Claim Missing Document
Check
Articles

HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DAN KEPATUHAN MINUM OBAT DENGAN TINGKAT STRES PADA PASIEN DIABETES MELITUS DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BATURUSA Saputro, Dicky Bagus; Mardiana, Nova; Fitri, Nurwijaya
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.45380

Abstract

Latar Belakang: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dan kepatuhan minum obat dengan tingkat stress pada pasien diabetes mellitus di wilayah kerja Puskesmas Baturusa tahun 2024. Metode Penelitian: Desain Penelitian dalam penelitian ini menggunakan metode purposive sampling ialah metode pengumpulan sampel dengan memakai kriteria- kriteria khusus. Pengujian ini dilakukan menggunakan uji chisquare dan crosstab . Tujuan: uji ini dilakukan untuk melihat hubungan antara kepatuhan minum obat dengan Tingkat Stres Pada Pasien Diabetes Melitus. Hasil: Berdasarkan hasil penelitian ini didapatkan bahwa adanya hubungan yang bermakna antara dukungan keluarga dengan tingkat stres pada pasien diabetes melitus Di Wilayah Kerja Puskesmas Baturusa. Simpulan dan Saran: Kepada keluarga diharapkan untuk memberikan perhatian kepada pasien Diabetes Melitus dalam bentuk mengingatkan minum obat dan lainnya dan Kepada pasien yang menderita Diabetes melitus diharkan untuk meningkatkan kesadarannya dalam hal kepatuhan meminum obat.Kata Kunci: Diabetes Melitus, Dukungan Keluarga, Tingkat Stres, Kepatuhan Minum Obat
PENGARUH TERAPI OKUPASI MENGGAMBAR TERHADAP FREKUENSI HALUSINASI PADA PASIEN DENGAN GANGGUAN PERSEPSI SENSORI Izati, Nurul; Mardiana, Nova; Fitri, Nurwijaya
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.48078

Abstract

Halusinasi adalah salah satu gejala gangguan mental yang menyebabkan seseorang mengalami sensasi yang tidak nyata, seperti mendengar suara, melihat sesuatu, mencium bau, merasakan sentuhan, atau mengecap rasa yang sebenarnya tidak ada. Terapi okupasi menggambar membantu individu mengekspresikan dan memahami emosi mereka melalui seni dan proses kreatif. Terapi ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir, perilaku, dan keterampilan fisik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terapi okupasi menggambar dapat memengaruhi frekuensi halusinasi pada pasien dengan gangguan persepsi sensori. Penelitian ini menggunakan desain pre-eksperimental dengan metode one-group pre-test-post-test, melibatkan 14 pasien yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Frekuensi halusinasi diukur menggunakan kuesioner AHRS (Auditory Hallucinations Rating Scale). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum terapi, rata-rata skor halusinasi pasien adalah 18,07, sedangkan setelah terapi skor rata-ratanya turun menjadi 5,71. Uji statistik menunjukkan nilai p-value sebesar 0,000 (p-value < 0,05), yang berarti terapi okupasi menggambar berpengaruh terhadap penurunan frekuensi halusinasi pada pasien dengan gangguan persepsi sensori.
The Influence of Knowledge Management and Soft Skills Development on Employee Perfomance in Public Works Agency Berlian, Icahaya; Mardiana, Nova; Firdaus, Luthfi
International Journal Of Education, Social Studies, And Management (IJESSM) Vol. 5 No. 2 (2025): The International Journal of Education, Social Studies, and Management (IJESSM)
Publisher : LPPPIPublishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52121/ijessm.v5i2.758

Abstract

This study examines the influence of knowledge management and soft skills development on employee performance within the Public Works Agency in Indonesia. In today’s globalized and technologically advanced environment, employee performance is critical for organizational success. The research highlights that performance is no longer determined solely by technical abilities but also by the effective management of knowledge and the development of interpersonal competencies. Using a quantitative research design, data were collected from 215 respondents through a structured questionnaire and analyzed using multiple linear regression. The findings reveal that both knowledge management and soft skills development have a positive and significant effect on employee performance. Knowledge management through technology, procedures, and personal knowledge enables employees to access information efficiently and make informed decisions, thereby enhancing productivity. Similarly, soft skills such as communication, teamwork, ethical responsibility, and leadership are shown to improve collaboration and adaptability in the workplace. The statistical analysis, including t-tests, supports both hypotheses, indicating strong correlations between the independent variables and performance outcomes. The study concludes that effective knowledge management systems and soft skills training contribute substantially to achieving organizational goals.
PENGARUH EDUKASI CUCI TANGAN 6 LANGKAH MENGGUNAKAN HANDRUB TERHADAP PENNGKATAN PENGETAHUAN PENGUNJUNG RSUD DEPATI HAMZAH PANGKALPINANG TAHUN 2024 Suzarli; Maryana; Mardiana, Nova
Jurnal Penelitian Keperawatan Vol 11 No 2 (2025): Jurnal Penelitian Keperawatan
Publisher : STIKES RS Baptis Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32660/jpk.v11i2.827

Abstract

Infeksi Nosokomial atau HAIs masih menjadi salah satu permasalahan pelayanan kesehatan di Rumah Sakit. Salah satu upaya pencegahan infeksi nosokomial adalah melalui kegiatan cuci tangan yang dilakukan secara rutin, simultan, dan juga tata cara yang benar baik dari tenaga kesehatan, pasien, maupun pengunjung rumah sakit. Pengetahuan pengunjung dapat ditingkatkan melalui edukasi cuci tangan 6 langkah menggunakan handrub oleh perawat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi cuci tangan 6 langkah menggunakan handrub terhadap peningkatan pengetahuan pengunjung RSUD Depati Hamzah Pangkalpinang Tahun 2024. Penelitian ini menggunakan desain pre eksperimental dengan pendekatan pre test & post test with control group. Penelitian ini dilakukan dengan cara mengukur pengetahuan pre test, melakukan edukasi 6 langkah cuci tangan pada kelompok intervensi, dan melakukan pengukuran akhir pada kedua kelompok. Jumlah responden penelitian sebanyak 20 responden kelompok intervensi dan 20 responden kelompok kontrol. Data yang terkumpulkan kemudian analisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji paired t test. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa ada perbedaan nilai rata-rata secara signifikan pengetahuan pengunjung sebelum dan sesudah diberikan edukasi cuci tangan 6 langkah menggunakan handrub. Diharapkan bagi Institusi Pelayanan Kesehatan untuk mengimplementasikan program edukasi cuci tangan yang komprehensif dan berkelanjutan bagi seluruh staf, pasien, dan pengunjung.
The Relationship Between Family and Peer Support and Stress Levels of Final-Year Students in Thesis Writing Sholehah, Annisa; Fitri, Nurwijaya; Mardiana, Nova
Jurnal Keperawatan Profesional Vol 13, No 2 (2025): Infectious Diseases
Publisher : Nurul Jadid University, Probolinggo, East Java, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33650/jkp.v13i2.12245

Abstract

This study aims to determine the relationship between family and peer support and the stress level of final year students in the preparation of thesis. It is hoped that the higher the support received, the lower the level of stress experienced. This study used a quantitative method with a correlational design and a cross sectional approach, involving 55 samples taken by simple randomization. Data collection was carried out through questionnaires, and data analysis using the Spearman Rank test with a significance level of α = 0.05. The results showed that family support had a value of ρ = 0.003 with r = -0.397, which indicates a negative relationship. Meanwhile, peer support had a value of ρ = 0.001 with r = -0.420, also indicating a negative relationship. This shows that there is a significant relationship between family and peer support and student stress levels. The higher the support received, the lower the level of stress students experience, and vice versa. The implication of this study is the importance of forming support groups between students as well as open communication with family, friends, academic supervisors, and thesis supervisors in overcoming difficulties during the thesis preparation process.
FENOMENA INSECURE PADA REMAJA DI ERA PANDEMIC COVID- 19: STUDI LITERATURE: FENOMENA INSECURE PADA REMAJA DI ERA PANDEMIC COVID- 19: STUDI LITERATURE Mardiana, Nova; Yosep, Iyus; Widianti, Efri
Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 10 No 2 (2021): Edisi Juli-Desember 2021
Publisher : Fakultas Kesehatan Universitas Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (483.416 KB) | DOI: 10.32534/jik umc.v10i2.2565

Abstract

FENOMENA INSECURE PADA REMAJA DI ERA PANDEMIC COVID- 19: STUDI LITERATURE Nova Mardiana1, Iyus Yosep2, Efri Widianti3 Departemen Keperawatan Jiwa Fakultas Keperawatan Universitas Padjadjaran Bandung Email: nova19004@mail.unpad.ac.id, iyus.yosep@unpad.ac.id, efri.widianti@unpad.ac.id ABSTRAK Pandemi Covid-19 yang terus menerus berlangsung sampai saat ini menjadikan semua aktivitas dilakukan terbatas dirumah menjadikan pengalaman yang belum pernah terjadi sebelumnya bagi semua orang, terutama pada remaja khususnya,untuk remaja saat ini yang tinggal dilingkungan sosial yang umumnya overprotektif berubah drastis menjadi minimprotektif sehingga mempengaruhi emosi, pengalaman perilaku dan lama-kelamaan meningkatkan rasa insecure dikehidupan remaja tersebut berdampak kearah koping yang maladaptive. Studi dengan metode literature review ini bertujuan menghasilkan kajian pustaka tentang fenomena insecure apa saja yang terjadi pada remaja diera pandemic Covid-19 ini. Database pencarian yang digunakan adalah Google Schoolar, Scient Direct dan MEDLINE dengan kata kunci Covid-19, Insecure, psikologis dan remaja. Terdapat total 78 artikel yang sesuai ditemukan dengan kata kunci tersebut dengan total sintesa 9 artikel yang dipublikasikan mulai dari tahun 2019 sampai tahun 2020 dengan kriteria inklusi diantaranya remaja usia 10-19 tahun. Hasil kajian pustaka menunjukkan bahwa ada banyak sekali fenomena insecure pada remaja diera pandemic covid-19 ini diantaranya gangguan psikososial seperti cemas, depresi dan trauma. Dalam hal ini, peran keluarga dan orang terdekat dalam mendukung,memotivasi remaja sangat berpengaruh didalam hal penyembuhan psikoterapi yang mengalami insecure sebab kalau tidak ditindaklanjuti secara tepat,bisa mengakibatkan gangguan kejiwaan. Perlu ditindaklanjuti penelitian terkait fenomena insecure remaja dimasa pandemic Covid-19 dan cara mengatasi hal tersebut. Kata Kunci: Covid-19, Insecure, Psikologis, Remaja
Relationship Between Depression, Anxiety Levels, and Coping Mechanisms in Patients with Congestive Heart Failure Afrida, Yuni; Fitri, Nurwijaya; Mardiana, Nova
Genius Journal Vol. 6 No. 2 (2025): GENIUS JOURNAL
Publisher : Inspirasi Foundation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56359/gj.v6i2.804

Abstract

Introduction: Congestive heart failure is a serious medical condition that often experiences severe physical symptoms and significant psychological distress, including depression and anxiety. Coping mechanisms are strategies used by patients with congestive heart failure to deal with depression and anxiety related to their medical condition. Patients with adaptive coping mechanisms can better manage symptoms and reduce the risk of depression and anxiety. However, patients with maladaptive coping mechanisms are more vulnerable to psychological distress. Objective: This study aimed to determine the relationship between depression and anxiety levels and coping mechanisms in congestive heart failure patients attending the Heart Polyclinic of Sejiran Setason Regional General Hospital in 2025. Method: This study used a cross-sectional design and chi-square test, with univariate and bivariate analyses. The study was conducted from May 21 to June 10, 2025. The population was 138 outpatients with congestive heart failure who were admitted to the Heart Polyclinic of Sejiran Setason Regional General Hospital between January and February. The sample consisted of 67 congestive heart failure patients. Result: The results of this study indicate a relationship between depression (ρ = 0.016) and anxiety (ρ = 0.000) and coping mechanisms in patients with congestive heart failure. Conclusion: This study suggests that it can serve as a basis for developing a holistic care program for patients with congestive heart failure, one that focuses not only on managing physical symptoms but also on psychological aspects and enhancing patients' coping skills to face daily challenges.
Elevating Success: The Impact of a High-Performance Work System and Job Satisfaction on Employee Performance at the Bank Rosyadi, Rafiq Zainur; Hayati, Keumala; Mardiana, Nova
International Journal of Asian Business and Management Vol. 2 No. 5 (2023): October, 2023
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55927/ijabm.v2i5.6338

Abstract

Human resources are crucial to a business. Human resources must be managed well to give the company an edge. Companies must consider high-performance work systems and job satisfaction because they affect employee performance. A high-performance work system shows employees that the company cares about their competence, motivation, contribution, and career growth, which improves performance. Job satisfaction is also essential because it improves performance. This causal, quantitative study examines how high-performance work systems and job satisfaction affect PT Bank Lampung Head Office employees' performance. Primary data for this study comes from a Likert scale questionnaire. This study used SPSS 26 to analyze 141 employees using multiple linear regression. Results showed that high-performance work systems significantly improved employee performance. Job satisfaction positively and significantly impacts employee performance, according to the study. This means this study supports the hypothesis. Companies should prioritize high-performance work systems and their implementation to improve employee mobility and promotion, job satisfaction, especially regarding compensation and career expansion, and sick leave rights
Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Kepatuhan Diet pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe II Chairani, Hilda; Anggraini, Rima Berti; Mardiana, Nova
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 7 No 1 (2025): Februari 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v7i1.4081

Abstract

Kepatuhan diet menjadi komponen yang sangat penting bagi pengelolaan diabetes mellitus. Kepatuhan diet merupakan tingkat kesediaan pasien melaksanakan diet mengikuti pengaturan pola makan yang dianjurkan oleh dokter dan petugas kesehatan sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan. Kepatuhan diet pada pasien DM dapat dihubungkan dengan beberapa faktor diantaranya adalah motivasi diri, lama menderita DM, dan dukungan keluarga. Tujuan penelitian untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kepatuhan diet pada pasien diabetes mellitus tipe II. Penelitian menggunakan penelitian kuantitatif dengan desain Cross Sectional. Populasi pada penelitian ini adalah pasien DM tipe II di RSUD Drs. H. Abu Hanifah tahun 2023 sebanyak 1651 pasien. Sampel menggunakan rumus slovin didapatkan 105 responden, teknik sampling yang digunakan yaitu purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner yang telah dilakukan uji validitas & reliabilitas. Data dianalisis secara univariat dan bivariat mengunakan uji chi square. Hasil uji statistik Chi-square terdapat hubungan antara faktor motivasi diet (p-value=0,000), lama menderita DM (p-value=0,000), dan dukungan keluarga (p-value=0,000) dengan kepatuhan diet pada pasien diabetes mellitus tipe II. Kesimpulan terdapat hubungan antara hubungan antara faktor motivasi diet, lama menderita DM dan dukungan keluarga dengan kepatuhan diet pada pasien diabetes mellitus tipe II di RSUD Drs. H. Abu Hanifah Tahun 2024.
Faktor – faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Hipertensi pada Lansia Kusmiati, Lisa; Mardiana, Nova; Agustin, Agustin
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 5 (2024): Oktober 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v6i5.4189

Abstract

Penuaan adalah terjadinya akumulasi perubahan pada manusia dari waktu ke waktu yang meliputi perubahan biologis, psikologis dan sosial yang berkolerasi terhadap penurunan daya tahan tubuh dan terjadinya penyakit salah satunya hipertensi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian hipertensi pada lansia di Wilayah Kerja Puskesmas Bakam Tahun 2024. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional study. Penelitian ini dilakukan dengan cara membagikan kuisioner pada 98 lansia di Puskesmas Bakam pada tanggal 1 Juni-17 Juni 2024. Data yang terkumpulkan kemudian analisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa terdapat hubungan antara faktor kecemasan (p-value=0,000), pola makan (p-value=0,000), dan aktivitas fisik (p-value=0,000) dengan kejadian hipertensi pada lansia di Wilayah Kerja Puskesmas Bakam Tahun 2024. Diharapkan bagi Puskesmas Bakam dapat mengadopsi pendekatan holistik untuk pencegahan dan pengelolaan hipertensi pada populasi lanjut usia.