Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Gambaran Pengetahuan Keluarga Tentang Latihan Fisik Pada Pasien Diabetes Mellitus di Puskesmas Juwana Pati Devi Setya Putri; Septika Faulia; Alvi Ratna Yuliana; Nila Putri Purwandari; Luluk Cahyanti
DIAGNOSA: Jurnal Ilmu Kesehatan dan Keperawatan Vol. 2 No. 2 (2024): Mei : Jurnal Ilmu Kesehatan dan Keperawatan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59581/diagnosa-widyakarya.v2i2.3718

Abstract

Diabetes mellitus (DM) is a disorder of carbohydrate, protein and fat metabolism characterized by hyperglycemia or increased blood glucose levels that occur as a result of abnormal insulin secretion or decreased insulin action (Buraerah, 2015). The DM management includes 4 main pillars, one of which is physical exercise. Physical exercise is one of the pillars in the management of DM which functions to improve insulin sensitivity and also to maintain a healthy body (Mala, 2018). However, when sufferers don’t go through this management, this is where the role of the family is as a support (Waspadji, 2014). To find out the description of family knowledge about physical exercise in diabetes mellitus patients at the Juwana Pati Healty Center. The type of research used is quantitative research using descriptive studies. The number of samples in this study were 55 respondents with a total sampling technique. The results showed that the family's knowledge of physical exercise in patients with diabetes mellitus was mostly female, 35 respondents (63.6%), housewife job level was 28 respondents (50.9%), high school education level was 16 respondents (29, 1%), the level of moderate physical exercise is 26 respondents (47.3), the level of sufficient family knowledge is 19 respondents (34.5%), and vulnerable aged 47-57 years as many as 22 respondents (40.0%). That most of the family's knowledge about physical exercise in patients with diabetes mellitus has sufficient knowledge as many as 19 respondents (34.5%).
Edukasi Penerapan Terapi Uap Sederhana dengan Minyak Kayu Putih di Posyandu Desa Karang Malang Puskesmas Gribig Kudus Alvi Ratna Yuliana; Luluk Cahyanti; Vera Fitriana; Hirza Ainin Nur
Jurnal Kabar Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2024): Agustus : JURNAL KABAR MASYARAKAT
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54066/jkb.v2i3.2202

Abstract

This community service activity aims to provide education about the application of simple steam therapy with eucalyptus oil at the Karang Malang Village Posyandu, which is located in the Gribig Health Center area, Kudus. Steam therapy is one of the effective traditional treatment methods in relieving symptoms of respiratory disorders such as flu, cough, and cold. Eucalyptus oil was chosen because of its eucalyptol content which functions as a natural decongestant. The methods used in this activity include counseling and direct demonstrations to mothers who have children under five at the Posyandu. The educational material covers the benefits of steam therapy, how to make and use it, and the safety measures that must be considered. The results of this activity showed that participants understood the benefits and how to apply simple steam therapy with eucalyptus oil, and were able to apply it at home. This activity also succeeded in raising awareness of the importance of safe and effective traditional medicine in family health care. The conclusion of this activity is that education and live demonstrations are effective methods in improving people's knowledge and skills about simple steam therapy. The recommendation for the next activity is to expand the scope of this education to other villages and involve more health cadres to ensure the sustainability of the program.
Edukasi Berbasis Audio Visual Guna Peningkatan Pengetahuan Tentang Penggunaan Obat Hipertensi di Desa Sukolilo Devi Setya Putri; Alvi Ratna Yuliana; Nila Putri Purwandari; Luluk Cahyanti
Jurnal Pengabdian Bidang Kesehatan Vol. 1 No. 4 (2023): Jurnal Pengabdian Bidang Kesehatan
Publisher : PPNI UNIMMAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57214/jpbidkes.v1i4.14

Abstract

Hypertension is a disorder in the blood vessels that causes blood pressure to increase, causing the heart to pump harder to circulate blood to organs and tissues throughout the body. The incidence of hypertension in Indonesia continues to increase because the majority of people do not take medication and do not regularly take medication because they feel healthy. Therefore, people with hypertension must receive treatment to reduce mortality and morbidity associated with hypertension. This requires knowledge regarding the use of hypertension medication by providing education using audio-visual media
PENGETAHUAN GIZI SEIMBANG ANAK USIA SEKOLAH DASAR DALAM MENINGKATKAN KONSENTRASI BELAJAR Vera Fitriana; Luluk Cahyanti; Alvi Ratna Yuliana; Yuni Hatin Holifah; Zulfa Cahyaningrum; Eka Rusmiyati
JABI: Jurnal Abdimas Bhakti Indonesia Vol 3 No 2 (2022): Desember
Publisher : UNIVERSITAS BHAMADA SLAWI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36308/jabi.v3i2.443

Abstract

Gizi yang baik menentukan pertumbuhan dan perkembangan anak usia sekolah. Asupan gizi seimbang penting untuk menjaga kesehatan tubuh, mempertahankan kekebalan tubuh dan meningkatkan kecerdasan. Status gizi yang baik dapat menjadikan kesehatan seseorang tersebut menjadi baik. Jika konsumsi gizi tidak sesuai dengan yang dibutuhkan akan menyebabkan masalah pada kesehatan baik konsumsi yang berlebih atau yang kurang. Anak usia sekolah yang kekurangan gizi mempunyai gejala yang ditimbulkan diantaranya mudah mengantuk, kurang bergairah sehingga mengganggu konsentrasi belajar. Oleh sebab itu dibutuhkan edukasi kepada siswa-siswi untuk mengetahui gizi seimbang. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan siswa-siswi tentang gizi seimbang. Metode yang digunakan adalah dengan memberikan pendidikan kesehatan kepada siswa siswi kelas 4 di SD N Tanjungrejo Kudus. Siswa-siswi memahami tentang gizi seimbang ditandai dengan bisa menjawab pertanyaan tentang apa saja yang termasuk kedalam gizi seimbang, siswa-siswi juga bisa menyebutkan jenis makanan sehat yang termasuk kedalam gizi seimbang. Selama proses kegiatan peserta menyimak dan antusias dalam mengikuti kegiatan. Hasil pengabdian masyarakat ini terbukti efektif dalam dalam meningkatkan pemahaman tentang gizi seimbang pada anak Sekolah Dasar.
EDUKASI 6 LANGKAH CUCI TANGAN UNTUK PENCEGAHAN INFEKSI Vera Fitriana; Icca Narayani; Hirza Ainin Nur; Eny Pujiati; Alvi Ratna Yuliana; Luluk Cahyanti; Jamaludin Jamaludin; Ngatmini Ngatmini; Putri Lestari
JABI: Jurnal Abdimas Bhakti Indonesia Vol 4 No 2 (2023): Desember
Publisher : UNIVERSITAS BHAMADA SLAWI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36308/jabi.v4i2.580

Abstract

Kebersihan tangan yang baik memainkan peran utama dalam mengurangi dan menghilangkan penyebaran kuman dan infeksi, karena tangan menjadi salah satu agen utama masuknya kuman yang menyebabkan penyakit, dimana kuman bisa masuk melalui mulut, hidung dan anggota tubuh lainnya. Banyaknya masalah kesehatan yang dapat ditimbulkan dari kebiasaan cuci tangan salah satunya adalah terjadinya infeksi. Cuci tangan secara rutin merupakan salah satu upaya yang sangat penting untuk menjaga kebersihan tangan dalam upaya dan pencegahan dan pengendalian infeksi. Tujuan pengabdian kepada masyarakat adalah kegiatan ini adalah mengidentifikasi pengetahuan tentang kebiasaan cuci tangan sebagai upaya menurunkan resiko infeksi pada pasien rawat jalan di UPT. Puskesmas Jepang. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah dengan memeberikan penyuluhan kesehatan dan simulasi cuci tangan 6 langkah kepada pasien. Kegiatan dimulai dari tahapan perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi hasil kegiatan penyuluhan. Hasil kegiatan ada perubahan pengetahuan tentang cuci tangan ditandai dengan pasien bisa menjawab pertanyaan seputar materi yang disampaiakan. Berdasarkan hasil pengabdian masyarakat ini terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan tentang cuci tangan 6 langkah.
TERAPI RELAKSASI BENSON TERHADAP PENURUNAN TINGKAT KECEMASAN DIMASA PANDEMI COVID-19 Luluk Cahyanti; Devi Setya Putri; Vera Fitriana; Alvi Ratna Yuliana
Jurnal Profesi Keperawatan Vol 10, No 2 (2023): Jurnal Profesi Keperawatan (JPK)
Publisher : Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jprokep.v10i2.160

Abstract

ABSTRAK           Coronavirus Disease 2019  (COVID-19) adalah sebuah penyakit menular yang disebabkan oleh SARS CoV-2, yang dapat menyebar antar orang melalui percikan air liur (droplet) dari orang yang terinfeksi. Prevalensi kasus positif covid-19 pada tahun 2021 di dunia sebanyak 254.256.432 kasus, sedangkan di Indonesia sekitar  4.254.443 kasus positif. Penyebaran kasus ini sangat berdampak bagi kehidupan remaja yaitu menyebabkan kecemasan. Cemas merupakan suatu perasaan yang muncul saat seseorang berada dalam keadaan yang dapat mengancam keadaan jiwa dan dapat menjadi sinyal untuk mempersiapkan diri dalam menghadapi suatu keadaan. Terapi nonfarmakologi yang dapat dilakukan untuk menurunkan kecemasan pada remaja dimasa pandemi COVID-19  yaitu terapi relaksasi benson. Terapi relaksasi benson adalah relaksasi yang menggabungkan teknik pernapasan dalam dan kata-kata atau ungkapan yang diyakini seseorang dapat menenangkan dan menurunkan beban perasaan yang dirasakan oleh seseorang dan dapat mempengaruhi kesehatannya. Tujuan dari studi kasus ini menggambarkan penerapan terapi relaksasi benson terhadap penurunan tingkat kecemasan pada remaja dimasa pandemi COVID-19. Metode penulisan menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan proses asuhan keperawatan, sampel yang diambil yaitu 2 responden. Studi kasus ini dilakukan pada tanggal 31 Januari – 5 Februari 2022, tindakan dilakukan selama 2 kali seminggu dengan durasi 10-15 menit pada setiap pertemuan. Hasil studi kasus pada responden 1 dari cemas sedang (27) menjadi cemas ringan (14), sedangkan pada responden 2 dari cemas sedang (25) menjadi cemas ringan (13). Kesimpulannya terapi relaksasi benson efektif untuk mengatasi kecemasan selama pandemi COVID-19 karena terapi relaksasi benson dapat memberikan efek mententraman hati, mengurangi rasa khawatir, cemas dan gelisah.Kata kunci: Kecemasan, COVID-19, Remaja, Terapi Relaksasi Benson
Pemberian Terapi Musik Klasik Mozart Dalam Menurukan Dismenora Primer Pada Remaja Putri Alvi Ratna Yuliana; Evita Nur Arofah
Jurnal Profesi Keperawatan Vol 10, No 1 (2023): Jurnal Profesi Keperawatan (JPK)
Publisher : Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jprokep.v10i1.141

Abstract

ABSTRAK                                                                                                                                                               Remaja merupakan masa peralihan dari anak-anak menuju dewasa, pada wanita ditandai dengan dismenorea. Dismenorea primer karena adanya peningkatan prostaglandin dimana otot rahim akan berkontraksi sehingga terjadi kram pada perut bagian bawah, punggung dan tungkai. Nyeri dismenorea dapat ditangani dengan terapi farmakologi dan terapi non farmakologi yaitu musik klasik mozart. Musik klasik mozart merupakan musik yang memiliki pengaruh positif bagi kesehatan dan orang yang mendengarkannya, dengan durasi 10-20 menit, jenis musik mozart Piano concerto No.21 Adante yang bertempo 60-80 ketukan per menit mampu membuat seseorang mendengarkan menjadi rileks, harmoni yang teratur menghasilkan gelombang alfa serta gelombang beta dalam gendang telinga sehingga memberikan ketenangan efek rileks, dan menidurkan diharapkan dapat mengurangi rasa nyeri meningkatkan perasaan menjadi rileks. Penelitian dilakukan di SMA 1 Jekulo Kudus dengan dua responden yaitu responden 1 dan responden 2 yang mengalami dismenorea. Sebelum dilakukan terapi musik klasik mozart responden 1 dan 2 mengalami dismenorea sedang dengan skala 6 dan 5. Hasil penelitian setelah dilakukan terapi musik klasik mozart 3 kali dalam 3 hari dengan durasi 10-20 menit penulis mendapatkan hasil skala nyeri dismenorea responden 1  dan responden 2 berkurang menjadi skala nyeri 1 dan 2. Hal ini menunjukkan bahwa pemberian terapi musik klasik mozart dapat menurunkan  dismenorea primer pada remaja putri.Kata kunci : Remaja, Dismenorea primer, Terapi musik klasik mozart.                                                              
PENERAPAN TERAPI MUSIK KLASIK DAN RELAKSASI NAFAS DALAM TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH Vera Fitriana; Alvi Ratna Yuliana; Luluk Cahyanti; Muhammad Hanifa Arizal
Jurnal Profesi Keperawatan Vol 10, No 2 (2023): Jurnal Profesi Keperawatan (JPK)
Publisher : Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jprokep.v10i2.163

Abstract

ABSTRAKHipertensi merupakan peningkatan tekanan darah arterial abnormal yang berlangsung secara terus-menerus. Salah satu penyebab terjadinya hipertensi adanya faktor resiko riwayat keluarga yang pernah menderita hipertensi, stres, perokok dan mengonsumsi garam yang berlebihan. Dampak hipertensi jika tidak segera di atasi dapat berakibat fatal pada penderitanya, peningkatan tekanan darah tidak hanya beresiko tinggi karena penyakit jantung, tetapi juga menderita penyakit lain seperti  penyakit ginjal, stres berat, tumor otak, kehamilan, kelainan hormonal dan kontrasepsi oral semakin tinggi tekanan darah, semakin besar resikonya. Hipertensi dapat ditangan dengan farmakologi dan nonfarmakologi yang dapat dilakukan untuk menurunkan tekanan darah, salah satu terapi nonfarmakologi yaitu dengan terapi musik klasik dan relaksasi nafas dalam yang efektif menurunkan tekanan darah. Tujuan studi kasus ini bertujuan untuk mengetahui penerapan terapi musik klasik dan relaksasi nafas dalam terhadap penurunan tekanan darah. Metode yang digunakan dalam studi kasus ini adalah metode evaluasi tindakan dengan penerapan terapi musik klasik dan relaksasi nafas dalam dengan menggunakan pendekatan proses keperawatan dan data pada studi kasus diperoleh melalui observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Hasil studi kasus bahwa menunjukan adanya penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi. Pada responden 1 tekanan darah 150/100 mmHg setelah di berikan terapi turun menjadi 120/80 mmHg, sedangkan responden 2 tekanan darah 153/100 mmHg setelah diberikan terapi turun menjadi 122/80 mmHg. Simpulan terapi musik klasik dan relaksasi nafas dalam efektif dalam membantu menurunkan tekanan darah. Hal ini menunjukan adanya penurunan tekanan darah pada kedua responden. Kata kunci : Hipertensi, Relaksasi nafas Dalam, Terapi Musik Klasik
Pendampingan Pengolahan Nuget Ikan Udang Pada Kelompok Sasaran Stunting Diwilayah Desa Tedunan Cahyanti, Luluk; Alvi Ratna Yuliana; Vera Fitriana; Devi Setya Putri
JEUMPA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 1 (2024): EDISI I
Publisher : Poltekkes Kemenkes Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30867/jeumpa.v2i2.344

Abstract

ABSTRACT The characteristics of the participants in this community service activity are dominated by female participants. Based on the characteristics of the role, most of the participants who took part in counseling were pregnant women, toddlers, school-age children, adolescents, women of childbearing age (catin). From the results of the counseling evaluation, counseling regarding stunting counseling and balanced nutrition with the processing of shrimp fish nuggets in the Tedunan village received a very good response, marked by the enthusiasm of the participants through questions related to stunting. Regarding the fulfillment of balanced nutrition with the development of local food products, the processing of fish nuggets also received a fairly good response. Keywords: Stunting, Nuget processing assistence  
PENCEGAHAN ANEMIA PADA REMAJA DAN PENATALAKSANAAN SECARA NON FARMAKOLOGI DI SMK N 1 REMBANG Alvi Ratna Yuliana; Dian Arsanti Palupi; Dessy Erliani Mugita Sari; Endra Pujiastuti; Dwi Susiloningrum; Ricka Islamiyati
Jurnal Pengabdian Bersama Masyarakat Indonesia Vol. 2 No. 4 (2024): Oktober : Jurnal Pengabdian Bersama Masyarakat Indonesia
Publisher : CV. Aksara Global Akademia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59031/jpbmi.v1i1.70

Abstract

Adolescent girls are a vulnerable group to experience anemia, if there are no prevention efforts, awareness among adolescents about the problem of anemia will affect problems in growth and development, both physically and academically. The main cause of anemia is insufficient intake of iron which cannot be obtained without only by taking blood-boosting drugs but this can be done by consuming a variety of foods that fulfill the nutrients containing iron, vitamins to prevent anemia, where teenagers nowadays pay less attention to healthy food intake. The purpose of this community service is to increase the level of student knowledge/ students through education about anemia, knowing the risk factors for anemia in adolescents, knowing the physical characteristics or symptoms and the consequences that arise from anemia and providing education about the treatment of anemia in addition to using pharmacological drugs, one of which is by consuming foods that contain Contains vitamins and iron to increase Hemoglobin levels in the blood. The activity method consists of three, namely planning, implementation and evaluation. This counseling was carried out offline at SMKN 1 Rembang with 40 students. Based on the results of the pre-test and post-test, it can be concluded that there was an increase in students' knowledge about anemia prevention and non-pharmacological management. increasing knowledge of young women before and after education