Claim Missing Document
Check
Articles

Keragaman Jenis Tumbuhan pada Berbagai Pola Agroforestri di Hutan Kemasyarakatan Aik Bual Lombok Tengah Fikry, Muhammad Yul; Sarjan, Muhammad; Sjah, Taslim
Lamda: Jurnal Ilmiah Pendidikan MIPA dan Aplikasinya Vol. 4 No. 2 (2024): Agustus
Publisher : Lembaga Bale Literasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/lambda.v4i2.882

Abstract

This study examines the implementation of agroforestry patterns in the Community Forest of Aik Bual, Central Lombok. The Ministry of Environment and Forestry granted management rights for this forest area under the HKm scheme to local communities for 35 years, managed by the Forest Management Unit of Pelangan Tastura involving 260 farmers over 94.45 hectares of land. Agroforestry, as a sustainable land management system integrating agriculture and forestry, is the primary focus to maximize land productivity while maintaining environmental sustainability. The research was conducted from February to June 2024 using a descriptive method to depict the diversity of plant species, strata, and land utilization by farmers. Data were collected through interviews, field observations, documentation, and literature review. Diversity analysis employed indices such as Importance Value Index (IVI), Diversity Index (H'), Species Richness (K), and Relative Density (KR). Results indicated that agroforestry patterns in HKm Aik Bual significantly enhance vegetation diversity, plant structure, and diversity of understory species. Further research is needed to better understand the interaction between agroforestry patterns and plant species diversity in HKm Aik Bual. Consequently, this study's findings are expected to make a significant contribution to supporting sustainable forest management, providing optimal ecological and economic benefits to the local communities surrounding the forest area.
Dampak Perubahan Iklim terhadap Keanekaragaman Hayati dan Kesehatan Lingkungan Qutbi, Acik Ardiansyah; Sarjan, Muhammad; Sjah, Taslim
Lamda: Jurnal Ilmiah Pendidikan MIPA dan Aplikasinya Vol. 4 No. 2 (2024): Agustus
Publisher : Lembaga Bale Literasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/lambda.v4i2.883

Abstract

Climate change is an urgent and complex global challenge that not only affects weather patterns and global temperatures but also has a pervasive impact on biodiversity and environmental health worldwide. Melting of polar ice and rising global sea levels are living examples of widespread observable physical effects. Additionally, these changes also alter rainfall patterns, intensifying droughts in some areas while increasing the risk of floods and storms in other areas. The complex interaction of climate change and biodiversity exacerbate conditions by causing disruptions to the life cycles of species, facilitating the spread of invasive species, and increasing the risk of vector diseases. Effective mitigation strategies are needed to reduce greenhouse gas emissions through renewables, maintain and recover natural ecosystems, and strengthen ecosystem adaptation to minimize these adverse effects. International collaboration and policies supported by scientific evidence are key to meeting this global challenge, with the goal of building a more sustainable future for global environment and health.
Potensi Maggot Sebagai Alternatif Pengelolaan Sampah Organik Limbah Rumah Tangga Di Desa Purwodadi Pasuruan Pratama, Aldian Syafputra; Sjah, Taslim
Lamda: Jurnal Ilmiah Pendidikan MIPA dan Aplikasinya Vol. 4 No. 2 (2024): Agustus
Publisher : Lembaga Bale Literasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/lambda.v4i2.884

Abstract

Organic waste is a problem that is difficult to overcome if you just bury it or let it rot because it will have an impact on pollution in the form of an unpleasant odor. This research aims to examine the potential of black soldier fly (maggot) larvae in decomposing household organic waste and to examine products produced by black soldier fly (maggot) larvae that are useful and have economic value. This research is a qualitative descriptive research using quantitative and qualitative data types sourced from primary data and secondary data. The results and discussion show that maggots are an effective alternative for processing leftover household organic waste because maggots are able to break down 5 to 10 kg of waste per day. Apart from that, maggots have value from an economic perspective and can increase income.
Peran Manusia Dalam Mempertahankan Ketersediaan Sumber Daya Alam Melalui Etika Lingkungan Hadi, Samsul; Sjah, Taslim; Sarjan, Muhammad
Lamda: Jurnal Ilmiah Pendidikan MIPA dan Aplikasinya Vol. 4 No. 2 (2024): Agustus
Publisher : Lembaga Bale Literasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/lambda.v4i2.907

Abstract

The environmental conditions significantly influence human daily life, especially their reliance on natural resources such as land, water, and air. However, environmental degradation in Indonesia is increasing due to a lack of attention to environmental ethics, driven by materialistic views and economic incentives resulting in a global ecological crisis. The environment encompasses everything that affects the survival of humans and other creatures. Environmental ethics are crucial to maintaining the balance of nature. There are three theoretical perspectives on environmental ethics: anthropocentrism, biocentrism, and ecocentrism. The principles of environmental ethics include collective responsibility, care for nature, non-harm to other living beings, simple living, justice in resource management, democracy in environmental policy-making, and moral integrity. Implementing environmental ethics involves a friendly attitude towards the environment in every aspect of life. Human behavior towards the environment should reflect an awareness of collective responsibility for preserving nature, even though technological advancements tend to harm the environment. Concrete actions from all parties are needed to preserve and restore the environment.
OPTIMALISASI PENGELOLAAN LIMBAH ORGANIK DENGAN LARVA BLACK SOLDIER FLY UNTUK MENDUKUNG KEBERLANJUTAN LINGKUNGAN Arum, Windu Fajar; Sjah, Taslim
Scientica: Jurnal Ilmiah Sains dan Teknologi Vol. 3 No. 2 (2024): Scientica: Jurnal Ilmiah Sains dan Teknologi
Publisher : Komunitas Menulis dan Meneliti (Kolibi)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengelolaan limbah organik yang efektif dan berkelanjutan merupakan tantangan besar di banyak daerah, khususnya di kawasan perkotaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penggunaan larva Black Soldier Fly (Hermetia illucens) dalam mengolah limbah organik dan mengurangi dampak lingkungan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini melibatkan pemanfaatan larva BSF untuk mengurai bahan organik secara cepat, menghasilkan produk bernilai tinggi seperti pakan ternak dan pupuk organik (Bondari & Sheppard, 1981; Tomberlin et al., 2002). Data yang diperoleh menunjukkan bahwa larva BSF mampu mengurangi volume limbah organik hingga 80%, serta menghasilkan biomassa yang dapat dimanfaatkan dalam berbagai industri (Lalander et al., 2015; Nguyen et al., 2015). Hasil penelitian ini memberikan bukti bahwa penggunaan larva BSF dapat menjadi solusi efektif dalam pengelolaan limbah organik yang mendukung prinsip keberlanjutan lingkungan dan ekonomi sirkular (Diener et al., 2011). Kesimpulannya, teknologi ini dapat diterapkan secara luas sebagai metode pengelolaan limbah yang efisien dan ramah lingkungan, yang berkontribusi pada keberlanjutan sumber daya alam dan pengurangan emisi karbon (Müller et al., 2017; Halloran et al., 2016).
POTRET DAN ANALISIS INTERNAL-EKSTERNAL PELAKU USAHA BERBASIS KOMODITAS UNGGUL DAERAH: RUANG LINGKUP BAWANG PUTIH KECAMATAN SEMBALUN Danasari, Idiatul Fitri; Supartiningsih, Ni Luh Sri; Sjah, Taslim; Maryati, Sri; Sari, Ni Made Wirastika
AGROTEKSOS, Jurnal Ilmiah Ilmu Pertanian Vol 34 No 2 (2024): Jurnal Agroteksos Agustus 2024
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agroteksos.v34i2.1206

Abstract

Kecamatan Sembalun sebagai salah satu sentra pengembangan bawang putih nasional menunjukkan produksi bawang putih yang meningkat. Hingga saat ini penjualan hasil tani bawang putih didominasi dalam bentuk segar kepada pengepul maupun penangkar lokal. Memegang status destinasi wisata berdampak pada munculnya pelaku usaha mikro kecil menengah di Kecamatan Sembalun sebagai penunjang pariwisata dalam memproduksi produk oleh-oleh khas daerah baik berupa produk kerajinan hingga olahan pangan dan hasil pertanian. Salah satunya yaitu bawang putih dan produk turunannya (black garlic). Penelitian ini bertujuan untuk menyajikan potret dan menganalisis kondisi internal dan eksternal pelaku usaha bawang putih dan produk turunannya di Kecamatan Sembalun. Metode pengolahan dilakukan menggunakan metode kuantitatif dan kualitatif, menggunakan data primer yang dikumpulkan dengan teknik observasi dan wawancara mendalam kepada repsonden yaitu lima pelaku usaha bawang putih dan turunannya yang dipilih secara purposive sampling dan snowball sampling. Hasil observasi menunjukkan bahwa selain usaha tani bawang putih terdapat pelaku usaha lainnya seperti penangkar benih bawang putih yaitu CV.Pusuk Pujata dan pelaku usaha olahan bawang putih yaitu KWT Putri Rinjani Sejahtera - UD. Malsye, KWT Segare Muncar, dan KUB Maju Bersama. Hasil analisis menggunakan matriks IE dan Grand Strategy menunjukkan posisi agresif (kuadran I) dan hold and mantain (kuadran V), artinya pelaku usaha bawang putih dan produk turunannya di Kecamatan Sembalun memiliki kondisi yang kuat pada pengembangannya. Oleh sebab itu, perumusan strategi dapat difokuskan pada beberapa aspek seperti 1) intensifikasi pemasaran, 2) pengembangan produk, dan 3) peningkatan kuantitas dan kualitas produk dan pelaku usaha melalui dukungan pemerintah daerah dan pusat.
STRATEGI PENGEMBANGAN PEMASARAN KERIPIK PAKIS DESA SETILING KECAMATAN BATUKLIANG UTARA KABUPATEN LOMBOK TENGAH Amri, Amarrusli Ali; Pradita, Nilla; Budastra, I Ketut; Sjah, Taslim
AGROTEKSOS, Jurnal Ilmiah Ilmu Pertanian Vol 34 No 2 (2024): Jurnal Agroteksos Agustus 2024
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agroteksos.v34i2.1056

Abstract

Dalam menghadapi tantangan pandemi, salah satu respons positif yang muncul adalah pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Setiling. Integrasi yang baik antara sektor pertanian dan UMKM di Desa Setiling menciptakan lingkungan ekonomi lokal yang kokoh, memberikan peluang baru, dan membuktikan bahwa UMKM dapat menjadi kekuatan positif dalam menghadapi tantangan ekonomi, termasuk di masa pasca pandemi. Desa Setiling menjadi pusat aktivitas UMKM yang sedang berkembang, salah satunya adalah produksi keripik yang berbahan dasar tanaman pakis. Keripik pakis di Desa Setiling memiliki kualitas dan keunikan yang unggul, namun tantangan pemasaran menjadi hambatan signifikan bagi pertumbuhan bisnis ini. Tujuan dari pelaksanaan ini adalah memberikan pendampingan guna mengembangkan pemasaran produk UMKM keripik pakis. Metode pelaksanaan pengembangan pemasaran keripik pakis di Desa Setiling, Kecamatan Batukliang Utara, Kabupaten Lombok Tengah menggunakan metode deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, sosialisasi, dan implementasi kegiatan. Pengembangan pemasaran keripik pakis dilakukan melalui pendampingan pemasaran ofline dan online, serta meningkatkan kualitas produk dan jumlah penjualan dengan memberikan alat vakum seller dan pengering minyak sederhana. Selain itu, kegiatan penyuluhan dan pembuatan izin usaha seperti Nomor Induk Berusaha (NIB), Produk Industri Rumah Tangga (PIRT), dan sertifikasi halal juga turut mendukung kemajuan UMKM. Pelatihan manajemen keuangan bisnis dan kelompok juga terbukti bermanfaat dalam meningkatkan keterampilan pengelolaan keuangan untuk keberlangsungan bisnis UMKM keripik pakis.
KINERJA RANTAI PASOKAN DAN PROSPEK PENGEMBANGAN AGROINDUSTRI EMPING JAGUNG DI KABUPATEN LOMBOK TENGAH Wuryantoro, Wuryantoro; Sjah, Taslim; Budastra, I Ketut; Ayu, Candra; Supartiningsih, Ni Luh Sri; Maryati, Sri
JURNAL AGRIMANSION Vol 25 No 2 (2024): Jurnal Agrimansion Agustus 2024
Publisher : Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agrimansion.v25i2.1711

Abstract

Pengukuran kinerja rantai pasok akan memberikan peluang besar untuk memperbaiki dan mengembangkan manajemen rantai pasok serta meningkatkan porspek pengembagangan pada semua industri, termasuk pada agroindustri emping jagung. Penelitian ini bertujuan untuk .menganalisis kinerja rantai pasok agroindustri emping jagung; menganalisis profitabilitas usaha agroindustri emping jagung di Kabupaten Lombok Tengah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dan analitis. Penentuan jumlah responden dilakukan secara sensus yaitu dengan mengambil seluruh pengusaha emping jagung di Kabupaten Lombok. Data yang terkumpul selanjutnya dianalisis dengan menggunakan menggunakan metode Supply Chain Operation References (SCOR) versi 9.0 yang merupakan model pengukuran kinerja rantai pasok yang dikeluarkan oleh Supply Chain Council, serta menggunakan analisis profitabilitas untuk menganalisis prospek pengembangan agroindustry emping jagung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja rantai pasok agroindustri tempe terhadap Reliabilit5y, Atribut Fleksibilitas, Daya Tanggap, dan Aset telah mencapai kinerja unggul atau terbaikn. Sedangkan kinerja atribut Total Supply Chain Cost atau rantai pasok biaya memiliki kinerja yang buruk. Ditinjau dari indikator profitabilitasnya atau ROI agroindustry emping jagung di Kabupaten Lombokj Tengah mempunya prospek yang sangat bagus dengan nilai ROI sebesar 55 %.
Ketahanan Pangan Rumah Tangga Tani Lahan Kering di Kecamatan Jerowaru Kabupaten Lombok Timur Wiriana, Wiriana; Hayati, Hayati; Sjah, Taslim
JURNAL SOSIAL EKONOMI DAN HUMANIORA Vol. 10 No. 4 (2024): JURNAL SOSIAL EKONOMI DAN HUMANIORA
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jseh.v10i4.713

Abstract

Food is a basic necessity that must be fulfilled daily, and its demand increases with population growth, making food security crucial. Farmer households in arid regions rely heavily on agriculture for income and food, but limited resources and climate change can affect their food security. This study aims to analyze the food security of dryland farming households in Jerowaru District, East Lombok Regency, using a quantitative descriptive method with primary and secondary data. A snowball sampling technique was used, involving 30 respondents. Data collection took place in November 2024, and Microsoft Excel was used for analysis. The study found that 28 (93.33%) farming families are food secure, while 2 (6.67%) are food insecure. Despite the high level of food security, the presence of food insecurity in some households highlights the need for local government intervention to prevent vulnerability among these farming families. 
Analisis Efektivitas Instalasi Pengolahan Air Limbah dan Penilaian Masyarakat Terhadap Pengolahan Limbah Cair Puskesmas Bonjeruk Pariani, Lina; Sjah, Taslim; Sarjan, Muhammad
Lamda: Jurnal Ilmiah Pendidikan MIPA dan Aplikasinya Vol. 4 No. 3 (2024): Desember
Publisher : Lembaga Bale Literasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/lambda.v4i3.908

Abstract

Community Health Centers (Puskesmas) are health service facilities that produce wastewater containing microorganisms, toxic and radioactive chemicals that have a negative impact on the environment. This is because this waste has the potential to cause environmental and public health problems. The most dangerous health center waste is medical waste which is infectious in nature. Research conducted at the Bonjeruk community health center shows that efficiency is quite good. The WWTP uses activated sludge and has an efficiency level of more than 60% for all parameters and is classified as efficient. The highest level of efficiency is BOD parameters 56.5 mg/l to 5.83 mg/l (90%), COD 149 mg/l to 20.2 mg/l (86%), and TSS 22 mg/l to 5 .56 mg/l (75%), which means that waste water after going through the processing process does not contain pollutant levels above the threshold value (in accordance with the Liquid Waste Quality Standards for Hospital Activities) so it is suitable for discharge into public channels or water bodies. The public, especially visitors to the Bonjeruk Community Health Center, have a good perception of waste processing carried out by the Community Health Center.