Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search
Journal : JURNAL PENELITIAN PERAWAT PROFESIONAL

Asuhan Keperawatan Gangguan Integritas Jaringan/Kulit pada Pasien Ny. O dengan Ulkus Dekubitus di Iryou Houjin Aiwakai Ikeda En Hidayannah, Uji Niswa; Susanti, Indri Heri; Sundari, Ririn Isma
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 7 No 2 (2025): April 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v7i2.5963

Abstract

Ulkus dekubitus pada lansia akibat tekanan berkepanjangan memerlukan asuhan keperawatan yang komprehensif untuk mencegah komplikasi. Penelitian ini didasarkan pada tantangan perawatan lansia di Jepang, di mana populasi lanjut usia semakin meningkat, sehingga masalah ulkus dekubitus menjadi perhatian utama dalam pelayanan kesehatan. Metode studi kasus digunakan sebagai metode dalam melakukan asuhan keperawatan gangguan integritas jaringan/kulit pada pasien melalui proses keperawatan selama 3 hari. Kasus yang dikaji adalah lansia berusia 75 tahun dengan ulkus dekubitus tahap II di pinggang bagian belakang (atas gluteal). Pengkajian dilakukan secara menyeluruh menggunakan metode head-to-toe, skala fungsi kesehatan Gordon, penilaian nyeri dengan skala PQRST, serta pengkajian khusus pada lansia. Diagnosis utama yang ditegakkan adalah gangguan integritas kulit/jaringan, dengan diagnosis kedua nyeri kronis. Intervensi yang dilakukan meliputi perawatan luka menggunakan obat topikal berbahan gula dan povidone-iodine, reposisi posisi miring kanan dan kiri setiap 2 jam, serta manajemen nyeri untuk meningkatkan kenyamanan pasien. Hasil menunjukkan bahwa selama 3 hari belum terdapat perbaikan signifikan pada kondisi luka, namun intensitas nyeri menurun sehingga memberikan kenyamanan lebih baik bagi pasien. Kesimpulan dari studi ini adalah bahwa kombinasi perawatan luka dan manajemen nyeri efektif dalam mengurangi nyeri kronis, meskipun penyembuhan luka memerlukan waktu lebih lama. Pendekatan holistik, kolaboratif, dan perawatan berkelanjutan diperlukan untuk mempercepat pemulihan ulkus dekubitus pada lansia.
Kajian Studi Keselamatan Pasien melalui Edukasi dan Observasi Kepatuhan SOP Risiko Pasien Jatuh Wibisono, Pancoro Wahyu; Susanti, Indri Heri
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 7 No 3 (2025): Juni 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v7i3.6274

Abstract

Keselamatan pasien merupakan salah satu isu global, terutama saat keberadaan pasien di rumah sakit. Penerapan keselamatan pasien di rumah sakit memerlukan peran perawat sebagai tenaga kesehatan yang paling dominan dan langsung bertemu pasien selama 24 jam, oleh sebab itu perlu melihat sejauh mana peran perawat dalam mencegah insiden keselamatan pasien. Kejadian jatuh merupakan suatu hal yang tidak diharapkan yang biasanya disebabkan seperti faktor lingkungan, faktor psikologis, faktor usia dan keadaan umum pasien yang dapat menyebabkan cedera fisik. Maka sangatlat penting bagi perawat untuk lebih menerapkan SOP resiko jatuh dan pemberian edukasi kepada pasien dan keluarga untuk meningkatkan pengetahuan pasien tetang resiko jatuh. Adapun dalam penelitian yang dilakukan ditemukan bahwa masih banyaknya pasien dan keluarga yang belum sepenuhnya mengetahui adanya tujuan edukasi serta penanganan awal dalam pencegahan risiko jatuh. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi pengetahuan pasien dan keluarga sebelum dan setelah diberikan edukasi tentang resiko jatuh menggunakan kuisioner FRAQ dan mengobservasi kepatuhan perawat terhadap SOP resiko jatuh Di Ruang Ruang Asoka Rsud Prof Dr. Margono Soekarjo. Responden yang digunakan dalam penelitian yaitu sebanyak 10 pasien dan 10 perawat pendidikan kesehatan yang dilengkapi dengan media leaflet disertai dengan cara pemasangan segitiga resiko jatuh dan memberi tahu pasien dan keluarga apabila pasien terindikasi resiko jatuh maka di rekam medis pasien akan di tempel stiker fals risk. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan pengetahuan pasien dan keluarga dari yang sebelumnya 40% paham tentang risiko jatuh menjadi 80%. Hasil observasi didapatkan kepatuhan perawat terhadap SOP risiko pasien jatuh sudah masuk kategori baik yaitu 86%. Penelitian ini menunjukkan pentingnya edukasi pasien dan kepatuhan perawat terhadap SOP untuk meningkatkan keselamatan pasien terkait resiko jatuh.
Hubungan Regulasi Emosi dengan Burnout pada Perawat Ataria, Meysi Nazakha Rambu; Susanti, Indri Heri; Siwi, Adiratna Sekar
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 3 (2024): Juni 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v6i3.2278

Abstract

Burnout merupakan sindrom psikologis dengan karakteristik seperti kelelahan emosional, kehilangan diri sendiri, dan penurunan prestasi. Individu mengalami emosi negatif maka dampak yang dapat dirasakan adalah negatif, tidak menyenangkan, dan menyusahkan. Individu memerlukan sistem pengaturan emosi yang baik. Regulasi emosi yaitu kemampuan yang tinggi untuk mengelola emosi. Tujuan penelitian ini mengetahui hubungan antara regulasi emosi dengan burnout pada perawat di RST Wijayakusuma Purwokerto. Desain penelitian studi korelasi dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian sebanyak 76 perawat dan teknik pengambilan data menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian ini adalah Maslach Burnout Inventory (MBI) dan Emotion Regulation Questionnaire (ERQ). Analisis data dalam penelitian ini adalah univariat dan bivariat. Analisis bivariat pada penelitian ini digunakan untuk mengetahui hubungan burnout dengan regulasi emosi dengan menggunakan uji korelasi spearman-rank. Hasil penelitian menunjukkan tingkat regulasi emosi mayoritas pada kategori tinggi sebanyak 59 perawat (77,6%), tingkat burnout mayoritas pada kategori rendah sebanyak 40 perawat (52,6%). Berdasarkan uji spearman-rank didapatkan nilai 0,000 < 0.05 dan koefisien korelasi -0,63. Maka dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan sedang dan tidak searah antara regulasi emosi dengan burnout pada Perawat di RST Wijayakusuma Purwokerto.
Penerapan Manajemen Ventilasi Mekanik terhadap Pasien ARDS dengan Gangguan Peertukaran Gas Hardiyanti, Anik; Rahmania, Desi Rizki; Susanti, Indri Heri
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 7 No 1 (2025): Februari 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v7i1.3654

Abstract

Intensive Care Unit (ICU) merupakan ruang rawat rumah sakit dengan staf dan perlengkapan khusus ditujukan untuk mengelola pasien dengan penyakit, trauma atau komplikasi yang mengancam jiwa seperti pasien ARDS dimana kondisi klinis yang terjadi ketika sistem pernapasan gagal mempertahankan fungsi utamanya, yaitu pertukaran gas, di mana PaO2 lebih rendah dari 60 mmHg dan/atau PaCO2 lebih tinggi dari 50 mmHg. Pasien ARDS biasanya dirawat dengan bantuan ventilasi mekanik. Manajemen ventilasi mekanik digunakan untuk mengidentifikasi dan mengelola pemberian sokongan napas buatan melalui alat yang diinsersikan ke dalam trakea. Tujuan dari karya ilmiah ini adalah untuk menganalisa penerapan tindakan manajemen ventilasi mekanik pada pasien ARDS dengan masalah keperawatan gangguan pertukaran gas di ruang ICU RSUD Ajibarang. Karya ilmiah ini merupakan case study pada satu pasien yang dilakukan asuhan keperawatan selama 3 hari. Hasil dari penatalaksanaan manajemen ventilasi mekanik pada pasien adalah adanya perubahan nilai analisa gas darah yaitu pH 7.31, pCO2 82.8mmHg, pO2 154.7mmHg, pO2/FiO2 182.0% yang menunjukkan adanya peningkatan pertukaran gas dan perbaikan hasil analisa gas darah pasien.
Edukasi Senam Ergonomik pada Lansia Penderita Gout Arthritis Amanah, Khalifatun Nurul; Susanti, Indri Heri; Siwi, Adiratna Sekar
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 5 (2024): Oktober 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v6i5.4199

Abstract

Gout arthritis merupakan penyakit sendi umum pada lansia akibat gangguan metabolisme purin, yang ditandai dengan peningkatan kadar asam urat dalam darah. Kondisi ini dapat menyebabkan rasa nyeri dan peradangan pada sendi. Jika tidak ditangani, kadar asam urat yang tinggi dapat menimbulkankomplikasi serius seperti kerusakan ginjal dan masalah jantung. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mengidentifikasi karakteristik peserta, mengetahui kadar asam urat sebelum dan sesudah senam ergonomik, meningkatkan pengetahuan lansia melalui tentang gout arthritis dan penanganannya, serta meningkatkan keterampilan dalam melakukan senam ergonomik untuk menurunkan kadar asam urat pada lansia di Posyandu Lansia Nur Paristi Desa Ledug pada 9 dan 23 Mei 2024. Metode meliputi pemeriksaan kadar asam urat, pengukuran pengetahuan menggunakan kuesioner, edukasi, pelatihan senam ergonomik, serta evaluasi ulang kadar asam urat dan pengetahuan lansia. Hasil menunjukkan mayoritas responden adalah perempuan (66,67%) berusia 61-70 tahun (43,33%). Sebelum intervensi, sebagian besar responden memiliki kadar asam urat yang tidak normal, dengan rata-rata 7,25 mg/dL. Setelah senam ergonomik, sebanyak 63,33% responden berhasil mencapai kadar asam urat normal, dengan rata-rata 6,51 mg/dL. Edukasi meningkatkan pengetahuan lansia dari skor 7 (kurang) menjadi 15,2 (baik). Sebagian besar lansia menunjukkan keterampilan baik dalam senam ergonomik, meskipun gerakan “berbaring pasrah” sulit dilakukan oleh 63,33% responden.
Edukasi Senam Aerobik Low Impact untuk Menurunkan Tekanan Darah pada Lansia Penderita Hipertensi Anggraeni, Rosi; Susanti, Indri Heri; Susanti, Indah
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 5 (2024): Oktober 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v6i5.4205

Abstract

Hipertensi merupakan kondisi di mana tekanan darah tetap tinggi, dengan tekanan sistolik lebih dari 140 mmHg dan tekanan diastolik lebih dari 90 mmHg. Senam aerobik low impact dapat berperan dalam memperbaiki kesehatan jantung, memperlancar sirkulasi darah, serta membantu mengontrol berat badan. Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan mengidentifikasi karakteristik responden, mengetahui perubahan tekanan darah lansia sebelum dan sesudah senam aerobik low impact, serta meningkatkan pengetahuan mereka tentang hipertensi. Metode yang digunakan meliputi persiapan (pra-survei, perizinan, pengambilan data), pelaksanaan (pre-test, ceramah, diskusi, post-test), dengan media seperti leaflet, power point, dan video. Hasil menunjukkan senam aerobik low impact efektif menurunkan tekanan darah lansia hipertensi. Pada pertemuan pertama, tekanan darah menurun dari 164,1/95 mmHg menjadi 157/90,03 mmHg; pada pertemuan kedua, dari 154,13/95,33 mmHg menjadi 147,13/90,2 mmHg. Edukasi meningkatkan pengetahuan lansia dari skor <5 menjadi 8-10. Sebagian besar peserta menunjukkan keterampilan baik, meskipun gerakan "memutar pinggang" sulit bagi 12 responden. Kesimpulannya, senam ini efektif menurunkan tekanan darah dan meningkatkan pengetahuan serta keterampilan lansia. Luaran kegiatan ini berupa artikel dan HaKI video senam aerobik low impact.
Hubungan Tingkat Pendidikan dan Dukungan Keluarga terhadap Tingkat Kecemasan Pasien Pra Operatif Sumboko, Priyo; Khasanah, Suci; Susanti, Indri Heri
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 5 (2024): Oktober 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v6i5.4269

Abstract

Persepsi mengenai prosedur pembedahan sebagai proses yang mengancam jiwa menyebabkan kecemasan, tingkat pendidikan dan dukungan keluarga memengaruhi tingkat kecemasan pasien pra operatif. Tujuan penelitian ini mengetahui hubungan tingkat pendidikan dan dukungan keluarga terhadap tingkat kecemasan pasien pra operatif di Ruang Antasena RST Wijayakusuma Purwokerto. Desain penelitian studi korelasi dengan pendekatan cross sectional. Peneliti telah melakukan pengambilan data dengan kurun waktu 30 hari dengan teknik consecutive sampling. Instrumen penelitian ini adalah Amsterdam Preoperative anxiety and Information Scale (APAIS) dan kuesioner Dukungan Keluarga oleh Nahampun (2019). Hasil penelitian menunjukkan nilai p-value 0.000 dan nilai correlation coefficient -0.72 pada hubungan tingkat pendidikan terhadap tingkat kecemasan dan nilai p-value = 0.000 dan nilai correlation coefficient -0.625 pada hubungan dukungan keluarga terhadap tingkat kecemasan pasien pra operatif di Ruang Antasena RST Wijayakusuma Purwokerto. Kesimpulannya ada hubungan sedang dan negatif (tidak searah) antara tingkat pendidikan dan dukungan keluarga terhadap tingkat kecemasan pasien pra operatif di Ruang Antasena RST Wijayakusuma Purwokerto.