Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

Analisis Faktor yang Berpengaruh pada Adopsi E-Commerce dan Dampaknya Bagi Kinerja UKM di Kabupaten Subang Almaududi Ausat, Abu Muna; Astuti, Endang Siti; Wilopo, Wilopo
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 9 No 2: April 2022
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25126/jtiik.2022925422

Abstract

Teknologi yang semakin berkembang dan maju di sektor bisnis telah membuat pelaku Usaha Kecil dan Mengengah melakukan inovasi pelayanan yang berkaitan dengan penggunaan teknologi e-commerce. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh faktor teknologi, organisasi, lingkungan terhadap adopsi e-commerce dan kinerja serta menganalisis pengaruh adopsi e-commerce terhadap kinerja UKM. Objek penelitian ini adalah UKM yang berada di Kabupaten Subang. Teknik probability sampling yang digunakan adalah Multistage Random Sampling untuk menentukan sampel penelitian. Sejumlah 87 UKM di Kabupaten Subang dijadikan responden. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa faktor teknologi dan organisasi berpengaruh positif signifikan terhadap adopsi e-commerce dan faktor yang memiliki pengaruh positif signifikan terhadap kinerja UKM adalah teknologi dan adopsi e-commerce. Adanya layanan jasa berupa e-commerce, konsumen dapat mengakses serta melakukan pesanan dari berbagai tempat, maka segala layanan yang diinginkan oleh para konsumen dapat segera ditindaklanjuti. Dengan demikian UKM di Kabupaten Subang akan mampu memberikan pelayanan yang terbaik. Sehingga, sanggup meningkatkan penjualan dan laba, efisiensi, serta kepuasan konsumen. Penelitian ini tiba pada suatu saran bahwa UKM yang telah memanfaatkan e-commerce harus diikuti dengan pemahaman mengenai pengendalian akses dan keamanan e-commerce itu sendiri bukan hanya bisa memakainya saja. Oleh sebab itu, apabila teknologi digital yang digunakan masih baru, para pemilik UKM dengan segera harus mempersiapkan fasilitas pelatihan kepada karyawan yang ada meskipun dengan modal yang tidak sedikit. AbstractTechnology that is increasingly developing and advanced in the business sector has made business actors to innovate services related to the use of technology e-commerce. This study aims to determine and analyze the influence of technological, organizational, environmental factors on adoption e-commerce and the performance of SMEs and analyze the effect of adoption e-commerce on the performance of SMEs. The object of this research is SMEs in Subang Regency. The probability sampling technique used is Multistage Random Sampling to determine the research sample. A total of 87 SMEs in Subang Regency were used as respondents. The results of this study prove that technology and organizational factors have a significant positive effect on adoption e-commerce and factors that have a significant positive influence on SME performance are technology and adoption e-commerce. The existence of services in the form of e-commerce, consumers can access and place orders from various places, then all services desired by consumers can be immediately followed up. Thus, SMEs in Subang Regency will be able to provide the best service. Thus, it can increase sales and profits, efficiency, as well as customer satisfaction. This research arrives at a suggestion that SMEs who have used e-commerce should be followed by an understanding of access control and security of e-commerce itself, not only can use it. Therefore, if the digital technology used is still new, SME owners must immediately prepare training facilities for existing employees, even with large amounts of capital.
Pendampingan dan Pelatihan Pengendalian Hama Kakao Berkelanjutan: Studi Kasus di Desa Larangan Luwok Ranatarisza, Mirza Maulinarhadi; Nuralam, Inggang Perwangsa; Wilopo, Wilopo; Said, Abdullah; Hutahayan, Benny; Nafisa, Layyin; Setyowati, Andri
DEDIKASI PKM Vol. 6 No. 1 (2025): DEDIKASI PKM UNPAM
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/dkp.v6i1.45838

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan kegiatan yang berfokus pada pendampingan dan pelatihan petani kakao dalam pencegahan dan penanggulangan hama kakao,  bertujuan untuk meningkatkan kemampuan petani kakao di Desa Larangan Luwok, Kec. Bejen, Kab. Temanggung, dalam mengidentifikasi dan mengendalikan hama yang menyerang tanaman kakao. Program ini dirancang untuk dilaksanakan secara multiple-year yakni selama tiga tahun dengan fokus pada identifikasi hama dan pengendalian dasar pada tahun pertama, pengembangan teknik pengendalian lanjutan pada tahun kedua, serta evaluasi dan penyusunan rencana keberlanjutan pada tahun ketiga. Metode yang digunakan mencakup pelatihan intensif, pendampingan lapangan, dan monitoring serta evaluasi berkelanjutan. Pelaksanaan kegiatan dilakukan 1 (satu) hari pada Rabu 5 Juni 2024 di Balai Desa, Desa Larangan Luwok. Kegiatan diikuti oleh sebagian besar petani kakao yang berada di Desa Larangan Luwok sejumlah 39 petani. Hasil program pendampingan dan pelatihan petani kakao di Desa Larangan Luwok pada tahun pertama sudah dapat memberikan dampak positif terhadap peningkatan kapasitas petani dalam mengelola hama kakao secara terpadu dan berkelanjutan. Melalui pendekatan yang holistik, mencakup pelatihan, praktik lapangan, pengelolaan pascapanen, yang akan dilanjutkan pada prosedur pendampingan di tahun keuda dan ketiga serta dengan pembentukan komunitas petani kakao ini, diharapkan dapat lebih meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil panen kakao, serta memperkuat kemandirian petani dalam mengelola masalah hama.
DINAMIKA KONFLIK SOSIAL DI KELURAHAN MANGGARAI – TEBET - JAKARTA SELATAN Michico Moningkey, Sanra; Hidayat, Eri R.; Wahyudi, Bambang; Wilopo, Wilopo
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 9 (2023): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v10i9.2023.4528-4540

Abstract

Ada banyak jenis dan ragam gesekan sosial yang sering terjadi di masyarakat, baik dari segi penyebab maupun sumber konflik. Baik kuantitas maupun kualitas konflik cenderung naik. Daerah Khusus Ibukota Jakarta, terdapat salah satu wilayah yang rawan gesekan sosial, yaitu Kelurahan Manggarai, sering terjadi gesekan sosial antar kelompok warga. Hal ini mendorong dilakukannya riset untuk mendapatkan keterangan mengenai tata kota dan situasi urban kota, sebab-musabab terjadinya gesekan antar warga, serta solusi apa saja yang sudah dilaksanakan untuk menangani gesekan itu. Oleh karena itu kita harus mengumpulkan keterangan dari subyek primer dan sekunder atau narasumber penelitian tentang perebutan parkir, peredaran narkoba, tidak adanya pekerjaan, kebutuhan makanan, dan tuntutan hidup. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif naratif dengan mendeskripsikan semua penyebab dan akar permasalahan tawuran di Manggarai dan bagaimana cara menyelesaikan masalah tersebut. Upaya-upaya yang telah dilakukan oleh warga setempat adalah dengan membentuk forum-forum yang sudah terbentuk di masyarakat dengan melibatkan Kementerian Sosial dan Pemerintah Daerah DKI Jakarta. Selanjutnya diberdayakan pemberdayaan dan pendayagunaan hal-hal yang dapat mendukung kesejahteraan bersama, untuk menciptakan situasi dan kondisi yang normal selamanya.
UPAYA PENCEGAHAN BENCANA SOSIAL DI KOTA AMBON MALUKU SEBAGAI LESSON LEARNED ATAS KONFLIK AGAMA TAHUN 2011 UNTUK MENDUKUNG KEAMANAN NASIONAL Mulyana, Agus; Kusuma, Kusuma; Bangun, Ernalem; Widodo, Pujo; Wilopo, Wilopo
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 4 (2023): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v10i4.2023.1818-1826

Abstract

Kota Ambon merupakan kota yang pernah mengalami bencana sosial konflik lintas agama pada tahun 1999 dan yang terakhir tahun 2011. Sampai dengan penelitian ini dilakukan, kota Ambon secara kondisi faktual merupakan daerah rawan konflik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan upaya yang telah dilakukan sebagai lesson learned dalam mencegah terjadinya kembali bencana sosial tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, pengumpulan data dengan wawancara terstruktur didukung pengamatan dan telaah dokumen. Subyek penelitian ini adalah aparat TNI yang telah berdinas lebih dari 15 tahun dan menjadi pelaku dalam pengamanan terhadap konflik antar agama di Kota Ambon tahun 2011 sebagai informan. Hasil penelitian bahwa upaya yang dilakukan pada tahap tanggap darurat melalui penguasaan media massa dan respon cepat aparat keamanan secara persuasif dari TNI/Polri. Sedangkan pada tahap pasca bencana dilakukan dengan pelestarian budaya kearifan lokal Pela Gandong, peningkatan ekonomi masyarakat, peningkatan kecerdasan budaya melalui sektor pendidikan serta memberantas peredaran minuman keras. Pemahaman tentang fenomena konflik agama sebagai bencana sosial di masa lampau dapat dijadikan pembelajaran sebagai upaya pencegahan bencana di wilayah Kota Ambon Maluku serta daerah lain yanng memiliki potensi ancaman dan kerentanan yang sama di masa mendatang. Kata Kunci: Bencana Sosial, Ambon, Penanggulangan Bencana. 
POLITIK LUAR NEGERI TIMUR INDIA TERHADAP TAIWAN Dedy Kurmawan Jaya, Mohamad; Pramono, Budi; Eko Hadi Sancoko, Rizerius; Wilopo, Wilopo
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 12, No 3 (2025): Nusantara : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v12i3.2025.1220-1226

Abstract

Kebijakan luar negeri India terhadap Taiwan sebenarnya tidak terlalu menguntungkan bagi Negara India, akan tetapi sebagai negara besar berusaha untuk menjaga konstelasi pengaruh di kawasa Asia Timur. Tujuan penelitian ini adalah untuk  menganalisis kebijakan luar negeri India tetap mempertahankan kerjasama dengan Taiwan melalui kebijakan “Act East”.  Metodologi penelitian ini menggunakan kualitatif dengan pendekatan deskriptif terkait dengan analisis kebijakan luar negeri. Dalam analisis politik luar negeri “Act East” India terhadap Taiwan mencerminkan beberapa elemen konstruktivisme yang mencakup kebijakan yang mempengaruhi preferensi, dan kepentingan negara. Yang pertama, “Act East” India adalah ide untuk menghidupkan kembali hubungan strategis dan historis dengan Taiwan. Kedua, hubungan bilateral  India-Taiwan yang positif membentuk pemahaman bersama berdasarkan nilai-nilai kebebasan, demokrasi, hak asasi manusia, dan norma. Ketiga, sinergitas sebagai emerging power menempatkan India untuk hidup berdampingan secara damai dengan Taiwan dan menjaga keamanan serta stabilitas di kawasan.
SISTEM PERINGATAN DINI KRISIS KESEHATAN AKIBAT BANJIR LUAPAN SUNGAI CITARUM DI WILAYAH BANDUNG SELATAN Sholeh Hermawan, Candra; Heridadi, Heridadi; Wahyudi, Bambang; Widodo, Pujo; Wilopo, Wilopo
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 7 (2023): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v10i7.2023.3312-3319

Abstract

Bandung khususnya  daerah Bandung Selatan merupakan wilayah rawan banjir di Kabupaten Bandung. Hal ini diakibatkan karena wilayah Bandung Selatan merupakan dataran rendah yang di aliri Sungai Citarum, sehingga apabila musim hujan selalu banjir. Banjir yang terjadi dapat menjadi ancaman keamanan nasional khususnya menyangkut tentang keamanan kesehatan dan berakibat pada timbulnya krisis kesehatan. Kesiapsiagaan krisis kesehatan dengan pelaksanaan sistem peringatan dini diperlukan sebagai antisipasi untuk mengurangi dampak bencana terhadap kesehatan. Sistem peringatan dini krisis kesehatan di Kabupaten Bandung belum dilaksanakan dengan maksimal karena adanya beberapa hambatan. Penelitian bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan sistem peringatan dini krisis kesehatan akibat banjir. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Lokasi penelitian berada di Kabupaten Bandung. Penelitian mengenai sistem peringatan dini krisis kesehatan dilakukan dengan pengamatan komponen yang terlibat pada pelaksanaannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengumpulan data untuk pelaksanaan sistem peringatan dini dilakukan dengan metode surveilans aktif dan pasif. Rapid Health Assessment (RHA) dilakukan setelah pengumpulan data. Puskesmas di Kabupaten Bandung belum seluruhnya menggunakan formulir RHA untuk pencatatan data hasil RHA. Analisis dan interpretasi data menghasilkan kesimpulan mengenai kemungkinan kejadian krisis kesehatan. Penyebarluasan informasi belum memberikan umpan balik yang optimal dari masyarakat. Evaluasi hanya dilakukan secara internal di masing-masing instansi puskesmas dan dinas kesehatan. Keterlibatan teknologi informasi untuk pelaksanaan sistem peringatan dini belum merata di seluruh puskesmas di Kabupaten Bandung. Ketentuan yang berlaku dalam komponen pelaksanaan sistem peringatan dini krisis kesehatan belum seluruhnya dilakukan oleh puskesmas di Kabupaten Bandung
STRATEGI PENGURANGAN RISIKO BENCANA MELALUI PENERAPAN STANDAR KOMPETENSI ASN DI BNPB Adhitya Nugraha, Ikrar; Widodo, Pujo; Kusuma, Kusuma; Triutomo, Sugeng; Ernalem, Ernalem; Wilopo, Wilopo
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 12, No 2 (2025): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v12i2.2025.575-581

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan standar kompetensi kerja bidang penanggulangan bencana pada aparatur sipil negara (ASN) di BNPB dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif berdasarkan pada data awal yang kemudian didalami melalui wawancara yang mendalam dengan para informan kunci. Hal tersebut dimaksudkan untuk mengetahui dan mendalami kendala yang dihadapi dalam penerapan standar kompetensi kerja ASN di BNPB. Penelitian ini menekankan pentingnya peran ASN yang memiliki kompetensi dalam penanggulangan bencana. Penelitian ini menyarankan agar pengembangan standar kompetensi kerja penanggulangan bencana di BNPB dapat dilaksanakan dalam bentuk pelatihan berbasis kompetensi dan sertifikasi profesi. Di samping itu, BNPB juga dapat merumuskan standar kompetensi kerja, baik standar kompetensi kerja khusus, nasional, maupun internasional.
KONFLIK SOSIAL DALAM KOMUNITAS MEDIA SOSIAL WHATSAPP DI KALANGAN GENERASI GEN Z Atila Thabrani, An Nisaa; Malik, Ichsan; Freddy Sitinjak, Halomoan; Wilopo, Wilopo; Prihatin, Endang
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 3 (2024): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v11i3.2024.1083-1092

Abstract

Media sosial semakin berkembang seiring dengan kemajuan teknologi, informasi dan digitalisasi di segala bidang kehidupan. Grup WhatsApp, sebagai media sosial, menjadi sarana utama masyarakat untuk berinteraksi. Hal ini memudahkan komunikasi dan interaksi antara individu dan kelompok dalam masyarakat. Penyajian data dalam komunikasi memaksakan kehendak seseorang dan cenderung mengungkapkan keegoisan individu atau kolektif, sehingga seringkali menimbulkan konflik sosial atau konflik kepentingan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konflik yang muncul di komunitas media sosial dan cara mengatasinya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Kumpulkan data melalui wawancara online, dokumen, dan review dokumen. Kesimpulan dari penelitian ini adalah konflik sosial yang terjadi pada komunitas jejaring sosial Generasi Z terutama disebabkan oleh kesalahpahaman dalam memahami cerita yang disampaikan seseorang secara apriori, atau karena ketidaksesuaian beberapa simbol, terkait pesan SARA dan egoisme terhadap kelompok yang berbeda. . masyarakat. anggota. Konflik yang saling bertentangan ketika melihat pesan memunculkan tiga kelompok, yaitu kelompok liberal, kelompok proaktif dan reaktif, dan kelompok pembaca. Kelompok aktif dan reaktif merupakan kelompok yang selalu memberikan umpan balik. menengahi pihak-pihak yang berkonflik, menengahi, mengeluarkan sementara pelaku dari komunitas media sosial, dan memposting gambar dan meme lucu untuk menghibur anggota kelompok.
PENANGGULANGAN BENCANA DAN BELA NEGARA Cendikia Bhakti, Dahan; Syamsunasir, Syamsunasir; Kurniadi, Anwar; Widodo, Pujo; Wilopo, Wilopo
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 7 (2024): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v11i7.2024.2944-2949

Abstract

Artikel ini membahas tentang penanggulangan bencana dan bela negara dalam prespektif korelasi antara keduanya. Permasalahan penelitian ini adalah untuk menjawab pertanyaan mengenai apakah penanggulangan bencana dapat dikatakan sebagai wujud bela negara. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif guna mengupas gambaran serta devinisi kedua variabel sehingga dapat ditemukan korelasi serta pemahaman mendalam terhadap keduanya. Hasil penelitian menunjukkan adanya keterkaitan hubungan antara Penanggulangan Bencana dengan Bela Negara karena keduanya merupakan kegiatan yang berjalan beriringan tak terpisahkan antara satu sama lain. Sehingga dapat disimpulkan bahwa upaya penanggulangan bencana adalah salah satu wujud dari bela negara.
PENDEKATAN RELIGIUSITAS UNTUK MENCEGAH ANCAMAN KERUSAKAN LINGKUNGAN Kusuma, Kusuma; Widodo, Pujo; Wilopo, Wilopo
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 7 (2023): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v10i7.2023.3482-3492

Abstract

Kerusakan lingkungan akibat eksploitasi alam berlebihan yang dilakukan oleh manusia, menuai keprihatinan berbagai pihak. Perlindungan terhadap ancaman kerusakan lingkungan alam, lebih sering dihadapi dengan dibuatnya aturan perundang-undangan untuk mencegahnya. Namun demikian aturan yang dibuat itu lebih banyak dikalahkan oleh faktor ekonomi, kebutuhan pasar domestik maupun dunia. Demikian pula Perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup serta sumberdaya alam banyak bertumpu pada faktor perekonomian sebagai motif utama yang menomorduakan faktor norma dan etika.Banyak pakar lingkungan berpendapat bahwa tindakan praktis dan teknis perlindungan serta pengelolaan lingkungan hidup maupun sumber daya alam yang hanya menyandarkan pada bantuan sains dan teknologi, ternyata itu bukan solusi yang tepat.  Lalu berbagai solusi ditawarkan untuk mencegah kerusakan lingkungan diantaranya melalui teori adaptasi. Tawaran lainnya melalui pendekatan ajaran agama karena asumsinya melalui dalil kitab suci  eksploitasi alam berlebihan dan kerusakan terhadap lingkungan akibat perbuatan manusia dapat dicegah dan menjadi alternative yang penting.