Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

The Influence of the False Eyelash Sewing Technique in Party Makeup on the Self-Identity Formation of Makeup Students A. Nur Maida; Izmi Burhanuddin; Annisa Putri; Novia Restu Windayani
Information Technology Education Journal Vol. 4, No. 2, May (2025)
Publisher : Jurusan Teknik Informatika dan Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/intec.v4i2.8025

Abstract

Look beautiful with false eyelashes is part of facial appearance. This research is quantitative descriptive which aims to find out 1. Characteristics of false eyelashes with sewing techniques in party makeup by Makeup students. 2. Factors influencing false eyelashes with sewing techniques with self-identity formation. 3. The effect of false eyelashes with sewing techniques on students' self-identity. The research uses quantitative descriptive with case study approach on 5 models and 30 respondents through observation, interviews, documentation and score sheets. Data analysis uses frequency distribution, percentage, mean, and standard deviation. Results showed (1) using 2-3 thin false eyelashes with sewing technique takes 15 seconds for natural, voluminous appearance in four models, while one model required 30 minutes due to sensitive eyes. The technique produces proportional appearance and lasts in various temperatures; (2) influencing factors include internal factors (willingness, interest, motivation, student effort) contributing 60%, and external factors (environment, social media, criticism) contributing 40% (3) false eyelashes with sewing technique influences students' self-identity through self-confidence (33%), professional attitude (29%), social recognition (21%), and personality (17%). Usage levels per respondents' scores: low category (16-17) 5 people (16.67%), medium category (18-19) 10 people (33.33%), high category (20) 15 people (50%). Statistical analysis shows minimum score 16, maximum 20, mean 18.83, standard deviation 1.29. The use of false eyelashes with sewing techniques received positive response and became important for visual identity and professional makeup students.
Development Of E-Book Based Curling Hair Learning Media Rika Riwayani; Nur Anni; Andi Nur Maida; Izmi Burhanuddin
HomeEC Vol 21, No 1 (2026): April
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/homeec.v21i1.84437

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan (Research and Development) yang bertujuan untuk menentukan: 1) Pengembangan media pembelajaran tata rambut berbasis e-book, 2) Validitas e-book, 3) Respon terhadap e-book. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium PKK, FT UNM dengan 15 responden mahasiswa S1 PKK jurusan Kosmetologi, FT UNM. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan dengan model pengembangan 4-D. Hasil penilaian menunjukkan bahwa: (1) Prosedur pengembangan e-book pembelajaran tata rambut melalui 4 tahapan, yaitu tahap definisi yang merupakan tahap awal analisis analisis kurikulum, karakteristik siswa, perumusan tujuan pembelajaran dan analisis materi dengan mengamati dosen yang mengajar mata kuliah tersebut. Tahap desain dilakukan dengan mendesain dan membuat e-book sesuai dengan kerangka e-book. Tahap pengembangan dilakukan dengan validasi oleh ahli materi dan ahli media hingga uji coba pada 15 mahasiswa angkatan 2020 dan 2021. Tahap terakhir adalah diseminasi, yaitu diseminasi produk yang telah diuji dalam skala kecil untuk digunakan oleh 15 mahasiswa. (2) Hasil validitas e-book yang dinilai oleh ahli materi memperoleh persentase 86% dengan kualifikasi “valid”, sedangkan untuk penilaian ahli media, memperoleh persentase 87% dengan kualifikasi “sangat valid”. (3) Tanggapan terhadap E-Book mendapat tanggapan positif dari 15 mahasiswa yang menjadi responden karena dari tiga aspek penilaian efektivitas mahasiswa yang memperoleh kategori sangat valid dengan persentase 92%, e-book “sangat valid” untuk digunakan dalam proses pembelajaran di Jurusan Pendidikan Kesejahteraan Keluarga, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Makassar.
Pelatihan Perawatan Wajah Tidak Bermasalah Menggunakan Alat Teknologi: id Izmi Burhanuddin; A. Nur Maida; Rika Riwayani; Ayu Saputri; Noer Ekafitri Sam
V-MACHINE: Vocational and Mechanical Community Service Journal Vol. 3 No. 1 (2026): Mei
Publisher : Program Studi Sarjana Terapan PTM FT UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69712/25j1pt95

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa tata rias dalam melakukan perawatan wajah tidak bermasalah menggunakan alat teknologi kecantikan modern. Perkembangan industri kecantikan menuntut tenaga terampil yang tidak hanya menguasai teknik manual, tetapi juga mampu mengoperasikan berbagai perangkat teknologi perawatan wajah secara tepat, aman, dan profesional. Peserta dalam kegiatan ini adalah mahasiswa program studi tata rias yang diberikan pelatihan berbasis praktik melalui metode demonstrasi, pendampingan, dan simulasi penggunaan alat teknologi kecantikan, seperti facial steamer, galvanic, high frequency, dan skin analyzer. Pelaksanaan pelatihan dilakukan dalam beberapa tahapan, yaitu penyampaian materi teori mengenai konsep dasar perawatan wajah tidak bermasalah, pengenalan fungsi dan manfaat alat teknologi kecantikan, praktik penggunaan alat, serta evaluasi hasil pelatihan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam melakukan analisis kondisi kulit normal serta penggunaan alat teknologi kecantikan sesuai prosedur kerja dan standar keselamatan. Selain itu, peserta menunjukkan antusiasme tinggi dan kemampuan yang lebih baik dalam memberikan pelayanan perawatan wajah secara profesional. Pelatihan ini memberikan kontribusi positif terhadap penguatan kompetensi vokasional mahasiswa tata rias sebagai upaya mendukung kesiapan lulusan menghadapi kebutuhan industri kecantikan berbasis teknologi. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan mahasiswa mampu mengembangkan keterampilan praktis, meningkatkan kreativitas, serta memiliki daya saing di dunia kerja dan industri kecantikan modern. Kata Kunci: pelatihan, perawatan wajah tidak bermasalah, teknologi kecantikan, mahasiswa tata rias, kompetensi vokasional