adalah sumber air yang terletak di wilayah Kecamatan Sukadana Sumber air : Lubuk Tapah/Mentubang (ketinggian 73 meter diatas permukaan laut), Air Padan/Air Berguruh ( ketinggian 30 meter diatas permukaan laut), Perairan Panjang/Sembutak (18 meter diatas permukaan laut), Perairan Turturh (19 meter diatas permukaan laut), Batu Gamal (35 meter diatas permukaan laut), Ceremai (78 meter diatas permukaan laut), Lubuk Baji (314 mdpl), Air Genteng/Air Genderia/Mt. Peramas (ketinggian 43 meter di atas permukaan laut) Air Gunung Masker (ketinggian 58 meter di atas permukaan laut) Madi Bintang/Air Pauh (ketinggian 85 meter di atas permukaan laut), Air Pematang/Pangkalan Taib (ketinggian 18 meter di atas permukaan laut), Ne ' Utong (ketinggian 27 meter di atas permukaan laut). Kata Kunci: air baku, air bersih, rekomendasi air bersih, sumber daya air
PENGARUH KONSENTRASI BOD LIMBAH CAIR KELAPA SAWIT KOLAM ANAEROBIK DAN PUPUK NPK TERHADAP KANDUNGAN HARA N, P, K TANAH, PERTUMBUHAN SERTA HASIL TANAMAN JAGUNG MANIS PADA TANAH ALUVIAL Maulidi, Maulidi; Riduansyah, Riduansyah; Hayati, Rita
Agros Journal of Agriculture Science Vol 26, No 1 (2024): Edisi APRIL
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v26i1.4203

Abstract

The low level of organic matter in alluvial soil requires amendments to improve soil structure by adding liquid palm oil waste as organic fertilizer which can improve soil structure and enrich organic carbon in the soil and increase soil pH. This research aims to find the interaction effect of BOD (Biological Oxygen Demand) concentration of liquid palm oil waste from anaerobic ponds and NPK fertilizer on soil N, P, K nutrient content, growth and yield of sweet corn plants on alluvial soil. The research was conducted at the experimental garden of the Faculty of Agriculture, Tanjungpura University. Analysis of BOD, N, P and K levels of liquid waste was carried out at the Land Quality and Health Laboratory, Faculty of Agriculture, Tanjungpura University. Analysis of the N, P, K elements of liquid waste was carried out at the Chemistry and Soil Fertility Laboratory, Faculty of Agriculture, Tanjungpura University. The research took place from August to December 2023. This research method was a field experiment with a two-factorial Completely Randomized Design. The first factor consists of three levels, namely: N0 (0 g Urea, 0 g SP-36, and 0 g KCl), N1 (4.5 g Urea, 3.75 g SP-36, 2.8 g KCl), N2 (9 g Urea, 7.50 g SP-36, 5.6 g KCl) and the second factor consists of four levels, namely: L0 (Palm Oil Liquid Waste/LCKS 100%), L1 (LCKS 75%), L2 (LCKS 50%), L3 (LCKS 25%), each treatment was repeated three times to obtain 36 plant samples. Variables observed: soil reaction (pH H2O), C-organic, N-total, P-available, K-available, plant height, stem diameter, number of leaves, and weight of cobs with husks and weight of cobs without husks. The results showed that the anaerobic pond LCKS treatment had a real influence on soil pH, available K, and plant height, while the NPK fertilizer treatment had a real influence on soil pH, total N, available K, plant height, stem diameter, number of leaves, and results of cob weight with husk and husk weight without husk. Keywords: alluvial, sweet corn, palm oil liquid waste, NPK fertilizerINTISARIRendahnya bahan organik pada tanah aluvial membutuhkan bahan pembenah untuk memperbaiki struktur tanah dengan penambahan limbah cair kelapa sawit sebagai pupuk organik yang dapat memperbaiki struktur tanah dan memperkaya karbon organik dalam tanah dan meningkatkan pH tanah. Penelitian ini bertujuan untuk mencari interaksi pengaruh konsentrasi BOD (Biological Oxygen Demand) limbah cair kelapa sawit kolam anaerobik dan pupuk NPK terhadap kandungan hara N, P, K tanah, pertumbuhan serta hasil tanaman jagung manis pada tanah aluvial. Penelitian dilakukan di kebun percobaan Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura. Analisis kadar BOD, N, P, dan K limbah cair dilakukan di Laboratorium Kualitas dan Kesehatan Lahan Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura. Analisis unsur N, P, K limbah cair dilakukan di Laboratorium Kimia dan Kesuburan Tanah Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura. Penelitian berlangsung pada Agustus hingga Desember 2023. Metode penelitian ini adalah eksperimen lapangan dengan Rancangan Acak Lengkap dua faktorial. Faktor pertama terdiri dari tiga taraf, yaitu: N0 (0 g Urea, 0 g SP-36, dan 0 g KCl), N1 (4,5 g Urea, 3,75 g SP-36, 2,8 g KCl), N2 (9 g Urea, 7,50 g SP-36, 5,6 g KCl) dan faktor kedua terdiri dari empat taraf, yaitu: L0 (Limbah Cair Kelapa Sawit/LCKS 100%), L1 (LCKS 75%), L2 (LCKS 50%), L3 (LCKS 25%), masing-masing perlakuan diulang tiga kali sehingga didapatkan 36 sampel tanaman. Variabel yang diamati: reaksi tanah (pH H2O), C-organik, N-total, P-tersedia, K-tersedia, tinggi tanaman, diameter batang, jumlah daun, dan berat tongkol dengan klobot serta berat tongkol tanpa klobot. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan LCKS kolam anaerobik memberikan pengaruh nyata terhadap pH tanah, K-tersedia, dan tinggi tanaman, sedangkan pada perlakuan pemberian pupuk NPK memberikan pengaruh nyata terhadap pH tanah, N-total, K-tersedia, tinggi tanaman, diameter batang, jumlah daun, dan hasil berat tongkol dengan klobot serta berat klobot tanpa klobot. Kata kunci: aluvial, jagung manis, limbah cair kelapa sawit, pupuk NPK  
STATUS KESUBURAN TANAH SAWAH PASANG SURUT DI DESA PODORUKUN KABUPATEN KAYONG UTARA Rahayu, Suryani Endah; Riduansyah, Riduansyah; Alhaddad, Abdul Mujib
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 13, No 2
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v13i2.75801

Abstract

 Lahan pasang surut merupakan lahan yang rezim airnya dipengaruhi oleh pasang surut air laut atau sungai. Pemanfaatan lahan pasang surut sebagai lahan sawah merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan produktifitas lahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui status kesuburan tanah sawah pasang surut di Desa Podorukun Kabupaten Kayong Utara. Penelitian ini dilakukan dengan metode survei dan pengambilan sampel tanah dilakukan pada empat lahan sawah dengan luas ± 1 ha. Setiap lokasi diambil 5 titik subsample tanah menggunakan metode diagonal dengan kedalaman 0-20 cm, dan dikompositkan per masing-masing lokasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai pH tanah pada lokasi penelitian berkisar antara 4,65-4,96 termasuk kriteria masam, Karbon organik tanah berkisar antara 4,37-8,40% termasuk kriteria tinggi dan sangat tinggi, Nitrogen total tanah berkisar antara 0,33-0,66% termasuk kriteria sedang sampai tinggi, Fosfor total tanah berkisar antara 7,76-14,47 mg/100gr termasuk kategori rendah, Fosfor tersedia tanah berkisar antara 2,99-21,19 ppm termasuk kategori sangat rendah sampai sedang,Kalium total tanah berkisar antara 9,18-12,41 mg/100gr termasuk kategori sangat rendah sampai rendah, Kalium tersedia tanah berkisar antara 0,10-0,24 cmol(+)kg-1 termasuk kategori sangat rendah, KTK tanah berkisar antara 104,07-173,64 cmol(+)kg-1 termasuk kategori sangat tinggi dan Kejenuhan basa berkisar antara 1,38-2,87 % termasuk kategori sangat rendah. Status kesuburan tanah pada empat lokasi penelitian berada para kriteria rendah.
Analisis Daya Dukung Lahan Sawah di Kelurahan Sedau Kecamatan Singkawang Selatan Kota Singkawang Rahman, Muhammad A; Riduansyah, Riduansyah; Krisnohadi, Ari
Perkebunan dan Lahan Tropika Vol 13, No 2 (2023)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/plt.v13i2.80748

Abstract

Paddy production at Sedau Village are improving caused by land characteristics. Then the carrying capacity would be counted by it correlation between the amount population and paddy productivity each year. The object of the research are to identify soil characteristics, determine cluster type and the carrying capacity of rice fileds in Sedau Village. The research method is soil survey, soil sample analysis, multivariate regression analysis, cluster analysis and the analysis of the carrying capacity. The results showed, variables affecting rice production were Bulk Density, Permeability, P-available and K-exchangeable. If Soil Bulk Density and Permeability are increased, so the paddy production will decrease. If P-available and K-exchangeable are increasing, so the paddy production will increas too. Following the formula: Y=1.605 "“ 0.783X1 "“ 0.367X3 + 0.005X11 + 9.206X12 + error. The research site consisting of 6 Land Mapping Units (LMU) is divided into 3 clusters. Cluster 1 consisting of LMU 3 and LMU 6, Cluster 2 consisting of LMU 2, 4 and 5, Cluster 3 only contains LMU 1. All clusters are classified as carrying capacity Class III, that means rice fields in each clusters has not been able to food self-sufficiency.
KAJIAN FUNGI MIKORIZA ARBUSKULAR TERHADAP KESUBURAN TANAH PADA BEBERAPA PENGGUNAAN LAHAN DAN JENIS TANAH DI DESA MAYAK KABUPATEN BENGKAYANG Akbar, Syahirul; Umran, Ismahan; Riduansyah, Riduansyah
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 15, No 2
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v15i2.65232

Abstract

Mikoriza merupakan hubungan simbiosis antara jamur dan akar tanaman yang saling menguntungkan. Mikoriza dapat ditemukan di hampir semua jenis tanah dan umumnya tidak memiliki inang yang spesifik, namun faktor-faktor tertentu mempengaruhi tingkat populasi dan komposisi jenis Fungi Mikoriza Arbuskular, seperti karakteristik tanaman dan sifat kimia tanah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jumlah populasi spora dan keragaman Fungi Mikoriza Arbuskular dan kesuburan tanah pada beberapa penggunaan lahan dan jenis tanah di Desa Mayak Kabupaten Bengkayang. Penelitian dilakukan mulai dari bulan September sampai November 2022. Pengambilan sampel dilakukan secara komposit dengan sistem acak berpola diagonal. Hasil penelitian menggunakan uji-t menunjukan perbedaan yang nyata antara populasi   FMA pada jenis tanah Oxisol 1.926 spora/900 gram tanah (214 spora/100 gram tanah) dan Inceptisol 1.160 spora/900 gram tanah (128 spora/100 gram tanah) yang ditanami tanaman lada sedangkan pada tanaman kelapa sawit di jenis tanah Oxisol 1.420 spora/900 gram tanah (157 spora/100 gram tanah) dan Inceptisol 1.488 spora/900 gram tanah (165 spora/100 gram tanah), menunjukan perbedaan yang tidak nyata, Jenis FMA yang terdapat pada jenis tanah Oxisol dan Inceptisol yang ditanami kelapa sawit dan lada yaitu Glomus sp, Gigaspora sp, Acaulospora sp, dan Scutellospora sp, indeks keragaman FMA menunjukkan pada kelapa sawit Inceptisol yaitu 2,07 (tinggi), kelapa sawit Oxisol yaitu 1,93 (sedang), lada Inceptisol yaitu 1,71 (sedang), dan lada Oxisol yaitu 1,92 (sedang)
ANALISIS KEMAMPUAN LAHAN UNTUK BUDIDAYA PERTANIAN DI DESA SUNGAI AMBANGAH KECAMATAN SUNGAI RAYA KABUPATEN KUBU RAYA Manalu, Safitri; B. Arief, Feira; Riduansyah, Riduansyah
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 15, No 2
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v15i2.99303

Abstract

Kemampuan lahan merupakan penilaian terhadap lahan atas kemampuannya untuk pemanfaatan tertentu, yang ditentukan berdasarkan faktor-faktor penghambat yang ada pada lahan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kemampuan lahan dan menentukan arahan penggunaan lahan yang optimal dan berkelanjutan pada lahan pertanian di Desa Sungai Ambangah, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya. Penelitian ini menggunakan metode survei deskriptif dengan pendekatan evaluasi lahan berdasarkan klasifikasi kemampuan lahan USDA dan FAO. Titik pengamatan sebanyak 11 titik berdasarkan grid 200x200 meter. Data yang dianalisis mencakup parameter fisik (tekstur, kedalaman efektif, kemiringan lereng, drainase), kimia (pH, salinitas, C-organik), dan lingkungan (banjir). Hasil menunjukkan bahwa sebagian besar lahan tergolong ke dalam kelas kemampuan lahan kelas III dengan sub-kelas w, menunjukkan potensi tinggi dengan kendala utama berupa drainase buruk dan reaksi tanah sangat masam. Arahan pengelolaan lahan mencakup perbaikan drainase, pengapuran, penambahan bahan organic untuk meningkatkan produktivitas secara berkelanjutan.
Penyiapan Lahan Jagung Tanpa Bakar Untuk Mendukung Swasembada Pangan Di Kelompok Tani Tuah Talino Kelurahan Mayasopa Kecamatan Singkawang Timur Kota Singkawang Riduansyah, Riduansyah; Romiyanto, Romiyanto; Nuriman, Muhammad; Vitri Indrawati, Urai Suci Yulies
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 7 No. 1 (2026): Edisi Januari - Maret
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v7i1.7032

Abstract

Pelaksanaan PKM ini bertujuan untuk melakukan penyuluhan kepada anggota kelompok tani Tuah Talino di Kelurahan Mayasopa Kecamatan Singkawang Timur Kota Singkawang Provinsi Kalimantan Barat dalam upaya meminimalkan pembukaan lahan tanpa bakar. Pembukaan lahan dengan cara membakar sampai saat ini masih dilakukan oleh beberapa petani, selain murah hal ini juga di dukung oleh Perda Kalbar No 1 Tahun 2022 Tentang Pembukaan Lahan Perladangan Berbasis Kearifan Lokal. Namun harus dilakukan secara terbatas dan terkendali, serta tidak boleh dikukan pada lahan gambut. Penyuluhan dimaksud dilakukan selama 2 bulan terutama pada saat masyarakat membuka lahan. Kegiatan penyuluhan salah satunya adalah untuk memperkenalkan jenis-jenis sekat bakar alami maupun buatan guna memitigasi terjadinya kebakaran hutan dan lahan. Disisi lain, juga menghidupkan kembali semangat gotong royong dalam masyarakat lokal, yang sudah lama menghilang, dimana hal dimaksud adalah gotong royong dalam membuka lahan menggunakan peralatan tradisional. Upaya ini sangat efektif dalam upaya menghilangkan pembukaan lahan dengan cara membakar, sehingga permasalahan kebakaran lahan dapat terselesaikan, selain itu juga dapat memupuk tali silaturahmi dan kekompakan antar masyarakat dan kelompok tani dalam upaya menjaga kelestarian lingkungan.