Claim Missing Document
Check
Articles

Efektivitas Pembelajaran Biologi Berbasis Kearifan Lokal daerah Bima “Ngaha Aina Ngoho” dalam Meningkatkan Berpikir Kritis dan Kreativitas Siswa SMAN 1 LAMBITU Syahrul Syahrul; Elly Purwati; Lud Waluyo; Nikman Azmin
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 11 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v11i1.4459

Abstract

Pembelajaran berbasis kearifan lokal ke dalam materi Biologi sangat penting sebagai upaya menciptakan pembelajaran yang kontekstual dan menanamkan nilai luhur dan rasa cinta terhadap budaya daerahnya. Implementasi Kurikulum, menyatakan bahwa masing-masing daerah memerlukan pendidikan yang sesuai dengan ciri khas daerahnya untuk pembangunan pendidikan sehingga perlu dikembangkan secara kontekstual. Langkah yang tepat dengan memasukan nilai-nilai kearifan lokal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan modul biologi berbasis kearifan lokal Daerah Bima “Ngaha Aina Ngoho” untuk meningkatkan berpikir kritis siswa kelas X SMAN 1 Lambitu Kabupaten Bima NTB”. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan Research and Development (R&D) dengan model ADDIE. Hasil penelitian menunjukan bahwa validasi oleh ahli materi sebesar 97% dengan kriteria Sangat Valid dan validasi oleh ahli media sebesar 96% dengan kriteria Sangat Valid. penilaian uji praktikalitas diperoleh nilai sebesar 98% dengan kriteria Sangat Praktis. dan penilaian peserta didik diperoleh nilai sebesar 98% dengan kriteria Sangat Baik. Keefektifan skor N-Gain Peserta didik terhadap kemampuan berpikir kritis dengan nilai mean sebesar 0,83 berada pada kategori tinggi. Untuk N-Gain persen peserta didik terhadap kemampuan berpikir kritis sebesar 89,95% dalam kategori efektif. Presentasi hasil yang dibuat berkaitan dengan indikator berpikir kreatif melibatkan pengukuran sejauh mana siswa mampu menyajikan ide, konsep, atau produk dengan cara yang inovatif, kreatif dan unik DenganPresentase 86 % Kategori Sangat Tinggi. Dengan melihat hasil penelitian dari berbagai aspek diambil kesimpulan bahwa modul biologi berbasis kearifan lokal “Ngaha Aina Ngoho” dapat meningkatkan kreativitas siswa. Berdasarkan pengembangan modul biologi berbasis kearifan lokal Daerah Bima “Ngaha Aina Ngoho” dinyatakan layak berdasarkan validitas, keterbacaan, kepraktisan, dan efektivitas sebagai sumber belajar dan dapat meningkatkan berpikir kritis dan kreativitas siswa SMAN 1 Lambitu.
Implementasi Inovasi Pembelajaran “Gadis Ceria” pada Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila Sutrisno Sutrisno; Erna Yayuk; Lud Waluyo
Jurnal Ilmiah Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol 11, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um019v11i1p22 - 31

Abstract

This study aims to describe the implementation, supporting and inhibiting factors, and solutions to the obstacles of the "Gadis Ceria" learning innovation. This study used a qualitative descriptive approach. Data were collected through observation, in-depth interviews, and documentation. Data analysis used an interactive model that includes data reduction, data presentation, and conclusion drawing, while data validity was tested through source and technique triangulation. The results of the study indicate that the implementation of "Gadis Ceria" is able to create an interactive, creative, and student-centered learning atmosphere. Supporting factors for the implementation of the "Gadis Ceria" learning innovation include school support, teacher competence, student creativity, and the availability of facilities and infrastructure, while inhibiting factors include limited time, internet connection, variations in students' technological abilities, and resistance to change. The constraint of limited time can be overcome through redesigning learning allocations, integrating activities, and implementing blended learning; addressing variations in students' technological abilities through scaffolding strategies; and minimizing resistance to change through training, ongoing mentoring, and strengthening communication.
Co-Authors Abdulkadir Rahardjanto Abdulkadir Rahardjanto Abdulkadir Rahardjanto Abdulkadir Rahardjanto Abdulkadir Rahardjanto, Abdulkadir Abdulkadir Raharjanto Aci, Sahid Setiawan Agus Setiawan Ahmad Fauzi Ajizatunnisa Ajizatunnisa Ajizatunnisa, Ajizatunnisa Ali Mokhtar Alvin Dewa Yanuar Ardiansyah, Ivan Armi Larasati Arsya Lingga Datu Atok Miftachul Hudha Atok Miftachul Hudha Baiduri Baiduri Dakkal Harahap Diani Fatmawati Diani Fatmawati Didit Shela Nurfatul Daniar Dwi Puji Hastuti Eko Susetyorini Elly Purwanti Elly Purwati Erna Yayuk Erni Yohani Mahtuti Fatah, M. Arya Fendy Hardian Permana Fitri, Nur Lailatul Fitri, Yeyen Fuad Jaya Miharja Haerana Hikmah, Lailatul Husamah Husamah Iis Siti Aisyah Ivan Ardiansyah Khoirin Maghfiroh Limsi Limsi Limsi, Limsi Moch. Agus Krisno Budiyanto Moch. Agus Krisno Budiyanto Moch. Agus Krisno Budiyanto Moch. Agus Krisno Budiyanto, Moch. Agus Krisno Moh. Mirza Nuryadi Moh. Mirza Nuryady Moh. Rofiq Mohd. Affendi Labo Muhammad Vicky Astria Nafisa Nur Azizah Nikman Azmin Nikman Azmin Nur Lailatul Fitri Nurhayati Nurhayati Nurinayah Nurinayah Nurinayah, Nurinayah Nurrohman, Endrik Nurul Mahmudati Nurul Mahmudati Nyono Onky Paramanda Arma Purwati, Elly Rahadjanto, Abdulkadir Raharja, Diva Yunta Ratna Wulandari Ratna Wulandari Rima Kholifatul Janah Ririn Harini Roimil Latifa Roro Eko Susetyarini Rozikin Rr Eko Susetyarini Rr. Eko Susetyarini Rr. Eko Susetyarini Salsabila Mumtasah Samsun hadi Sari, Citra Dewi Indra Sitaresmi Weka Sukrisno Siti Zubaidah Sri Wahyuni Sri Wahyuni Sri Wahyuni Sri Wahyuni Sukarsono Sutrisno Sutrisno Suwandayani, Beti Istanti Syahrul Syahrul Syahrul Syahrul Tien Aminah Ulpa Riski Kumala Sari Warye, Aulia Yayuk Robidah Yeyen Fitri Yuni Pantiwati Yus Mochamad Cholily Zulyamin Kimo