Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

SAMPAH, SOLIDARITAS, ATAU TEKANAN PRODUKTIVITAS? MENELAAH RELASI KARANG TARUNA DAN KWT DALAM PEMBENTUKAN IDENTITAS KOLEKTIF MENUJU AGROWISATA HIJAU Budi Santosa , Nuruddin Priya; Budiana Kurniawati, Susilaningtyas; Dwanita Widodo, Zandra; Norbertus Citra Irawan; Eny Kusumawati
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 1 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : FKIP UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v7i1.5986

Abstract

Abstrak ditulis secara ringkas dan faktual menggunakan huruf Tahoma, ukuran 9pt dengan panjang teks Masyarakat di Desa Kepatihan, Kecamatan Selogiri, Kabupaten Wonogiri menghadapi kondisi awal berupa dua masalah paralel, yaitu stagnasi partisipasi generasi muda dalam Karang Taruna (KT) serta keterasingan ekonomi Kelompok Wanita Tani (KWT) yang terikat rutinitas domestik. Sampah dan limbah tidak tertangani sehingga membentuk lingkungan fisik dan mental yang memunculkan rasa tidak berdaya. Tim pemberdayaan memfasilitasi kolaborasi antara KT dan KWT dengan menjadikan pengelolaan sampah sebagai pintu masuk perubahan, solidaritas sebagai penggerak energi sosial, dan penguatan kelembagaan sebagai pertahanan menghadapi tekanan produktivitas eksternal. Proses fasilitasi berlangsung melalui diskusi partisipatif, pembentukan visi bersama, dan perancangan struktur kerja yang inklusif. Hasilnya menunjukkan terbentuknya identitas kolektif baru sebagai “Kawasan Agrowisata Hijau Mandiri” yang mengintegrasikan aspek ekologis, ekonomi, dan sosial. KT dan KWT bukan hanya berhasil menciptakan kebun wisata berbasis pengolahan sampah organik, tetapi juga menunjukkan kemampuan bernegosiasi dengan pasar, menyusun program inovatif, serta mengelola konflik secara mandiri. Pemberdayaan terjadi pada level individu melalui tumbuhnya rasa percaya diri, pada level kelompok melalui solidaritas fungsional, dan pada level kelembagaan melalui sistem tata kelola yang transparan dan adaptif.
PEMANFAATAN SAMPAH ANORGANIK MENJADI PRODUK BERNILAI EKONOMI UNTUK MENGEMBANGKAN MINAT KEWIRAUSAHAAN SISWA SD BERSKALAN SURAKARTA Kusumawati, Eny; Nuruddin Priya Budi Santosa; Zandra Dwanita Widodo; Susilaningtyas Budiana Kurniawati; Norbertus Citra Irawan
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 1 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : FKIP UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v7i1.5992

Abstract

Sampah merupakan salah satu masalah yang sering muncul dalam kehidupan di masyarakat. Pertumbuhan populasi dan perkembangan industri telah menyebabkan peningkatan produksi sampah anorganik, seperti plastik, kaca, logam, dan lainnya. Kreasi dari daur ulang sampah plastik merupakan kerajinan yang bisa menjadi alternatif peluang usaha. Sampah plastik dapat dibuat kerajinan tangan seperti bross, tas belanja, dompet, lampu hias, tempat pensil, keranjang, dan lain lain. Jadi, tidak hanya menyelamatkan lingkungan, sebagai produk kreatif, kreasi sampah plastik mempunyai nilai ekonomi yang tinggi. . Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberikan pengetahuan dan meningkatkan kreatifitas serta menumbuhkan jiwa kewirausahaan siswa melalui pelatihan pemanfaatan barang bekas menjadi barang yang bernilai ekonomi. Metode yang digunakan dalam pelatihan ini melalui dua tahapan yaitu, tahapan persiapan dan pelaksanaan yang disertai dengan sosialisasi, penyampaian materi, dan pelatihan kreasi. Hasil dari pelatihan pengabdianmasyarakat dengan menggunakan barang bekas ini membuat siswa memiliki keterampilan dalam mengolah sampah dengan cara yang baik dan efektif yang memiliki nilai lebih ekonomis. Pemanfaatan sampah anorganik memberikan perubahan sikap siswa sehingga mempunyai minat berwirausaha dan sadar akan bahayanya sampah dilingkungan mereka tinggal.
Entrepreneurship Training in Home-Scale Jamu Production to Support Land Intensification and Agroindustry Development Norbertus Citra Irawan; Dewi Rahmawati Intan Permatasari; Mahananto; Wahyu Hidayat; Adhisty Puri Damayanti; Ermareta Hanasya Rachman
Journal of Community Capacity Empowerment Vol 4 No 1 (2026): In Press February 2026
Publisher : Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jcce.v4i1.6309

Abstract

Entrepreneurship training in home-scale herbal drink (jamu) production is an effort to enhance students’ competencies in business diversification and downstream processing of spice-based products. This activity was motivated by the low level of students’ knowledge and skills in utilizing oil palm plantation land for additional commodities and their limited ability to process agricultural products into value-added goods. This community service activity aimed to improve students’ knowledge, motivation, and entrepreneurial interest through jamu production training. The activity was conducted using an interactive lecture method by inviting a jamu MSME entrepreneur as the resource person and involved 50 students of the oil palm education program. The evaluation was carried out using pre- and post-training questionnaires and participant observation. The results showed an average increase of 44% in participants’ understanding of spice crop potential, jamu production processes, business opportunities, and entrepreneurial interest. In addition, 84% of participants expressed interest in independently producing jamu and 78% were interested in developing a jamu business. The activity also increased participants’ awareness of optimizing land use and developing agro-industry-based businesses. These findings indicate that practitioner-based training is effective in improving students’ entrepreneurial capacity and has strong potential to support the development of new sustainable herbal-based enterprises.
The Influence Of Perceived Benefits, Ease Of Use, And Farmer Trust On Agricultural Electrification susilo, Agus; Suswadi; Irawan, Norbertus Citra
Journal of Rural and Urban Community Studies Vol 4 No 1 (2026): February
Publisher : Agribusiness Department, Agriculture Faculty, Tunas Pembangunan University, Surakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jrucs.v4i1.6373

Abstract

This research is motivated by the high dependence of rice farmers in Boyolali Regency on diesel-fueled water pumps, which causes high operational costs and production instability due to fluctuations in fuel prices. Agricultural electrification through the use of electric pumps is a more efficient and sustainable alternative, but its adoption rate is still relatively low. This study aims to analyze the influence of Perceived Benefits, Ease of Use, and Farmer Trust on the Adoption of Agricultural Electrification. The study used a quantitative approach with a descriptive-analytical method. The study population was all rice farmers who had used or had access to electric pumps in Giriroto Village, Ngemplak District, and Babadan Village, Sambi District, Boyolali Regency. The study was conducted from December 2025 to January 2026. Primary data were collected through a Likert-scale questionnaire and analyzed using Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS). The results showed that Perceived Benefits and Ease of Use had a positive and significant effect on the Adoption of Agricultural Electrification, while Farmer Trust had no significant effect. An R² value of 0.770 (77%) indicates that the model has strong explanatory power. This finding indicates that adoption decisions are more influenced by tangible benefits and ease of use than by trust. The implications of this research emphasize the importance of strengthening the dissemination of benefits and improving the ease of operation of the technology to accelerate agricultural electrification.
Peran Penyuluh dalam Mengembangkan Korporasi Pertanian Terpadu Keluarga dan Mempromosikan Keberlanjutan Melalui Pendidikan, Pelatihan, Konsultasi, dan Bimbingan Norbertus Citra Irawan
Agriekstensia : Jurnal Penelitian Terapan Bidang Pertanian Vol. 22 No. 1 (2023): AGRIEKSTENSIA: Jurnal Penelitian Terapan Bidang Pertanian
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34145/agriekstensia.v22i1.2413

Abstract

Penelitian ini penting karena menggali pemahaman tentang peran penyuluh pertanian dalam mendukung keberhasilan usahatani terpadu berbasis keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis kesenjangan antara harapan dan kenyatan dari kinerja penyuluh terkait indikator pendidikan, pelatihan, konsultasi, dan bimbingan. Masalah keterbatasan persepsi responden tentang peran penyuluh menjadi fokus penelitian ini. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif-analitik, dasar dengan penentuan lokasi secara purposive, dan pemilihan sampel petani menggunakan metode simple random sampling dengan jumlah responden 50 orang. Analisis data dilakukan dengan menggunakan Gap Analysis. Hasil penelitian menunjukkan adanya kesenjangan antara harapan dan kenyataan saat ini dari kinerja penyuluh pada beberapa aspek yang diteliti. Berdasarkan temuan tersebut, disarankan agar penyuluh meningkatkan pendekatan partisipatif, penyampaian informasi yang lebih jelas, dan mengembangkan program pelatihan yang disesuaikan dengan kebutuhan petani. Penelitian di masa depan dapat melibatkan pengumpulan data yang lebih luas dan lebih mendalam dan mengeksplorasi faktor-faktor lain yang dapat mempengaruhi keberhasilan program korporasi pertanian terpadu berbasis keluarga.
Pengaruh Pengetahuan Hijau dan Religiusitas Terhadap Eco-Inovasi Produk Berbahan Baku Etnobotani Lokal Norbertus Citra Irawan; Kurniawati Darmaningrum; Zandra Dwanita Widodo; Reza Ridho Putranto; Salma Alya Hanifah
JURNAL AGROINDUSTRI HALAL Vol. 10 No. 1 (2024): Jurnal Agroindustri Halal
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jah.v10i1.10127

Abstract

This study is driven by the significance of developing herbal medicine using local ethnobotanical ingredients, incorporating green knowledge and religiosity to influence the actions of individual production employees. It investigates the essential role of green knowledge and religiosity in the eco-innovation of herbal medicine from local ethnobotanical sources. Focusing on Solo Raya's herbal medicine agroindustry, the research aims to explore the interplay between green knowledge, religiosity, and product eco-innovation, particularly from the perspective of production employees. Employing a case study and explanatory approach, 100 randomly selected production employees participated, and data were analyzed using structural equation model-partial least squares (SEM-PLS). Results indicate that green knowledge and religiosity significantly contribute to promoting eco-innovation. Green knowledge facilitates the creation of environmentally friendly products with local ethnobotanical materials, while religiosity offers ethical support for sustainable innovation practices. The study underscores the pivotal role of production employees in balancing environmental sustainability and religious values, emphasizing the crucial link between these aspects for advancing eco-innovation in the herbal medicine industry. This research enriches our understanding of eco-innovation dynamics in the agro-industrial sector by embracing green values and religiosity.
Knowledge Sharing-Based HR Capability Development to Achieve Sustainable Development Goals Raniasari Bimanti Esthi; Indra Setiawan; Norbertus Citra Irawan
DEAL: International Journal of Economics and Business Vol. 1 No. 01 (2023): October 2023
Publisher : DPPM Universitas Pelita Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37366/deal.v1i01.2682

Abstract

This research reveals the challenges human resource (HR) capabilities face in achieving Sustainable Development Goals (SDGs) in Indonesia. In particular, the issues of inadequate skills, employment opportunities, and investment are highlighted. This research focuses on the relationship between Human Resource Capability (HRC), Green Knowledge Sharing (GKS), and the achievement of SDGs goals 8 (Decent Work and Economic Growth) and 9 (Industry, Innovation and Infrastructure). By adopting a case study method involving respondents from all over Indonesia, this research found that increasing HRC can encourage GKS, which supports the achievement of the two SDGs goals. This research suggests providing education and training that focuses more on environmental and sustainability issues to improve HR qualifications. In addition, the policy implies the importance of investing in improving human resource capabilities and promoting green knowledge-sharing practices. This research provides in-depth insight into how these factors are interrelated and contribute to global efforts to achieve sustainable development, with potential practical implications for designing more effective HR policies and management to support the SDGs in the future.
Co-Authors Adhisty Puri Damayanti Agung Prasetyo Agung Prasetyo Agung Prasetyo Agus Budiyono Agus Susilo Agustina Tri Suryaningsih Agustina Tri Suryaningsih ANDIKA Any Suryantini Aprilia Yuanita Anwaristi Arbianti Azhar Aditya Rahman Budi Santosa , Nuruddin Priya Damayanti, Adhisty Puri Daryanti David Bagas Riyanto Dewi Rahmawati Intan Permatasari Dwanita Widodo, Zandra Endang Suprapti Eny Kusumawati Ermareta Hanasya Rachman Hanifah, Salma Alya HARTOYO, EKO Haryadi, Rahmat Catur Haryuni Indra Setiawan Irene Kartika Eka Wijayanti Irham, Irham Jalu Ariowibowo Jangkung Handoyo Mulyo Jayawarsa, A.A. Ketut Kurniawati Darmaningrum Kusriani Prasetyowati Kusriani Prasetyowati Kusriani Prasetyowati Kusuma, Havit Aryan Mahananto Muqqorobin, Bagus Mustika Ali Mustaqim Mutiarra Ridyo Arum Nadian Nur Aulia Nadian Nur Aulia Natalia Deswita Fitriyani Nuruddin Priya Budi Santosa Oki, Nurahman Permana, Ilham Aji Pratama, Ilham Gusni Putranto, Reza Ridho R Soelistijono Rakasiwi, Alifah Addin Raniasari Bimanti Esthi Reza Ridho Putranto Sakti, Achmad Tunjung Prabowo Salma Alya Hanifah Sapto Priyadi Saputri, Diana Sari, Erlina Novita Setyadi, Ardhanesdian Rizqi Susilaningtyas Budiana Kurniawati Suswadi Tamalia Azzahra Wahyuningtyas Teguh Supriyadi Teguh Supriyadi Tyas Soemarah K.D Tyas Soemarah K.D Tyas SOEMARAH KURNIA DEWI Utami, Rosita Tri Vynysha Maretha Enjellhyna Slamet Riyadi Wahyu Hidayat Wahyuni, Nurul Sri Wibowo, Damar Aji Susilo Wiyono Yuniastuti, Faustina Zainal Mustofa Zandra Dwanita Widodo Zandra Dwanita Widodo