Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : BISMA Cendekia

Analisis Kualitas Tenaga Pendidik di Sekolah SD Swasta Budi Utomo: Analisis Kualitas Tenaga Pendidik di Sekolah SD Swasta Budi Utomo cindy, cindy; Kosasih, Hengky
BISMA Cendekia Vol. 3 No. 1 (2022): BISMA Cendekia - September 2022
Publisher : Politeknik Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56473/bisma.v3i1.90

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kualitas tenaga pendidik dalam mengajar di Sekolah Budi Utomo Medan. Metode penelitian yang penulis gunakan adalah metode penelitian dekriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan penulis adalah teknik wawancara terstruktur. Dari hasil wawancara dengan kepala sekolah dan wakil kepala sekolah, diperoleh informasi bahwa kualitas guru yang mengajar di sekolah tersebut masih kurang baik, penguasaan materi guru sudah cukup baik, tapi kurang dalam menguasai kelas dan cuek dalam menghadapi anak didik, serta kurangnya keinginan dari guru itu sendiri dalam meningkatkan kompetensi diri. Hal tersebut membuat kualitas guru semakin menurun.
Analisis Kualitas Tenaga Pendidik di Sekolah SD Swasta Budi Utomo: Analisis Kualitas Tenaga Pendidik di Sekolah SD Swasta Budi Utomo cindy, cindy; Kosasih, Hengky
BISMA Cendekia Vol. 3 No. 1 (2022): BISMA Cendekia - September 2022
Publisher : Politeknik Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kualitas tenaga pendidik dalam mengajar di Sekolah Budi Utomo Medan. Metode penelitian yang penulis gunakan adalah metode penelitian dekriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan penulis adalah teknik wawancara terstruktur. Dari hasil wawancara dengan kepala sekolah dan wakil kepala sekolah, diperoleh informasi bahwa kualitas guru yang mengajar di sekolah tersebut masih kurang baik, penguasaan materi guru sudah cukup baik, tapi kurang dalam menguasai kelas dan cuek dalam menghadapi anak didik, serta kurangnya keinginan dari guru itu sendiri dalam meningkatkan kompetensi diri. Hal tersebut membuat kualitas guru semakin menurun.