Claim Missing Document
Check
Articles

PENINGKATAN KAPASITAS MASYARAKAT DALAM UPAYA PENCEGAHAN INFEKSI KULIT DAN PRODUKTIVITAS EKONOMI MELALUI PELATIHAN PEMBUATAN SABUN-VCO DI DESA MINAESA MINAHASA UTARA Hariyanto, Yuanita Amalia; Jayanti, Meilani; Lebang, Julianri Sari
Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 1 (2025): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v12i1.2083

Abstract

Considering skin disorders can now spread through a variety of media, it is crucial for the public to understand skin health issues. Skin conditions are now among the most prevalent illnesses in coastal towns. People who live near the coast are more likely to experience skin health issues. Numerous elements, such as humidity, sun exposure, personal cleanliness, and water quality, contribute to this. The goal of this project is to teach the Minaesa Village community how to make liquid soap from VCO and to educate them about personal hygiene. On-the-job training is the approach used in the PKM. Direct field visits, identifying the partners' issues and requirements, offering solutions, conducting activities to satisfy the partners' needs, and evaluation are all part of this approach. The pH of the VCOLS soap manufactured is 7, which means that it satisfies quality criteria. According to the evaluation's findings, participants' knowledge increased by 86.5%. More than 82.2% of participants expressed pleasure with the VCOLS soap, according to the evaluation of the satisfaction questionnaire about the created soap, while 17.8% expressed no opinion. The findings of the perception survey of the VCOLS soap, on the other hand, indicate that no one itched after using it, 70% thought it was non-greasy, and 67.7% thought it was hydrating. The evaluation's findings indicate that participants' knowledge of skin care and soap-making methods has grown. According to the results of the perception questionnaire, participants have successfully produced liquid soap from VCO that satisfies quality standards. It is also envisaged that the expertise offered, particularly in the creation of liquid soap from VCO, can be further enhanced through the community service activities in Minaesa Village.
Evaluasi Rasionalitas Penggunaan Regimen Antibiotik Pada Pasien Pneumonia di Instalasi Rawat Inap RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado Wori, Preicy Augenia; Wiyono, Weny Indayany; Jayanti, Meilani
Jurnal Lentera Farma Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Lentera Farma
Publisher : Yayasan Bina Lentera Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57207/a0c2cq37

Abstract

Pengobatan pneumonia sangat bergantung pada penggunaan antibiotik sebagai terapi utama yang disebabkan oleh bakteri. Meskipun penggunaan antibiotik cukup masif, masih ditemukan ketidaktepatan dalam praktik klinisnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi rasionalitas penggunaan regimen antibiotik pada pasien pneumonia di instalasi rawat inap RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado. Penelitian ini merupakan studi observasional deskriptif yang dilakukan secara retrospektif dengan pengambilan sampel secara purposive sampling dengan jumlah sebanyak 73. Hasil penelitian didapatkan dari 73 pasien pneumonia periode Mei-Juli 2024 total 79 regimen antibiotik diberikan. Penggunaan regimen antibiotik yang rasional sesuai kriteria tepat indikasi sebesar 100%, tepat pasien sebesar 100%, tepat dosis sebesar 84,81%, dan tepat obat sebesar 48,10%. Kesimpulan pada penelitian ini adalah pemberian regimen antibiotik pada pasien pneumonia di instalasi rawat inap RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado sudah rasional untuk kriteria tepat indikasi dan tepat pasien, namun masih perlu peningkatan pada kriteria tepat obat dan tepat dosis.
Evaluasi Penggunaan Obat Rasional Pada Pasien Gagal Jantung di Instalasi Rawat Inap RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado Gunawan, Lea Nathaniela Agneta; Wiyono, Weny Indayany; Jayanti, Meilani
Jurnal Lentera Farma Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Lentera Farma
Publisher : Yayasan Bina Lentera Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57207/q6a3e681

Abstract

Gagal jantung memengaruhi jutaan orang di seluruh dunia dan merupakan salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas. Pengobatan farmakologis berperan penting dalam mengurangi gejala dan memperbaiki prognosis pasien, sehingga penggunaannya harus rasional. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi rasionalitas penggunaan obat pada pasien gagal jantung berdasarkan indikator tepat pasien, tepat indikasi, tepat obat, dan tepat dosis. Desain penelitian ini adalah deskriptif observasional dengan pengambilan data secara retrospektif di RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado, berdasarkan rekam medis pasien gagal jantung tahun 2024. Sampel diambil menggunakan metode consecutive sampling dengan jumlah sampel akhir sebanyak 80 yang memenuhi kriteria inklusi. Hasil penelitian menunjukkan tepat pasien 94,73%, tepat indikasi 100%, tepat obat 100%, dan tepat dosis 98,68%. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penggunaan obat pada pasien gagal jantung di rumah sakit ini telah rasional berdasarkan indikator tepat indikasi dan tepat obat. Namun, diperlukan peningkatan rasionalitas khususnya pada indikator tepat pasien dan tepat dosis.
Tingkat Kepatuhan Penggunaan Obat Antihipertensi pada Pasien Hipertensi di Puskesmas Suluun Kabupaten Minahasa Selatan Tinungki, Syalomita Esther; Wiyono, Weny Indayany; Jayanti, Meilani
Jurnal Lentera Farma Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Lentera Farma
Publisher : Yayasan Bina Lentera Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57207/46tvye39

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu faktor risiko yang paling signifikan untuk penyakit kardiovaskular selama beberapa dekade. Hipertensi merupakan penyebab utama kematian dini di seluruh dunia. Kepatuhan minum obat pasien berpengaruh terhadap tingkat keberhasilan terapi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tingkat kepatuhan penggunaan obat antihipertensi pada pasien hipertensi di Puskesmas Suluun Kabupaten Minahasa Selatan. Penelitian ini merupakan jenis penelitian observasional deskriptif. Teknik pengambilan data dalam penelitian ini menggunakan metode wawancara. Wawancara dilakukan dengan menggunakan kuesioner MMAS-8. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 57 total responden, terdapat sebanyak 11 pasien (19,3%) masuk dalam kategori kepatuhan tinggi, 15 pasien (26,3%) masuk dalam kategori kepatuhan sedang, dan sebanyak 31 pasien (54,4%) termasuk dalam kategori kepatuhan rendah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa tingkat kepatuhan penggunaan obat antihipertensi pada pasien hipertensi di Puskesmas Suluun Kabupaten Minahasa Selatan termasuk dalam kategori kepatuhan rendah.      
Pengetahuan dan Perilaku Masyarakat Tentang Penggunaan Obat Antibiotik Secara Swamedikasi di Kota Manado : Studi Kualitatif Wenas, Glori Anjelina Preysi; Wiyono, Weny Indayany; Jayanti, Meilani
Jurnal Lentera Farma Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Lentera Farma
Publisher : Yayasan Bina Lentera Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57207/0pedq994

Abstract

Penggunaan antibiotik tanpa resep dokter (swamedikasi) merupakan masalah kesehatan masyarakat yang seriuskarena dapat menyebabkan resistensi antibiotik. Fenomenaini marak terjadi, terutama di negara berkembang sepertiIndonesia, dan dipengaruhi oleh rendahnya pengetahuan, kemudahan akses, serta faktor sosial dan ekonomi. Penelitian ini bertujuan menggali pengetahuan dan perilakumasyarakat di Kota Manado terkait penggunaan antibiotiksecara swamedikasi. Metode yang digunakan adalahpendekatan kualitatif dengan wawancara semi-terstrukturterhadap 10 informan yang dipilih secara purposive sampling. Analisis data dilakukan secara tematik. Hasil menunjukkan bahwa pemahaman masyarakat tentangantibiotik beragam; sebagian mengetahui fungsinya untukinfeksi bakteri, sementara lainnya belum memahaminyasecara tepat. Seluruh informan pernah melakukanswamedikasi antibiotik, dipengaruhi oleh pengalamanpribadi, lingkungan, kemudahan akses, serta efisiensi waktudan biaya. Amoxicilin dan ampicillin menjadi antibiotik yang paling sering digunakan, diperoleh dari apotek dan warung. Kesimpulannya, pemahaman masyarakat masih rendah dan praktik swamedikasi masih berlangsung.
Edukasi Gizi, Suplemen Kesehatan, Aktivitas Fisik dan Pemanfaatan Aplikasi Berbasis Android sebagai Sumber Informasi Kesehatan Remaja Lestari, Utami Sasmita; Angmalisang, Elvin Clara; Jayanti, Meilani
Abdimas Galuh Vol 7, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v7i2.21059

Abstract

Obesitas pada remaja merupakan salah satu masalah kesehatan yang semakin meningkat, termasuk dikalangan santri di lingkungan pesantren. Pola makan tinggi kalori, rendahnya aktivitas fisik, serta konsumsi suplemen secara sembarangan menjadi faktor risiko utama yang teridentifikasi di MTS Assalam Manado. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi kesehatan remaja melalui empat pendekatan utama, yaitu edukasi mengenai obesitas dan gizi seimbang beserta pengenalan snack bar tempe sebagai camilan sehat, edukasi mengenai suplemen kesehatan yang aman, edukasi aktivitas fisik, serta pemanfaatan aplikasi kesehatan berbasis android. Metode yang digunakan berupa ceramah interaktif, diskusi, praktik pembuatan snack bar tempe, demonstrasi olahraga sederhana, serta pelatihan penggunaan aplikasi digital. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan santri yang dibuktikan dengan perbedaan skor rata-rata pre-test dan post-test sebesar 35%. Selain itu, sebagian besar santri mulai mengurangi konsumsi camilan tinggi kalori, beralih pada camilan sehat, dan menunjukkan motivasi baru dalam beraktivitas fisik. Pemanfaatan aplikasi android juga memudahkan santri dalam memantau pola makan dan aktivitas harian. Program ini terbukti efektif dalam meningkatkan kesadaran dan perilaku hidup sehat, meskipun masih terdapat tantangan dalam menjaga konsistensi aktivitas fisik. Disarankan agar program ini dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan pihak sekolah, guru, dan orang tua, serta pengembangan aplikasi kesehatan dengan fitur yang lebih interaktif agar dapat memperkuat keberlanjutan intervensi.
Hubungan Antara Pengetahuan Masyarakat dengan Kepatuhan Penggunaan Masker Sebagai Upaya Pencegahan Covid 19 di Desa Suluun Empat Kecamatan Suluun Tareran Kabupaten Minahasa Selatan Tengor, Maria Efrani; Citraningtyas, Gayatri; Jayanti, Meilani
Jurnal Lentera Farma Vol. 1 No. 1 (2022): Jurnal Lentera Farma
Publisher : Yayasan Bina Lentera Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57207/lenterafarma.v1i01.3

Abstract

Covid-19 sangat mengancam dunia dengan cepat penyebarannya di tengah masyarakat. Usaha untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 membutuhkan pengetahuan dan pemahaman yang baik termasuk seluruh elemen masyarakat. Penggunaan masker dimasa pandemi Covid-19 ini menjadi hal yang sangat penting untuk memproteksi diri dan juga orang lain dari risiko penularan virus ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan masyarakat dengan kepatuhan penggunaan masker di Desa Suluun Empat Kecamatan Suluun Tareran Kabupaten Minahasa Selatan. Penelitian ini merupakan jenis penelitian Kuantitatif dengan metode Analisis korelasi dan pendekatan Cross Sectional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa diperoleh nilai koefisien korelasi sebesar 0,575 dengan nilai signifikansi p value sebesar 0,000 dan berdasarkan uji Chi Square nilai signifikansi antara pengetahuan masyarakat dengan kepatuhan penggunaan masker sebesar 0,000 (p<0,05). Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang positif (p value = 0,000) antara pengetahuan masyarakat dengan kepatuhan penggunaan masker sebagai upaya pencegahan Covid-19 di Desa Suluun Empat Kecamatan Suluun Tareran Kabupaten Minahasa Selatan.
FORMULASI DAN EVALUASI SEDIAAN ROLL ON AROMATERAPI MINYAK CENGKEH (SYZIGIUM AROMATICUM) KHAS SULAWESI UTARA Ticoalu, Pricilia Kesia; Siampa, Jainer Pasca; Jayanti, Meilani
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.32197

Abstract

Cengkeh (Syzigium aromaticum) merupakan tanaman penghasil minyak atsiri dari Sulawesi Utara yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai minyak gosok yang alami dan efektif. Penelitian ini bertujuan untuk membuat formulasi serta menentukan efektifitas sediaan roll on aromaterapi minyak cengkeh berdasarkan karakteristik fisik sediaan. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental laboratorium untuk mengembangkan formulasi sediaan dengan variasi konsentrasi minyak cengkeh 5%, 10% dan 15% menggunakan metode pencampuran. Kemudian diuji secara fisik meliputi  uji organoleptik, pH, homogenitas, bobot jenis, viskositas, iritasi dan hedonik. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa sediaan roll on aromaterapi minyak cengkeh memenuhi syarat uji dengan organoleptik (cairan bening dan kekuningan berbau khas cengkeh), pH 5, homogen, bobot jenis 0,859-0,912, nilai viskositas 4,115- 4,745, tidak mengiritasi kulit dan formulasi dengan konsentrasi 15% menjadi sediaan yang paling banyak disukai. Kesimpulannya, minyak cengkeh dapat di formulasikan menjadi sediaan roll on aromaterapi yang memenuhi persyaratan karakteristik fisik sediaan dan memenuhi  uji iritasi dan uji hedonik.
Peningkatan Nilai Guna Cangkang Kepiting sebagai Kitosan untuk Raw Material pada Pasta Gigi Herbal Hariyanto, Yuanita Amalia; Antasionasti, Irma; Jayanti, Meilani
BRILIANT: Jurnal Riset dan Konseptual Vol 8 No 3 (2023): Volume 8 Nomor 3, Agustus 2023
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/briliant.v8i3.1574

Abstract

Sejauh ini inovasi raw material pasta gigi herbal yang berasal dari limbah masih jarang dikembangkan, cangkang kepiting menjadi material yang berpotensi untuk menjadi bahan baku dalam pembuatan pasta gigi herbal. Tujuan penelitian ini yaitu mengembangkan limbah cangkang kepiting menjadi material yang memiliki nilai ekonomi. Penelitian ini dilakukan dengan ekstraksi dan sintesis sederhana. Karakterisasi XRD, FTIR, dan SEM-EDX digunakan untuk menganalisis kristalinitas, gugus fungsi, dan morfologi kitosan. Hasil analisis menunjukkan struktur kitosan membentuk kristalin yang ditunjukkan dengan terkonfirmasinya tiga puncak tajam pada 2-teta 19o, 26o, dan 29o. Hasil analisis puncak serapan FTIR menunjukkan terdeteksinya 5 gugus fungsi utama kitosan pada bilangan gelombang 3458 cm-1, 2895,15 cm-1, 1654,92 cm-1, 1587,42 cm-1, dan 1386,82 cm-1 adalah OH stretching, CH(CH3) bending, C=O (-NHCOCH3) stretching amida I, NH (-NHCOCH3) bending amida II, CH (-CH2) bending sym secara berturut-turut. Morfologi kitosan yang disintesis dari cangkang kepiting berpori, bergelombang, dan bentuknya tidak teratur serta unsur yang terkandung yaitu C, O, Ca, dan Si.
Biosintesis Nanopartikel Hidroksiapatit Termodifikasi Ekstrak Daun Gedi (Abelmoschus manihot L) sebagai Agen Antibakteri Hariyanto, Yuanita Amalia; Jayanti, Meilani; Asari
BRILIANT: Jurnal Riset dan Konseptual Vol 10 No 1 (2025): Volume 10 Nomor 1, Februari 2025
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/briliant.v10i1.2341

Abstract

A tuna bones, particularly in the jaw region, constitute a category of food waste prevalent in North Sulawesi. Hydroxyapatite can be produced from tuna jaws. Abelmoschus manihot L (gedi) can improve the efficacy of hydroxyapatite as an antibacterial agent owing to its bioactive components. This study aimed to assess the antibacterial efficacy of hydroxyapatite treated with Abelmoschus manihot L extract. The samples were produced through multiple stages: preparation of tuna fish bones, synthesis of hydroxyapatite nanoparticles (nHA), extraction of gedi leaves and biosynthesis of nHA from gedi leaf extract. Biosynthesis was conducted via the co-precipitation technique with diverse compositions. The samples were then analyzed using FTIR and TEM, and their antibacterial activity was assessed using the well diffusion method. According to the results of the FTIR study, functional groups from the gedi leaf extract were detected at wave numbers 1731 cm-1, 1234 cm-1, and 896 cm-1, and nHA was discovered at wave numbers 576 cm-1, 608 cm-1, 964 cm-1, and 1041 cm-1, indicating the phosphate group. Furthermore, the results of the TEM investigation revealed that the samples formed spheres smaller than 100 nm. The antibacterial activity of gedi extract/nHA at concentrations of 0.5%, 1%, and 1.5% revealed the presence of inhibitory zones in the strong and very strong categories for S. aureus bacteria. Meanwhile, E. coli bacteria's inhibitory zones were moderate to strong. This suggests that gedi/nHA extract possesses antibacterial properties, making it ideal for use in biomedical applications.