Claim Missing Document
Check
Articles

Found 40 Documents
Search

The Genotype of Human Papilloma Virus of Male Patient with Anogenital Warts Murtiastutik, Dwi; Mastutik, Gondo; Rahniayu, Alphania; Arista, Afria; Setyaningrum, Trisniartami
Folia Medica Indonesiana Vol. 55 No. 2 (2019): June
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (198.692 KB) | DOI: 10.20473/fmi.v55i2.24581

Abstract

Human papillomavirus (HPV) infection is one of the most common sexually transmitted infections. HPV high risk (HPVHR) were HPV16,18 related with invasive penile carcinomas, and HPV low risk (HPVLR) were HPV6,11 related to anogenital warts. Male infection is usually asymptomatic that it would be explain increasing the incidence of HPV associated cancers. Identification HPV genotype is very important for predicting the development of the diseases, to be benign or malignant cancer. The objective of this study was to identify the genotype of HPV that infect men with anogential warts. This research used 12 biopsy specimens from men patient with anogenital warts at Outpatient clinic of Department Dermatology and Venereology, Dr. Soetomo General Hospital period 2016-2017. The specimens were diagnozed by pathologist and HPV gentoyping was done to detect 40 HPV genotype including HPVHR and HPVLR. The result showed that 58% (7/12) were positive for HPVLR and 42% (5/12) were positive for HPV LR/HR. The genotype HPV that infected men patient with anogenital warts is HPVLR (HPV6,11) and HPVHR (HPV18,51,52,82) with single infection of HPVLR or mutiple infection HPVLR/LR or HPVLR/HR. The infection of HPVHR would be develops to be malignant transformation. It suggested that HPV genotype needs to be checked the for the anogenital warts cases for predicting the development of the diseases.
Pengukuran Adekuasi Sediaan Papsmear dan Deteksi Dini Kanker Serviks di Ngoro Kabupaten Mojokerto Rahaju, Anny Setijo; Rahniayu, Alphania; Mastutik, Gondo; Kurniasari, Nila; Fauziah, Dyah; Kusumastuti, Etty Hary; Sandhika, Willy; Wiratama, Priangga Adi; Ariani, Grace; Heriyawati, Heriyawati; Sari, Aditya Sita; Ilmiah, Khafidhotul; Qonitatillah, Ana; Ridholia, Ridholia; Sudiana, I Ketut; Susilo, Imam
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i1.2127

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang deteksi dini kanker serviks dan evaluasi Pap smear, serta meningkatkan keterampilan pengambilan sampel Pap smear pada penyedia layanan kesehatan di Kecamatan Mawaddah, Kabupaten Mojokerto. Studi deskriptif observasional dengan desain cross sectional dilakukan pada 100 wanita berusia 20-70 tahun dari Rumah Sakit Mawaddah. Penilaian dilakukan sebelum dan sesudah pemaparan materi. 100 sampel Pap smear yang dikumpulkan oleh bidan setempat dievaluasi untuk menilai kecukupan spesimen menggunakan sistem Papanicolaou dan Bethesda. Kegiatan ini secara signifikan meningkatkan pemahaman tentang kanker serviks (8,05% menjadi 82,26%), sementara kegiatan pelatihan tenaga medis meningkatkan pengetahuan mengenai pengambilan sampel Pap smear (51,62% menjadi 100%). 99% dari sampel Pap smear yang dikumpulkan oleh tenaga medis di Kecamatan Mawaddah dinilai memadai dan memuaskan. Program pengabdian masyarakat yang berfokus pada deteksi dini kanker serviks melalui Pap smear, secara efektif meningkatkan pemahaman masyarakat, meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pengambilan sampel oleh tenaga medis, yang dapat meningkatkan pula efektifitas layanan Pap smear di Rumah Sakit Mawaddah pada masyarakat.
Differences in the Grade of Inflammation in the Liver Tissues of Old White Female Mice (Mus Musculus) due to Weight Bearing and Non-Weight Bearing Exercise Muhammad Alim Ananto; Irfiansyah Irwadi; Alphania Rahniayu
Journal of Global Research in Public Health Vol. 6 No. 2 (2021): December
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/jgrph.v6i2.306

Abstract

Old age causes a decrease in quality of life. Exercise inhibiting the decline in quality of life, however exercise can cause oxidative stress that causes tissue injury including in the liver. There are two types of exercise, weight-bearing and non-weight bearing exercise. It is unknown the type of exercise causes the least injury. This study aimed to analyze the differences in the inflammatory response shown by the degree of inflammation in the liver tissue of old female white mice who performed weight-bearing and non-weight bearing exercise. Thirty-six mice (mus musculus) were divided into 3 groups, control group (12), weight-bearing treatment group (12) and non-weight bearing treatment group (12). The weight bearing treatment consisted of running for 30 minutes, while the non-weight bearing treatment consisted of swimming for 30 minutes. Euthanized on the last day of 4th week. Microscopic evaluation of the degree of inflammation of the liver tissue was carried out according to the Batts and Ludwig method. Statistical analysis used the Kruskal Wallis method to determine whether there were differences in the degree of liver inflammation between groups. Mean value of inflammation degree in control group: 1,50 ± 0.552. Mean value of inflammation degree in weight-bearing exercise group: 1,92 ± 0.515. Mean value of inflammation degree in non-weight bearing exercise group: 1,92 ± 0.669. The Kruskal Wallis statistical test showed the P value 0.139. The results showed that there was no significant difference in the degree of inflammation in the mice liver after receiving weight-bearing and non-weight-bearing exercise treatments.
Program Pengabdian Masyarakat: Edukasi dan Deteksi Dini Kanker Serviks melalui Pemeriksaan Pap Smear di Kecamatan Bangkalan Sari, Aditya Sita; Kurniasari, Nila; Rahaju, Anny Setijo; Rahniayu, Alphania; Mastutik, Gondo; Fauziah, Dyah; Kusumastuti, Etty Hary; Sandhika, Willy; Wiratama, Priangga Adi; Ariani, Grace; Ridholia, Ridholia; Heriyawati, Heriyawati; Sudiana, I Ketut; Ilmiah, Khafidhotul; Qonitatillah, Ana
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 3 (2025): Mei
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i3.2310

Abstract

Kegiatan pengabdia masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman tenaga kesehatan dan masyarakat mengenai deteksi dini serta pencegahan kanker serviks. Pelatihan tenaga kesehatan dilakukan agar mereka dapat melakukan prosedur Pap smear dengan benar dan sesuai standar, sementara penyuluhan masyarakat bertujuan untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya deteksi dini dan pencegahan kanker serviks. Studi ini menggunakan metode deskriptif observasional dengan pendekatan cross-sectional, mencakup dua kegiatan utama: pelatihan tenaga medis secara daring dan penyuluhan masyarakat secara langsung. Pelatihan Pap smear diikuti oleh 51 peserta yang terdiri dari perawat, bidan, dan dokter. Evaluasi sebelum dan sesudah pelatihan menunjukkan peningkatan pemahaman yang signifikan, di mana peserta dengan skor 80-100 meningkat dari 58,82% menjadi 82,35%. Penyuluhan kanker serviks diikuti oleh 74 peserta. Sebelum penyuluhan, hanya 12,16% peserta yang memperoleh nilai 80-100, namun setelahnya meningkat menjadi 100%. Sebanyak 62,2% peserta telah menikah, 8,1% memiliki riwayat hubungan seksual sebelum usia 17 tahun, dan 9,5% memiliki lebih dari satu pasangan. Selain itu, 98,6% belum pernah menerima vaksin HPV, dan 78,4% jarang melakukan Pap smear, menunjukkan rendahnya kesadaran pencegahan kanker serviks. Setelah penyuluhan, 60 peserta menjalani skrining kanker serviks. Mayoritas (41,7%) berusia 31-40 tahun. Hasil skrining dengan sistem Bethesda menunjukkan 100% NILM. Berdasarkan klasifikasi Papanicolaou, 88,1% termasuk kelas II (96,2% inflamasi, 1,9% bacterial vaginosis, 1,9% atrofi), dan 11,1% kelas I. Program ini terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman tenaga kesehatan dan masyarakat, serta keterampilan tenaga kesehatan dalam prosedur Pap smear, yang berkontribusi pada peningkatan kualitas layanan deteksi dini kanker serviks di RSIA Hikmah Sawi Bangkalan.
Effect of Moderate-Intensity Continuous Training (MICT) on Pancreatic Islet of Langerhans’ Morphology and Cell Count of Female Rats (Rattus norvegicus) Exposed to High-Calorie Diet Sari, Eny Wulan; Setiawan, Hayuris Kinandita; Rahniayu, Alphania; Herawati, Lilik
JUXTA: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kedokteran Universitas Airlangga Vol. 16 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kedokteran Universitas Airlangga
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/juxta.V16I22025.102-108

Abstract

Highlights: Moderate-intensity continuous training exercise did not affect the diameter of pancreatic islets of Langerhans in a high-calorie diet subject. Moderate-intensity continuous training exercise did not affect the number of pancreatic islets of Langerhans in a high-calorie diet subject.   Abstract Introduction: Calorie consumption that exceeds normal limits each year can be a risk factor in causing diabetes mellitus (DM). This condition causes the body to be in a state of hyperglycemia, which will trigger changes in the diameter and number of Langerhans islet cells. Moderate-intensity continuous training (MICT) is recommended as a physical exercise method to help prevent DM. Methods: This true experimental study used a randomized post-test-only control group design. Wistar female rats were randomly divided into three large groups: (A) the control group without a high-calorie diet and exercise, (B) the group with a high-calorie diet without exercise, and (C) the group with both a high-calorie diet and exercise (MICT). This experiment lasted for four weeks with an exercise frequency of five times a week. One-way analysis of variance (ANOVA) revealed that group differences in diameter had results of p=0.130 (p>0.05), while the number of islets of Langerhans had results of p=0.068 (p>0.05). Results: There was no significant difference in the islets of Langerhans’ diameter between the three groups (p=0.116). The number of islets of Langerhans also had no significant differences (p=0.068). Conclusion: There was no significant effect of a high-calorie diet and MICT physical exercise on the diameter and number of pancreatic islets of Langerhans cells in female rats (Rattus norvegicus).
Mengungkap Pentingnya Pengenalan Kesehatan Saluran Pernapasan dan Faktor Risiko Kanker Paru; Kegiatan Pengabdian Masyarakat pada Siswa SMAN 1 Gondang, Kabupaten Nganjuk Sari, Aditya Sita; Rahaju, Anny Setijo; Rahniayu, Alphania; Mastutik, Gondo; Kurniasari, Nila; Fauziah, Dyah; Kusumastuti , Etty Hary
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 2 (2025): Bulan November
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i2.562

Abstract

Latar belakang: Kanker paru merupakan salah satu penyebab utama kematian akibat kanker di dunia. Pengetahuan dini mengenai kesehatan saluran pernapasan dan faktor risikonya, terutama di kalangan remaja, sangat penting untuk pencegahan. Tujuan: Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (Pengmas) ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa-siswi SMAN 1 Gondang, Kabupaten Nganjuk, mengenai topik tersebut. Metode yang digunakan adalah penyuluhan kesehatan secara offline dengan media presentasi (PPT), dilengkapi dengan pre-test dan post-test untuk mengukur efektivitas intervensi. Sebanyak 316 siswa berpartisipasi. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman yang signifikan, ditandai dengan kenaikan nilai rata-rata pre-test sebesar 57.29% menjadi 77.69% pada post-test, dengan peningkatan keseluruhan sebesar 20.40%. Peningkatan tertinggi terjadi pada soal tentang bahaya rokok elektrik atau vape (40.02%). Kesimpulan: Kegiatan ini membuktikan bahwa edukasi kesehatan langsung efektif dalam meningkatkan kesadaran remaja akan kesehatan paru dan bahaya faktor risikonya, sehingga dapat menjadi modal untuk perilaku hidup sehat di masa depan.
Hubungan Risiko Depresi Perinatal Dengan Situasi Hidup dan Dukungan Sosial Pada Ibu Hamil Ifadah, Hanna Aulia; Sawitri, Brihastami; Rahniayu, Alphania; Dhamayanti, Hanifa Erlin
Jurnal Ners Vol. 8 No. 2 (2024): OKTOBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v8i2.23439

Abstract

Depresi perinatal merupakan hasil dari interaksi kompleks yang dipengaruhi oleh faktor genetik, epigenetik, neuroendokrin, hipotalamus-hipofisis-adrenal, sosial, dan lingkungan, terutama pada ibu hamil. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara risiko depresi perinatal dengan kondisi kehidupan dan dukungan sosial pada ibu hamil. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain observasional analitik, menggunakan metodologi cross-sectional. Populasi penelitian adalah ibu hamil yang berdomisili di Kecamatan Balongbendo, Sidoarjo, dengan jumlah sampel sebanyak 93 partisipan yang dipilih melalui teknik consecutive sampling. Instrumen penelitian meliputi Edinburgh Postnatal Depression Scale (EPDS) dan kuesioner Multidimensional Scale of Perceived Social Support (MSPSS) dengan skala Likert. Temuan menunjukkan adanya korelasi antara dukungan sosial dan risiko depresi perinatal, yang dibuktikan dengan uji Chi Square. Hal ini menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara tingkat dukungan sosial yang diterima ibu hamil dan risiko depresi perinatal. Sebaliknya, kondisi tempat tinggal dalam penelitian ini tidak menunjukkan hubungan yang signifikan dengan risiko depresi perinatal. Oleh karena itu, penelitian ini menegaskan bahwa ibu hamil yang berisiko mengalami depresi perinatal cenderung memiliki tingkat dukungan sosial yang lebih rendah. Yang penting, dukungan sosial tampaknya menjadi faktor penting dalam mengurangi risiko depresi perinatal pada wanita hamil.
COMPARISON OF INFLAMMATORY RESPONSE BETWEEN PLATELET RICH PLASMA 20% AND AUTOLOGUS SERUM 20% IN EXPERIMENTALLY-INDUCED CORNEAL ALKALI BURN Ramadhani, Amelia Safitri; Zuhria, Ismi; Rahniayu, Alphania
Journal of Stem Cell Research and Tissue Engineering Vol. 7 No. 1 (2023): JOURNAL OF STEM CELL RESEARCH AND TISSUE ENGINEERING
Publisher : Stem Cell Research and Development Center, Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jscrte.v7i1.45698

Abstract

Objective to compare the inflammatory response between platelet rich plasma 20% and autologous serum 20% on cornea after sodium hydroxide exposure. Methods a true experimental study with two groups post-test design. A total of 18 rabbits were used in this study and allocated into two groups. After collecting intravenous blood samples from both group, platelet rich plasma 20% and autologous serum 20%, respectively, were obtained by centrifugation and dilution. Alkali burns were inflicted on the central cornea of each rabbit's right eye by applying a round filter paper, 7.0 mm in diameter, soaked in 1N NaOH for 60 s. Clinical outcome of the inflammation were observed everyday for seven days. On the seventh day, corneal tissue was collected for histopathological examination to evaluate amount of PMN neutrophils that infiltrate the central cornea. All data were statistically analyzed for difference between the study groups. Resuls statistical analysis shows statistically difference in clinical inflammatory feature of conjunctival hyperemia at day 3 until day 7, in which the group that received PRP 20% got lower conjunctival hyperemia grading compared to the group that received AS 20%. Other clinical features, corneal opacity and epithelial defect, shows no statistically difference between two groups. Histopathological examination shows lower amount of PMN neutrophil infiltration to the central cornea on PRP group, compared to AS group. Conclusio Platelet-rich plasma 20% eyedrop can be used as one of adjuvant therapies and has better control of inflammatory response towards alkaline injury of the cornea during acute phase.
Pengenalan Kesehatan dan Keganasan Saluran Reproduksi Wanita pada Siswa SMAN 1 Gondang Nganjuk Mastutik, Gondo; Fauziah, Dyah; Rahniayu, Alphania; Rahaju, Anny Setijo; Sari, Aditya Sita
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 1 (2025): Bulan September
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i1.488

Abstract

Latar Belakang. Pengetahuan komprehensif tentang anatomi, fisiologi, dan kondisi patologis yang memengaruhi sistem reproduksi wanita sangat penting untuk meningkatkan kesadaran akan kesehatan reproduksi. Siswa SMA, sebagai bagian dari generasi muda, diharapkan memiliki pemahaman yang memadai di bidang ini. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pemahaman tentang kesehatan dan keganasan reproduksi wanita pada siswa di SMAN 1 Gondang-Nganjuk. Metode. Program pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan dengan metode presentasi dan diskusi. Materi yang disampaikan meliputi anatomi, fisiologi, faktor risiko penyakit reproduksi, keganasan saluran reproduksi, serta pentingnya deteksi dini dan pemeriksaan kesehatan rutin. Media pembelajaran terdiri dari presentasi LCD, foto, video, dan leaflet. Peningkatan pengetahuan dinilai menggunakan kuesioner pretes dan postes. Hasil.  Kegiatan dilaksanakan pada 16 Juli 2025 yang diikuti oleh lebih dari 300 orang. Sebanyak 326 siswa mengikuti pretes, sementara 331 siswa mengikuti postes. Proporsi jawaban benar meningkat dari 59,23% pada pretes menjadi 67,88% pada pos tes. Kesimpulan. Terdapat peningkatan pemahaman tentang kesehatan dan keganasan reproduksi wanita pada siswa SMAN 1 Gondang Nganjuk sebesar 8,65%. Kegiatan ini direkomendasikan untuk dilaksanakan secara rutin di sekolah setahun sekali pada siswa baru sebagai upaya untuk mencegah penyakit menular seksual dan kanker.
Optimalisasi Deteksi Dini Kanker Serviks Melalui Peningkatan Kapasitas Tenaga Kesehatan dan Edukasi Komunitas di Puskesmas Ngariboyo, Kabupaten Magetan Sari, Aditya Sita; Rahniayu, Alphania; Kurniasari, Nila; Rahaju, Anny Setijo; Mastutik, Gondo; Fauziah, Dyah; Kusumastuti, Etty Hary; Susilo, Imam; Sandhika, Willy; Mustokoweni, Sjahjenny; Ilmiah, Khafidhotul
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 1 (2025): Bulan September
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i1.549

Abstract

Latar belakang: Kanker serviks merupakan masalah kesehatan global dengan angka morbiditas dan mortalitas yang tinggi, termasuk di Indonesia. Deteksi dini melalui pemeriksaan Pap smear masih menjadi metode yang sering dipakai, namun akurasi hasilnya sangat bergantung pada teknik pengambilan sampel yang adekuat. Tujuan: Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan tenaga kesehatan di Puskesmas Ngariboyo dalam teknik pengambilan sediaan Pap smear yang memadai, dan Meningkatkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat tentang deteksi dini kanker serviks. Metode: Metode kegiatan terdiri dari dua bagian utama. Pertama, pelatihan bagi tenaga kesehatan yang meliputi webinar dan praktikum offline untuk mengukur adekuasi sediaan berdasarkan Sistem Bethesda. Kedua, penyuluhan dan skrining offline bagi 95 warga dan 101 peserta pemeriksaan Pap smear. Hasil Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan signifikan pengetahuan tenaga kesehatan (nilai 80-100 meningkat dari 58,82% menjadi 82,35%). Penyuluhan juga berhasil meningkatkan pengetahuan masyarakat (nilai 80-100 meningkat dari 80% menjadi 94,74%). Hasil skrining menunjukkan 100% sediaan adekuat dan 100% hasil Negative for Intraepithelial Lesion or Malignancy (NILM). Kesimpulan: Disimpulkan bahwa program ini efektif dalam meningkatkan kapasitas tenaga kesehatan dan kesadaran masyarakat, sekaligus menghasilkan data dasar skrining kanker serviks yang berkualitas bagi wilayah Ngariboyo.
Co-Authors Afria Arista Afria Arista, Afria Alfi Nureta Rachmani Anggoro, Adhitri Anisia Indiralia Anny Setijo Rahaju, Anny Setijo Ariadna Anggi Pasang Ariani, Grace Bilqis Inayatillah Budi Harjanto David Setyo Budi Dewi Sartika A. W. Dhamayanti, Hanifa Erlin Djuanda, Stephanie N. Dwi Murtiastutik DYAH FAUZIAH, DYAH Edi Suyanto Endang Joewarini Evy Ervianti Fetty Fatimah Fira Soraya Fitria Kusumastuti Gatot Soegiarto Gondo Mastutik Gunawan, Vania A. HERAWATI, LILIK Heriyawati, Heriyawati Heru Fajar Trianto Heru Purwanto I'tishom, Reny Ifadah, Hanna Aulia Ilmiah, Khafidhotul Imam Susilo Indiralia, Anisia INDRA YULIATI, INDRA Irwadi, Irfiansyah Isnin Anang Marhana Khafidhotul Ilmiah Khafidhotul Ilmiah Kusumastuti , Etty Hary Kusumastuti, Etty H. Kusumastuti, Etty Hari KUSUMASTUTI, ETTY HARY Ladyna Rumapar Lefi, Achmad Lestari, Neviana Fitri Lilihata, Jilientasia G. Linda Dewanti Lutfi, Delfitri Maharani, Andi RK. Mamiek Dwi Putro Marhana, Isnin A. Meyta Riniastuti Mochamad Amin Mohammad Fathul Qorib Muhammad Alim Ananto Muhammad Alim Ananto Nabiha Missaoui Nadya Kelfinta Hanani Nila Kurniasari Nila Kurniasari Nugraha, Ricardo A. Nugroho, Gilang MS. Nurdhani Hi Djafar Priangga Adi Wiratama Qonitatillah, Ana Rahaju, Anny S. Rahmi Alia Rahmi Alia Rahmi Alia, Rahmi Ramadhani, Amelia Safitri Raniah Baswedan Renny I’tishom Ridholia Ridholia, Ridholia Rinjani, Lalu GP. Romi Alfianto Rosyid, Alfian N. S.Pd. M Kes I Ketut Sudiana . Sari, Aditya Sita Sari, Eny Wulan Sawitri, Brihastami Semedi, Bambang P. Setiawan, Hayuris Kinandita Sjahjenny Mustokoweni, Sjahjenny Stella Agatha Widjaja Suhartono Taat Putra Supriadi Supriadi Tamam Jauhar Tomy Lesmana Trianto, Heru Fajar Trisniartami Setyaningrum Ummi Maimunah Vira Yasmina Ramadhani Wahyu, Dwi Willy Sandhika Wira Santoso Ongko Wiratama, Priangga A. Wiratama, Priangga Adi Yandi, I KR. Yudith Meityana Hernandita Zamzam, Ramadhani Rizki Zuhria, Ismi