Claim Missing Document
Check
Articles

FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN MENINGKATNYA KEJADIAN HIPERTENSI PADA PRA LANSIA (45-59 TAHUN) DI WILAYAH PUSKESMAS MELINTANG TAHUN 2024 Yunarsih, Fatma Ditya; Kusumajaya, Hendra; Mardiana, Nova
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i1.40148

Abstract

Hipertensi atau tekanan darah tinggi merupakan suatu kondisi kronis dimana tekanan darah sistolik melebihi 140 mmHg dan tekanan darah diastolik melebihi 80 mmHg. Yang dimaksud dengan pra lansia adalah seseorang yang memasuki usia rentang 45-59 tahun. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan meningkatnya kejadian hipertensi pada pra lansia (45-59 tahun) di Puskesmas Melintang tahun 2024. Penelitian ini menggunakan desain Cross-Sectional. Populasi pada penelitian ini adalah pasien hipertensi dengan rentang usia 45-59 tahun yang berkunjung dan berobat di Puskesmas Melintang, terhitung dari bulan Januari sampai dengan Maret tahun 2024 sebanyak 125 responden. Besaran sampel dalam penelitian ini sebanyak 62 responden. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 11-22 Oktober 2024 di Puskesmas Melintang. Hasil penelitian menggunakan uji Chi-Square yaitu pengetahuan diperoleh nilai p-value (0,000) <  (0,05), aktivitas fisik diperoleh nilai p-value (0,000) <  (0,05) dan pola makan diperoleh nilai p-value (0,001) <  (0,05). Kesimpulan pada penelitian ini menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan, aktivitas fisik dan pola makan dengan meningkatnya kejadian hipertensi pada pra lansia (45-59 tahun) di Puskesmas Melintang tahun 2024.
HUBUNGAN AKTIVITAS FISIK DAN KUALITAS TIDUR DENGAN TINGKAT STRES PADA LANSIA DI PANTI BHAKTI KASIH SITI ANNA PANGKALPINANG TAHUN 2024 Wisnu diarti, Sundari; Fitri, Nurwijaya; Mardiana, Nova
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i1.40971

Abstract

Penuaan merupakan suatu keadaan dimana manusia akan melewati proses kehidupan secara alamiah dari anak, dewasa sampai menua. Stres merupakan bagian integral dari kehidupan sehari-hari dan tidak dapat dihindari, terutama perubahan yang memerlukan adaptasi. Hal ini dimulai dari ketidakseimbangan antara tuntunan dan sumber daya yang tersedia bagi seorang individu, salah satu faktor yang mempengaruhi tingkat stres adalah aktivitas fisik dan kualitas tidur karena keduanya saling terkait apabila lansia kurang aktivitas fisik dan buruknya kualitas tidur maka lansia lebih rentan mengalami stres. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui adanya hubungan aktivitas fisik dan kualitas tidur dengan tingkat stres pada lansia di Panti Bhakti Kasih Siti Anna Pangkalpinang Tahun 2024. penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode cross sectional, pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Sampel dalam penelitian ini yaitu 32 lansia yang ada di Panti Bhakti Kasih Siti Anna Pangkalpinang Tahun 2024. Data ini dianalisis menggunakan Uji chi square. penelitian ini menunjukkan terdapat hubungan antara aktivitas fisik ringan dengan tingkat stres pada lansia dengan nilai p-value (0,011 <0,05) dan terdapat hubungan antara kualitas tidur dengan tingkat stres dengan nilai p-value (0,000 < 0,05).ini menyimpulkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara aktivitas fisik dan kualitas tidur dengan tingkat stres pada lansia di Panti Bhakti Kasih Siti Anna Pangkalpinang Tahun 2024. Saran dari penelitian ini adalah diharapkan dapat menjadi pedoman meningkatkan peran perawat dan pramulansia untuk selalu melakukan aktivitas fisik dan menjaga pola tidur pada lansia agar dapat mengurangi tingkat stres.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN KOMUNIKASI TERAPEUTIK TERHADAP KECEMASAN PASIEN PRE OPERASI SECTIO CAESAREA DI RUMAH SAKIT BAKTI TIMAH PANGKALPINANG TAHUN 2024 Windiani, Windiani; Mardiana, Nova; Fitri, Nurwijaya
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i1.41237

Abstract

Sectio caesarea adalah prosedur pengeluaran janin dengan cara melakukan sayatan pada perut dan rahim. Selama persiapan untuk tindakan caesare, hal ini sering kali menimbulkan rasa tidak nyaman yang dapat berujung pada kecemasan. Faktor penyebab kecemasan terhadap operasi sectio caesarea ilalah kurangnya pengetahuan dan komunikasi terapeutik yang buruk. Di Rumah Sakit Bakti Timah Pangkalpinang, terdapat 538 pasien sectio caesarea pada 2021, tahun 2022 jumlah 669 pasien, dan tahun 2023 berjumlah 728 pasien. Sementara itu Januari hingga Juni tahun 2024 tercatat 377 pasien yang pre operasi sectio caesare. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui “Hubungan Pengetahuan dan Komunikasi Terapeutik Terhadap Kecemasan Pasien Pre Operasi Sectio Caesarea di Rumah Sakit Bakti Timah Pangkalpinang Tahun 2024”. Metode penelitian ini menggunakan desain cross sectional, yaitu menggunkaan uji chi square. Pengambilan sampel menggunkan purposive sampling, dengan jumlah sampel sebanyak 42 sampel. Hasil penelitian ini didapatkan bahwa nilai pengetahuan (p=0,032) dengan nilai POR=0,202 dan komunikasi teraputik (p=0,000) dengan nilai POR=0,039. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu adanya hubungan antara pengetahuan dan komunikasi terapeutik dengan kecemasan pasien pre operasi section caesarea di Rumah Sakit Bakti Timah Pangkalpinang Tahun 2024.
STIGMA KELUARGA DALAM MERAWAT PASIEN DENGAN ORANG GANGGUAN JIWA DI RUMAH SAKIT JIWA DAERAH DR. SAMSI JACOBALIS KEPULAUAN BANGKA BELITUNG TAHUN 2024 Sugiarsih, Sugar; Fitri, Nurwijaya; Mardiana, Nova
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i1.41293

Abstract

Gangguan pemikiran, kognisi, dan perilaku yang menghalangi seseorang untuk beradaptasi dengan lingkungannya, orang lain, masyarakat, atau dirinya sendiri dikenal sebagai gangguan jiwa. Dampak yang dapat ditimbulkan oleh pasien yang mengalami halusinasi adalah kehilangan kontrol dirinya dimana pasien mengalami panik dan perilakunya dikendalikan Tujuan dilakukan penelitian ini adalah untuk mengetahui stigma keluarga dalam merawat pasien dengan orang gangguan jiwa di rumah sakit jiwa dr.Samsi Jacobalis Bangka Belitung tahun 2024. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Data didapatkan dengan wawancara mendalam terhadap 3 orang keluarga yang mengantarkan pasien berobat jalan di Rumah Sakit Jiwa Daerah Sungailiat tahun 2024. Hasil wawancara di analisa dengan menggunakan metode triangulasi. Hasil penelitian ini mengidentifikasi 3 tema yang menggambarkan stigma keluarga dalam merawat anggota keluarga pasien (ODGJ) yaitu : 1) persepsi keluarga dengan 2 kategori yaitu : Sikap keluarga  dan pengetahuan keluarga 2) beban keluarga dengan 2 kategori yaitu : hubungan sosial dan respon kehilangan. 3) Aspek-aspek Stigma 2 kategori yaitu : stigma nasyarakat dan stigma keluarga oleh Masyarakat. Kesimpulan dari penelitian ini adalah  Penelitian ini dapat di manfaatkan untuk memberikan gambaran tetang stigma keluarga  dalam merawat pasien dengan gangguan jiwa khususnya di bidang keperawatan jiwa. Serta menigkatkan dukungan bagi keluarga yang merawat pasien dengan gangguan jiwa.
HUBUNGAN STRATEGI KOPING DAN REGULASI DIRI DENGAN TINGKAT STRES MAHASISWA PROFESI NERS INSTITUT CITRA INTERNASIONAL TAHUN 2024 Pratiwi, Ayu; Mardiana, Nova; Fitri, Nurwijaya
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i1.41491

Abstract

Stres adalah kondisi yang sering dialami oleh mahasiswa profesi ners, terutama selama menjalani praktik klinik, yang disebabkan oleh tekanan akademik, tuntutan tugas, dan masalah sosial. Strategi koping yang efektif dan regulasi diri yang baik dapat membantu mahasiswa mengelola stres dan meningkatkan kesejahteraan emosional. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara strategi koping dan regulasi diri dengan tingkat stres pada mahasiswa/i Profesi Ners Institut Citra Internasional tahun 2024. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif pendekatan korelasional dengan sampel 64 orang. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang mengukur strategi koping, regulasi diri, dan tingkat stres. Penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan signifikan antara strategi koping dan tingkat stres, dengan nilai signifikan ρ-value 0,004 (ρ < 0,05). Hasil ini mengindikasikan bahwa semakin baik strategi koping yang diterapkan mahasiswa, semakin rendah tingkat stres yang dialami. Selain itu, regulasi diri juga terbukti berhubungan signifikan dengan tingkat stres, dengan nilai signifikan ρ-value 0,001 (ρ < 0,05), yang menunjukkan bahwa kemampuan regulasi diri yang baik dapat membantu mahasiswa dalam mengelola stres akademik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi koping yang adaptif dan regulasi diri yang baik dapat secara signifikan menurunkan tingkat stres mahasiswa, sehingga penting untuk mendukung kesejahteraan mental mereka.
HUBUNGAN DUKUNGAN SOSIAL DAN LIFE SKILL TERHADAP KUALITAS HIDUP PADA PASIEN SKIZOFRENIA DI RUANG REHABILITASI MENTAL SOSIAL RUMAH SAKIT JIWA dr. SAMSI JACOBALIS PROVINSI BANGKA BELITUNG TAHUN 2024 Tasya, Tasya; Mardiana, Nova; Fitri, Nurwijaya
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.45118

Abstract

Skizorfrernia adalah suratur psikorsis furngsiornal derngan gangguran urtama pada prorsers pikir serrta di harmorni antara prorsers pikir, aferk ataur ermorsi, kermauran dan psikormortorr diserrtai distorrsi kernyataan, terrurtama karerna waham dan halursinasi, assorsiasi terrbagi-bagi serhingga murncurl inkorherrernsi, aferk dan ermorsi inaderkurat, serrta psikormortorr yang mernurnjurkan pernarikan diri, ambivalernsi dan perrilakur bizar. Tujuan penelitian ini adalah urnturk merngertahuri hurburngan durkurngan sorsial dan lifer skill terrhadap kuralitas hidurp pada pasiern skizorfrernia dirurang rerhabilitasi merntal sorsial rurmah sakit jiwa dr.samsi jacorbalis Prorvinsi Bangka Berliturng Tahun 2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif untuk melihat hubungan signifikasi antara variabel. Porpurlasi pada pernerlitian ini adalah pasiern skizorfrernia yang merlakurkan rerhabilitasi merntal sorsial di Rurmah Sakit Jiwa Daerrah dr.Samsi Jacorbalis Prorvinsi Bangka Berliturng pada perriorder burlan Jurli 2024 serbanyak 33 pasiern. Jumlah sampel pada penelitian ini yaitu sebanyak 33 pasien yang ditentukan dengan teknik total sampling. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan November tahun 2024 di dirurang rerhabilitasi merntal sorsial rurmah sakit jiwa dr.samsi jacorbalis Prorvinsi Bangka Berliturng. Hasil penelitian diperoleh nilai p-value dukungan sosial (0,000) <  (0,05) dan life skill (0,001) <  (0,05). Sehingga dapat disimpulkan jika ada hubungan dukungan sosial terhadap kualitas hidup pada pasien skizofrenia di ruang rehabilitasi mental sosial Rumah Sakit Jiwa Daerah dr. Samsi Jacobalis Provinsi Kepulauan Bangka Belitung tahun 2024. Saran dari penelitian ini adalah diharapkan institusi pelayanan kesehatan untuk dapat melakkan pendekatan holistik kepada pasien skizofrenia yang tidak hanya berfokus pada pengobatan medis, tetapi juga pada peningkatan kualitas hidup melalui pengembangan keterampilan hidup dan dukungan sosial yang memadai. Skizorfrernia adalah suratur psikorsis furngsiornal derngan gangguran urtama pada prorsers pikir serrta di harmorni antara prorsers pikir, aferk ataur ermorsi, kermauran dan psikormortorr diserrtai distorrsi kernyataan, terrurtama karerna waham dan halursinasi, assorsiasi terrbagi-bagi serhingga murncurl inkorherrernsi, aferk dan ermorsi inaderkurat, serrta psikormortorr yang mernurnjurkan pernarikan diri, ambivalernsi dan perrilakur bizar. Tujuan penelitian ini adalah urnturk merngertahuri hurburngan durkurngan sorsial dan lifer skill terrhadap kuralitas hidurp pada pasiern skizorfrernia dirurang rerhabilitasi merntal sorsial rurmah sakit jiwa dr.samsi jacorbalis Prorvinsi Bangka Berliturng Tahun 2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif untuk melihat hubungan signifikasi antara variabel. Porpurlasi pada pernerlitian ini adalah pasiern skizorfrernia yang merlakurkan rerhabilitasi merntal sorsial di Rurmah Sakit Jiwa Daerrah dr.Samsi Jacorbalis Prorvinsi Bangka Berliturng pada perriorder burlan Jurli 2024 serbanyak 33 pasiern. Jumlah sampel pada penelitian ini yaitu sebanyak 33 pasien yang ditentukan dengan teknik total sampling. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan November tahun 2024 di dirurang rerhabilitasi merntal sorsial rurmah sakit jiwa dr.samsi jacorbalis Prorvinsi Bangka Berliturng. Hasil penelitian diperoleh nilai p-value dukungan sosial (0,000) <  (0,05) dan life skill (0,001) <  (0,05). Sehingga dapat disimpulkan jika ada hubungan dukungan sosial terhadap kualitas hidup pada pasien skizofrenia di ruang rehabilitasi mental sosial Rumah Sakit Jiwa Daerah dr. Samsi Jacobalis Provinsi Kepulauan Bangka Belitung tahun 2024. Saran dari penelitian ini adalah diharapkan institusi pelayanan kesehatan untuk dapat melakkan pendekatan holistik kepada pasien skizofrenia yang tidak hanya berfokus pada pengobatan medis, tetapi juga pada peningkatan kualitas hidup melalui pengembangan keterampilan hidup dan dukungan sosial yang memadai.
PENGARUH EDUKASI KESEHATAN MELALUI MEDIA BOOKLET TERHADAP PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG AFIKSIA NEONATORUM DI WILAYAH KERJA DI RUMAH SAKIT UMUM DEPATI BAHRINSUNGAILIAT TAHUN 2024 Kusnadi, Rizky; Nurvinanda, Rezka; Mardiana, Nova
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.45375

Abstract

Asfiksia neonatorum merupakan suatu keadaan dimana bayi baru lahir mengalami gagal bernapas secara teratur dan spontan setelah lahir,bayi dengan gawat janin sebelum lahir, umumnya mengalami asfiksia pada saat dilahirkan. Penelitian ini menggunakan desain penelitian dengan metode penelitian Pre-Experimen dengan Pre-test dan Post-test one group desain. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling adalah teknik pengambilan sampel yang digunakan ketika peneliti sudah punya target individu dengan karakteristik yang sesuai dengan penelitian. Penelitian ini dilakukan di Poli Kebidanan wilayah kerja Rumah Sakit Umum Daerah Depati Bahrin Sungailiat. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 30 Desember tahun 2024. Populasi pada penelitian adalah seluruh ibu hamil yang melakukan pemeriksaan di Rumah Sakit Umum Daerah Depati Bahrin Sungailiat tahun 2024. Sampel pada penelitian ini sebanyak 15 Ibu Hamil. Hasil penelitian ini diketahui bahwa terdapat perbedaan yang signifikan terhadap hasil frekuensi pengetahuan ibu hamil sebelum (pretest) dan sesudah (posttest) dengan nilai p value 0,000 < 0,05 maka H0 ditolak dan Ha diterima. Sehingga dapat disimpulkan bahawa terdapat perbedaan yang signifikan terhadap hasil frekuensi pengetahuan ibu hamil sebelum (pretest) dan sesudah (posttest). Sehingga dapat disimpulkan pula bahwa. Saran dari penelitian ini adalah diharapkan pihak rumah sakit untuk memberikan edukasi secara rutin terutama kepada ibu hamil dan juga meningkatkan pelayanan terhadap ANC untuk mencegah resiko terpantau asfiksia neonatorum.
The Influence of Knowledge Management and Soft Skills Development on Employee Perfomance in Public Works Agency Berlian, Icahaya; Mardiana, Nova; Firdaus, Luthfi
International Journal Of Education, Social Studies, And Management (IJESSM) Vol. 5 No. 2 (2025): The International Journal of Education, Social Studies, and Management (IJESSM)
Publisher : LPPPIPublishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52121/ijessm.v5i2.758

Abstract

This study examines the influence of knowledge management and soft skills development on employee performance within the Public Works Agency in Indonesia. In today’s globalized and technologically advanced environment, employee performance is critical for organizational success. The research highlights that performance is no longer determined solely by technical abilities but also by the effective management of knowledge and the development of interpersonal competencies. Using a quantitative research design, data were collected from 215 respondents through a structured questionnaire and analyzed using multiple linear regression. The findings reveal that both knowledge management and soft skills development have a positive and significant effect on employee performance. Knowledge management through technology, procedures, and personal knowledge enables employees to access information efficiently and make informed decisions, thereby enhancing productivity. Similarly, soft skills such as communication, teamwork, ethical responsibility, and leadership are shown to improve collaboration and adaptability in the workplace. The statistical analysis, including t-tests, supports both hypotheses, indicating strong correlations between the independent variables and performance outcomes. The study concludes that effective knowledge management systems and soft skills training contribute substantially to achieving organizational goals.
Factors Associated with Treatment Compliance in Clients with Mental Disorders: A Cross-sectional Study Novitasari, Novitasari; Fitri, Nurwijaya; Mardiana, Nova
Genius Journal Vol. 6 No. 2 (2025): GENIUS JOURNAL
Publisher : Inspirasi Foundation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56359/gj.v6i2.797

Abstract

Introduction: Mental disorders remain a significant public health issue with increasing prevalence globally and in Indonesia. Non-compliance with treatment and follow-up among clients is often influenced by limited knowledge, lack of family involvement, and inadequate environmental support, which may hinder recovery and increase relapse risk. Objective: Mental disorders are a person's behavior about their mental health condition. Everyone has a different view of behavior in mental health cases, namely a person's emotional, psychological, and emotional stability. The purpose of this study was to determine the relationship between knowledge, family support and environmental support on control compliance in clients with mental disorders in the mental health polyclinic of Depati Bahrin Sungailiat Hospital in 2025. Method: The design in this study used cross-sectional with independent variables (knowledge, family support and environmental support) and dependent variables (control compliance). The population size in this study was 118 people and a sample of 60 people calculated using simple random sampling. The time of the study was May 6, 2025. Result: The results of the study using the Chi Square statistical test obtained a p-value for the knowledge variable 0.000 <0.05, family support 0.014 <0.05 and environmental support 0.000 <0.05. This shows that there is a significant relationship between knowledge, family support and environmental support on control compliance in clients with mental disorders in the mental health polyclinic of Depati Bahrin Sungailiat Hospital in 2025. Conclusion: Suggestions in this study are expected to be used as a source of reference and provide ideas for nursing students when practicing in the field so that students know the factors that can influence control compliance of clients with mental disorders.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KESEHATAN MENTAL MAHASISWA/I INSTITUT CITRA INTERNASIONAL TAHUN 2024 juniarti, Linda; Mardiana, Nova; Fitri, Nurwijaya
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.45171

Abstract

Menurut World Health Organization (WHO), kesehatan mental yang baikadalah kondisi di mana individu mampu mengatasi tekanan hidup yang normal, bekerjasecara produktif, dan berkontribusi kepada komunitas mereka. Namun, banyakmahasiswa menghadapi tantangan yang dapat memengaruhi kesehatan jiwa mereka,seperti stres akademik dan kecemasan. Faktor-faktor yang memengaruhi kesehatanmental mahasiswa sangat beragam. Tujuan dari penelitian ini yaitu faktor-faktor yangberhubungan dengan kesehatan mental mahasiswa /i institut citra internasional tahun2024 .Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian korelasionaldengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semuamahasiswa semester 5 Program Studi Ilmu Keperawatan di Institut Citra Internasional,Bangka Belitung. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 56 orang, denganmenggunakan tehnik purposive sampling. Data dianalisis menggunakan Uji Chi Square.Hasil penelitian didapatkan ada hubungan gaya hidup, interaksi sosial danlingkungan akademik mahasiswa/I dengan kesehatan Mental di Institut CitraInternasional Tahun 2024 dengan nilai p value yaitu 0,000.Saran dalam penelitian ini adalah perlu dilakukan peningkatan dalam jumlahsampel penelitian agar hasil tidak menjadi bias karena sampel yang terbilang kecil.Halaman:1-9FACTORS INFLUENCING THE MENTAL HEALTH