Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Upah Minimum Provinsi dan Indeks Pendidikan terhadap Kemiskinan dan Tingkat Pengangguran di Provinsi Aceh NATASYA, KHAIRANI; WAHYUNI, SRI; ASRIDA, ASRIDA
Ekono Insentif Vol 19 No 2 (2025): Ekono Insentif
Publisher : Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah IV

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36787/jei.v19i2.2091

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Upah Minimum Provinsi (UMP) dan Indeks Pendidikan terhadap kemiskinan dan pengangguran di Provinsi Aceh. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan data sekunder time series periode 2013–2024 yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS). Analisis data menggunakan regresi linier berganda dan korelasi Pearson. Hasil penelitian menunjukkan bahwa UMP berpengaruh signifikan dalam menurunkan kemiskinan dan pengangguran terbuka. Indeks Pendidikan berpengaruh signifikan terhadap kemiskinan, tetapi tidak signifikan terhadap pengangguran terbuka. Selain itu, terdapat hubungan positif, kuat, dan signifikan antara kemiskinan dan pengangguran, dengan nilai korelasi Pearson sebesar 0.682 (p < 0.05). Dengan demikian, kebijakan peningkatan upah minimum dan kualitas pendidikan berperan penting dalam mengurangi masalah sosial ekonomi di Provinsi Aceh. Abstract This study aims to analyze the effect of Provincial Minimum Wage (UMP) and Education Index on poverty and unemployment in Aceh Province. The research applies a quantitative method using secondary time series data from 2013–2024, obtained from Statistics Indonesia (BPS). Data were analyzed using multiple linear regression and Pearson correlation. The findings reveal that UMP has a significant effect in reducing both poverty and open unemployment. The Education Index significantly affects poverty but shows no significant effect on open unemployment. Furthermore, there is a strong and significant positive relationship between poverty and unemployment, with a Pearson correlation of 0.682 (p < 0.05). These results indicate that policies promoting higher minimum wages and improved education quality play a crucial role in reducing socioeconomic issues in Aceh Province.
Pengaruh Strategi Pemasaran Digital dan Kompetensi SDM terhadap Peningkatan Penjualan UMKM di Kabupaten Aceh Utara Nurhayati, Nurhayati; Fermita, Cut Nanda; Asrida, Asrida; Winar, Sri
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.5636

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, termasuk di Kabupaten Aceh Utara. Namun, peningkatan penjualan UMKM masih menghadapi berbagai kendala, terutama terkait dengan penerapan strategi pemasaran digital yang belum optimal serta keterbatasan kompetensi sumber daya manusia (SDM). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh strategi pemasaran digital dan kompetensi SDM terhadap peningkatan penjualan UMKM di Kabupaten Aceh Utara.Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada 81 pelaku UMKM yang telah menerapkan pemasaran digital  dalam kegiatan usahanya. Teknik analisis data menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, serta analisis regresi linear berganda dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pemasaran digital berpengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan penjualan UMKM dengan nilai signifikansi 0,003 < 0,05 dan nilai t hitung sebesar 3,214. Kompetensi SDM juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan penjualan UMKM dengan nilai signifikansi 0,019 < 0,05 dan nilai t hitung sebesar 2,487. Secara simultan, strategi pemasaran digital dan kompetensi SDM berpengaruh signifikan terhadap peningkatan penjualan UMKM dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05 dan nilai F hitung sebesar 28,954. Nilai koefisien determinasi (Adjusted R Square) sebesar 0,640 menunjukkan bahwa sebesar 64% variasi peningkatan penjualan UMKM dapat dijelaskan oleh strategi pemasaran digital dan kompetensi SDM, sedangkan sisanya 36% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian.