Claim Missing Document
Check
Articles

THE EFFECT OF MOVIE CLIPS ON STUDENTS’ DESCRIPTIVE WRITING ACHIEVEMENT OF THE SEVENTH GRADE STUDENTS AT SMP NEGERI 1 MENGWI IN ACADEMIC YEAR 2017/2018 ., DWI KESUMA SUSILA; ., Putu Eka Dambayana S., S.Pd., M.Pd.; ., Nyoman Karina Wedhanti, S.Pd., M.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v5i2.14863

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengivestigasi apakah ada perbedaan atau tidak terhadap prestasi belajar menulis deskriptif teks para siswa di kelas tujuh dengan menggunakan Movie Clips. Desain yang digunakan adalah Post-test Only Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah para siswa kelas tujuh di SMP Negeri 1 Mengwi. One intact group cluster random sampling technique digunakan untuk mendapatkan sampel. Terdapat dua kelompok sampel dalam penelitian ini yaitu kelompok eksperimen yang diajarkan menggunakan Movie Clips dan kelompok Kontrol yang tidak diajarkan menggunakan Movie Clips. Data dikumpulkan melalui post-test yang dimana dilaksanakan setelah kedua kelompok mendapatkan perlakuan berbeda sebanyak sembilan pertemuan. Setelah itu, data dianalisis menggunakan descriptive statistical analysis dan inferential analysis. Hasil dari descriptive statistical analysis menunjukkan bahwa kelompok eksperimen memperoleh hasil yang lebih baik dalam menulis dimana nilai rata-rata kelompok eksperimen adalah 79,26 sedangkan nilai kelompok kontrol adalah 76,02. Selanjutnya, berdasarkan pengujian hypothesis dalam inferential analysis, didapatkan nilai t hitung = 2.032 (tobs) lebih tinggi daripada nilai t tabel dengan nilai t tabel yaitu 1.996 (tcv) dengan standard alpha level (α = .05). Hal tersebut berarti hypothesis awal ditolak demi alternative hypothesis. Oleh karena itu, bisa dipastikan bahwa terdapat perbedaan signifikan terhadapt prestas belajar para siswa di kelas tujuh dalam menulis deskriptif teks berbantuan Movie Clips di SMP Negeri 1 Mengwi di tahun ajaran 2017/2018. Kata Kunci : menulis deskriptif, movie clips, prestasi menulis This study was aimed at investigating whether or not there was a significant effect on the seventh grade students’ descriptive writing achievement by using Movie Clips. The Post-test Only Control Group Design was used as the research design. The population for this study was seventh grade students in SMP Negeri 1 Mengwi. One intact group cluster random sampling technique was used in selecting the sample for the study. There were two groups of sample for this study, namely experimental group which was taught by using Movie Clips and control group which was not taught by using Movie Clips. The data for this study were gathered through the post-test which conducted after those two groups were given different treatment for nine meetings. After that, the research data were analyzed by using descriptive statistical analysis and inferential statistical analysis. The result of descriptive statistical analysis showed that the experimental group had better performance in writing where the experimental group’s mean score was 79.26 while the control group’s mean score was 76.02. Furthermore, based on the hypothesis testing in inferential statistical analysis, it was found that the t observed of 2.032 (tobs) was higher than the t critical value of 1.996 (tcv) at standard alpha level (α = .05). It means the null hypothesis was rejected in favor of the alternative hypothesis. Therefore, it could be confirmed that there was a significant effect on students’ descriptive writing achievement by using Movie Clips in seventh grade students at SMP Negeri 1 Mengwi in Academic Year 2017/2018.keyword : descriptive writing, movie clips, writing achievement
THE EFFECT OF TEACHING USING AUDIOVISUAL (VIDEO) MEDIA, ON SEVENTH GRADE STUDENTS’ LISTENING COMPREHENSION AT SMP NEGERI 1 MENGWI ACADEMIC YEAR 2017/2018 ., I Putu Fendy Cahya Kusuma Brian; ., I Nyoman Pasek Hadi Saputra, S.Pd., M.Pd; ., Nyoman Karina Wedhanti, S.Pd., M.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v5i2.14869

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan antara siswa kelas tujuh yang diajar dengan media audiovisual (video) dengan siswa yang diajar tanpa media audiovisual atau dengan media audio saja (cara konvensional dalam mengajar listening) di SMP Negeri 1 Mengwi, tahun ajaran 2017/2018. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas tujuh di SMP Negeri 1 Mengwi, tahun ajaran 2017/2018 yang dimana jumlah seluruhnya adalah 402 siswa. Sampel penelitian ini adalah kelas VII A dan VII B di SMP Negeri 1 Mengwi yang dimana tiap kelas terdapat 32 jumlah siswa. Data dikumpulkan dengan menggunakan tes pilihan ganda (multiple choice test), dengan total jumlah pertanyaan adalah sebanyak 20. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Berdasarkan hasil analisis, data menunjukkan bahwa thit > ttab yaitu 7.34 > 1.99. Jika dibandingkan akan terlihat bahwa thit > ttab. Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dari mengajar listening dengan menggunakan media audiovisual (video) daripada menggunakan cara yang konvensional dalam mengajar listening (dengan menggunakan media audio saja).Kata Kunci : Pemahaman Listening, Media Audiovisual, Media Audio (Cara yang biasa) The purpose of this study was to know the differences between the seventh-grade students who were taught by audiovisual (video) media and the students who were taught without audiovisual media or by audio media only (conventional way in teaching listening) at SMP Negeri 1 Mengwi, academic year 2017/2018. The population of this study was the whole students in class VII of SMP Negeri 1 Mengwi academic year 2017/2018 in which the total students were 402. The samples in this study were Class VII A and VII B in SMP Negeri 1 Mengwi in which each class consisted of 32 students. The data were collected by using a multiple-choice test, with the total number of the questions were 20 questions. The data collected were analyzed by using descriptive statistics analysis and inferential statistics analysis (t-test). Based on the result of the analysis, it showed t.obs > t.cv which was 7.34 > 1.99. If compared, it showed that t.obs > t.cv. Therefore, it can be concluded that there was a significant effect of teaching listening by using audiovisual media rather than using the conventional way in teaching listening (by using audio media only).keyword : Listening Comprehension, Audiovisual Media, Audio Media (Conventional Way)
AFFIXATION OF PELIATAN DIALECT: A Descriptive Study ., I Nym Dedy Rahland Krisna Hari; ., Dr. I Gede Budasi, M.Ed.; ., Nyoman Karina Wedhanti, S.Pd., M.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v5i2.14929

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jumlah prefiks dan sufiks di Dialek Peliatan dan jenisnya dari Infleksi dan Derivasi. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif Qualitatif. Dua sampel informan dari Dialek Peliatan dipilih berdasarkan seperangkat kriteria. Data dikumpulkan menggunakan 3 tehnik, yakni: tehnik observasi, merekam, dan wawancara (mencatat dan mendengarkan). Hasil penelitian menunjukan bahwa ada enam jenis prefiks dan tiga jenis sufiks di Dialek Peliatan. Prefiks tersebut yakni prefiks {mə-}, {n-}, {ŋ-}, {ñ-}, {sa-} dan {pə-}. Sufiks tersebut yakni sufiks {-Λŋ}, {-Ιn} dan, {-ɔ}. Jenis prefiks dan sufiks yang tergolong derivasi adalah prefiks{mə-} dan {pə-} dan sufiks {-Λŋ} dan {-in}. Jenis prefiks dan sufiks yang tergolong infleksi adalah prefiks {mə-}, {n-}, {ŋ-}, {ñ-} dan {sa-}dan sufiks {-ang}, {an} dan {-in}. Kata Kunci : Kata kunci: prefiks dan sufiks derivasi, prefiks dan sufiks infleksi, dan Dialek Peliatan This study aimed at describing the number of prefixes and suffixes in Peliatan Dialect and its types of inflectional and derivational. This study is a descriptive qualitative research. Two informant samples of Peliatan Dialect were chosen based on a set of criteria. The data were collected based on three techniques, namely: observation, recording technique, and interview (listening and noting) technique. The results of the study show that there were five prefixes and five suffixes existing in Peliatan Dialect. The prefixes were {mə-}, {n-}, {ŋ-}, {ñ-}, {sa-} and {pə-}. The suffixes were {-Λŋ}, {-Ιn} and {-ɔ}. The prefixes and suffixes that belong to derivation are: prefix {mə-} and {pə-} and suffix {-Λŋ} and {-Ιn}. The prefixes and suffixes that belong to inflection are: prefixes {N-}, {ma-}, and {ka-} and suffix {-ang}, {an} dan {-in}.keyword : Key Words: derivational prefixes and suffixes, inflectional prefixes and suffixes, and Peliatan Dialect
The Use of Media in English Language Teaching at SMA (SLUA) Saraswati 1 Denpasar ., Putu Yogi Agustia p; ., Nyoman Karina Wedhanti, S.Pd., M.Pd.; ., Kadek Sonia Piscayanti, S.Pd., M.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v5i2.14957

Abstract

This study intends to investigate kinds of media that used by the English teacher in teaching English at SMA (SLUA) Saraswati 1 Denpasar, the way how those media used, the benefits and the weaknesses of using media in teaching English, and the teachers’ reason of using media in teaching English. It utilized qualitative method in collecting the data. The data were collected from observation sheet and interview guide. It also used smartphone to take a picture when the researcher observed teaching-learning process in the classroom. It also used to record the conversation between the researcher and the English teacher in interview section. The obtained data were mainly analyzed based on Heinich, et al (2002) theory about Instructional Media and Technologies for Learning. It showed there are twelve media that used by the English teachers in teaching English at SMA (SLUA) Saraswati 1 Denpasar. There were some benefits and weaknesses from using media in teaching English which appears based on the way those media used and the conditions in the classroom. Those data was collected by using observation sheet. The data about the English teachers’ reason in using media will be showed by using interview guide. The English teachers stated that media have big impact to increase the students motivation in learning.Kata Kunci : media for teaching English, the way how used media, benefits and weaknesses of media, teachers’ reason of using media Penelitian ini bermaksud untuk menyelidiki jenis-jenis media yang digunakan oleh guru bahasa Inggris dalam mengajar Bahasa Inggris di SMA (SLUA) Saraswati 1 Denpasar, cara bagaimana media tersebut digunakan, manfaat dan kelemahan menggunakan media dalam mengajar bahasa Inggris, dan alasan guru menggunakan media dalam mengajar bahasa Inggris. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dalam pengumpulan data. Data dikumpulkan dari lembar observasi dan panduan wawancara. Penelitian ini juga menggunakan smartphone untuk mengambil gambar ketika peneliti mengamati proses belajar mengajar di kelas. Ini digunakan untuk merekam percakapan antara peneliti dan guru bahasa Inggris di bagian wawancara. Data yang diperoleh terutama dianalisis berdasarkan Heinich, et al (2002) teori tentang Media Instruksional dan Teknologi untuk Belajar. Ini menunjukkan ada dua belas media yang digunakan oleh guru bahasa Inggris dalam mengajar Bahasa Inggris di SMA (SLUA) Saraswati 1 Denpasar. Ada beberapa manfaat dan kelemahan dari menggunakan media dalam mengajar bahasa Inggris yang muncul berdasarkan pada cara media tersebut digunakan dan kondisi di kelas. Data-data tersebut dikumpulkan dengan menggunakan lembar observasi. Data tentang alasan guru bahasa Inggris dalam menggunakan media akan ditunjukkan dengan menggunakan panduan wawancara. Guru bahasa Inggris menyatakan bahwa media memiliki dampak besar untuk meningkatkan motivasi siswa dalam belajar.keyword : jenis-jenis media untuk mengajar bahasa inggris, cara penggunaan media, kelebihan dan kekurangan media, alasan guru dalam menggunakan media
THE PHONOLOGICAL SYTEM OF BALINESE LANGUAGE OF KUTUH DIALECT: A DESCRIPTIVE STUDY ., Komang Evayanti; ., Dr. I Gede Budasi, M.Ed.; ., Nyoman Karina Wedhanti, S.Pd., M.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v5i2.15052

Abstract

Penelitian ini dirancang dalam bentuk deskriptif kualitatif yang menggambarkan sistem fonologi Kutuh dialek. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jumlah fonem dan distribusinya. Penelitian ini hanya berfokus pada fonem segmental dalam Kutuh Dialek. Ada tiga informan yang dipilih berdasarkan satu set kriteria. Data dikumpulkan berdasarkan tiga daftar kosakata, yaitu: Swadesh, Nothofer, dan Holle. Tiga teknik digunakan untuk mengumpulkan data, yaitu observasi, rekaman, dan teknik wawancara (mendengarkan dan mencatat). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kutuh dialek memiliki 50 fonem dan tidak semua fonem memiliki distribusi lengkap (awal, tengah, posisi akhir). Fonem dapat diklasifikasikan menjadi: enam vokal; ʌ /, / i /, u /, / e /, / o /, / ə /, sebelas diftong; / ʌi /, / iʌ /, / ʌu /, / uʌ /, /uə /, / ʌə /, / ʌɛ /, / ʌɔ /, / ui /, / iu /, / iə /, lima geminate vokal; / ʌʌ /, / ʊʊ /, / ɔɔ /, / ɪɪ /, / əə /, sembilan belas konsonan; / p /, / b /, / t /, / m /, / d /, / g /, / h /, / c /, / r /, / s /, / n /, / y /, / j /, / w /, / ʔ /, / k /, / l /, / ŋ /, / ñ /, dan sembilan konsonan cluster; / kr /, / pr /, / br /, bl /, / kl /, / tl /, / ml /, / sl / dan / pl /.Kata Kunci : kualitatif, fonem, sistem fonologis, dialek This study was designed in form of descriptive qualitative that described Kutuh Balinese phonological system. This study aimed at describing the number of phonemes and their distributions. This study focused only on the segmental phonemes in Kutuh Dialect (KD). There were three informants chosen based on a set of criteria. The data were collected based on three word lists, namely: Swadesh’, Nothofer’s, and Holle’s. Three techniques were used to collect the data, namely observation, recording, and interview technique (listening and note-taking). As the result of this study, it shows that Kutuh Dialect has 50 phonemes and not all of phonemes have complete distribution(initial, middle, final position). The phonemes could be classified into: six vowels; ʌ/, /i/, /u/, /e/, /o/, /ə/, eleven diphthongs; /ʌi/, /iʌ/, /ʌu/, /uʌ/, /uə/, /ʌə/, /ʌɛ/, /ʌɔ/, /ui/, /iu/,/iə/, five geminate vowels; /ʌʌ/, /ʊʊ/, /ɔɔ/, /ɪɪ/, /əə/, nineteen consonants; /p/,/b/, /t/, /m/, /d/, /g/, /h/, /c/, /r/, /s/, /n/ ,/y/, /j/, /w/, /ʔ/, /k/, /l/, /ŋ/, /ñ/, and nine consonant clusters; /kr/, /pr/, /br/, /bl/, /kl/, /tl/, /ml/, /sl/ and /pl/. keyword : qualitative, phoneme, phonological system, dialect
IDENTIFICATION OF ENGLISH TEACHERS' AND STUDENTS’ READINESS TO IMPLEMENT ICT BASED INSTRUCTION IN PUBLIC JUNIOR HIGH SCHOOLS OF BULELENG SUB DISTRICT ., Ni Made Dian Damayanti; ., I Nyoman Pasek Hadi Saputra, S.Pd., M.Pd; ., Nyoman Karina Wedhanti, S.Pd., M.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v5i2.15055

Abstract

Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) terintegrasi di dalam semua aspek pendidikan. Kurikulum di Indonesia yaitu kurikulum 2013 mengharuskan guru untuk menerapkan TIK di dalam kelas. Penggunaan TIK di dalam kelas sangatlah penting untuk memberikan siswa kesempatan belajar dan menerapkan keterampilan yang dibuperlukan untuk abad 21. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kesiapan guru bahasa Inggris dan siswa untuk menerapkan instruksi berbasis TIK pada SMP negeri di Kecamatan Buleleng dan untuk mengetahui jenis-jenis prasarana pendukung yang digunakan guru bahasa Inggris pada SMP negeri di kecamatan Buleleng. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data penelitian dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner dan wawancara, hasil kuesioner dan wawancara dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif. Studi ini menunjukkan bahwa (1) guru bahasa Inggris dan siswa siap untuk menerapkan instruksi berbasis TIK dan 2) Laptop, LCD dan speaker adalah jenis-jenis prasarana pendukung yang paling sering digunakan oleh guru Bahasa InggrisKata Kunci : Kesiapan, TIK Information and Communication Technology (ICT) is integrated in all aspects of education. In Indonesia, the curriculum which is known as curriculum 2013 requires teacher to implement ICT in the classroom. The use of ICT in the classroom is important for giving students opportunities to learn and apply the required 21st century skills. Therefore, this study aimed at identifying the English teachers’ and students’ readiness to implement ICT based instruction in public junior high schools of Buleleng sub district and to describe kinds of infrastructures that use as supporting tools by the English teachers in public Junior high schools of Buleleng sub district. This study was a descriptive qualitative study. This study was done by using a descriptive qualitative method. The data of the research was collected by using questionnaire and interview, the result of questionnaire and interview were analyzed by using descriptive analysis. The study showed that (1) the English teachers and students were ready to implement ICT based instruction and 2) Laptop, LCD and speaker were kinds of infrastructures that mostly use as supporting tools by the English teacherskeyword : Readiness, ICT
AN ANALYSIS OF POLITENESS STRATEGIES USED BY SHOPKEEPERS TOWARDS FOREIGNERS AT TANAH LOT TEMPLE TABANAN BALI ., Kadek Praditya Dicky Wijaya; ., Prof. Dr.I Nyoman Adi Jaya Putra, M.A.; ., Nyoman Karina Wedhanti, S.Pd., M.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v5i2.17330

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah mengidentifikasi tipe-tipe strategi kesopanan dan mendeskripsikan alasan penggunaan strategi kesopanan yang digunakan oleh pedagang. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Subjek penelitian ini adalah 5 pedagang. Penelitian ini dilaksanakan di Tanah Lot Tabanan Bali. Data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara. Analisis data menggunakan Interactive Data Analysis Model terdiri dari pengumpulan data, data reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa tiga dari empat strategi kesopanan yang muncul ketika pedagang berkomunikasi dengan orang asing sebagai pembeli. Strategi yang sering muncul adalah Bald on Record (53.62%) diikuti oleh Positive Politeness (37.68%), Negative Politeness (7.25%), dan tidak ada munculnya Off Record. Alasan utama pedagang menggunakan strategi kesopanan adalah untuk mendapatkan banyak pembeli dan membuat pembeli merasa nyaman serta dihargai.Kata Kunci : strategi kesopanan, pedagang, tanah lot, pembeli The purpose of this study was to identify the types of politeness and describe the reason the use of politeness strategies used by shopkeepers. This study was a descriptive qualitative. The subjects were 5 shopkeepers. This study was taken place in Tanah Lot Tabanan Bali. The data were collected through observation and interview. The data were analyzed by using Interactive Data Analysis Model consisting of data collection, data reduction, data display, and drawing conclusion and verification. The result of this study shows that three of four politeness strategies is appears when the shopkeepers talk with the foreigners as their buyer. The most appeared strategies is Bald on Record (53.62%) followed by Positive Politeness (37.68%), Negative Politeness (7.25%), and inexistence of Off Record. The main reasons of shopkeepers used politeness strategies are to gain more buyers and to make the buyer comfortable and respectful. keyword : politeness strategies, shopkeepers, tanah lot, buyers
The Effect of Audio Visual Media on The Tenth Grade Students' Speaking Ability at SMA N 1 Sawan ., MADE DYAN WIDHIADNYANI KUNDE; ., Dra. Luh Putu Artini, MA., Ph.D.; ., Nyoman Karina Wedhanti, S.Pd., M.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v5i2.18784

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh yang signifikan dari media audio visual pada kemampuan berbicara siswa di SMA N 1 Sawan. Penelitian ini adalah penelitian eksperimental yang menggunakan post-test only control group design. Populasi penelitian ini adalah 248 siswa dan sampel penelitian ini adalah kelas X IPA 1 dan kelas X IPB 1, di mana 36 siswa kelas X IPA 1 berada dalam kelompok eksperimen dan kelas X IPB 1 yang terdiri dari 36 siswa berada dalam kelompok kontrol. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah tes berbicara, rencana pelajaran dan rubrik berbicara untuk menilai siswa berbicara. Data dianalisis secara deskriptif dan inferensial dengan menggunakan program SPSS 24. Hasil penelitian menunjukkan bahwa skor rata-rata kelompok eksperimen adalah 78,61 sedangkan skor rata-rata kelompok kontrol adalah 73,88. Ini berarti bahwa skor rata-rata pada kelompok eksperimen lebih tinggi daripada skor rata-rata pada kelompok kontrol. Hasil uji t menunjukkan 0,039 (Sig.2-tailed). Ini menunjukkan ada pengaruh signifikan media audio visual pada kemampuan berbicara siswa di SMA N 1 Sawan. Disarankan bahwa guru bahasa Inggris yang memiliki masalah serupa harus mencoba menggunakan media audio visual untuk mengajar berbicara. Kata Kunci : berbicara, mengajar berbicara, media audio visual ABSTRACT This study aimed to investigate whether there was a significant effect of audio visual media on the students’ speaking ability at SMA N 1 Sawan. The present study was an experimental research that used post-test only control group design. The population of this study were 248 students and the sample of this study was class X IPA 1 and class X IPB 1, where 36 students of class X IPA 1 was in experimental group and class X IPB 1 that consisted of 36 students was in control group. The instruments used for collecting the data were speaking test, lesson plan, teaching scenario for the treatment and speaking rubric for assessing speaking. The data were analyzed descriptively and inferentially by using SPSS 24 program. The result of the study showed that the mean of experimental group was 78.61 while the mean of control group was 73.88. It means that mean score in the experimental group is higher than mean score in control group. The result of t test showed .039 (Sig.2-tailed). This indicated there is a significant effect of audio visual media on the students’ speaking ability at SMA N 1 Sawan. It is suggested that English teachers who have similar problems should try using audio visual media for teaching speaking. keyword : speaking, teaching speaking, audio visual media
COMMUNICATION STRATEGIES USED BY TOURIST INFORMATION CENTER STAFF AT JATILUWIH RICE TERRACE ., I Putu Bagus Arka Wiguna; ., Nyoman Karina Wedhanti, S.Pd., M.Pd.; ., Putu Adi Krisna Juniarta, S.Pd., M.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v5i2.18808

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menemukan tipe-tipe dari strategi komunikasi yang digunakan oleh staf pelayanan informasi di Jatiluwih Rice Terrace, tipe dari strategi komunikasi yang paling banyak digunakan oleh staf, dan alasan dari strategi komunikasi yang digunakan oleh staf. Penelitian ini menggunakan qualitative design. Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah observasi dan wawancara. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa ada delapan tipe strategi komunikasi yang digunakan oleh staf pelayanan informasi di Jatiluwih Rice Terrace, yaitu; Message Abandonment (17%), Circumlocution (1%), Non-linguistic Signal (18%), Literal Translation (6%), Foreign zing (11%), Appeal for help (10%), Stalling or Time Gaining (18%), Comprehension check (11%), and Clarification request (8%). Time gaining dan Non Linguistic signal merupakan tipe strategi komunikasi yang paling banyak digunakan oleh staf. Ada dua alasan utama dari strategi komunikasi yang digunakan oleh staf, yaitu; (1 untuk menghindari kesulitan bahasa yang akan dihadapi oleh staf agar membuat pengunjung lebih mudah untuk memahami dan tidak bingung tentang ucapan dan (2) untuk membuat komunikasi lebih efisien dan menyediakan waktu untuk berpikir.Kata Kunci : strategi komunikasi, layanan informasi, jatiluwih rice terrace The purpose of the study was to find out the types of communication strategies used by the Information Center Staff at Jatiluwih Rice Terrace, the type of communication strategies mostly used by the staff, and the reasons of communication strategies used by the staff. The subject of this study was the Information Center staff at Jatiluwih Rice Terrace. This study employed qualitative design. The methods of data collection were observation and interview. The findings of study showed that there were nine types of communication strategies applied by Tourist Information Center staff at Jatiluwih Rice Terrace, namely; Message Abandonment (17%), Circumlocution (1%), Non-linguistic Signal (18%), Literal Translation (6%), Foreign zing (11%), Appeal for help (10%), Stalling or Time Gaining (18%), Comprehension check (11%), and Clarification request (8%) Time gaining and Non Linguistic signal were the communication strategies that were mostly used by the staff. There are two main reasons of communication strategies used, namely; (1) to avoid language difficulties that would be faced by the staff to make the visitors easier to understand and not confused about the utterance and (2) to make the communication more efficient and provide time to think.keyword : communication strategies, information center, jatiluwih rice terrace
THE ANALYSIS OF PARENTS’ INVOLVEMENT TOWARD STUDENTS’ ENGLISH LITERACY AT SMA LABORATORIUM UNDIKSHA ., Luh Gede Ayu Devitasari; ., Prof. Dr. Ni Nyoman Padmadewi, M.A.; ., Nyoman Karina Wedhanti, S.Pd., M.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v5i2.18867

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perlibatan orang tua terhadap literasi Bahasa Inggris siswa, persepsi orang tua tentang perlibatan orang tua dan tantangan yang dihadapi oleh guru saat mengimplimentasikan program ini di SMA Laboratorium UNDIKSHA. Penelitian ini menggunakan desain embedded mixed method yang mencangkup data kualitatif dan kuantitatif. Kualitatif adalah data utama dan kuantitatif adalah data yang mendukung data pertama. Instrument yang digunakan dalam penelitian ini adalah pedoman wawancara dan kuesioner. Sampel dari penelitian ini dipilih melalu teknik purposive sampling dan diperoleh 11 orang yang berkaitan langsung dengan program keterlibatan orang tua, yaitu kepala sekolah, enam komite dan empat guru Bahasa Inggris. Data kualitatif dianalisis menggunakan teori Mile’s and Huberman, sedangkan data kualitatif menggunakan penghitungan Microsoft Excel. Hasil yang didapat dari data kualitatif menunjukan ada tiga belas program yang berkaitan dengan perlibatan orang tua, yaitu seminar, pelatihan orang tua, rapat orang tua, surat, rapot, majalah sekolah, sukarelawan kelas, pekerjaan rumah, program penilaian tugas, penentuan komite sekolah, program sosial, studi lapangan dan undangan alumni. Beberapa kendala juga ditemukan saat melakukan program ini. Selanjutnya, berdasarkan hasil kuesioner, dapat disimpulkan bahwa program perlibatan oang tua memberikan manfaat dan mereka setuju dengan program tersebut. Berdasarkan hasil penelitian ini, dsarankan untuk mengimplementasikan program perlibatan orang tua di sekolah.Kata Kunci : perlibatan orang tua, literasi Bahasa Inggris siswa This study aimed at analysis the parents’ involvement implemented toward students’ English literacy, parents’ perception about parents’ involvement and the challenges faced by the teachers in conducting parents’ involvement at SMA Laboratorium UNDIKSHA. This study used embedded mixed method design which included qualitative and quantitative data. Qualitative was the main data of the study, while quantitative was supportive data. The instruments used in this study were interview guidelines and questionnaires. The samples were 11 participants that directly involved in parents’ involvement program which includes headmaster, six committees and four English teachers. Purposive sampling technique was used in choosing the samples. The qualitative data were analyzed by Mile’s and Huberman data analysis and Microsoft Excel calculation for quantitative data. The result of qualitative data shows that SMA Laboratorium implemented several programs related to the parents involvement, namely seminar, parents’ training, parents’ conference, letter, rapport, school’s magazine, classroom volunteer, homework, task scoring program, involving parents in deciding school’s committee, social program, field study and inviting alumni. Several challenges were found in conducting these programs. The result of the questionnaires show that parents’ involvement programs give useful benefit for parents. From the result of the study, it is recommended to implement parents’ involvement programs at senior high school.keyword : parents’ involvement, students’ English literacy
Co-Authors ., Ade Ari Gianika ., Ade Ari Gianika ., Anak Agung Inten Sakanti ., Anak Agung Inten Sakanti ., Citra Dewi ., Desak Made Mira Diahningsih ., Desak Made Mira Diahningsih ., DWI KESUMA SUSILA ., Gede Agus Lesmana Putra ., Gede Agus Lesmana Putra ., Gede Dharma Arya Wicaksana ., Gede Dharma Arya Wicaksana ., Gusti Ngurah Nyoman Ariana ., I Dewa Made Adhi Wira Sanjaya ., I Dewa Made Adhi Wira Sanjaya ., I Gede Bages Rare Prabadesa ., I Gede Shasy Bagus ., I Gede Shasy Bagus ., I Gede Wira Wiguna ., I Gede Wira Wiguna ., I Gusti Bagus Widi Darmadi ., I Gusti Bagus Widi Darmadi ., I Gusti Ngurah Putu Angga Sri Pranatha ., I Gusti Ngurah Putu Angga Sri Pranatha ., I Kadek Tubuh Aryana ., I Kadek Tubuh Aryana ., I Ketut Satria Adiguna ., I Nym Dedy Rahland Krisna Hari ., I Nyoman Surya Manggala ., I Putu Agus Ariangga Iswara ., I Putu Agus Ariangga Iswara ., I Putu Bagus Arka Wiguna ., I Putu Fendy Cahya Kusuma Brian ., I Putu Fendy Cahya Kusuma Brian ., Ida Ayu Komang Krisna Dewi ., Ida Ketut Krisna Putra ., Ida Ketut Krisna Putra ., Iga Putu Ardaba Kory ., Iga Putu Ardaba Kory ., Kadek Praditya Dicky Wijaya ., Kadek Praditya Dicky Wijaya ., Kadek Toni Sumartawan ., Komang Evayanti ., Komang Evayanti ., Luh Gede Ayu Devitasari ., Luh Putu Utami Krisna Yanti ., Made Arna Jyoti Sistadi ., Made Arna Jyoti Sistadi ., MADE DYAN WIDHIADNYANI KUNDE ., Made Sukradana w ., Made Sukradana w ., Ni Made Ayu Ratna Sulistya Dewi ., Ni Made Dian Damayanti ., Ni Made Dian Damayanti ., Ni Nengah Intan Sariningsih ., Ni Nengah Intan Sariningsih ., Ni Putu Mirna Sari ., Ni Putu Mirna Sari ., Nyoman Erlina ., Nyoman Erlina ., Putu Adelina Kartika Dewi ., Putu Adelina Kartika Dewi ., Putu Eka Dambayana S., S.Pd., M.Pd. ., Putu Febby Laksmi Decker ., Putu Sri Ayu Padmi ., Putu Yogi Agustia p Dewa Ayu Eka Agustini Dewa Komang Tantra Dewi, Ketut Puspa Dewi, Ketut Sintya Drs. Asril Marjohan,MA . Drs.Gede Batan,MA . Gede Mahendrayana Gusti Agung Ayu Inten Ariprami . Hemas, Made Diana Ayu Hendi Pratama I Gede Bagus Oka Wisnaya ., I Gede Bagus Oka Wisnaya I Gede Budasi I Gusti Ayu Ade Purnama Sari . I Gusti Gede Agung Andhika p ., I Gusti Gede Agung Andhika p I Ketut Trika Adi Ana I Komang Suantara ., I Komang Suantara I Nyoman Adi Jaya Putra I Putu Ngurah Wage Myartawan I Wayan Suarnajaya I.G.A Lokita Purnamika I.G.A. Lokita Purnamika Utami Ida Bagus Komang Priotama . Ida Bagus Made Widyatmika ., Ida Bagus Made Widyatmika Ida Kadek Satria Wardana ., Ida Kadek Satria Wardana Issy Yuliasri Kadek Kartika Suherma Yanthi ., Kadek Kartika Suherma Yanthi Kadek Ria Anestia Dewi ., Kadek Ria Anestia Dewi Kadek Samiyanti Kadek Sintya Dewi Kadek Sonia Piscayanti Kadek Widiani . Ketut Ary Sri Prawrethy ., Ketut Ary Sri Prawrethy Luh Maytri Lindayani Luh Putu Artini M.L.S ., Dr.Sudirman, M.L.S M.L.S Drs.Sudirman . M.Pd ., I Nyoman Pasek Hadi Saputra, S.Pd., M.Pd M.Pd. ., Made Hery Santoso, S.Pd, M.Pd. Made Hery Santosa Mahanjendra, Pande Gede Baba Mahendrayana , Made Mariati, Ni Komang Sri Ni Komang Sri Mariati Ni Luh Aristyawati Ni Luh Putu Viranicka Septyani Ni Made Christina Wijaya . Ni Made Dwi Purnama Sari . Ni Made Ratminingsih Ni Made Wulan Sintiyari ., Ni Made Wulan Sintiyari Ni Nengah Muriani ., Ni Nengah Muriani Ni Putu Mandalika Putri Hartini . Ni Putu Novita S Dewi ., Ni Putu Novita S Dewi Ni Putu Rai Yuliartini Ni Wayan Pitriani Ni Wayan Sri Ayu Rusiniawati ., Ni Wayan Sri Ayu Rusiniawati Pande Made Dharma Sanjaya Paramitha, Ida Ayu Putu Cintya Prof. Dr. Ni Nyoman Padmadewi,MA . Putu Adi Krisna Juniarta Putu Fika Andriani . Putu Kerti Nitiasih Putu Wiwin Ekatrini Mahadewi . Putu Yuni Damayanti S.Pd. I Putu Ngurah Wage M . S.Pd. Putu Eka Dambayana S. . Santhi, I Gusti Ayu Ira Krishna Surya, Cok Istri Rahma Pratami Warmadewi, Putu Sri zulfa Sakhiyya