Claim Missing Document
Check
Articles

HUBUNGAN TINGKAT STRESS DAN KUALITAS HIDUP TERHADAP PENERIMAAN DIRI PASIEN ULKUS DIABETIKUM Putrianingsih, Seilla; Mardiana, Nova; Fitri, Nurwijaya
Jurnal Penelitian Keperawatan Vol 11 No 1 (2025): Jurnal Penelitian Keperawatan
Publisher : STIKES RS Baptis Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32660/jpk.v11i1.811

Abstract

Diabetes adalah penyakit kronis yang ditandai dengan gangguan metabolik peningkatan kadar gula darah dalam tubuh. Salah satu gejala penyakit diabetes melitus paling umum dan mudah dikenali adalah ulkus diabetikum. Ulkus kaki diabetikum merupakan penyebab utama pasien dilakukan rawat inap di rumah sakit dan penyebab peningkatan angka amputasi non-traumatik. Beberapa orang tidak dapat menyesuaikan diri secara mental atau fisik setelah didiagnosis menderita Diabetes Melitus, Hal ini menunjukkan rendahnya tingkat penerimaan diri pada pasien DM. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara tingkat stress dan kualitas hidup terhadap penerimaan diri pasien ulkus diabetikum di RSUD Depati Hamzah Pangkalpinang tahun 2024. Jenis penelitian dilakukan dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah pasien yang menderita ulkus diabetikum di RSUD Depati Hamzah Pangkalpinang, dalam penelitian ini 64 pasien yang dijadikan sampel dengan metode penarikan sampel secara Purposive sampling. Analisa data yang digunakan adalah analsis Univariat dan Analisis Bivariat dengan uji chi square. Hasil penelitian diperoleh bahwa ada hubungan yang signifikan antara tingkat stress (p-value = 0,003 < a 0,05), kualitas hidup (p-value = 0,003 < a 0,05) dengan penerimaan diri pada pasien ulkus diabetikum di RSUD Depati Hamzah Pangkalpinang. Saran diharapkan tenaga kesehatan khususnya di bidang pelayanan memberikan asuhan keperawatan mengenai deteksi dini stress dan kualitas hidup maupun penerimaan diri, serta memberikan kebijakan tentang penambahan program konselingdengan ahli psikologi untuk menurunkan tingkat stress dan kualitas hidup.
Strategi Pemasaran Digital Bakso Na-Naz: Mengubah Pemasaran Bakso Tradisional dengan Sentuhan Modern Melalui Media Sosial Muharman, Deri; Faturrahman, Muhammad Haris; Rusdi, Zainnur M; Roslina; Jimad, Habibullah; Yuningsih; Mardiana, Nova
Journal Social Science And Technology For Community Service Vol. 6 No. 1 (2025): Volume 6, Nomor 1, March 2025
Publisher : Universitas Teknokrat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33365/jsstcs.v6i1.100

Abstract

Bakso Na-Naz, yang didirikan pada 20 Mei 2020, merupakan UMKM yang berfokus pada produk bakso inovatif dan kreatif di pasar kuliner Indonesia. Dengan berbagai varian produk, termasuk bakso origina, bakso nanas, bakso lava, bakso mangkok, bakso selimut, bakso frozen, bakso mercon, dan keripik bakso, Bakso Na-Naz menawarkan variasi yang unik untuk menarik minat konsumen. Strategi pemasaran UMKM didasarkan pada pendekatan kualitas layanan dan inovasi produk, dengan tujuan meningkatkan pengalaman konsumen dan mendorong loyalitas. Selain itu, perusahaan terus berupaya memenuhi kebutuhan pasar yang dinamis melalui penawaran produk yang memenuhi standar rasa dan kualitas. Tujuan dari penelitian ini adalah memberikan edukasi kepada pemilik Bakso Na-Naz mengenai pentingnya pemanfaatan teknologi digital dalam strategi pemasaran, agar dapat terus bersaing dan berkembang dalam industri kuliner yang dinamis. Diharapkan, dengan penerapan digital marketing yang tepat, Bakso Na-Naz dapat memperbaiki dan meningkatkan pengalaman pelanggan, serta memaksimalkan potensi penjualan mereka.
Pendampingan Pemetaan SDM dan Branding Digital Desa Wisata Berkelanjutan pada Desa Mandah Natar Lampung Selatan Mardiana, Nova; M. Rusdi, Zainnur; Banuwa, Laili Fadhila; Nugroho, Dwi
Journal Social Science And Technology For Community Service Vol. 6 No. 2 (2025): Volume 6, Nomor 2, September 2025
Publisher : Universitas Teknokrat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33365/jsstcs.v6i2.850

Abstract

ABSTRAK- Kegiatan ini bertujuan untuk mengeksplorasi strategi pengembangan Desa Mandah, Kecamatan Natar, Lampung Selatan, melalui pendampingan pemetaan sumber daya manusia (SDM) dan branding digital sebagai upaya mewujudkan desa wisata berkelanjutan. Pemilihan topik ini didasari oleh potensi alam dan budaya Desa Mandah yang besar namun belum dimanfaatkan secara optimal. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui tiga tahapan utama, yaitu pemetaan dan pemberdayaan potensi SDM, pendampingan pembuatan konten digital, serta pelatihan copywriting untuk narasi promosi. Hasil awal menunjukkan bahwa keterlibatan masyarakat dalam program ini meningkatkan kesadaran akan pentingnya pengelolaan pariwisata berkelanjutan dan mendorong terbentuknya kelompok sadar wisata serta pengelola media sosial desa. Temuan ini menegaskan pentingnya strategi branding digital dan partisipasi masyarakat untuk meningkatkan visibilitas online, memperluas jangkauan pasar, serta memperkuat citra Desa Mandah sebagai destinasi wisata berkelanjutan. Dengan demikian, kegiatan ini diharapkan mampu memberikan dampak positif jangka panjang bagi lingkungan, masyarakat, dan perekonomian lokal.
FENOMENA INSECURE PADA REMAJA DI ERA PANDEMIC COVID- 19: STUDI LITERATURE: FENOMENA INSECURE PADA REMAJA DI ERA PANDEMIC COVID- 19: STUDI LITERATURE Mardiana, Nova; Yosep, Iyus; Widianti, Efri
Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 10 No 2 (2022): Edisi Juli-Desember 2021
Publisher : Fakultas Kesehatan Universitas Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (483.416 KB) | DOI: 10.32534/jik umc.v10i2.2565

Abstract

FENOMENA INSECURE PADA REMAJA DI ERA PANDEMIC COVID- 19: STUDI LITERATURE Nova Mardiana1, Iyus Yosep2, Efri Widianti3 Departemen Keperawatan Jiwa Fakultas Keperawatan Universitas Padjadjaran Bandung Email: nova19004@mail.unpad.ac.id, iyus.yosep@unpad.ac.id, efri.widianti@unpad.ac.id ABSTRAK Pandemi Covid-19 yang terus menerus berlangsung sampai saat ini menjadikan semua aktivitas dilakukan terbatas dirumah menjadikan pengalaman yang belum pernah terjadi sebelumnya bagi semua orang, terutama pada remaja khususnya,untuk remaja saat ini yang tinggal dilingkungan sosial yang umumnya overprotektif berubah drastis menjadi minimprotektif sehingga mempengaruhi emosi, pengalaman perilaku dan lama-kelamaan meningkatkan rasa insecure dikehidupan remaja tersebut berdampak kearah koping yang maladaptive. Studi dengan metode literature review ini bertujuan menghasilkan kajian pustaka tentang fenomena insecure apa saja yang terjadi pada remaja diera pandemic Covid-19 ini. Database pencarian yang digunakan adalah Google Schoolar, Scient Direct dan MEDLINE dengan kata kunci Covid-19, Insecure, psikologis dan remaja. Terdapat total 78 artikel yang sesuai ditemukan dengan kata kunci tersebut dengan total sintesa 9 artikel yang dipublikasikan mulai dari tahun 2019 sampai tahun 2020 dengan kriteria inklusi diantaranya remaja usia 10-19 tahun. Hasil kajian pustaka menunjukkan bahwa ada banyak sekali fenomena insecure pada remaja diera pandemic covid-19 ini diantaranya gangguan psikososial seperti cemas, depresi dan trauma. Dalam hal ini, peran keluarga dan orang terdekat dalam mendukung,memotivasi remaja sangat berpengaruh didalam hal penyembuhan psikoterapi yang mengalami insecure sebab kalau tidak ditindaklanjuti secara tepat,bisa mengakibatkan gangguan kejiwaan. Perlu ditindaklanjuti penelitian terkait fenomena insecure remaja dimasa pandemic Covid-19 dan cara mengatasi hal tersebut. Kata Kunci: Covid-19, Insecure, Psikologis, Remaja
Relationship Between Depression, Anxiety Levels, and Coping Mechanisms in Patients with Congestive Heart Failure Afrida, Yuni; Fitri, Nurwijaya; Mardiana, Nova
Genius Journal Vol. 6 No. 2 (2025): GENIUS JOURNAL
Publisher : Inspirasi Foundation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56359/gj.v6i2.804

Abstract

Introduction: Congestive heart failure is a serious medical condition that often experiences severe physical symptoms and significant psychological distress, including depression and anxiety. Coping mechanisms are strategies used by patients with congestive heart failure to deal with depression and anxiety related to their medical condition. Patients with adaptive coping mechanisms can better manage symptoms and reduce the risk of depression and anxiety. However, patients with maladaptive coping mechanisms are more vulnerable to psychological distress. Objective: This study aimed to determine the relationship between depression and anxiety levels and coping mechanisms in congestive heart failure patients attending the Heart Polyclinic of Sejiran Setason Regional General Hospital in 2025. Method: This study used a cross-sectional design and chi-square test, with univariate and bivariate analyses. The study was conducted from May 21 to June 10, 2025. The population was 138 outpatients with congestive heart failure who were admitted to the Heart Polyclinic of Sejiran Setason Regional General Hospital between January and February. The sample consisted of 67 congestive heart failure patients. Result: The results of this study indicate a relationship between depression (ρ = 0.016) and anxiety (ρ = 0.000) and coping mechanisms in patients with congestive heart failure. Conclusion: This study suggests that it can serve as a basis for developing a holistic care program for patients with congestive heart failure, one that focuses not only on managing physical symptoms but also on psychological aspects and enhancing patients' coping skills to face daily challenges.
Elevating Success: The Impact of a High-Performance Work System and Job Satisfaction on Employee Performance at the Bank Rosyadi, Rafiq Zainur; Hayati, Keumala; Mardiana, Nova
International Journal of Asian Business and Management Vol. 2 No. 5 (2023): October, 2023
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55927/ijabm.v2i5.6338

Abstract

Human resources are crucial to a business. Human resources must be managed well to give the company an edge. Companies must consider high-performance work systems and job satisfaction because they affect employee performance. A high-performance work system shows employees that the company cares about their competence, motivation, contribution, and career growth, which improves performance. Job satisfaction is also essential because it improves performance. This causal, quantitative study examines how high-performance work systems and job satisfaction affect PT Bank Lampung Head Office employees' performance. Primary data for this study comes from a Likert scale questionnaire. This study used SPSS 26 to analyze 141 employees using multiple linear regression. Results showed that high-performance work systems significantly improved employee performance. Job satisfaction positively and significantly impacts employee performance, according to the study. This means this study supports the hypothesis. Companies should prioritize high-performance work systems and their implementation to improve employee mobility and promotion, job satisfaction, especially regarding compensation and career expansion, and sick leave rights
Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Kepatuhan Diet pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe II Chairani, Hilda; Anggraini, Rima Berti; Mardiana, Nova
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 7 No 1 (2025): Februari 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v7i1.4081

Abstract

Kepatuhan diet menjadi komponen yang sangat penting bagi pengelolaan diabetes mellitus. Kepatuhan diet merupakan tingkat kesediaan pasien melaksanakan diet mengikuti pengaturan pola makan yang dianjurkan oleh dokter dan petugas kesehatan sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan. Kepatuhan diet pada pasien DM dapat dihubungkan dengan beberapa faktor diantaranya adalah motivasi diri, lama menderita DM, dan dukungan keluarga. Tujuan penelitian untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kepatuhan diet pada pasien diabetes mellitus tipe II. Penelitian menggunakan penelitian kuantitatif dengan desain Cross Sectional. Populasi pada penelitian ini adalah pasien DM tipe II di RSUD Drs. H. Abu Hanifah tahun 2023 sebanyak 1651 pasien. Sampel menggunakan rumus slovin didapatkan 105 responden, teknik sampling yang digunakan yaitu purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner yang telah dilakukan uji validitas & reliabilitas. Data dianalisis secara univariat dan bivariat mengunakan uji chi square. Hasil uji statistik Chi-square terdapat hubungan antara faktor motivasi diet (p-value=0,000), lama menderita DM (p-value=0,000), dan dukungan keluarga (p-value=0,000) dengan kepatuhan diet pada pasien diabetes mellitus tipe II. Kesimpulan terdapat hubungan antara hubungan antara faktor motivasi diet, lama menderita DM dan dukungan keluarga dengan kepatuhan diet pada pasien diabetes mellitus tipe II di RSUD Drs. H. Abu Hanifah Tahun 2024.
Faktor – faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Hipertensi pada Lansia Kusmiati, Lisa; Mardiana, Nova; Agustin, Agustin
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 5 (2024): Oktober 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v6i5.4189

Abstract

Penuaan adalah terjadinya akumulasi perubahan pada manusia dari waktu ke waktu yang meliputi perubahan biologis, psikologis dan sosial yang berkolerasi terhadap penurunan daya tahan tubuh dan terjadinya penyakit salah satunya hipertensi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian hipertensi pada lansia di Wilayah Kerja Puskesmas Bakam Tahun 2024. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional study. Penelitian ini dilakukan dengan cara membagikan kuisioner pada 98 lansia di Puskesmas Bakam pada tanggal 1 Juni-17 Juni 2024. Data yang terkumpulkan kemudian analisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa terdapat hubungan antara faktor kecemasan (p-value=0,000), pola makan (p-value=0,000), dan aktivitas fisik (p-value=0,000) dengan kejadian hipertensi pada lansia di Wilayah Kerja Puskesmas Bakam Tahun 2024. Diharapkan bagi Puskesmas Bakam dapat mengadopsi pendekatan holistik untuk pencegahan dan pengelolaan hipertensi pada populasi lanjut usia.
PENGARUH PEMBERIAN DIET BUBUR TEMPE TERHADAP PENURUNAN FREKUENSI BAB PADA ANAK DENGAN DIARE DI PUSKESMAS GERUNGGANG TAHUN 2024 Apriyanti, Dea; Puji Lestari, Indri; Mardiana, Nova
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.32639

Abstract

Penyakit diare merupakan penyakit yang bisa menyebabkan keluarnya fases yang lebih dari 3x sehari dengan konsistensi yang cair dan dapat disertai dengan darah atau lendir dan frekuensinya yang lebih sering daripada keadaan normal pada umumnya. Pemberian diet bubur tempe pada penderita diare dapat membantu mempersingkat durasi diare akut serta mempercepat penambahan berat badan setelah menderita diare akut. Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan desain Quast Eksperiment dengan pretest posttest with control group. Hasil analisis didapatkan ada perbedaan yang signifikan frekuensi BAB pada anak dengan diare sesudah antara kelompok intervensi pemberian diet bubur tempe dengan kelompok kontrol karena p-value 0,004 (p-value < 0,05) maka Ho ditolak artinya ada perbedaan rata-rata (mean) frekuensi BAB pada anak dengan diare setelah diberikan diet bubur tempe dengan rata-rata (mean) frekuensi BAB pada anak sesudah pada kelompok kontrol. Saran untuk penelitian ini yaitu dengan pemberian tempe tersebut pertumbuhan berat badan penderita gizi buruk akan secara lebih pasti meningkat dan diare yang diderita menjadi sembuh dalam waktu singkat.  
PENGABDIAN MASYARAKAT MELALUI PEMBERIAN PENDIDIKAN KESEHATAN PENTINGNYA KESEHATAN MENTAL DAN EMOSIONAL REMAJA SMA Fitri, Nurwijaya; Mardiana, Nova; Sari, Indah Permata
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Citra Delima Vol. 1 No. 1 (2023): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Citra Delima
Publisher : Institut Citra Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33862/jp.v1i1.365

Abstract

Menurut Badan Kesehatan Dunia tahun 2018, remaja adalah individu yang masuk di kisaran usia 10-19 tahun, berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia (Permenkes RI) nomor 25 tahun 2014, remaja merupakan seseorang yang berada direntang usia 10-18 tahun. Menurut World Health Organization (2020), angka kejadian permasalahan gangguan kesehatan mental di dunia dengan rentang remaja usia 10 sampai 19 tahun dan terus terjadi peningkatan 16% setiap tahunnya. Gangguan kesehatan mental yang terjadi diawali usia mulai dari 14 tahun, dan yang terjadi mayoritas kasus yang terdeteksi sangat minim sekali dan perlu di lakukan pencegahan sejak dini. Terlepas dari semua masalah kesehatan mental tersebut, remaja yang sedang memasuki masa pubertas sangat beresiko dan paling rentan mengalami gangguan kesehatan jika tidak dapat beradaptasi dan memanajemen masalah yang di hadapi. Berdasarkan hasil wawancara dengan salah satu remaja di SMA tempat pengabdian, didapatkan informasi bahwa siswa tersebut belum pernah mendapatkan informasi terkait pentingnya menjaga kesehatan mental dan emosional. Tujuan dari kegiatan ini yaitu untuk menambah informasi, knowledge dan kemampuan remaja SMA tentang pentingnya menjaga kesehatan mental dan emosional. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan dalam bentuk sosialisasi, pretest, pendidikan kesehatan menggunakan powertpoint, leaflet dan posttest. Kegiatan diikuti oleh remaja SMA Bahrul Ulum Sungailiat berjumlah 40 orang. Hasil kegiatan ini menggambarkan adanya peningkatan pengetahuan Remaja dalam hal informasi pentingnya menjaga kesehatan mental dan emosional dengan selisih nilai pre dan posttest sebesar 20%. Kesimpulan dengan pengaplikasian pendidikan kesehatan pada remaja sangat efektif dalam hal meningkatkan informasi, pengetahuan dan diharapkan kegiatan ini bisa berimplikasi terhadap pengetahuan dan motivasi remaja terkait pentingnya menjaga kesehatan mental dan emosional sejak dini.