Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Rancang Bangun dan Uji Kinerja Alat Pencetak Briket Dengan Variasi Ukuran Cetakan pada Briket Berbahan Dasar Limbah Tebu: Design and Performance Evaluation of a Briquette Molding Tool with Various Mold Sizes for Sugarcane Bagasse-Based Briquettes Triardianto, Dimas; Taufiqurrohman, Muhammad
Jurnal Teknik Pertanian Terapan Vol. 3 No. 2 (2026): Februari
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/jtpt.v3i2.6887

Abstract

Limbah ampas tebu merupakan salah satu sumber energi biomassa yang potensial namun belum dimanfaatkan secara optimal di Indonesia. Pengolahan ampas tebu menjadi briket dapat menjadi solusi energi alternatif yang ramah lingkungan, namun masih terkendala oleh keterbatasan alat pencetak yang sederhana dan terjangkau. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan menguji kinerja alat pencetak briket manual, menentukan kapasitas produksi, kualitas hasil cetakan, serta indeks kehancuran briket. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Logam dan Kayu serta Laboratorium Alsintan Politeknik Negeri Jember. Metode penelitian meliputi perancangan dan pembuatan alat, proses pembuatan briket melalui tahap pengeringan, karbonisasi, penumbukan, pengayakan, pencampuran perekat, dan pencetakan, serta pengujian kinerja alat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alat memiliki kapasitas kerja rata-rata 0,84 menit per buah dengan tingkat keberhasilan cetak sebesar 96,58%. Indeks kehancuran tertinggi diperoleh pada penggunaan perekat tepung tapioka sebesar 345,8 N, sedangkan terendah pada perekat tetes tebu sebesar 29,62 N.
A critique of America: Occidentalism in Umar Kayam’s Cold War literature Seribu Kunang-Kunang di Manhattan Taufiqurrohman, Muhammad; Sudibyo, Sudibyo; Manshur, Fadlil Munawwar
KEMBARA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol. 12 No. 1 (2026): April (in-progress)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/kembara.v12i1.40678

Abstract

Cold War literary studies remain dominated by Western perspectives, particularly narratives from the United States and the Soviet Union, resulting in the marginalization of literary experiences and criticism from Third World countries. Indonesian literary works that represent America as an object of critique have seldom been read as integral to global Cold War literary discourse. This research aims to uncover and explain criticisms of the United States in Umar Kayam's short story collection Seribu Kunang-Kunang di Manhattan within the context of Cold War Literature, using Indonesia’s perspective as part of the Third World. This study employs a qualitative-descriptive approach within a postcolonial framework, combining the concept of Occidentalism with an intersectional analysis of race, class, and gender. The analytical method used is a wide, close, and deep reading approach that integrates textual analysis and historical context. The research data include primary textual units from short stories, as well as secondary data, including historical, and relevant academic literature. The results show that Kayam delivers an ideological critique of America by portraying it as a dark and ambiguous space, with a working-class society that is vulnerable and apolitical, and patriarchal gender relations, thereby dismantling the myth of America as a symbol of progress and universal freedom. This research concludes that Indonesian literature serves as a legitimate medium for cultural and ideological critique of Western hegemony, while also affirming Indonesia’s active position in global Cold War literary discourse.