p-Index From 2021 - 2026
7.844
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Jurnal Kesehatan Jurnal Media Gizi Indonesia (MGI) Preventif: Jurnal Kesehatan Masyarakat Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Pontianak Nutrition Journal (PNJ) Jurnal Kesmas dan Gizi (JKG) Health Information : Jurnal Penelitian Jurnal Bahana Kesehatan Masyarakat (Bahana of Journal Public Health) PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat JURNAL GIZI DAN KESEHATAN Jurnal Ners Jurnal Abdi Insani Abdimas Galuh: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat JURNAL ILMIAH AGRINECA Jurnal Dunia Gizi PROFESI (Profesional Islam): Media Publikasi Penelitian Journal SAGO Gizi dan Kesehatan Jurnal Kesehatan Tambusai JOURNAL LA MEDIHEALTICO Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Abdi Psikonomi Prosiding Konferensi Nasional PKM-CSR Jurnal Gizi Masyarakat Indonesia (The Journal of Indonesian Community Nutrition) Indonesian Community Journal Abdi Geomedisains Jurnal Sains dan Teknologi Jurnal Sehat Indonesia (JUSINDO) Prosiding University Research Colloquium Jurnal Indonesia Sosial Sains Eduvest - Journal of Universal Studies Jurnal Inovasi Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Health Research Journal of Indonesia Ranah Research : Journal of Multidisciplinary Research and Development Pontianak Nutrition Journal (PNJ) Media Gizi Ilmiah Indonesia Prosiding Seminar Nasional Unimus Holistik Jurnal Kesehatan Preventif : Jurnal Kesehatan Masyarakat Prosiding Seminar Nasional Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta Proceeding Seminar on Food and Dietetic
Claim Missing Document
Check
Articles

Hubungan Karakteristik Ibu, Pemberian Asi Eksklusif dan Berat Badan Lahir dengan Kejadian Stunting di Puskesmas Gatak Salsabila, Puteri Adlia; Rakhma, Luluk Ria
Jurnal Sehat Indonesia (JUSINDO) Vol. 6 No. 02 (2024): Jurnal Sehat Indonesia (JUSINDO)
Publisher : CV. Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/jsi.v6i02.101

Abstract

Kasus stunting pada balita masih menjadi salah satu masalah yang paling mendesak dalam bidang gizi di Indonesia. Kasus stunting pada balita merupakan salah satu permasalahan gizi yang terus menjadi kritis di Indonesia. Kejadian ini timbul dari kombinasi penyebab lingkungan dan manusia, yang dipengaruhi oleh asupan makanan yang tidak memadai. Penelitian ini bertujuan untuk Untuk menganalisis hubungan karakteristik ibu, pemberian ASI eksklusif, dan berat badan lahir dengan kejadian stunting di Puskesmas Gatak, Jawa Tengah. Penelitian ini menggunakan pendekatan cross-sectional dengan metode Simple Random Sampling. Hasil penelitian menunjukan bahwa sebanyak 77,3% balita stunting akibat ibu hamil <20 dan >35 tahun dengan nilai p* 0,002 dan nilai OR 95%CI nya 5,667, terdapat 67,6% balita stunting akibat pendidikan ibu dengan nilai p* 0,004 dan nilai OR 95%CI nya 4,182, terdapat 69% balita stunting akibat ibu yang bekerja dengan nilai p* 0,008 dan nilai OR 95%CI nya 3,852. Selain itu, terdapat 67,6% balita stunting akibat tidak diberikan ASI eksklusif dengan nilai p* 0,004 dan nilai OR 95%CI nya 4,182. Untuk berat badan lahir terdapat balita stunting sebanyak 62,5% dengan Riwayat BBLR dengan nilai p* 0,255 dan nilai OR 95%CI nya 1,933. Kesimpulan menyatakan bahwa terdapat hubungan antara karakteristik ibu dan pemberian ASI eksklusif dengan kejadian stunting, namun tidak terdapat hubungan antara berat badan lahir dengan kejadian stunting.
Development of Nutrition Education Media in the Form of Booklets on the Importance of Breakfast for Junior High School Students Aisyah, Widi Nur; Rakhma, Luluk Ria
Jurnal Sehat Indonesia (JUSINDO) Vol. 6 No. 02 (2024): Jurnal Sehat Indonesia (JUSINDO)
Publisher : CV. Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/jsi.v6i02.132

Abstract

Educational media has an important role in students' learning process. The number of student score results has decreased, indicating that students' understanding of the material is relatively low. Media that feels appropriate and in accordance with current conditions is booklet learning media. The purpose of this study was to analyze the understanding of junior high school students using booklet learning media. This research uses Research and Development research procedures (research and development). The analysis of this study is a questionnaire on the feasibility of educational media through booklets. The questionnaires tested the validity of media experts and material experts and student learning outcomes with the existence of learning media through booklets.
The Relationship Between Knowledge About Balanced Nutrition Guidelines And The Amount Of Pocket Money With Overnutritional Status Of Adolescents Kurnia Dewi, Emilia; Warajati Kisnawaty, Sudrajah; Ria Rakhma, Luluk
JURNAL KESMAS DAN GIZI (JKG) Vol. 8 No. 1 (2025): Jurnal Kesmas dan Gizi (JKG)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Institut Kesehatan Medistra Lubuk Pakam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35451/zrk9pr49

Abstract

The nutritional status of adolescents is currently a major public health concern, particularly due to the increase in cases of overweight and obesity, which increase the risk of non-communicable diseases (NCDs) such as diabetes mellitus, hypertension, and heart disease. The main factors influencing nutritional status are a balanced diet and adequate physical activity. However, other factors such as knowledge of balanced nutrition guidelines and pocket money management also play an important role. Nutrition knowledge is expected to influence attitudes and healthy food choices, while higher pocket money amounts may increase the tendency to purchase high-calorie, low-nutrient foods, thereby contributing to the risk of overweight. This study aims to analyze the relationship between knowledge of balanced nutrition guidelines and pocket money with nutritional status among high school students at SMA IT Nur Hidayah Sukoharjo. A cross-sectional observational study design was used with a population of all 11th grade students (N=283). The study sample consisted of 72 students, selected through simple random sampling. Data analysis used the Pearson product moment statistical test for nutrition knowledge and the Spearman rank test for pocket money,following the Kolmogorov-Smirnov normality test. The results showed no significant relationship between knowledge of balanced nutrition guidelines and overweight status among adolescents (p=0.676). However, there was a significant relationship between the amount of pocket money and overweight status among adolescents (p=0.043). This indicates that nutrition knowledge is not a direct factor influencing overweight status, while a higher amount of pocket money is correlated with the risk of overweight due to excessive consumption patterns. Teenagers are advised to increase their knowledge and application of balanced nutrition in their daily lives and to use their pocket money wisely when buying food and drinks.
Beban Kerja dan Asupan Gizi Makro dengan Kelelahan Kerja Ahli Gizi Rumah Sakit Wardani, Wening Sulistyo; Rakhma, Luluk Ria; Hidayati, Listyani; Zulaekah, Siti
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 8, No 1 (2024)
Publisher : Tribhuwana Tunggadewi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/nn.v8i1.2790

Abstract

Beban kerja yang  tidak sesuai dengan kemampuan pekerja menjadi penyebab   timbulnya kelelahan kerja. Kelelahan kerja dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor:  beban kerja yang berat dan asupan yang kurang memadai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara beban kerja dan asupan gizi makro dengan kelelahan ahli gizi rumah sakit di Wilayah Sukoharjo. Desain penelitian ini cross sectional dengan teknik stratified random sampling dari 52 populasi sehingga diperoleh sampel yang sesuai dengan kriteria inklusi sejumlah 34 responden ahli gizi. Data beban kerja diperoleh melalui observasi pencatatan aktivitas. Asupan gizi makro diperoleh melalui recall 24 jam. Data kelelahan kerja diperoleh dengan pengisian kuesioner Industrial Fatigue Research Committee.  Analisis data menggunakan  uji  pearson product moment. Mayoritas ahli  gizi mengalami beban kerja dengan kategori sedang 19 responden (55,8%) dan 23 responden (67, 6%) memiliki skor kelelahan kerja tinggi. Tidak ditemukan hubungan antara beban kerja dan asupan gizi makro dengan kelelahan kerja ahli gizi rumah sakit di Wilayah Sukoharjo, hasil uji statistik untuk beban kerja dengan kelelahan didapatkan nilai p = 0,353. Hasil uji statistik asupan gizi makro dengan kelelahan  didapatkan nilai p 0,090 (energi ); p 0, 084 (protein); p 0,831 ( lemak); p 0,322 (karbohidrat).
Differences in Nutrition Knowledge Between Junior High School Students who Receive Nutrition Education Using Offline and Online Booklet Media Hastuti, Anindra Retno; Rakhma, Luluk Ria
Jurnal Indonesia Sosial Sains Vol. 6 No. 9 (2025): Jurnal Indonesia Sosial Sains
Publisher : CV. Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/jiss.v6i9.1879

Abstract

The increasing prevalence of adolescent nutritional problems, particularly those related to breakfast habits and obesity, necessitates effective nutrition education strategies that can be implemented both in traditional face-to-face settings and through digital platforms. Contemporary educational approaches must adapt to technological advances while maintaining pedagogical effectiveness, making it crucial to evaluate the comparative efficacy of different delivery methods for nutrition education among adolescents. This study aims to determine the difference in nutrition knowledge levels among junior high school students who received nutrition education using booklet media through offline (luring) and online (daring) methods. The research design employed was a quasi-experimental approach with a nonequivalent control group design, involving 60 eighth-grade students from SMP Al-Islam 1 Surakarta and SMP Muhammadiyah 5 Surakarta. Participants were divided into a control group (offline) and an experimental group (online). Data were collected using a questionnaire consisting of 20 validated questions regarding the importance of breakfast, administered before (pretest) and after (posttest) the intervention. Data analysis was conducted using the Wilcoxon test for within-group comparisons and the independent sample t-test for between-group comparisons. The results showed an average difference in students' knowledge scores of 19.67 for the offline method and 19.83 for the online method, with a p-value of 0.904, indicating no significant difference between the two methods. These findings suggest that both methods are equally effective in improving students' nutrition knowledge, making them viable alternatives for nutrition education in schools.
CORRELATION OF EDUCATION LEVEL TO MOTHER’S KNOWLEDGE FOLLOWING THERAPEUTIC FEEDING CENTER (TFC) PROGRAM IN SUKOHARJO CENTRAL JAVA rakhma, luluk ria; erlinda, erlinda; apriliana, apriliana
Preventif : Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 8 No. 2 (2017)
Publisher : Tadulako University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/preventif.v8i2.92

Abstract

Background & Objective: Malnutrition is still common in many developing countries including Indonesia.Various efforts made by the government to overcome malnutrition. One of them is through nutritioneducation as in the Therapeutic Feeding Center (TFC) program. Activities that increase knowledge ofnutrition will depend highly on the mother‟s education level. This study aims to analyze the correlation ofeducation level to mother‟s knowledge of children under five following the TFC program in Sukoharjoregency, Central Java. Method : This study used an observational design with Cross Sectional approachwhich took place in September 2016-February 2017 at Gatak, Weru and Sukoharjo Public Health Center. 35samples were chosen by Simple Random Sampling technique. The maternal education and nutritionalknowledge variables were obtained using questionaires that has been tested for reliability. Statistical analysisusing Chi Square. Results: Respondent were mostly mothers with children aged 37-60 months (77.1%),aged <35 years (60%), low family income (62%) and small family (77.1 %). The majority mothers with loweducation are 54.3% and have good nutritional knowledge of 45.7%. The minimum score of mother'snutritional knowledge is 50 and the maximum is 90 with an average of 68.5 points. The correlation test got ap value of 0.03 with Odd Ratio of 6.2 (1.4-26.9) means that mother with a low education level has aprobability 6.2 times higher lack of nutritional knowledge. Conclusion: There is a correlation betweeneducation level with knowledge of mother following TFC program in Sukoharjo Regency Central Java.
Hubungan Kebiasaan Makan Sayur Buah Dan Kualitas Tidur Terhadap Siklus Menstruasi Pada Remaja Putri Di SMP Pondok Modern Selamat Kendal Talitha Eka Maulinda; Luluk Ria Rakhma; Muwakhidah Muwakhidah
Jurnal Ners Vol. 9 No. 2 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i2.41486

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Kebiasaan Makan Sayur Buah dan Kualitas Tidur Terhadap Siklus Menstruasi Pada Remaja Putri di SMP Pondok Modern Selamat Kendal. Penelitian ini menggunakan metode observasional dengan desain cross-sectional yang dilakukan selama enam bulan di SMP Pondok Modern Selamat Kendal. Sampel penelitian terdiri dari remaja putri kelas VII, VIII, dan IX dengan jumlah sampel sebanyak 59 subjek. Tekniik analisis data dilakukan menggunakan SPSS versi 20, meliputi analisis univariat untuk mendeskripsikan karakteristik variabel penelitian dan analisis bivariat untuk menguji hubungan antara kebiasaan makan, kualitas tidur, dan siklus menstruasi menggunakan uji Chi Square. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa mayoritas siswi SMP Pondok Modern Selamat Kendal memiliki kebiasaan makan sayur yang baik, dengan 113 siswi (91,1%) sering mengonsumsi sayur, sementara 11 siswi (8,9%) jarang mengonsumsinya. Untuk kebiasaan makan buah, 83 siswi (66,9%) sering mengonsumsi buah, sedangkan 41 siswi (33,1%) jarang melakukannya. Dalam hal kualitas tidur, sebagian besar siswi, yaitu 108 siswi (87,1%), memiliki kualitas tidur yang buruk, dan hanya 16 siswi (12,9%) yang memiliki kualitas tidur baik. Dari segi siklus menstruasi, 87 siswi (70,2%) memiliki siklus yang normal, sementara 37 siswi (29,8%) memiliki siklus yang tidak normal. Analisis lebih lanjut menunjukkan adanya hubungan signifikan antara konsumsi sayur dan siklus menstruasi (P-Value 0,003), serta antara konsumsi buah dan siklus menstruasi (P-Value 0,002). Namun, kualitas tidur tidak menunjukkan hubungan signifikan dengan siklus menstruasi (P-Value 0,145).
HUBUNGAN KONSUMSI COMFORT FOOD DENGAN SIKLUS MENSTRUASI PADA MAHASISWI UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA Rachma, Jenic Maulia; Rakhma, Luluk Ria
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 10 No. 1 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v10i1.55207

Abstract

Menstruasi merupakan proses fisiologis yang mendapatkan pengaruh dari keseimbangan hormon reproduksi, seperti estrogen atau progesteron.. Ketidakteraturan siklus menstruasi pada mahasiswi sering dikaitkan dengan berbagai faktor gaya hidup, salah satunya pola makan. Konsumsi comfort food yang tinggi gula, lemak, dan kalori pada usia dewasa awal berpotensi memengaruhi regulasi hormon reproduksi melalui mekanisme peningkatan kadar insulin, androgen, dan kortisol, sehingga dapat menghambat siklus ovulasi serta keteraturan proses menstruasi.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kebiasaan konsumsi comfort food dengan siklus menstruasi pada mahasiswi Universitas Muhammadiyah Surakarta. Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dan mengaplikasikan pendekatan cross sectional. Data dalam penelitian ini diambil pada bulan Juli 2025 menggunakan instrumen Semi Quantitative Food Frequency Questionnaire (SQ-FFQ) untuk menilai konsumsi comfort food dan kuesioner siklus menstruasi. Sampel penelitian ini merupakan mahasiswi UMS berusia 19-21 tahun berjumlah 85 responden yang ditetapkan melalui random sampling sederhana. Analisis data dilakukan dengan mengaplikasikan uji korelasi Spearman dan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 57,6% dari total responden (49 responden) sering mengonsumsi comfort food dan sebanyak 40% dari total responden (34 responden) mempunyai siklus menstruasi tidak teratur. Uji Spearman menunjukkan bahwa terdapat hubungan signifikan dan positif sedang antara konsumsi comfort food dan panjang siklus menstruasi (ρ = 0,428; p < 0,05). Selain itu, uji Chi-Square menunjukkan bahwa responden dengan konsumsi comfort food tinggi memiliki risiko sekitar lima kali lebih besar mengalami siklus menstruasi tidak teratur (OR = 5,084; p = 0,001). Penelitian ini menegaskan pentingnya edukasi mengenai pola makan sehat dan pengelolaan stres untuk mendukung kesehatan reproduksi mahasiswi.
PELATIHAN PEMBUATAN MINYAK KELAPA UNTUK MENDUKUNG KESEHATAN PENDERITA KOLESTEROL Wachidah Yuniartika; Wita Oktaviana; Sulastri Sulastri; Luluk Ria Rahma; Nieldya Nofandrilla; Fatimah Nur Janah Amini; Zuan Nun Alea Syavinka; Dyaz Surya Ananta; Aisyah Dani Hanifah
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 9 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i9.3409-3416

Abstract

Kolesterol termasuk pada golongan lipid yang memiliki sifat aterogenik yaitu sifat yang mudah menempel dan dapat menimbulkan penimbunan yang dapat menyumbat pembuluh darah. Akibat adanya penumpukan kolesterol pada pembuluh darah biasanya sering disebut dengan aterosklerosis. Masalah yang dihadapi adalah kurangnya pengetahuan lansia dan kader tentang penyakit kolesterol serta bahaya kadar kolesterol yang tinggi pada lansia. Tujuan pengabdian masyarakat ini melatih kader dan lansia pembuatan minyak kelapa bebas kolesterol. Kegiatan ini dilaksanakan di posyandu dukuh karangijo, Desa Blimbing, Kecamatan Gatak, Sukoharjo, Jawa tengah. Sasaran dalam kegiatan ini adalah lansia yang memiliki kadar kolesterol total ≥ 200 mg/dl. Lansia yang mengikuti kegiatan ini mayoritas berjenis kelamin perempuan. Kegiatan ini dilaksanakan selama bulan Juli 2023. Kegiatan di awali dengan screening pemeriksaan kolesterol total pada lansia, selanjutnya pembuatan minyak rendah kolesterol, lalu aktivitas fisik dengan senam aerobic low impact, dan setelah 2 minggu penggunaan minyak dilakukan post test. Hasil evaluasi yang dilakukan menunjukkan terjadinya penurunan kolesterol total pada lansia. Pada awalnya, hasil 18 responden memiliki kadar kolesterol agak tinggi dan 15 responden memiliki kadar kolesterol yang tinggi. Sedangkan hasil posttest pemeriksaan kadar kolesterol pada lansia menunjukkan 11 responden memiliki kadar kolesterol yang baik, 15 responden memiliki kadar kolesterol agak tinggi dan 7 responden lain memiliki kadar kolesterol tinggi. Saran dari pengabdian masyarakat ini sebaiknya kegiatan ini dilanjutkan oleh kader dalam membantu lansia ataupun penderita kolesterol lainnya supaya dapat melakukan hidup tanpa kolesterol.
Hubungan Ketahanan Pangan dengan Asupan Protein di Kecamatan Selo Boyolali Bagus Rizky Nur Hidayat; Luluk Ria Rakhma; Listyani Hidayati
INSOLOGI: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 5 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Yayasan Literasi Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55123/insologi.v5i1.7617

Abstract

Based on the Global Food Security Index (GFSI), Indonesia has a score of 60.2 and ranks 63rd out of 113 countries included in the food security program. Household-level food security is a key factor in addressing nutritional problems, particularly among populations that are highly vulnerable to nutritional disorders. This study aimed to examine the relationship between food security and protein intake in Selo District, Boyolali. This study employed an observational design with a cross-sectional approach. A total of 108 samples were selected using simple random sampling. Primary data were collected using the Household Food Insecurity Access Scale (HFIAS) questionnaire and a semi-quantitative food frequency questionnaire (SQ-FFQ) through interviewer-administered interviews. Secondary data were obtained from Selo Boyolali Public Health Center records. Data analysis was conducted using correlation analysis. The results showed a significant negative correlation between food security level and protein intake in Selo District, including Tlogolele, Jrakah, and Klakah villages (r = −0.268; p = 0.005). In addition, a significant positive correlation was found between protein intake and nutritional status in the same area (r = 0.191; p = 0.048). In conclusion, there is a significant relationship between food security and protein intake in Selo District, and protein intake also plays an important role in influencing nutritional status.
Co-Authors Aan Sofyan Afiya, Marisa Puri Aini Fitria Aisyah Dani Hanifah Aisyah, Widi Nur Ajeng Aisyah Permata Putri Aliya Maharani Putri Amanda Wahyu Kurniawan Ambar Yunita Nugraheni Andi Kurniawan Angdelakirana Apdika Sary Anggraeni, Mulia Annisa Nur Adelasanti APRILIANA, APRILIANA Ariyanto, Fazri Audi Tahta Aurellia Aviega Essa Meilinda Hapsari Bagus Rizky Nur Hidayat Brainandiva Ade Fitria Budi Hernawan Cahya Rahma Utami Chindi Astuti Anjellia Salsabila Dedi Hanwar Desiana, Zahra Ratnawati Diah Ekowati Dita Sulistiyani Dwi Anggraini Dyah Intan Puspitasari Dyaz Surya Ananta Elida Soviana Endang Nur Widiyaningsih Endang Setyaningsih Eni Setyowati Enita Dewi Erindyah Retno Wikantyasning Erlinda Erlinda F., Apriliana W. F., Erlinda Fadhilah Nufus Muthmainah, Nur Fahdah Haniyah Farida Nur Isnaeni fatimah Fatimah Fatimah Nur Janah Amini Febbi Nuzula Rosmasita Firmansyah Firmansyah Firmansyah Firmansyah Galih Cinantya Handini Hani Meilani Putri Hani, Nur Harisma Kusumawardani Hastuti, Anindra Retno Hastuti, Rismayani Hilda Deliana Hirda, Dinda Aulia Ika Trisharyanti Dian Kusumowati Imtinan Mauriko Safitri Intan Puspitasari, Dyah Jesian Viviandita Kartinah Khantsa Mastura Khoirunnisa Khoirunnisa Kirana, Garda Sukma Kurnia Dewi, Emilia Kussudyarsana Listyani Hidayati Lutfi Nur Ratna Kusuma Makhabatien Salmania Marisa Puri Afiya Masyiithoh Ridha Efendi Mochammad Imron Awalludin Muchlison Anis Muhammad Ikhsan Al Af Ghani Mustika, Sandya Windu Mutalazimah Mutalazimah Mutiara, Intan Muwakhidah Muwakhidah Muwakhidah, M Nadia Aqiela Laili Nieldya Nofandrilla Niken Asih Pangastuti Nisa, Nuraeni Chairi Nita Puspitasari Noorsy, Nadhira Ahadea Norma Diena Amalia Nur Indah Dewi Rahmawati Nur Lathifah Mardiyati Nur ‘Azah Nuraeni Chairi Nisa Oktariani, Rina Pradita Wahyuningtyas Pradita, Laila Suci Pramudya Kurnia Prawesthi, Tiva Eka Puspita, Fadia Ayu Puteri Adlia Salsabila Putri, Qori' Selviana Rachma, Jenic Maulia Rafifah, Hasna Rahmawati, Seli Nur Raisya Putri Citranova Nurfadilla Rara Rahma Fadilla Refsya Azanti Putri Rima Munawaroh Riska Cahyani Zahra Salsabila, Puteri Adlia Sania Nayasari Khoirunnisa Setyaningrum Rahmawaty Setyo Nurwaini Shofi Mela Rosida Sholihah, Nabila Mar’atush Siti Nurokhmah Siti Zulaekah Sudrajah Warajati Kisnawaty Sulastri Suryaningrum, Aprilia Talitha Eka Maulinda Tri Susanti Tri Wibowo Anang Setia Budi Wachid Yahya Wachidah Yuniartika Wafiy Lailin Prehamukti Wahyuni Wahyuni Wardani, Wening Sulistyo Widi Nur Aisyah Wilujeng, Sindy Wisnu Nurcahyo Wita Oktaviana Wulandari, Falita Yolanda, Intania Widi Yuka Aulia Rahma Zakky Cholisoh Zuan Nun Alea Syavinka