p-Index From 2021 - 2026
5.613
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS KETERAMPILAN MEMBACA PERMULAAN SISWA KELAS II SDS MUHAMMADIYAH 5 KOTA TANGERANG Ginting, Nuryati Widya Ningrum; Sunaryo, Sunaryo; Nuraeni, Yeni
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 1 (2026): Vol. 6 No. 1 Edisi Februari 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i1.3992

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterampilan membaca permulaan siswa kelas II di SDS Muhammadiyah 5 Kota Tangerang. Membaca permulaan merupakan tahap awal dalam penguasaan literasi yang sangat penting bagi perkembangan kemampuan akademik siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa telah menguasai keterampilan dasar membaca, seperti mengenal huruf, menyebutkan kata, dan memahami kalimat sederhana. Namun, ditemukan pula beberapa kendala, antara lain kurangnya minat baca, keterbatasan media pembelajaran, dan perbedaan tingkat kemampuan antar siswa. Penelitian ini merekomendasikan penggunaan metode pembelajaran yang lebih variatif serta keterlibatan aktif orang tua dan guru untuk meningkatkan kemampuan membaca permulaan siswa.
IMPLEMENTASI PROYEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA (P5) KURIKULUM MERDEKA PADA KELAS 2 SDN KARAWACI 7 Astuti, Rachmawati Tri; Magdalena, Ina; Nuraeni, Yeni
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 1 (2026): Vol. 6 No. 1 Edisi Februari 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i1.4012

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dalam Kurikulum Merdeka pada siswa kelas 2 di SDN Karawaci 7. P5 merupakan bagian dari Kurikulum Merdeka yang dirancang untuk membentuk karakter peserta didik sesuai dengan nilai-nilai Pancasila melalui pendekatan pembelajaran berbasis proyek (proyek- based learning). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi terhadap guru kelas, siswa dan kepala sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi P5 di kelas 2 SDN Karawaci 7 dilakukan melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi yang cukup sistematis. Guru berperan sebagai fasilitator dalam membimbing siswa selama pelaksanaan proyek. Tema yang diangkat dalam proyek disesuaikan dengan karakteristik dan kebutuhan siswa, seperti tema “Gaya Hidup Berkelanjutan” dan Kebhinekaan Global”. Kegiatan proyek mendorong keterlibatan aktif siswa dalam kerja kelompok, komunikasi dan penyelesaian masalah. Evaluasi dilakukan tidak hanya pada hasil akhir proyek, tetapi juga pada proses keterlibatan, kolaborasi dan sikap siswa. Implementasi P5 memberikan dampak positif terhadap pembentukan karakter siswa, seperti meningkatkan rasa tanggung jawab, gotong royong, rasa ingin tahu dan kreativitas. Namun, masih terdapat beberapa kendala seperti keterbatasan waktu dan fasilitas pendukung proyek. Oleh karena itu, diperlukan kerja sama antar sekolah, guru dan orang tua dalam optimalisasi pelaksanaan P5.
ANALISIS KEDISIPLINAN BELAJAR SISWA KELAS IV SD NEGERI KEMBANGAN UTARA 10 Oktafiani, Riris Dwi; Nurfadhillah, Septy; Nuraeni, Yeni
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 2 (2026): Vol. 6 No. 2 Edisi Mei 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i2.4167

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kedisiplinan belajar siswa kelas IV di SD Negeri Kembangan Utara 10. Fokus penelitian diarahkan untuk mengetahui sejauh mana siswa menunjukkan kedisiplinan dalam mengikuti kegiatan belajar, baik dari aspek kehadiran, ketepatan waktu mengerjakan tugas, keteraturan belajar, kemampuan menjaga fokus, maupun kepatuhan terhadap aturan sekolah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan angket yang melibatkan guru, siswa, serta orang tua. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedisiplinan belajar siswa kelas IV tergolong baik. Mayoritas siswa hadir tepat waktu, mengerjakan tugas sesuai instruksi guru, serta mematuhi tata tertib sekolah. Namun, terdapat sebagian kecil siswa yang masih mengalami keterlambatan atau terlambat mengumpulkan tugas karena faktor eksternal, seperti penggunaan telepon seluler oleh orang tua untuk bekerja. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan pentingnya peran guru dan orang tua dalam memberikan perhatian, bimbingan, serta pengawasan agar kedisiplinan belajar siswa tetap terjaga dan dapat ditingkatkan.
PERAN KOMUNIKASI BUDAYA DALAM UPAYA PELESTARIAN MELALUI WORKSHOP BATIK TRADISIKU BOGOR THE ROLE OF CULTURAL COMMUNICATION IN PRESERVATION EFFORTS THROUGH THE BATIK TRADISIKU BOGOR WORKSHOP Rahayu, Aprilia Ajeng; Nuraeni, Yeni
KOMUNIKOLOGI: Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Vol 23, No 1 (2026): Komunikologi
Publisher : Lembaga Penerbitan Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/jkomu.v23i1.1949

Abstract

This study aims to examine the role of batik workshops as a medium of communication in preserving local culture in the city of Bogor. The research focuses on Batik Tradisiku Bogor as a cultural actor that actively introduces traditional batik values through workshop activities. This study employs a qualitative research approach with a descriptive method. Data were collected through in-depth interviews, observation, and documentation involving workshop organizers and participants. The results show that batik workshops function not only as educational activities but also as effective cultural communication media that convey cultural values, symbols, and meanings of batik to the community. Through interactive communication processes, participants gain knowledge, cultural awareness, and appreciation of batik as part of Indonesia’s cultural heritage. The study concludes that batik workshops play a significant role in supporting cultural preservation efforts by fostering cultural understanding and encouraging community participation in maintaining traditional cultural practices.Keywords: Batik Workshop, Cultural Communication, Cultural Preservation
The Need Analysis for an Android-Based Marketplace Training Model to Improve Entrepreneurs' Product Marketing Capabilities in Barrokah Garbage Bank, Tulungrejo Village, Trucuk District Nuraeni, Yeni; Sudiyanto, Sudiyanto; Setiawan, Abdul Haris
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 6, No 2 (2023): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v6i2.80089

Abstract

Technology literacy is needed in this digital era. One of the important online marketing applications for entrepreneurs to market their product online is E-commerce but entrepreneurs in Tulungrejo Village, Trucuk are unskilled to use it. The purpose of this study was to obtain information about: (1) the training model used so far (previously) and product marketing capabilities; (2) a training model that can improve product marketing capabilities; and (3) the training model needed to improve the ability to market products for Barrokah Garbage Bank business actors in Tulungrejo Village, Trucuk District, Bojonegoro Regency. The type of research used is qualitative research methods. Information collection techniques in the form of data collection, data display, data reduction and conclusions. Analysis of measuring data through pre-test and post-test learning outcomes. The research subjects were 20 Barrokah Garbage Bank business actors in Tulungrejo Village, Trucuk District, Bojonegoro Regency. From the results of the study it was concluded: 1) the training model used previously did not exist, 2) the marketplace model can improve product marketing capabilities, and 3) the marketplace training model is needed to improve product marketing capabilities for Barrokah Garbage Bank business actors, Tulungrejo Village, Trucuk District, Bojonegoro Regency.