Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

Paradigma Baru Konsep Ganti Rugi dalam KUHP Baru (Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023) serta Perbandingannya dengan Konsep Ganti Rugi dalam KUH Perdata Kurniawati, Rani Dewi; Zuraidah; Nuraeni, Yeni
Proceedings Series on Social Sciences & Humanities Vol. 23 (2025): Proceedings of Seminar Nasional Kebaharuan KUHP Nasional dan Urgensi Pembaharuan KUH
Publisher : UM Purwokerto Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pssh.v23i.1556

Abstract

Perlindungan hukum terhadap korban kejahatan dalam hukum positif di Indonesia masih bersifat abstrak atau perlindungan tidak langsung. Dikatakan demikian karena tindak pidana menurut hukum positif tidak dilihat sebagai perbuatan menyerang kepentingan hukum seseorang tetapi hanya dilihat sebagai pelanggaran norma atau tertib hukum semata. Sehingga dalam perkembangannya penegakan hukum pidana di masa yang akan datang harus lebih memperhatikan hak-hak dari korban kejahatan diantaranya dengan pemberian ganti rugi. Untuk menggali problematika tersebut maka perumusan masalah dalam penelitian ini mempertanyakan tentang pengaturan ganti rugi dalam KUHP Baru serta perbandingannya dengan Ganti rugi dalam KUHPerdata. Prospek pidana ganti rugi dalam politik hukum pidana di Indonesia serta perbandingannya dengan kosep ganti rugi dalam KUHPerdata adalah hal yang akan penulis gali dalam penelitian ini. Metode penelitian yang digunakan termasuk jenis penelitian hukum normatif, yaitu penelitian hukum yang didasarkan pada data sekunder. Dalam penelitian ini menggunakan pendekatan perundang-undangan (statute approach) dan pendekatan konsep (conceptual approach). Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Prospek pidana ganti rugi dalam politik hukum pidana Indonesia perspektif KUHP Baru telah menempatkan korban sebagai subjek hukum yang sangat penting. (2) Pada sengketa perdata, ganti rugi menjadi aspek yang penting untuk diperhatikan karena berkaitan langsung dengan pemulihan hak-hak korban. Ganti rugi dimaksudkan untuk mengembalikan kondisi korban sebelum terjadinya kerugian yang diakibatkan kesalahan atau kelalaian pihak lain.
Sinkronisasi Aturan dalam KUHP Baru (Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023) dan Undang-Undang No 12 Tahun 2022 Tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual dalam Rangka Melindungi Korban Tindak Pidana Kekerasan Seksual Zuraidah; Kurniawati, Rani Dewi; Nuraeni, Yeni
Proceedings Series on Social Sciences & Humanities Vol. 23 (2025): Proceedings of Seminar Nasional Kebaharuan KUHP Nasional dan Urgensi Pembaharuan KUH
Publisher : UM Purwokerto Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pssh.v23i.1558

Abstract

Isu mengenai kekerasan seksual terus berkembang seiring dengan meningkatnya kejahatan yang berkaitan dengan kekerasan seksual. Hal ini dipicu oleh maraknya kasus kekerasan seksual di Indonesia. Sebagai respons terhadap permasalahan tersebut, UU TPKS disahkan sebagai solusi atas tingginya angka kekerasan seksual di tanah air. UU TPKS tidak hanya memfokuskan diri pada perempuan sebagai korban tindak pidana kekerasan seksual, tetapi juga mencakup kelompok rentan lainnya. Di sisi lain, reformasi dalam Hukum Pidana Indonesia mengarah pada pengesahan KUHP baru yang memuat prinsip-prinsip penting, seperti rekodifikasi terbuka, prinsip keseimbangan, dan prinsip-prinsip relevan lainnya dalam penyusunan KUHP Indonesia. KUHP baru juga telah mengadopsi nilai-nilai yang tercantum dalam konvensi internasional, yang menjadi dasar utama dalam perumusan UU TPKS. Keadaan ini tentu menimbulkan perdebatan mengenai apakah ketentuan hukum pidana dalam UU TPKS (yang baru saja disahkan) perlu dimasukkan dalam KUHP atau tetap berada di luar sebagai ketentuan pidana khusus. Artikel ini akan membahas kedudukan UU TPKS dalam kaitannya dengan KUHP. Permasalahan ini akan dianalisis melalui proses legislasi UU TPKS, termasuk landasan teoritis yang digunakan dalam perumusan undang-undang tersebut. Selanjutnya, penulis akan mengeksplorasi apakah UU TPKS dapat dianggap sebagai undang-undang khusus, terutama jika dibandingkan dengan isu-isu aktual yang terdapat dalam KUHP.
PENGEMBANGAN MEDIA INTERAKTIF BERBASIS WORDWALL TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA Septianih, Nabilah; Nuraeni, Yeni; Nurfadhillah, Septi
SCHOOL EDUCATION JOURNAL PGSD FIP UNIMED Vol. 14 No. 4 (2024): SCHOOL EDUCATION JOURNAL PGSD FIP UNIMED
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/sejpgsd.v14i4.66221

Abstract

The science learning process plays an important role in actively involving students in the learning process. This can be facilitated by developing a Wordwall "Open the Box" media on the Human Respiratory System material. This research is an R&D study that refers to the Borg and Gall development model. The research subjects consisted of 30 fifth-grade students in a trial at SDN Panunggangan 8, Tangerang City. The results of the study showed that the validity percentage of the media was 81.3%, the material experts' assessment was 85.3%, and the fifth-grade teachers' assessment was 100%, all indicating valid criteria. The practicality percentage from the student response questionnaire was 4.1 in a large-scale trial with the category of "good/feasible". Based on the development research conducted, students were very enthusiastic about using the Wordwall "Open the Box" media, and it can be concluded that the Wordwall "Open the Box" media on the Human Respiratory System material is feasible to be used by fifth-grade elementary school students to improve learning outcomes.
Developing Interactive Learning Media Based on Fowton Dorahman, Boy; Nuraeni, Yeni; Rosnaningsih, Asih; Sunaryo, Sunaryo; Maulidyaputri, Rizka
International Journal for Educational and Vocational Studies Vol. 1 No. 8 (2019): December 2019
Publisher : Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/ijevs.v1i8.2260

Abstract

This study was conducted to develop an interactive animation learning media in the fifth grade science learning of balanced nutritional food material in Pondok Pucung 01 Elementary School, South Tangerang. Data was collected through documentation techniques, interviews, questionnaires and validity. The analysis technique used is qualitative and quantitative analysis. Validation of this animated interactive learning media is guided by four aspects: 1) aspects of content and content, 2) aspects of display, 3) aspects of use and presentation, and 4) aspects of language. Validation by two media experts resulted in scores of 3.33 (very good) and 3.63 (very good). Validation carried out by two material experts in grade V SD produced scores of 3.66 (very good) and 3.36 (very good). Animated interactive learning media obtained a mean score of 3.49 from the score range 1-4 and included in the category "very good". This shows that the interactive interactive learning media developed are very suitable for use as elementary school science learning media.
A Case Study of Curriculum Implementation and K-13 Challenges in Indonesia Nuraeni, Yeni; MS, Zulela; Boeriswati, Endry
International Journal for Educational and Vocational Studies Vol. 2 No. 1 (2020): January 2020
Publisher : Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/ijevs.v2i1.2263

Abstract

The K-13 curriculum has been implemented since July 2013 in several Indonesian schools and might have been in effect in all school arround 2014. The study was aimed to obtain information regarding teachers difficulties in impelemnting the curriculum 2013. The research was descriptive explorative research by means of qualitative data gathering which conducted from July 2016 to January 2018. The data on teachers difficulties in implementing the curriculum 2013 were gathered by means of interviews, observation, and focus discussion with elementary school teachers and the vice principals of curriculum in Tangerang City Indonesia. The result of the study showed that in implementing the curriculum 2013 , the teachers had more difficulties the content standard 35.2%, the process standard 25.3%, the assessment standar 20.0%, The teacher and educational personal standar 4.2%, the infrastructure standard 4.2%, the management standard 4.2%,the graduate compotence standard 3.90%, and the funding standard 3.0%. The highest of them is the difficulty in understanding the implementation standard, the second on processes standards and third on assessment standards. This reseacrh is expected to lead to an outcome that will answer the needs of the community that the curriculum 2013 requires a lot of improvements and development so that all the problems found can be solved.
Implementation of Independent Curriculum Learning at Cimone State Elementary School Tangerang Alfiatun Najah, Mia; Nuraeni, Yeni; Magdalena, Ina
Jurnal PAJAR (Pendidikan dan Pengajaran) Vol. 9 No. 4 (2025): July
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/pjr.v9i4.194

Abstract

The present study investigates the implementation of the Independent Curriculum at SDN Cimone 1. It uses a qualitative descriptive approach, collecting data through observation, interviews, and documentation. The school's efforts face various challenges, including the readiness of teachers and principals to carry out the programme. The Merdeka Curriculum emphasises flexibility, independence, and character development, making learning more relevant, adaptable, and enjoyable for students. The study's findings indicate that implementing this curriculum depends on active teaching, available resources, and the diverse learning needs of students. Teachers need to be more creative and adaptable in managing project-based learning, while students respond positively as they feel freer to express their interests and talents. Challenges include limited facilities, uneven teacher readiness, and students adapting to new and innovative teaching methods. Strengthening teacher training, acquiring facilities, and fostering greater collaboration between schools and stakeholders are essential to ensure the curriculum’s effective implementation and to produce a positive impact on the overall learning experience in elementary schools.
MENGUKUR DAMPAK PELATIHAN TERHADAP IMPLEMENTASI BUDAYA KERJA PRODUKTIF DALAM RANGKA PENINGKATAN PRODUKTIVITAS MENGGUNAKAN SMARTPLS Nuraeni, Yeni; Nasution, Faizal Amir; Maulana, Zusfarlian
BAREKENG: Jurnal Ilmu Matematika dan Terapan Vol 15 No 4 (2021): BAREKENG: Jurnal Ilmu Matematika dan Terapan
Publisher : PATTIMURA UNIVERSITY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (595.643 KB) | DOI: 10.30598/barekengvol15iss4pp675-686

Abstract

The competitiveness of Indonesian workers is still lagging behind several countries in the world. For this reason, the Indonesian government needs to increase labor productivity which is a component of competitiveness. One of the efforts is to organize training related to work productivity. This study aims to evaluate and analyze the impact of productivity training programs organized by the government on the implementation of productive work culture in Indonesia. This study uses quantitative data analysis in the form of path analysis using SmartPLS software. The results show that productive work culture can encourage work productivity, job training can encourage Kaizen culture, and a productive work culture directly, but job training does not directly encourage work productivity. Kaizen culture has a positive and significant relationship to work productivity indirectly, but through the 5S culture first. The productivity improvement training program and consulting guidance by the government need to pay attention to the dominant work culture applied by companies to achieve high work productivity.
IMPLEMENTASI CONTENT CREATOR SANTRI DIFABEL DITINJAU MELALUI INTERPERSONAL RELATION ORIENTATION DAN SELF MOTIVATION Nuraeni, Yeni; Binastuti, Sugiharti; Sari, Diana; Harmadi, Ashur; Wulandari, Christiana
Mediakom : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 9, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35760/mkm.2025.v9i1.14278

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui implementasi  santri difabel  dalam mewujudkan aspirasinya menjadi content creator difabel yang sepenuhnya didukung oleh pendidik, pengurus dan lingkungan sekitar pada pesantren Bimci. Menggunakan metode kualitatif deskriptif dan paradigma konstruktivis dengan hasil penelitian yang selaras dengan teori Fundamental Interpersonal Relations Orientations dan Motivasi Berprestasi (Need For achievement , Need for affiliation, Need for power). Inklusi tercermin dari upaya pendidik dan  pengurus  pesantren menciptakan lingkungan yang inklusif. Kontrol tercermin dalam tanggung jawab dan peran para santri. Afeksi tercermin pada pendekatan emosional, hubungan yang harmonis antara pendidik dan para santri difabel. Need For achievement, berbentuk Apresiasi, dukungan mental dan pengakuan. Need for affiliation berbentuk persahabatan, kekeluargaan, kehangatan lingkungan sekitar. Need for power berbentuk kepercayaan diri dalam memengaruhi khalayak media dan lingkungan sekitar agar tertarik dan mengakui keberadaan serta karya mereka dengan positif.
Analisis perilaku siswa dalam pembelajarn daring di era pandemi Covid-19 Nuraeni, Yeni; Warsito, Warsito; Saleh, Hairul
Educenter : Jurnal Ilmiah Pendidikan Vol. 2 No. 3 (2023): Educenter : Jurnal Ilmiah Pendidikan
Publisher : ARKA INSTITUTE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55904/educenter.v2i3.201

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perilaku siswa dalam pembelajaran daring di era pandemic covid -19 di SDN Gandasari 1 Kota Tangerang. Penelitian yang dilakukan adalah penelitian kualitatif dengan key informannya adalah guru dan Kepala Sekolah dan siswa. Teknik yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah observasi, wawancara, dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan deskriftif secara kualitatif. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa Sebagian besar mood siswa saat belajar daring sering turun naik sehingga guru harus memberikan motivasi terus menerus agar tugas pembelajaran siswa dapat diselesaikan. Sebagian besar siswa juga kesulitan memahami materi yang ranahnya tinggi atau lebih sukar sehingga siswa memerlukan pengulangan penjelasan materi ditambah pendampingan dari orangtuanya di rumah. Hasil penelitian lain menyatakan bahwa Sebagian besar siswa pernah mengeluhkan putusnya koneksi saat menyimak materi yang disampaikan guru akibat jaringan internet yang buruk. Faktor pendampingan orang tua sangatlah penting, sehingga siswa yang orang tuanya sangat sibuk Sebagian kecil ada yang malas bahkan tidak mau mengikuti pembelajaran. Ditemukan Sebagian kecil siswa siswa yang lebih memilih untuk bermain hp saja disbanding mengikuti pembelajaran dan orang tuanya pun tidak bersikap tegas terhadap siswanya, menuruti kemauan siswanya saja. Sebagian besar siswa dibantu dalam pengerjaan tugasnya oleh orang tua,sehingga jika guru menilai hasil pekerjaan tugas tersebut tidak efektif karena bukan murni hasil kerja siswa. Beberapa hasil temuan penelitian ini merupakan bagian dari terjadinya learning loss dalam pembelajarn daring di era pandemi covid-19.
Relasi Interpersonal dan Motivasi Diri dalam Pembentukan Kemandirian Santri Tunanetra Shidqi, Muhammad; Nuraeni, Yeni
Jurnal Pustaka Komunikasi Vol 8, No 2 (2025): Accredited by Kemendikbud Dikti SK No. 79/E/KPT/2023
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32509/pustakom.v8i2.4675

Abstract

This study aims to analyze the relationship between interpersonal communication and self-motivation in supporting the independence of blind students at the Bina Insan Mulia Cianjur (BIMCI) Islamic Boarding School. This research focuses on how communication interactions between teachers, administrators, and students can help students with blind disabilities develop independence in everyday life. Using a descriptive qualitative approach, data were collected through in-depth interviews, direct observation, and documentation. The results showed that harmonious interpersonal relationships, based on the Fundamental Interpersonal Relations Orientation (FIRO) theory, which includes dimensions of inclusion, control, and compassion, are able to create empowering interactions. Self-motivation analyzed through Maslow's Hierarchy of Needs is also a key element in encouraging students to achieve self-actualization, which is supported by the fulfillment of basic needs such as security and acceptance. Open communication patterns, attention to individual needs, and the presence of teachers as companions make a significant contribution in increasing the confidence and independence of blind students. This research provides important implications for the need for inclusion-based communication training for teachers as well as the development of pesantren policies that support the sustainability of santri independence. The results of this study can enrich the study of communication science by presenting a new perspective on the application of FIRO theory and Maslow's Hierarchy of Needs in the context of inclusive community-based education.