Claim Missing Document
Check
Articles

The Effect of Providing Nutritional Counseling on the Level of Knowledge, Attitudes, and Compliance with Fe Tablets Consumption for Pregnant Women with Anemia in the Grogol Community Health Center Area Suryaningrum, Aprilia; Firmansyah; Rakhma, Luluk Ria; Soviana, Elida
Media Gizi Indonesia Vol. 19 No. 1SP (2024): MEDIA GIZI INDONESIA (NATIONAL NUTRITION JOURNAL) Special Issue: The 3rd Ben
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/mgi.v19i1SP.8-19

Abstract

Background: Anemia contributes to maternal mortality during pregnancy, with a 2021 prevalence of 5.02% in Grogol. Non-compliance with Fe tablet consumption is a key factor. Nutritional counseling can effectively improve mothers' knowledge, attitudes, and compliance with Fe tablet intake. Objective: This study examines the impact of nutritional counseling on knowledge, attitudes, and compliance with Fe tablet consumption among anemic pregnant women at Grogol Community Health Center. Method: Using a pre-experimental one-group pre-post-test design, 35 anemic pregnant women in their second and third trimesters were randomly sampled from clinic records. They received 15-20 minutes of counseling with leaflets. Knowledge and attitudes were assessed via interviews and questionnaires, while compliance was measured using the pill count formula. The Wilcoxon Signed Rank Test evaluated changes from baseline to post-counseling. Results: Nutritional counseling increased knowledge (28.60%), attitudes (17.10%), and compliance (22.80%). Significant improvements were found in knowledge (p=0.001), attitude (p=0.001), and Fe tablet compliance (p=0.002). Conclusion: Nutritional counseling at the Grogol Community Health Center should be provided periodically to carry out promotive and preventive functions in the incidence of anemia in pregnant women.
Hubungan Anemia dan KEK pada Ibu Hamil dengan Kejadian BBLR di Puskesmas Wilayah Kabupaten Sukoharjo Sholihah, Nabila Mar’atush; Rakhma, Luluk Ria
Health Information : Jurnal Penelitian Content Digitized
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang : Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) merupakan kondisi berat badan lahir bayi dibawah 2500 gram. BBLR merupakan salah satu penyebab terbanyak AKB di Indonesia tahun 2021 yang mencapai 34,5%. Kondisi ibu saat hamil diantaranya status anemia, status gizi ibu seperti kekurangan energi kronis (KEK), usia ibu ketika hamil, paritas dapat menjadi faktor risiko terjadinya BBLR pada bayi. Kabupaten Sukoharjo mengalami peningkatan prevalensi BBLR dari 3,5% di tahun 2021 menjadi 4,1% ditahun 2022, dapat dikatakan bahwa angka tersebut melebihi prevalensi yang ada di Indonesia menurut Kemenkes tahun 2021 sebesar 2,5%. Tujuan : Untuk mengetahui ada tidaknya hubungan anemia dan KEK pada ibu hamil di Puskesmas wilayah Kabupaten Sukoharjo pada tahun 2022. Metode : Jenis penelitian ini adalah observasional analitik dengan desain case control. Sampel penelitian ini terbagi menjadi 2 kelompok yaitu 105 kelompok kasus dan 105 kelompok kontrol, sehingga didapatkan total sampel sebanyak 210 ibu bersalin di Puskesmas wilayah Kabupaten Sukoharjo ditahun 2022. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan data sekunder, kemudian diolah dan dianalisis dengan uji Chi-Square untuk mengetahui hubungan anemia dan KEK pada ibu hamil dnegna kejadian BBLR. Hasil : Uji Chi-Square menunjukkan adanya hubungan yang signifikan pada anemia ibu hamil (p=0,007; OR=2,417;CI=1,262–4,628) dan KEK ibu hamil (p=0,002; OR=3,102;CI=1,519–6,336) dengan kejadian BBLR di Puskesmas wilayah Kabupaten Sukoharjo tahun 2022. Selain itu, usia ibu (p=0,010), paritas (p=0,017), dan pendidikan ibu (p=0,036) juga menunjukkan adanya hubungan dengan kejadian BBLR, namun untuk pekerjaan ibu (p=0,443) tidak terdapat hubungan dengan kejadian BBLR di Puskesmas wilayah Kabupaten Sukoharjo.Kesimpulan : Terdapat hubungan anemia dan KEK pada ibu hamil dengan kejadian BBLR di Puskesmas wilayah Kabupaten Sukoharjo.
Perbedaan Tingkat Literasi Gizi Dan Status Gizi Pada Siswa Sekolah Kesehatan Dan Non Kesehatan Di Surakarta Pradita, Laila Suci; Rakhma, Luluk Ria; Widiyaningsih, Endang Nur
Health Information : Jurnal Penelitian Content Digitized
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Literasi gizi merupakan kondisi dimana seseorang mempunyai pengetahuan gizi serta kemampuan untuk memperoleh, mengolah, dan memahami informasi dasar layanan gizi untuk membuat keputusan gizi yang tepat.Prevalensi literasi kesehatan pada siswa SMA/SMK di Surabaya menunjukkan kemungkinan besar literasi terbatas sebesar 37%, kemungkinan literasi terbatas sebesar 38%, dan kemungkinan literasi cukup sebesar 25%. Tujuan:Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan perbedaan tingkat literasi gizi dan status gizi pada siswa sekolah kesehatan dan non kesehatan di Surakarta. Metode: Jenis penelitian yang digunakan penelitian observasional dengan rancangan cross sectional. Data tingkat literasi gizi menggunakan instrumen NVS (Newest Vital Sign). Data status gizi didapat dengan perhitungan z-skor IMT/U. Lokasi penelitian ini dilakukan di SMK kesehatan Mandala Bhakti Surakarta dan SMA Muhammadiyah 1 Surakarta dengan populasi semua siswa dan metode pengambilan sampel yaitu proporsional random sampling dengan jumlah sampel 92. Analisis data statistic menggunakan uji mann whitney. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan pada tingkat literasi gizi diperoleh nilai p (value) = 0,003 < 0,05, sedangkan status gizi dengan nilai p = 0,58 > 0,05. Kesimpulan: Pada tingkat literasi gizi terdapat perbedaan antara siswa sekolah kesehatan dan siswa sekolah non kesehatan dan tidak terdapat perbedaan status gizi pada siswa sekolah kesehatan dan siswa sekolah non kesehatan di Surakarta.
Perbedaan Tingkat Literasi Gizi dan Status Gizi Antara Mahasiswa Gizi dan Mahasiswa Non Gizi Universitas Muhammadiyah Surakarta Hirda, Dinda Aulia; Rakhma, Luluk Ria; Widiyaningsih, Endang Nur
Health Information : Jurnal Penelitian Content Digitized
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu bidang yang masih kekurangan pelayanan kesehatan di Indonesia adalah bidang gizi. Mahasiswa berisiko mengalami masalah akibat perubahan perilaku terkait kesehatan, termasuk kebiasaan makan yang buruk. Literasi gizi merupakan faktor penting yang mempengaruhi kebiasaan makan sehat seseorang serta mempengaruhi kualitas pola makan seseorang. Tingkat literasi gizi seseorang diukur dari kemampuannya memperoleh, menganalisis, dan menerapkan data terkait gizi untuk menentukan pilihan pola makan yang terdidik. Penelitian ini menggunakan jenis observasional dengan desain cross-sectional. Jumlah sampel 152 mahasiswa masing-masing 76 mahasiswa gizi dan 76 mahasiswa non gizi secara consecutive sampling. Pengumpulan data tingkat literasi gizi menggunakan kuesioner Newest Vital Sign (NVS) yang telah diadaptasi kedalam bahasa Indonesia dan status gizi didapatkan dari pengukuran berat badan dan tinggi badan secara langsung. Analisis data digunakan untuk menganalisis perbedaan adalah uji Mann-Whitney. Hasil penelitian menunjukan tingkat literasi gizi pada mahasiswa gizi dalam kategori memadai (97.4%) sedangkan pada mahasiswa non gizi dalam kategori terbatas (47.4%). Status gizi berdasarkan indeks massa tubuh sebagian besar normal (71.1% mahasiswa gizi dan 73.7% mahasiswa non gizi). Hasil uji statistik perbedaan menunjukan jurusan gizi dan non-jurusan di Universitas Muhammadiyah Surakarta berbeda secara signifikan (p= 0.00) dalam literasi gizi mereka, meskipun tidak ada perbedaan yang signifikan (p= 0.67) dalam status gizi mereka.
Hubungan Riwayat ASI Eksklusif dengan Kejadian Stunting pada Anak Balita di Puskesmas Purwantoro I. Viviandita, Jesian; Kisnawaty, Sudrajah Warajati; Widiyaningsih, Endang Nur; Rakhma, Luluk Ria
Media Gizi Ilmiah Indonesia Vol 1 No 2 (2023): AGUSTUS 2023
Publisher : Kabar Gizi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62358/mgii.v1i2.8

Abstract

Stunting is a malnutrition for a long time. Malnutrition will cause growth retardation disorders. The percentage of stunting under five nutritional status in Indonesia in 2021 is 24.4%. The factors that cause stunting is infants not getting exclusive breastfeeding. The aim of the study to determine the relationship between history of exclusive breastfeeding on the incidence of stunting in toddlers aged 24-59 months in the working area of Purwantoro I Health Center, Wonogiri Regency. This type of research is Cross Sectional. The sample for this study was toddlers aged 24-59 months who had met the inclusion criteria. The research subjects were 59 people spread across the work area of the Purwantoro I Health Center. The sampling technique was proportional cluster random sampling. History of exclusive breastfeeding was obtained from secondary data from the Purwantoro I Health Center. Data on stunting events were measured based on the nutritional status of children under five obtained from measurements using a microtoise. The data obtained were tested using the Chi Square test. History of toddlers receiving exclusive breastfeeding (0-6 months) was 67.8% and children who did not receive exclusive breastfeeding (0-6 months) were 32.2%. The relationship between history of exclusive breastfeeding and stunting in infants aged 24-59 months was p=0.005. There is a relationship between history of exclusive breastfeeding on the incidence of stunting in toddlers aged 24-59 months in the working area of Purwantoro I Health Center
Pengetahuan Gizi Seimbang dengan Perilaku Gizi Seimbang Mahasiswa Kos Fakultas Ekonomi Bisnis Universitas Muhammadiyah Surakarta Fadhilah Nufus Muthmainah, Nur; Mutalazimah, M; Intan Puspitasari, Dyah; Ria Rakhma, Luluk
Profesi (Profesional Islam) : Media Publikasi Penelitian Vol. 21 No. 1 (2023): Profesi (Profesional Islam): Media Publikasi Penelitian
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) ITS PKU Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26576/profesi.v21i1.219

Abstract

Mahasiswa termasuk dalam kelompok remaja akhir yang memiliki otonomi lebih dalam mengatur asupan makanannya. Permasalahan konsumsi makanan pada masa remaja akhir dapat mengakibatkan kelebihan dan kekurangan gizi. Pemahaman dan pengetahuan serta perilaku makan yang berpendoman pada prinsip gizi seimbang diperlukan untuk mencegah terjadinya kekurangan dan kelebihan gizi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan gizi seimbang dengan perilaku gizi seimbang pada Mahasiswa Kos Fakultas Ekonomi Bisnis Universitas Muhammadiyah Surakarta. Jenis penelitian ini bersifat cross-sectional, dari 1218 populasi didapat 101 sampel yang dipilih sebagai responden melalui simple random sampling. Penelitian dilakukan pada bulan September 2023 di Fakultas Ekonomi Bisnis Universitas Muhammadiyah Surakarta. Data pengetahuan dan perilaku gizi seimbang didapat dari pengisian kuesioner oleh responden. Uji korelasi rank Spearman digunakan untuk analisis statistik. Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 27,7% responden memiliki pengetahuan gizi seimbang yang kurang baik dan 53,5% responden memiliki perilaku gizi seimbang yang kurang baik. Hasil uji rank spearman menunjukkan tidak terdapat hubungan antara pengetahuan gizi seimbang dengan perilaku gizi seimbang mahasiswa kos Fakultas Ekonomi Bisnis (p=0,410). Kesimpulan diperlukan edukasi gizi secara berkelanjutan dengan melibatkan pihak terkait seperti pusat layanan kesehatan kampus dan program studi gizi di Universitas Muhammadiyah Surakarta.
Mie Sehat dari Pemanfaatan Lahan dengan Penanaman Sayuran Hidroponik pada Kelompok Wanita Tani Sri Rejeki di Sukoharjo, Jawa Tengah Rakhma, Luluk Ria; Anis, Muchlison; Kussudyarsana, Kussudyarsana
Jurnal Inovasi Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 4 No 2 (2024): JIPPM - Desember 2024
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jippm.650

Abstract

Kegiatan pengabdian ini dilatarbelakangi oleh kondisi tanah yang kurang optimal dan ketersediaan air yang tidak menentu di Desa Cabeyan, Kecamatan Bendosari, Sukoharjo, yang mempengaruhi kegiatan pertanian dari Kelompok Wanita Tani Sri Rejeki. Mengatasi masalah tersebut, pelatihan budidaya tanaman sayuran secara hidroponik diadakan sebagai alternatif pemanfaatan lahan pertanian yang lebih efisien dan berkelanjutan. Hidroponik, sebagai teknik budidaya tanaman yang menggunakan air sebagai media tanam dengan penambahan nutrisi, memiliki potensi untuk meningkatkan hasil panen sayuran yang dapat digunakan sebagai bahan substitusi pangan pokok dan menambah nilai gizi. Tujuan dari kegiatan ini adalah memberikan pelatihan kepada anggota Kelompok Wanita Tani Sri Rejeki dalam menguasai teknik hidroponik serta pemanfaatan hasil panen untuk pembuatan mie sehat berbahan substitusi sayur bayam. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, pelatihan, dan demonstrasi, yang berlangsung selama satu bulan pada Oktober 2024 dengan peserta sebanyak 25 orang. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan, motivasi, dan keterampilan peserta, serta keberhasilan memanfaatkan hasil panen sayuran hidroponik untuk diversifikasi pangan dalam bentuk mie bayam yang bernilai gizi tinggi.
Association of Household Food Security And Nutritional Status Based On Body Mass Index (BMI) of Woman In Surakarta, Central Java, Indonesia Wulandari, Falita; Rakhma, Luluk Ria
Jurnal Bahana Kesehatan Masyarakat (Bahana of Journal Public Health) Vol 8 No 2 (2024): Jurnal Bahana Kesehatan Masyarakat (Bahana of Journal Public Health)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35910/jbkm.v8i2.782

Abstract

Background : Household food security has been associated with households's ability to access sufficient food to meet the needs of all family members. This study aims to determine the association between household food security and nutritional status based on BMI in women aged 15–49 in Surakarta, Central Java, Indonesia. Method: This research used a cross sectional design. 101 women were included as subjects by the random sampling technique. Food security data was obtained from HFIAS (Household Food Insecurity Access Scale) questionnaire and nutritional status was measured using BMI. Statistical tests to determine the association between variables use the Spearman correlation test and the Pearson correlation test. Result: The research results showed p = 0.328, which means there was no association between income and nutritional status based on BMI, and showed p = 0.004 which means there was an association between income and household food security, and p = 0.677, which means there was no association between household food security and nutritional status based on BMI. Conclusion: There was no association between household food security and nutritional status based on BMI of women in Surakarta, Central Java, Indonesia.
Pengembangan Media Video Edukasi tentang Pengetahuan Pemilihan Snack pada Remaja Putri, Qori' Selviana; Rakhma, Luluk Ria
Jurnal Bahana Kesehatan Masyarakat (Bahana of Journal Public Health) Vol 8 No 2 (2024): Jurnal Bahana Kesehatan Masyarakat (Bahana of Journal Public Health)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35910/jbkm.v8i2.783

Abstract

Background: Adolescents aged 13-18 years experience rapid growth, leading to increased nutritional needs. This age group often seeks additional snacks outside of meal times due to heightened appetite. However, not all snacks are nutritious. Another issue is the low food safety level of snacks sold freely in school canteens and the surrounding environment, which may not meet adolescents’ nutritional needs. This study aims to develop, determine the suitability, and assess the acceptability of video-based nutrition education media about adolescent snack selection. Method: This research utilized the Research and Development (R&D) method, encompassing analysis, design, development, implementation, and evaluation stages. The subjects included material experts, media experts, and target audience acceptability tests. The research object was video media. Results: The media suitability test by material experts averaged 4.37, with a CVI of 1.00. Media experts rated it at 4.47 with a CVI of 0.96. The acceptability test scored an average of 4.5 with a CVI of 1.00. Conclusion: The video media is highly suitable and highly suitable for use as an information tool to increase knowledge about snack selection among adolescents. Keywords: Adolescents; Snacks; Video Media.
The Relationship of Macronutrient Intake and Sleep Duration to Nutritional Status in Students Noorsy, Nadhira Ahadea; Rakhma, Luluk Ria
Journal La Medihealtico Vol. 5 No. 6 (2024): Journal La Medihealtico
Publisher : Newinera Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37899/journallamedihealtico.v5i6.1653

Abstract

Nutritional status is a state of health in a person's body which is caused by consumption, absorption and use of food nutrients. Based on the results of the 2023 Indonesian Health Survey, it shows that Central Java province is one of the provinces that has a prevalence of underweight adults (age > 18 years) above the national prevalence of 8.9%. The adult population has 9.0% undernutrition or underweight, 13.5% overnutrition and 22.5% obesity. Nutritional status can also be influenced by sleep duration. Sleep duration is an important regulator of body weight and metabolism. Objective: To determine the relationship between macronutrient intake and sleep duration on nutritional status. This type of research was observational using cross-sectional. The number of research subjects was 101 students taken by random sampling. The data used in this study were primary data such as age, gender, food intake for 3 non-consecutive days, sleep duration and nutritional status. Statistical tests use the Chi-Square test. Students with poor protein intake and normal status were (35.4%). Students with poor fat intake and underweight nutritional status were (38.1%). Students with good carbohydrate intake and normal nutritional status were (64.9%). And students with a sleep duration of >6 hours with normal nutritional status were (48.8%). There is a relationship between protein intake (p=0.028), fat (p=0.003), carbohydrates (p=0.024) and sleep duration (p=0.048) on nutritional status.
Co-Authors Aan Sofyan Afiya, Marisa Puri Aini Fitria Aisyah, Widi Nur Aliya Maharani Putri Amanda Wahyu Kurniawan Ambar Yunita Ambar Yunita Nugraheni Andi Kurniawan Angdelakirana Apdika Sary Anggraeni, Mulia Annisa Nur Adelasanti APRILIANA, APRILIANA Ariyanto, Fazri Audi Tahta Aurellia Bagus Rizky Nur Hidayat Brainandiva Ade Fitria Cahya Rahma Utami Chindi Astuti Anjellia Salsabila Cholisoh, Zakky Dedi Hanwar Desiana, Zahra Ratnawati Dewi Rahmawati, Nur Indah Dita Sulistiyani Dwi Anggraini Dyah Intan Puspitasari Elida Soviana Elida Soviana Endang Nur Widiyaningsih Endang Setyaningsih ENI SETYOWATI Erindyah Retno Wikantyasning Erlinda Erlinda F., Apriliana W. F., Erlinda Fadhilah Nufus Muthmainah, Nur Farida Nur Isnaeni fatimah Fatimah Firmansyah Firmansyah Firmansyah Firmansyah Firmansyah Hani, Nur Harisma Kusumawardani Hastuti, Anindra Retno Hastuti, Rismayani Hirda, Dinda Aulia Ika Trisharyanti Dian Kusumowati Imtinan Mauriko Safitri Intan Puspitasari, Dyah Khantsa Mastura Khoirunnisa Khoirunnisa Kirana, Garda Sukma Kurnia Dewi, Emilia Kussudyarsana Kussudyarsana Listyani Hidayati Listyani Hidayati Listyani Hidayati Lutfi Nur Ratna Kusuma Marisa Puri Afiya Masyiithoh Ridha Efendi Mochammad Imron Awalludin Muchlison Anis Muchlison Anis Muhammad Ikhsan Al Af Ghani Mustika, Sandya Windu Mutalazimah Mutalazimah Mutiara, Intan Muwakhidah Muwakhidah Muwakhidah, M Nadia Aqiela Laili Niken Asih Pangastuti Nisa, Nuraeni Chairi nita puspitasari Noorsy, Nadhira Ahadea Norma Diena Amalia Nur Lathifah Mardiyati Nur Lathifah Mardiyati Nur ‘Azah Nuraeni Chairi Nisa Oktariani, Rina Pradita Wahyuningtyas Pradita, Laila Suci Pramudya Kurnia Prawesthi, Tiva Eka Puspita, Fadia Ayu Puteri Adlia Salsabila Putri, Qori' Selviana Rachma, Jenic Maulia Rafifah, Hasna Rahmawati, Seli Nur Rara Rahma Fadilla Refsya Azanti Putri Rima Munawaroh Salsabila, Puteri Adlia Sania Nayasari Khoirunnisa Setyaningrum Rahmawaty Setyo Nurwaini Shofi Mela Rosida Sholihah, Nabila Mar’atush Siti Zulaekah Siti Zulaekah Sudrajah Warajati Kisnawaty Suryaningrum, Aprilia Talitha Eka Maulinda Viviandita, Jesian Wachid Yahya Wafiy Lailin Prehamukti Wardani, Wening Sulistyo Widi Nur Aisyah Wilujeng, Sindy Wisnu Nurcahyo Wulandari, Falita Yolanda, Intania Widi Yuka Aulia Rahma