Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal Sains

Faktor Lingkungan Fisik yang Paling Berpengaruh Terhadap Potensi Pencemaran Benzena pada Airtanah di Sekitar SPBU 44.552.10 Yogyakarta Eni Muryani
Jurnal Sains & Teknologi Lingkungan Vol. 2 No. 1 (2010): SAINS & TEKNOLOGI LINGKUNGAN
Publisher : Teknik Lingkungan Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/jstl.vol2.iss1.art6

Abstract

SPBU 44.552.10 Yogyakarta letaknya berbatasan langsung dengan pemukiman, tahun 1999 pernah bocor dan mencemari sumur warga. Faktor-faktor lingkungan fisik yang dijadikan parameter dalam penentuan potensi pencemaran benzena terhadap airtanah pada penelitian ini yakni: kedalaman muka airtanah dari dasar tangki, daya serap di atas muka airtanah, permeabilitas akifer, kemiringan muka airtanah, dan jarak horisontal dari sumber pencemar. Penelitian bertujuan untuk menganalisis faktor lingkungan fisik yang paling berpengaruh terhadap potensi pencemaran benzena pada airtanah di lingkungan sekitar SPBU tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedalaman muka air tanah dari dasar tangki adalah faktor yang paling berpengaruh terhadap kelas potensi pencemaran benzena di 80 titik sampling sumur sekitar SPBU 44.552.10., dengan koefisien korelasi sebesar 0,967. Hal ini mengindikasikan adanya hubungan yang sangat kuat antara potensi pencemaran benzena dan kedalaman muka airtanah.
Zonasi Potensi Pencemaran Bahan Bakar Minyak terhadap Airtanah Bebas (Studi Kasus SPBU 44.552.10 Yogyakarta) Eni Muryani
Jurnal Sains & Teknologi Lingkungan Vol. 4 No. 2 (2012): SAINS & TEKNOLOGI LINGKUNGAN
Publisher : Teknik Lingkungan Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/jstl.vol4.iss2.art5

Abstract

Kasus kebocoran tangki penyimpan bawah tanah ataupun pipa saluran Bahan Bakar Minyak (BBM) kerap terjadi dan menyebabkan pencemaran airtanah bebas. Salah satu kasus terjadi di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Minyak untuk Umum (SPBU) 44.552.10 Yogyakarta. Penelitian ini bertujuan untuk membuat zonasi potensi pencemaran BBM terhadap airtanah bebas di lingkungan sekitar SPBU 44.552.10. Metode yang digunakan adalah metode LeGrand yang spesifik untuk kasus pencemaran airtanah bersumber dari 1 titik. Pertama, dilakukan pengukuran kedalaman muka airtanah pada sejumlah sumur warga untuk mendapatkan gambaran arah aliran airtanah. Kedua, dilakukan penilaian dan skoring terhadap 5 faktor lingkungan fisik, yakni: kedalaman muka airtanah, daya serap di atas muka airtanah, permeabilitas akifer, kemiringan muka airtanah, dan jarak horisontal. Zonasi potensi pencemaran airtanah diperkirakan berdasarkan skor total dari lima faktor tersebut di tiap titik sampling dan arah aliran airtanah. Hasil penelitian menunjukkan sumur yang terletak 0-2 km di bagian selatan dan barat daya SPBU 44.552.10 berpotensi mengalami pencemaran BBM. Potensi terbesar berada pada radius 45 m.