Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

Peningkatan Kemampuan Membaca Permulaan Anak dengan Menggunakan Media Kartu Suku Kata Bergambar Rika Widhi Rahayu, Fitriyana; Dwi Wardhani , Junita
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 4 No. 2 (2023): Desember
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v4i2.375

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui sejauh anak kemampuan membaca anak usia dini di RA Mutiara Hati kecamatan Selogiri Kabupaten Wonogiri. Metode pengumpulan data melalui tes kemampuan membaca awal siswa. Data diperoleh dianalisis menggunakan dekskriptif kuantitaif dengan melihat presentase. Hasil penelitian menunjukan bahwa kemampuan membaca permulaan RA Mutiara Hati klelompok B di kecamatan Selogiri Kabupaten Wonogiri. Hasil analisis data diperoleh bahwa ada perbedaan mean antara pretes dengan postes pada peserta didik di TK Mutiara Hati, Kecamatan Selogiri Kabupaten Wonogiri sebesar 25,23 poin. Rata-rata pretes sebesar 53,08 dan rata-rata postes sebesar 78,31. Dalam mengoptimalkan kemampuan membaca permulaan yang dimiliki anak sebaiknya guru menggunakan metode suku kata dengan media kartu kata bergambar yang dilakukan dengan pembelajaran sambil bermain. Selama pelaksanaan metode suku kata dengan media kartu kata bergambar, sebaiknya guru telah mempersiapkan media yang tepat agar pembelajaran dapat tercapai secara efektif dan efesien. Guru dapat menggunakan metode suku kata dengan media kartu kata bergambar sesuai dengan tema pembelajaran yang beragam. Kesimpulan ada perbedaan rata-rata antara pretes dan postes setelah menggunakan media kartu suku kata.
Manfaat model Pembelajaran Project Based Learning untuk Pendidikan Anak Usia Dini dan Implementasinya dalam Kurikulum Merdeka Zulkarnaen, Zulkarnaen; Wardhani, Junita Dwi; Katoningsih, Sri; Asmawulan, Tri
JURNAL BUNGA RAMPAI USIA EMAS Vol 9, No 2: Oktober 2023 Special Edition
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jbrue.v9i2.52951

Abstract

Tujuan dari artikel ini yaitu menganalisis manfaat Project Based Learning (PBL) pada anak usia dini, dan implementasinya dalam kurikulum merdeka. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan Metode literatur review. Diperoleh hasil bahwa PBL dapat meningkatkan kreativitas, pola hidup bersih dan sehat, kemampuan berpikir kritis dan kreatif, kecerdasan visual spasial, dan keterampilan sosial siswa. PBL juga dapat membantu siswa mengembangkan keterampilan kolaborasi, inisiatif, kemandirian, dan berpikir kritis, yang sesuai dengan implementasi Kurikulum Merdeka. Beberapa teori yang berkaitan dengan PBL, seperti konstruktivisme, teori belajar sosial, pembelajaran kolaboratif, pembelajaran berbasis masalah, dan pembelajaran berbasis proyek, juga dibahas. PBL dapat membantu siswa mengembangkan kreativitas dan kemampuan analitis, logis, dan kritis dalam pemecahan masalah. PBL juga dapat memberikan pengalaman langsung dalam pemecahan masalah dan menemukan solusi yang berguna dalam kehidupan sehari-hari. Implementasi PBL dalam Kurikulum Merdeka pada anak usia dini dapat dilakukan melalui beberapa tahapan dan strategi, seperti mapping kebutuhan, sosialisasi best practices, pelatihan, dan implementasi.
Optimalisasi Daya Ingat Guru dan Kepala TK Aisyiyah Surakarta Melalui Workshop Hafalan Qur’an Slamet, Sri; Shobahiya, Mahasri; Muwakhidah, Muwakhidah; Ambarwati, Ambarwati; Wardhani, Junita Dwi; Mukhlisin, Latutik; Yansyah, Yansyah
Jurnal Ilmiah Kampus Mengajar Vol. 3, No. 2, Oktober 2023
Publisher : Asosiasi Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan Perguruan Tinggi Muhammadiyah Aisyiyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56972/jikm.v3i2.132

Abstract

Menghafal Al-Qur'an adalah upaya untuk membiasakan orang beriman dengan kitab sucinya agar tidak dibutakan olehnya. Mengembangkan minat guru dan Kepala TK dalam menghafal Al-Qur'an tidak semudah membalikkan telapak tangan. Guru, dan Kepala TK tampaknya belum bisa menghafal surat-surat pendek Al-Qur'an dengan mudah. Padahal, mereka adalah calon pendidik PAUD/TK, dan perlu menjadi panutan bagi anak didiknya saat terjun ke lapangan. Hasil observasi di TK Aisyiyah Surakarta menunjukkan masih banyak guru dan Kepala TK yang kesulitan berhadapan dengan hafalan surat-surat pendek. Mereka disibukkan dengan kegiatan sehari-hari di sekolah sehingga mereka sering lupa dengan surat-surat pendek yang mereka ajarkan kepada anak kita. Mereka juga jarang diawasi oleh pimpinan atau lembaga yang mereka ikuti. Untuk mengatasi permasalahan di atas, tim pengabdian ini mengadakan workshop Tahfidzul Quran. Metode yang digunakan adalah ceramah, tanya jawab, diskusi, latihan dan evaluasi. Metode Zahrawain diberikan kepada peserta dengan cara peserta melihat dan mendengar apa yang diajarkan ustadz, kemudian menirukan bersama-sama, selanjutnya menghafal secara mandiri. Surat yang diberikan kepada peserta adalah Surat An Naba’. Lewat kegiatan workshop, para Kepala TK dan Guru merasa sangat terbantu. Selain ada yang membimbing dan mengarahkan, peserta tahu salah dan betulnya ketika mereka mengucapkan ayat-ayat yang dilantunkan secara langsung. Hasil dari hafalan yang mereka capai tergolong memuaskan.
Development of an Augmented Reality Dolanan Song Encyclopedia to Foster Reading Skills in Early Childhood Nuraini, Febritesna Nuraini; Ridhatul Aisy; Junita Dwi Wardhani; Dwi Hastuti; Iyan Sofyan; Santo Mugi Prayitno
Buletin Pengembangan Perangkat Pembelajaran Vol. 6 No. 2 (2024): Vol 6, No. 2, Desember 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bppp.v6i2.8260

Abstract

Purpose: This research aims to develop and assess the effectiveness of literacy-based storybooks enhanced with augmented reality (AR) as an intervention for the development of executive functions in early childhood. Executive function is a cognitive ability that underlies tasks such as maintaining focus on long-term goals, delaying gratification, and exercising self-control over impulses. Methodology: The research adopts a 4D development model encompassing four main stages: Define (Definition), Design (Planning), Develop (Development), and Disseminate (Dissemination). This learning medium garnered positive responses from users, with children expressing satisfaction with the appeal of the songs and recognizing the excellence of the 3D pictures and activities in the storybook. The research also evaluates the effectiveness of AR-based encyclopedias in enhancing reading literacy comprehension through pre- and post-test designs. Results: The study revealed an increase in knowledge related to expressing songs. Additionally, there was a modest yet significant improvement in the aspect of responsibility. Children exhibited a greater interest in participating in singing activities with the teacher compared to conventional reading and writing activities.
Efektivitas Spinderman Game dalam Mengembangkan Metakognisi Anak Usia Dini Widyasari, Choiriyah; Asmawulan, Tri; Fitriyah, Qonitah Faizatul; Katoningsih, Sri; Wardhani, Junita Dwi; Hastuti, Isnaini Budi; Sholeha, Vera
Jurnal Mutiara Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2025): Special Issue
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan kognitif pada anak usia dini merupakan masa yang sangat penting dalam kemampuan anak belajar dan pada pertumbuhan secara menyeluruh. Pendekatan metakognitif telah mengalami perkembangan dan penerapan dalam pembelajaran, termasuk pada Pendidikan anak usia dini. Tujuan penelitian ini untuk menguji efektivitas spinderman game dalam mengembangkan metakognisi anak usia dini. Metode penelitian menggunakan quasi eksperiment, pre test dan post test. Subjek penelitian adalah 15 anak usia 5-6 tahun. Data yang diperoleh dari pre-test dan post-test akan dianalisis menggunakan uji T berpasangan untuk membandingkan tingkat metakognisi anak sebelum dan sesudah mendapatkan intervensi menggunakan Spinderman. Berdasarkan hasil penelitian terdapat perbedaan yang signifikan antara skor metakognisi anak sebelum dan sesudah intervensi dari skor pencapaian sebesar 69% menjadi 85%. Hal ini menunjukkan bahwa Spiderman Game efektif dalam mengembangkan metakognisi anak usia dini.
HOTS dalam Kegiatan Mendongeng Digital: Penguatan Profil Pelajar Pancasila Hastuti, Isnaini Budi; Katoningsih, Sri; Widyasari, Choiriyah; Sunaryo, Ilham; Asmawulan, Tri; Wardhani, Junita Dwi; Faizatulfitriyah, Qonitah
Jurnal Mutiara Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2025): Special Issue
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jmp.v5i1.8684

Abstract

Perkembangan dunia digital memberi peluang baru bagi dongeng untuk tumbuh dan berkembang. Dongeng digital sangat sesui untuk perkembangan pembelajaran abad 21 dengan tidak meninggalkan esensi dari kegiatan dongeng tersebut. Hubungan kedekatan antara guru dan anak didik. Penggunaan dongeng digital memberikan peluang lebih kepada guru untuk dapat melakukan interaksi dan pemberian stimulus kepada anak karena anak dapat melihat visualisasi dari dongeng yang disampaikan dan guru melakukan penguatan serta stimulus anak untuk mengasah kemampuan berpikir kritis anak. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis nilai-nilai karakter dalam kegiatan mendongeng digital bermuatan HOTS. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Subjek penelitian ini adalah guru TK. Objek penelitian ini adalah nilai-nilai kemanusiaan dalam pembelajaran mendongeng digital bermuatan HOTS. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara kepada guru yang telah mengimplentasi dongeng digital dan observasi ketika proses pembelajaran berlangsung. Analisis data dilakukan dengan trianggulasi sumber. Penelitian ini menunjukkan bahwa nilai-nilai karakter dapat dibangun dengan baik dalam kegiatan mendongeng digital bermuatan HOTS. Anak usia dini dapat dengan baik menangkap isi cerita dengan bantuan audio dan visual yang ditunjukkan dakam video. Guru dapat merangkul dan membangun kedekatan dengan anak- anak ketika proses pembelajaran. Guru dapat mengembalikan konsentrasi anak untuk kembali menikmati dongeng yang disampaikan. Guru lebih bebas dalam melaksanakan penguatan dari nilai-nilai yang hendak disampaikan melalui dongeng tersebut serta guru dapat mengasah kemampuan berpikir kritis anak didik dengan memberikan pertanyaan-pertanyaan ataupun stimulus bermuatan HOTS dalam dongeng. Nilai-nilai karakter yang ditanamkan dalam kegiatan mendongeng digital adalah kreatif, demokratis, ingin tahu, kolaborasi dan komunikasi.
Kesiapan Guru dalam Menghadapi Transformasi Kurikulum Merdeka di PAUD Asmawulan, Tri; Wardhani, Junita Dwi; Katoningsih, Sri
Jurnal Mutiara Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2025): Special Issue
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jmp.v5i1.8686

Abstract

Studi ini didasarkan pada kebijakan pemerintah tentang Merdeka Belajar, yang merupakan langkah awal dalam transformasi pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kesiapan guru dalam menghadapi transformasi Kurikulum Merdeka terhadap pendidikan anak usia dini di TK Al Fajar, Juwiring Klaten. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Subjek dalam penelitian ini adalah kepala sekolah dan guru di TK Al Fajar. Teknik analisis data data yang digunakan dalam penelitian ini adalah pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Penelitian menunjukkan bahwa 1) Guru di TK Al Fajar belum sepenuhnya siap untuk menerapkan Kurikulum Merdeka 2) Kendala yang dihadapi guru di TK Al Fajar dalam menerapkan Kurikulum Merdeka meliputi kurangnya pemahaman struktur kurikulum yang dituntut dalam pembelajaran intrakulikuler dan proyek penguatan profil pelajar pancasila (P5), kesiapan rencana pembelajaran yang dalam menyusun rencana pembelajaran atau modul ajar yang sesuai dengan format Kurikulum Merdeka, kesiapan proses pembelajaran dalam menyesuaikan perencanaan, pelaksanaan, bimbingan dan pemantauan pembelajaran pada kurikulum yang baru dan juga kesiapan sarana dan prasarana.
Cognitive-Gap pada Masa Transisi Pendidikan Anak Usia Dini Menuju Sekolah Dasar Katoningsih, Sri; Hastuti, Isnaini Budi; Asmawulan, Tri; Wardhani, Junita Dwi; Widyasari, Choiriyah; Slamet, Sri
Jurnal Mutiara Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2025): Special Issue
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jmp.v5i1.8688

Abstract

Transisi PAUD-SD merupakan proses perpindahan peran anak sebagai peserta didik PAUD menjadi peserta didik SD. Saat ini masih ditemukan banyak anak yang langsung masuk kelas 1 SD dan membuat mereka tidak mendapatkan fase fondasi yang menjadi hak-nya. Kondisi ini semakin marak terjadi di masa pandemi. Adanya masa trasnsisi perlu diketahui lebih lanjut mengenai knowledge gap yang harus menjadi perhatian pada masa transisi anak PAUD ke SD. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Sumber data yang digunakan data primer dan data sekunder. Lokasi penelitian ini dilakukan di IGABA dan MGMP SD Kecamatan Kartasura. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan studi dokumen. Teknik analisis data menggunakan model miles and hubberman yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Penting untuk diingat bahwa setiap anak berkembang dengan kecepatan yang berbeda, dan kognitif gap ini bisa menjadi sangat bervariasi antara anak-anak. Peran pendidik dan orang tua adalah untuk memberikan dukungan yang sesuai dengan tingkat perkembangan anak, memberikan peluang untuk belajar, dan membantu mereka dalam mengatasi perbedaan kognitif ini. Kesulitan yang dihadapi anak dalam proses adaptasi pada awal semester kelas 1 SD Pendidikan yang tepat waktu dan merangsang sesuai dengan tingkat perkembangan anak dapat membantu mengurangi kognitif gap.
Pengaruh Eksperiensial Learning Berbasis Alam terhadap Fokus Anak dalam Pembelajaran Mar'atus Nasywa, Nabila; Dwi Wardhani, Junita; Nuraini, Febritesna
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 6 No. 1 (2025): Juli
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v6i1.1152

Abstract

Konsentrasi belajar memiliki dampak besar terhadap hasil pembelajaran, ketika anak tidak dapat sepenuhnya fokus belajar, dapat dipastikan mempengaruhi perkembangan belajar anak. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh eksperiensial learning berbasis alah terhadap fokus pembelajaran anak usia dini di TK Alam Surya Mentari, Surakarta. Penelitian merupakan jenis kuantitatif dengan post test only control group design dengan sampel jenuh sebanyak 16 siswa TK kelompok A. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah catatan ceklis dilapangan dan kuesioner yang berupa daftar pertanyaan yang diberikan kepada responden (orangtua) serta daftar cek atau checklist dengan menggunakan skala Guttman, skala pengukuran ini ada 1-5 yakni “sangat tidak baik, tidak baik, cukup baik, baik, sangat baik”. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran eksperiensial berbasis alam mampu mempengaruhi fokus anak dalam pembelajaran. Hal tersebut dapat dilihat pada hasil penilaian fokus pembelajaran anak yang dilakukan beberapa kali dan pengujian analisis regresi linier sederhana. Hasil penelitian ini juga menunjukkan bahwa experiencial learning dalam proses pembelajaran berbasis project (PBL) dapat diintegrasikan dalam sistem pembelajaran berbasis alam, dimana anak dapat belajar yang didampingi guru maupun orang tua untuk melihat alam lingkungan sekitar dalam suasana di luar kelas.  
Parents Responses: The Use of Gadgets in Early Childhood Fadila, Arini; Wardhani, Junita Dwi
Jurnal Pendidikan Indonesia Vol 11 No 4 (2022): Desember
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (276.924 KB) | DOI: 10.23887/jpiundiksha.v11i4.53359

Abstract

A gadget is an electronic device that has a special function, from time to time gadgets are increasingly developing by getting new innovations to add features and technology that are more comfortable and practical so that they can make it easier in everyday life. The impact of the development of technology itself is that children are more fond of playing gadgets because they are a means of learning and playing. The most influential figure in responding to the use of gadgets is parents, so parents have a big role in guiding and preventing gadget technology from having a negative impact on children. This study aims to analyze the differences in the role of parents in responding to the use of gadgets in early childhood by comparing the preventive and curative efforts. This study used a quantitative approach using a total sampling technique and testing the hypothesis using a one way ANOVA test by taking a sample of 50 parents. The results of this study are that parents' preventive efforts are better and more widely applied by parents compared to curative efforts. This is evidenced by the average value of preventive efforts of 76.0600 and the average value of curative efforts of 51.1400. So with the acquisition of these values, it can be concluded that preventive efforts have a higher score than curative efforts made by parents in addressing the use of gadgets in early childhood.