Claim Missing Document
Check
Articles

Redesain Media Instagram ‘Dir Donuts & Cakes’ Upaya Peningkatan Penjualan Rosidah, Safinatur; Sarjono, Sarjono
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 4 No. 11 (2025): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/locus.v4i11.4788

Abstract

Media Instagram merupakan platform jejaring sosial untuk berbagi informasi melalui gambar digital. Saat ini, Instagram menjadi salah satu platform terdepan dalam membantu bisnis dan individu untuk memperluas jangkauan serta meningkatkan interaksi dengan audiens. Berbagai fitur Instagram menjadi alat strategis dalam memaksimalkan potensi pemasaran dan komunikasi. Media Instagram telah dimanfaatkan oleh Dir Donuts & Cakes, sebuah usaha makanan berupa donat dan kue di daerah Bangil Pasuruan. Namun dalam implemetasinya terdapat beberapa hal yang perlu untuk diperbaiki. Perancangan ini bertujuan untuk merancang kembali media instagram Dir Donuts & Cakes dalam upaya peningkatan penjualan. Hal ini diwujudkan dengan memaksimalkan penggunaan fitur dan juga pemilihan jenis konten. Dalam perancangan ini menggunakan analisis 5W1H untuk memproses data dan metode Design Thinking dari Stanford d.school untuk memvisualisasikan hasil perancangan. Hasil dari perancangan ini berupa media Instagram baru yang telah diolah menjadi lebih baik dengan melibatkan konsep visual dan juga verbal. Proses kreatif dari low, high, hingga final menghasilkan rancangan Instagram yang intuitif dan efektif. Perancangan ini perlu adanya upaya berkelanjutan seperti implemetasi, konsistensi desain, dan inovasi dalam pembuatan konten. Diharapkan redesain media Instagram Dir Donuts & Cakes dapat memberikan dampak positif pada peningkatan penjualan serta memperkuat hubungan dengan pelanggan secara berkelanjutan.
Pemanfaatan Teknologi AI untuk Menyediakan Bahan Bacaan dalam Upaya Meningkatkan Literasi Digital Siswa di SMP Bina Muda Panggang Sarjono, Sarjono; Rejokirono, Rejokirono
Media Manajemen Pendidikan Vol 7 No 3 (2025): Februari 2025
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/mmp.v7i3.18243

Abstract

Students' digital literacy is a crucial 21st-century skill that goes beyond basic reading abilities, encompassing analytical, critical, and reflective comprehension. This study aims to explore the utilization of artificial intelligence (AI) technology in providing reading materials to enhance the digital literacy of students at SMP Bina Muda Panggang. The research employs a qualitative method with a descriptive design, involving 44 students and 10 teachers from July 22, 2024, to August 9, 2024. The findings reveal that AI-generated reading materials are more relevant and effective compared to conventional methods, with 85% of students completing the reading within 15 minutes, and 95% of students expressing that AI-based reading materials are more engaging. The study concludes that the use of AI can effectively enhance students' digital literacy and recommends the development of AI-based literacy programs and teacher training.
Efforts to Improve High School Students' Table Tennis Skills Using Interval Training Methods Sarjono, Sarjono; Setiawan, Budi
DIKDIMAS : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2023): DIKDIMAS : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT  VOL 2 NO 2 AUGUST 2023
Publisher : Asosiasi Profesi Multimedia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58723/dikdimas.v2i2.194

Abstract

The goal of this classroom action study was to help students in class XI IPA 4 semester 2 at SMA Negeri 3 Sukoharjo in the 2021/2022 academic year enhance their table tennis playing skills through the use of interval training. Students in the second semester of class XI IPA 4 in the 2021/2022 academic year will serve as participants in this action research in the classroom. The source of the data came from observations of table tennis training activities through the interval training method. Observational approaches, test forms, questionnaires, and point documentation were employed for data gathering. Data analysis techniques used cycle points consisting of two cycles with steps including planning, evaluation and reflection. The results showed that the interval training method in the game of table tennis carried out by the researcher showed the results of cycle 1: students' skills were in the moderate category 11 students, 14 students were lacking and 7 students were not very low. Cycle 2 results: showed student skills in the security guard category 13 students, category good 11 students and very good category 8 students. This is evident from the results of research conducted in two cycles, namely the results of hitting students right on target that have been determined to have increased from the test results cycle I with the results of the test cycle II.
Optimalisasi Transportasi Pengangkutan Sampah di Lingkungan Perumahan Suhaeri, Suhaeri; Mayanti, Malinda; Sihombing, Rustam; Prasetyo, Yogi Dwi; Sarjono, Sarjono; Jaqin, Choesnul
Proceeding Mercu Buana Conference on Industrial Engineering Vol 6 (2024): DOWNSTREAMING RESEARCH AND ENTREPRENEURSHIP IN THE DIGITAL ERA: CHALLENGING AND OPPORT
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/MBCIE.2024.025

Abstract

Sampah merupakan permasalahan perkotaan yang membutuhkan penanganan khusus dari sisi pengangkutan dari tempat pembuangan sementara sampai pembuangan akhir. Saat ini pengangkutan sampah yang sudah dilakukan dilingkungn perumahan yaitu memiliki biaya sebesar Rp 1.550 (Rp dalam puluh ribuan). Tujuan pada penelitian ini adalah untuk mengoptimalkan sistem pengangkutan sampah sehingga biaya yang dikeluarkan dapat lebih optimal. Metode yang digunakan untuk solusi awal yaitu dengan menggunakan metode North West Corner (NWC), Least Cost (LC), dan Vogel Approximation (VAM). Untuk mengoptimalkan hasil dari solusi awal menggunakan metode Stepping Stone. Berdasarkan analisis didapatkan hasil total cost yang optimal Rp 729 (Rp dalam puluh ribuan). Hal ini didapatkan dari perhitungan dengan menggunakan metode Least Cost (LC) dan Vogel Approximation (VAM) yang memiliki nilai total cost yang sama sebagai metode perhitungan solusi awal dan dilanjutkan dengan metode Stepping Stone untuk optimalisasi
Penerapan Green & Smart Learning dengan Simulator Las di SMKN 68 Jakarta Ramadhan, Indra Rizky; Darmawan, Putra; Ramadhan, Bagus Ilyas; Sarjono, Sarjono; Suhaeri, Suhaeri
Proceeding Mercu Buana Conference on Industrial Engineering Vol 6 (2024): DOWNSTREAMING RESEARCH AND ENTREPRENEURSHIP IN THE DIGITAL ERA: CHALLENGING AND OPPORT
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/MBCIE.2024.032

Abstract

Konsep 5R (Reduce, Reuse, Recycle, Replace, Repurpose) pada Green Manufacturing bertujuan untuk meningkatkan efisiensi, efektivitas serta menciptakan keberlanjutan yang ramah terhadap lingkungan.  Pada proses pembelajaran praktik pengelasan di Workshop Teknik Pengelasan SMKN 68 Jakarta, ditemukan metode pembelajaran saat ini menyebabkan pemborosan material, konsumsi energi listrik yang tinggi, serta polusi yang signifikan. Pemborosan paling besar terjadi pada proses pembelajaran praktik kelas sepuluh dan sebelas di pekerjaan pengenalan pengelasan. Setiap tahunnya workshop pengelasan memerlukan penggunaan bahan praktik mencapai 7320 kg baja dan konsumsi listrik yang mencapai 25.380,9 kWh per bulan. Tujuan dari penelitian ini bertujuan untuk mengusulkan penggunaan simulator las dengan teknologi Augmented Reality (AR) untuk penerapan 5R dengan konsep Green and Smart Learning.  Data diperoleh dengan wawancara, observasi langsung serta dokumentasi kondisi saat ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan simulator las berbasis Augmented Reality (AR) dapat menggantikan mesin las konvensional untuk tahap pengenalan pengelasan. Penerapan simulator ini ditargetkan dapat mengurangi penggunaan material praktik dari 7320 kg menjadi 4170 kg per tahun, menurunkan konsumsi listrik dari 25.380,9 kWh menjadi 16.256,7 kWh per bulan, serta mengurangi polusi asap.  Penerapan Green & Smart Learning dengan penggantian mesin las konvensional dengan simulator las berbasis AR dapat mendukung konsep pembelajaran yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.
Penerapan Kaizen PDCA dalam Meningkatkan Efisiensi Proses dan Keselamatan Kerja di Instalasi Bengkel Perbaikan Kabel Studi Kasus: Perusahaan Aksesoris Mobil XYZ Cibitung Darmawan, Putra; Sarjono, Sarjono; Suhaeri, Suhaeri; Ramadhan, Indra Rizky
Proceeding Mercu Buana Conference on Industrial Engineering Vol 6 (2024): DOWNSTREAMING RESEARCH AND ENTREPRENEURSHIP IN THE DIGITAL ERA: CHALLENGING AND OPPORT
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/MBCIE.2024.027

Abstract

Penelitian ini dimulai dengan mengidentifikasi masalah di instalasi bengkel perbaikan kabel terpotong pada line 5 unit Innova di perusahaan pemasangan aksesoris mobil di Indonesia. Kendala utama meliputi kesulitan dalam pemotongan tali kabel di area under steer, serta pencahayaan yang kurang dari standar (sekitar 70 lux dalam kondisi gelap), yang berpotensi menyebabkan pemotongan kabel yang tidak diinginkan dan memicu perbaikan ulang. Penelitian ini dilakukan untuk mengatasi masalah tersebut dengan fokus utama pada peningkatan efisiensi, keselamatan, dan kesejahteraan lingkungan kerja di bengkel perusahaan. Metode yang digunakan melibatkan analisis kasus, penerapan solusi praktis, dan evaluasi dampak dari solusi yang diusulkan terhadap berbagai aspek. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum penerapan solusi, terdapat rata-rata 6 kasus per bulan dengan biaya total perbaikan mencapai Rp. 18.000.000,-. Namun, setelah solusi diterapkan yang berhasil mengurangi lead time proses perbaikan lebih dari 2 jam, biaya perbaikan berhasil ditekan menjadi Rp. 9.360.000,- per bulan. Selain itu, teramati peningkatan kesadaran dan kreativitas dalam menyelesaikan masalah di kalangan personel, yang berdampak positif pada produktivitas. Evaluasi terhadap aspek keselamatan menunjukkan bahwa solusi yang diusulkan efektif menghilangkan potensi bahaya kebakaran selama proses instalasi, yang signifikan meningkatkan keamanan. Peningkatan pencahayaan di area instalasi juga memberikan dampak positif dengan kondisi kerja yang lebih nyaman bagi personel. Secara kesimpulan, solusi yang diusulkan dari penelitian ini berhasil meningkatkan efisiensi operasional, mengurangi biaya perbaikan, dan meningkatkan keselamatan serta kesejahteraan lingkungan kerja. Penelitian ini memberikan panduan berharga bagi perusahaan pemasangan aksesoris mobil dalam mengatasi tantangan dalam proses instalasi bengkel perbaikan kabel terpotong.
Analisa Optimasi Proses Produksi Oilseal dengan Penjadwalan Produksi menggunakan Metode Heuristik Sarjono, Sarjono; Gofur, Muhamad; Saputra, Dafid Mega; Apriani, Ades Yulia; Taher, Hermawan
Proceeding Mercu Buana Conference on Industrial Engineering Vol 5 (2023): LEAN AND GREEN FOR SUSTAINABILITY DEVELOPMENT GOALS IN THE I4.0 ERA
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/MBCIE.2023.015

Abstract

Penelitian ini membahas pentingnya pengaturan jadwal produksi dalam mencapai operasi bisnis yang efektif dan efisien. Proses penjadwalan produksi melibatkan perencanaan dan pengelolaan alokasi sumber daya, waktu, dan tenaga kerja guna mencapai produksi barang atau layanan secara optimal. Dengan memiliki jadwal produksi yang baik, perusahaan dapat mengoptimalkan penggunaan aset, mengurangi waktu tunggu, meningkatkan efisiensi produksi, serta merencanakan kegiatan bisnis secara lebih efektif. Salah satu metode yang digunakan dalam penjadwalan produksi adalah Algoritma Heuristik Pour, khususnya pada industri Oil Seal. Penelitian telah menunjukkan bahwa penggunaan metode Heuristik Pour menghasilkan efisiensi waktu yang lebih tinggi dengan mengurangi makespan, yaitu waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan seluruh pekerjaan. Dari tahapan penelitian dengan aturan First Come First Serve (FCFS) yaitu pengurutan Job 1 sebagai urutan pertama didapatkan proses produksi Oil seal membutuhkan waktu  sebesar 1.373 jam. Tahapan selanjutnya yaitu memilih waktu terkecil sebagai urutan yang selanjutnya dengan dilakukan penambahan waktu (completion time) yaitu dengan urutan pengerjaan 1-4-3-2-5 proses produksi membutuhkan waktu  sebesar 1.480 jam, urutan pengerjaan 2-3-4-5-1 waktu proses produksi 1.373 jam, urutan pengerjaan 3-4-5-1-2 waktu proses produksi 1.480 jam, urutan pengerjaan 4-5-1-2-3 waktu proses produksi 1.199 jam, dan yang terakhir urutan proses produksi 5-1-2-3-4 waktu proses produksi 1.160 jam.  Jadi didapatkan hasil penelitian menggunakan metode Heuristik Pour memberikan efisiensi waktu sebesar 213 jam dari 1.373 jam menjadi 1.160 jam. Peneliti menyimpulkan bahwa metode Heuristik Pour dapat menjadi alternatif yang efektif dalam penjadwalan pekerjaan di perusahaan produsen Oil Seal.
Perancangan Media Sosial Instagram Sebagai Media Promosi Wisata Kuliner Karesidenan Bojonegoro Ikhsan, Tsari Rifdah Tsani; Sarjono, Sarjono
Citradirga : Jurnal Desain Komunikasi Visual dan Intermedia Vol 6 No 02 (2024): Volume 06, Nomor 02, Oktober 2024
Publisher : Program Studi Desain Komunikasi Visual, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Ma Chung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33479/cd.v6i02.958

Abstract

Bojonegoro Residency is an area that is often passed by migrants. However, there is a problem that newcomers don't know where to stop and choose food according to their taste. Bojonegoro residency district has a variety of delicious culinary delights and souvenirs that you may not find in other cities. For this reason, the social media designer Instagram was used as a promotional medium for Bojonegoro residency culinary tourism which includes food illustrations, descriptions and additional information for each culinary tourism destination. The design method uses the Sanyoto (2006) design model, with stages of background, identification, company and product data, marketing data, analysis, synthesis, design concept, design concept, and final design. The production process is carried out through creating idea layouts and rough layouts manually, complete layouts digitally and finishing. From this research, the main media were produced in the form of Instagram feeds and exhibition supporting media including banners, posters, infographics, pamphlets, leaflet brochures, digital catalogues, websites, social media advertising displays and tote bag merchandise.