Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Fostering Community Participation: The Role of Forestry Extension Officers in Maximizing Social Capital for National Park Conservation Suswadi; Irawan, Norbertus Citra; Esthi, Raniasari Bimanti
Jurnal Sylva Lestari Vol. 12 No. 1 (2024): January
Publisher : Department of Forestry, Faculty of Agriculture, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jsl.v12i1.752

Abstract

The lack of community involvement poses a significant obstacle that may impede the achievement of success in the conservation partnership program between the Mount Merbabu National Park (MMNP) authority and the local community. This study serves a purpose and presents a new approach by investigating the impact of human and social capital on community engagement in the conservation partnership program, with the mediation of the extension worker’s role. This location was determined using a purposive method, focusing primarily on three villages surrounding MMNP, Indonesia. The sampling technique employed was simple random sampling, where 30 respondents were chosen from each village, resulting in a total sample size of 90 respondents. This study examines the variables using the Structural Equation Model (SEM) - Partial Least Squares (PLS) approach. Social capital has a positive and significant impact on community engagement through forestry extension workers, while human capital does not affect community conservation partnership involvement through the same workers. This study recommends enhancing social capital to increase community participation in conservation initiatives. Forestry extension officers should improve communication, social networks, and environmental competency to encourage greater community involvement in environmental protection. Keywords: community engagement, extension workers role, forest conservation, human capital, social capital
Persepsi Wisatawan Terhadap Budaya Keplek Ilat di Malam Hari: Studi Kasus Food Agripreneurship dan Culture-Local Wisdom Dalam Mendukung Pengembangan Wisata Kuliner di Surakarta Irawan, Norbertus Citra; Mahananto, Mahananto; Wahyuni, Nurul Sri
JURNAL EKONOMI BISNIS DAN KEWIRAUSAHAAN Vol 13 No 2 (2024): Jurnal Ekonomi Bisnis Dan Kewirausahaan, Vol 13 No. 2 Agustus 2024
Publisher : Universitas Sahid Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47942/iab.v13i2.1715

Abstract

Penelitian ini menyoroti dampak food agripreneurship dan culture-local wisdom, terutama keplek ilat, terhadap kepuasan wisatawan dalam menjelajahi kuliner malam di Surakarta. Fenomena keplek ilat telah mendorong perkembangan food agripreneurship dan kearifan lokal, namun belum jelas sejauh mana ini memuaskan harapan wisatawan. Penelitian menggunakan metode studi kasus dan deskriptif dengan lokasi penelitian dipilih secara purposive di Kota Surakarta. Sepuluh titik lokasi penelitian dipilih dengan total responden sebanyak 400 orang. Pengumpulan data melibatkan survei, wawancara, dan kuesioner, dengan analisis data menggunakan interval. Hasilnya menunjukkan bahwa persepsi wisatawan terhadap food agripreneurship dan kearifan lokal, khususnya keplek ilat, secara signifikan memengaruhi tingkat kepuasan kunjungan di Surakarta. Penelitian ini memberikan wawasan mendalam tentang dinamika interaksi antara agripreneur kuliner, wisatawan, dan budaya lokal dalam konteks kuliner malam di Surakarta. Implikasinya memberikan sumbangan berharga untuk pengembangan strategi oleh pemerintah dan agripreneur guna meningkatkan kualitas serta daya tarik wisata kuliner di Surakarta. Dengan menyoroti faktor-faktor yang mempengaruhi kepuasan wisatawan, penelitian ini merangsang refleksi dan tindakan lebih lanjut dalam mengoptimalkan potensi keplek ilat sebagai destinasi kuliner malam yang memikat di Kota Surakarta.