Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search
Journal : SAINSTEK

Analisis Keandalan Sitem Proteksi Kebakaran Pada Gedung Menara BRI Pekanbaru Reshy Amtria Destina; Hendra Taufik; Rian Trikomara Iriana
Sainstek (e-Journal) Vol. 8 No. 1 (2020)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebakaran merupakan hal yang sering terjadi terutama untuk bangunan yang memiliki lantai yang tinggi, sehingga sangat perlu memiliki sistem proteksi kebakaran yang andal untuk sebuah gedung. Termasuk juga gedung Menara BRI Pekanbaru yang merupakan gedung yang memiliki fungsi signifikan sebagai media penyimpanan uang yang memiliki 9 lantai dan 2 basement, jadi sistem proteksi kebakaran pada Gedung Menara BRI Pekanbaru harus sesuai persyaratan yang ditentukan. Penilitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengetahui tingkat keandalan gedung Menara BRI Pekanbaru, sehingga pada saat gedung digunakan maka resiko tingkat kebakaran pada gedung ini bisa diminimalisirkan. Penelitian ini dilakuan dengan menggunakan dua metode yang pertama yaitu metode Analytical Hierarchy Process (AHP) dimana metode ini dilakukan dengan membandingkan elemen yang lebih penting daripada elemen yang lainnya dan yang kedua metode Check-list, dimana metode Check-list ini merupakan metode dengan membandingkan ketentuan yang diharuskan sesuai dengan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 26 tahun 2008 dengan yang diterapkan pada Gedung Menara BRI Pekanbaru. Hasil yang diperoleh dari kedua metode tersebut merupakan pembobotan berupa angka, dimana angka yang diperoleh memiliki tingkatan masing-masing keandalan gedung, tergolong kedalam keandalan yang kurang,cukup atau andal untuk gedung Menara BRI Pekanbaru. Nilai keandalan bangunan Gedung Menara BRI Pekanbaru dengan metode AHP diperoleh nilai sebesar 95,37%, sedangkan dengan menggunakan metode Check-list diperoleh nilai sebesar 96,03% sehingga keduanya dalam kondisi “Baik atau Andal”.
Analisis Kelayakan Finansial Bus Trans Metro Pekanbaru Koridor II Raihan Azim; Hendra Taufik; Sri Djuniati
Sainstek (e-Journal) Vol. 8 No. 1 (2020)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Trans Metro Pekanbaru (TMP) adalah sebuah Sistem Angkutan Umum Masal (SAUM) yang terdapat di Kota Pekanbaru. Pemerintah Kota Pekanbaru secara resmi meluncurkan bus TMP pada tanggal 18 Juni 2009, bus TMP ini diharapkan menjadi salah satu solusi untuk mengatasi masalah-masalah transpotasi di Kota Pekanbaru. Pada awalnya hanya ada 2 koridor yakni koridor 1 dan Koridor 2, dan setelah 9 tahun berlalu koridor yang beroperasi bertambah menjadi 10 koridor. Koridor II dengan rute Terminal Bandar Raya Payung Sekaki – Kulim memiliki 12 bus yang beroperasi sejak pukul 06.00 – 19.30 WIB setiap hari. Oleh karena itu perlu dilakukan analisa aspek finansial dan analisa terhadap Biaya Operasional Kendaraan (BOK), tujuannya untuk mengetahui total biaya operasional bus TMP dalam setahun. Aspek-aspek yang di analisis antara lain Biaya Operasional Kendaran (BOK) dan aspek finansial dengan menganalisis perhitungan Net Present Value (NPV), Benefit Cost Ratio (BCR), Internal Rate of Return (IRR), Payback Period (PBP) dan juga Analisis Sensitivitas. Hasil analisis total biaya BOK untuk bus TMP koridor II adalah Rp.9.055,39 per seat-km per tahun. Hasil analisa aspek finansial dari pendapatan penjualan tiket di lapangan tahun 2018 adalah : NPV sebesar Rp.-2.033.414.250,87, BCR sebesar 0.94, IRR sebesar -75,31 % dan PBP 18 tahun 1 bulan. Hasil dari evaluasi investasi dapat disimpulkan bahwa investasi tidak layak secara finansial.
PENGARUH SUBSTITUSI LIMBAH KARBIT TERHADAP KARAKTERISTIK BETON Hendra Taufik; Zulfikar Djauhari; Mardani Sebayang; Mahdi Muhandis
Sainstek (e-Journal) Vol. 5 No. 1 (2017)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Limbah karbit merupakan sisa dari reaksi karbit terhadap air yang menghasilkan gas asitelin (C2H2) yangkemudian dibakar untuk menghasilkan panas yang diperlukan dalam pengelasan. Limbah karbit merupakan bahan Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) yang jika tidak diolah akan sangat berbahaya bagi lingkungan. Indutri Bengkel Lasdi Kabupaten Bengkalis banyak menghasilkan B3 ini sehingga harus diolah dengan seksama. Penelitian ini bertujuanmengkaji pemanfaatan limbah karbit sebagai bahan substitusi semen pada campuran beton. Parameter yang dikajiadalah kuat tekan, porositas, absorpsi, dan permeabilitas beton. Persentase limbah karbit yang digunakan adalah sebesar5%, 10%, 15%, dan 20% dari berat semen. Selanjutnya dilakukan perbandingan terhadap beton yang tidakmenggunakan limbah karbit. Pengujian dilakukan menggunakan benda uji kubus berukuran 15×15×15 cm dengan totaljumlah sampel sebanyak 40 sampel. Delapan sampel digunakan untuk masing- masing variasi pengujian kuat tekan,porositas, absorpsi, dan permeabilitas dilakukan pada beton berumur 28 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwapemakaian limbah karbit 5% memberikan peningkatan terhadap kuat tekan beton dan memperkecil porositas, absorpsi,dan kedalaman rembesan beton. Kuat tekan yang diperoleh pada umur 28 hari untuk variasi pemakaian limbah karbit0%, 5%, 10%, 15%, dan 20% masing-masing adalah sebesar 22,10 MPa; 25,08 MPa; 18,78 MPa; 18,08 MPa dan 16,01MPa. Pengujian porositas yang diperoleh untuk masing-masing variasi adalah sebesar 7,48%; 6,81%; 8,09%; 8,80%;dan 10,72%. Pengujian absorpsi yang diperoleh untuk masing-masing variasi adalah sebesar 3,38%; 3,10%; 3,73%;4,07%; dan 5,06%. Pengujian rembesan yang diperoleh untuk masing-masing variasi adalah sebesar 2,83 cm; 2,63 cm;3,43 cm; 3,47 cm; dan 8,50 cm.
ANALISA KELAYAKAN RUSUNAWA TENAYAN RAYA BERDASARKAN KEMAMPUAN MASYARAKAT (Studi Kasus Rusunawa Tenayan Raya Pekanbaru) Hendra Taufik; Ayu Agustin Mahyas
Sainstek (e-Journal) Vol. 4 No. 1 (2016)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rusunawa Tenayan Raya dibangun bagi masyarakat miskin untuk mengatasi kebutuhan hunian di Pekanbaru,khususnya tingkat perekonomian menengah ke bawah.Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Tenayan Raya Pekanbaru,data dikumpulkan dengan melakukan survei ditiga kecamatan yaitu Tenayan Raya, Lima Puluh dan Sail.Data yangdiperoleh selanjutnya diuji menggunakan korelasi, regresi linier berganda, uji determinasi, dan uji Z untuk menganalisispengaruh lokasi, fasilitas, penghasilan keluarga, keinginan pindah dan kepuasan hunian. Harga sewa yang diperolehakan dianalisis menggunakan metode Benefit Cost Ratio (BCR), Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return(IRR), Break Event Point (BEP) dan analisa sensitivitas. Survei yang dilakukan kepada 300 responden sebesar 64,67% bekerja sebagai buruh dan memiliki latar belakang pendidikan lulusan SMA sebesar 35%. Hasil penelitian inimenunjukkan rata-rata harga sewa berdasarkan kemampuan masyarakat adalah Rp. 487.000/bulan.Berdasarkan hargatersebut, persentase Rusunawa yang dapat dihuni adalah 78%.Waktu pengembalian modal dapat diraih pada tahun2029.Faktor yang paling berpengaruh terhadap kemampuan harga sewa adalah penghasilan keluarga, untuk itupemerintah perlu lebih memperhatikan variabel ini agar Rusunawa dapat beroperasional
ANALISA KELAYAKAN EKONOMI PEMBANGUNAN JALUR KERETA API MINANGKABAU INTERNATIONAL AIRPORT (MIA) SUMATERA BARAT Hendra Taufik; Nulvi Rizaldi
Sainstek (e-Journal) Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Provinsi Sumatera Barat memiliki bandara internasional bergengsi dikenal sebagai Bandara Internasional Minangkabau (MIA). Ini memberikan dampak positif terhadap tambahan lalu lintas pesawat. Oleh karena itu, MIA membutuhkan transportasi bandara khusus untuk mendorong fasilitas ini, seperti rel-bus. Pembangunan kereta api mengkonsumsi banyak biaya karena itu perlu untuk menganalisis kelebihan dan kekurangan. Penelitian ini bertujuan untuk melaksanakan kelayakan ekonomi pembangunan kereta api di MIA. Penelitian ini difokuskan pada biaya konstruksi kereta api, pendapatan biaya dari pengangkutan penumpang dan analisis kelayakan ekonomi dengan menggunakan metode Net Present Value (NPV), Benefit Cost Ratio (BCR), Internal Rate of Return (IRR) dan Break Even Point ( BEP), analisis sensitivitas dan berdasarkan tiga skenario perjalanan. Hasil penelitian ini mungkin juga berguna sebagai rekomendasi kepada stakeholders. Perhitungan menunjukkan bahwa biaya investasi rel-bus Rp. 133.731.000.000, -, dengan menggunakan tingkat bunga 14%, diperoleh untuk NPV skenario pertama = - (. Rp 244.039.750.027), BCR = 0,37, IRR = 12,24%, NPV scenario kedua = -(Rp. 98.635.136.798.), BCR = 0,68, IRR = -12,43%, dan NPV scenario ketiga = -(Rp. 11.887.591.183.), BCR = 0,96, IRR = -20, 01%. Oleh karena itu, hasil analisis studi kelayakan untuk skenario pertama, kedua dan ketiga menunjukkan bahwa semua parameter investasi ekonomi adalah tidak layak untuk digunakan.
Analisa Kelayakan Finansial Driver Ojek Online (Studi Kasus Grabbike Pekanbaru) Hendra Taufik; Rama Setiawan; Elianora Elianora
SAINSTEK Vol. 11 No. 1 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35583/js.v11i1.198

Abstract

Transportasi online merupakan salah satu contoh pengembangan teknologi berbasis aplikasi disambut cukup baik di awal kemunculannya karena dianggap sebagai salah satu inovasi terbaik saat ini. Salah satu layanan transportasi online saat ini adalah grab, grab merupakan penyedia jasa layanan transportasi yang hadir di Indonesia pada tahun 2012 menyediakan GrabCar dan GrabBike. Penelitian ini analisis kelayakan finansial dari driver ojek online GrabBike di Pekanbaru terutama di Kecamatan Binawidya, Marpoyan Damai, Bukit Raya, Lima Puluh, Senapelan dan Payung Sekaki yang telah dilakukan bertujuan untuk dapat dijadikan pertimbangan oleh masyarakat yang ingin bergabung menjadi mitra driver GrabBike. Metode analisis kelayakan ini menggunakan 2 skenario yaitu skenario PU (Pek. Utama) menggunakan 10 sampel dari total 81 responden dan skenario PS (Pek. Sampingan) yang menggunakan 10 sampel dari total 19 responden. Hasil rata – rata yang diperoleh dari kesepuluh uji kelayakan finansial tersebut untuk skenario PU adalah nilai BEP Rp. 121.328,33; PBP yang diperoleh 1 tahun 2 bulan, IRR 58%, NPV Rp 136.526.669,63; BCR 1,482 nilai lebih besar dari 1. Untuk skenario PS adalah nilai BEP Rp. 77.285,00, PBP yang diperoleh 2 tahun 6 bulan, IRR 45%, NPV Rp. 20.807.366,07; BCR 0,906 nilai lebih kecil dari 1. Berdasarkan analisis finansial dari lima metode tersebut, untuk skenario PU menjadi driver GrabBike dinyatakan layak untuk dijalankan dan skenario PS menjadi driver GrabBike dinyatakan tidak layak untuk dijalankan.
Karakteristik Pengendara Sepeda Motor Dan Penggunaan Helm Di Kampus Universitas Riau Taufik, Hendra; Warningsih, Trisla
SAINSTEK Vol. 12 No. 1 (2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35583/js.v12i1.216

Abstract

A helmet is one of the pieces of equipment that must be carried when riding a motorbike. Helmets can function to protect head injuries when accidents occur on the road. This research aims to determine the characteristics and opportunities for wearing helmets for new students at Riau University. Data on helmet use was obtained from distributing questionnaires to new students via Google Form who pass through campus almost every day to study. This research uses descriptive analysis and multiple regression analysis methods. From the research results, the number of respondents was 452 respondents. From the number of respondents, 322 respondents were found to use two-wheeled vehicles. Based on the characteristics of motorcyclists, there are 6 variables that have a relationship with helmet use, namely: SNI helmets, reasons for using helmets, passenger capacity, traffic compliance, helmet straps and gender. The variables that most influence the use of helmets are gender, namely 86%, traffic compliance at 57.13%, use of helmet straps at 49.47%, the main reason for using SNI helmets with an influence level of 47.46% and passenger capacity of more than 1 people namely 30.24%
Analisa Kelayakan Finansial Ojek Online (Studi Kasus Shopee Food Pekanbaru) Taufik, Hendra; Sebayang , Mardani
SAINSTEK Vol. 12 No. 2 (2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35583/js.v12i2.283

Abstract

Pengantaran makanan di kota Pekanbaru dilakukan oleh beberapa ojek online, akan tetapi yang hanya khusus melakukan pengantaran makan yakni hanya Shopee Food. Ojek online lainnya melakukan 2 pekerjaan sekaligus, yakni sebagai pengantar makanan dan juga pengantaran penumpang. Hal ini membuat penelitian ini menarik untuk diteliti lebih lanjut. Penelitian dilakukan di kota Pekanbaru dengan melakukan studi pendahuluan untuk mendapatkan tempat pengendara yang paling banyak, setelah itu dilakukan survei detail untuk mendapatkan data dari pengendara. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan kelayakan finansial dari pengendara Shopee Food secara finansial dengan indikator BEP, PBP, IRR, NPV dan BCR untuk pengendara sebagai Pekerjaan utama dan Pekerjaan sampingan. Hasil yang didapatkan untuk Pekerjaan utama yakni nilai BEP = 77km/hari, PBP rata-rata = 3-7 bulan, IRR= 31% dan 95%, NPV rata-rata = Rp. 264,480,536, BCR rata-rata = 2.92. Sedangkan untuk Pekerjaan sampingan didapatkan nilai BEP = 48km/hari, PBP = 2-7 tahun, IRR= 18%-35%, NPV rata-rata = Rp. 56,896,064, BCR rata-rata = 1.26. Dapat dikatakan bahwa pekerjaan utama sebagai pengantar Shopee Food layak untuk dijalankan karena 71% pendapatannya di atas dari Upah Minimum Kota Pekanbaru tahun 2024.
Analisa Kelayakan Finansial Ojek Online (Studi Kasus 2 Aplikasi Sekaligus) Taufik, Hendra; Sebayang, Mardani
SAINSTEK Vol. 13 No. 1 (2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35583/js.v13i1.345

Abstract

Pengendara Ojek Online di Kota Pekanbaru kadang tidak hanya mendaftar di satu aplikasi Ojek Online saja, kenyataannya di lapangan yang ditemukan pengendara dengan 2 aplikasi yang berbeda sekaligus. Hal ini cukup menarik untuk diteliti. Pengendara ingin mendapatkan penghasilan lebih jika mendaftar pada 2 Aplikasi Ojek Online. Lokasi survei diadakan di Kota Pekanbaru mulai dari survei awal guna mengetahui lokasi ideal pengendara. Setelah didapatkan data pengendara maka dilakukan survei komprehensif terhadap driver ojol. Research ini bertujuan untuk menghasilkan kelayakan finansial driver ojol yang memakai 2 aplikasi secara bersamaan. Nilai PBP, BEP, IRR, BCR dan NPVa merupakan indikator kelayakan yang dipergunakan. Pengendara dalam hal ini dibagi ke dalam 2 kelompok Pekerjaan. Pertama adalah sebagai Pekerjaan Tunggal dan kedua sebagai Pekerjaan Tambahan. Berdasarkan perhitungan secara matematis maka untuk Pekerjaan Tunggal dengan nilai PayBack Period (PBP) rata-rata = 3-4 bulan, nilai BEP = 100km/hari, Tingkat pengembalian internal (IRR)= 30%, BCR rata-rata = 4.0 , Nilai NPV rata-rata = Rp. 455,327,718, Sementara untuk Pekerjaan Tambahan didapatkan nilai tidak layak untuk semua indikator. Dapat dikatakan bahwa Pekerjaan Tunggal sebagai pengendara ojol dengan 2 aplikasi sangat layak secara finansial untuk diterapkan karena 100% penghasilannya berada di atas dari UMK Pekanbaru  tahun 2025.
Analisis Kelayakan Finansial Pengendara Nusa Mulya Travel Pekanbaru Taufik, Hendra; Sebayang, Mardani
SAINSTEK Vol. 13 No. 2 (2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35583/js.v13i2.398

Abstract

Penelitian ini menganalisis kelayakan finansial operasional pengendara mobil travel Angkutan Kota Antar Provinsi pada trayek Pekanbaru–Padang untuk PT. Nusa Mulya Travel dengan menggunakan data survei driver dan parameter teknis kendaraan. Metode yang dipakai meliputi perhitungan Payback Period (PBP), Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), Benefit Cost Ratio (BCR), serta analisis Break?Even Point. Data primer terdiri dari 10 responden driver yang mencakup harga kendaraan, pendapatan bersih tahunan, jarak tempuh harian, dan biaya operasional; asumsi umum meliputi umur ekonomis kendaraan delapan tahun dan tingkat diskonto 12% (berdasarkan BI Rate Desember 2025). Hasil utama menunjukkan bahwa tanpa nilai sisa mayoritas unit tidak layak secara finansial: NPV negatif, BCR <1, IRR di bawah tingkat diskonto, dan PBP melebihi masa pakai 8 Tahun. Setelah memasukkan nilai sisa sebesar 50% dari harga kendaraan pada akhir umur ekonomis, beberapa unit menunjukkan perbaikan indikator namun NPV tetap negatif pada tingkat diskonto 12% dan BCR masih di bawah satu untuk sebagian besar unit. Analisis Break?Even Point berdasarkan laba bersih/kilometer mengindikasikan titik impas berada pada jutaan kilometer, jauh melampaui jarak tempuh realistis kendaraan selama masa pakai. Temuan ini mengindikasikan bahwa model bisnis saat ini kurang menguntungkan kecuali terjadi peningkatan arus kas operasional atau pengurangan investasi awal. Rekomendasi meliputi peningkatan pendapatan melalui optimasi tarif dan okupansi, diversifikasi layanan, pengurangan modal awal melalui sewa atau kemitraan, serta perhitungan ulang dengan memasukkan pajak, cicilan kredit, dan skenario okupansi untuk evaluasi kebijakan yang lebih komprehensif.
Co-Authors Adelia, Tisya Adipa, Tomi Aditya Pratama Afdhal Saputra, Riski Afif Ramda Ainun Maidiyah Wiranti Al Rafni Alaisya Amana Fazira Alex Kurniawandy Alfikri Alfikri Alif Rasyidin Ali Ananda, Hanif Adhitya Andika Leneldo Andre Sugandha Hutapea Andri Mahendra Aourah, Putri Aras Mulyadi Ari Pristiana Dewi Ari Sandhyavitri Arita, Deri Arita, Deri Arty Putri Herianto Arzetia Firlyani Ayu Agustin Mahyas Ayu Agustin Mahyas Ayu Agustin Mahyas, Ayu Agustin AYU LESTARI Azizah Yendra Shabihah Benny Hamdi Rhoma Putra Beny Kesuma Betranto, Agung Figo Birul Daini Dalfi, Muhammad Rizki Dewi Lukluum Maknun Dicky Hariansyah Dinda Kartika Aulia Putri Djauhari, Zulfikar Doli Patumona Edi Yusuf Adiman Efriyeldi, Efriyeldi Eko syalahuddin Sulton Elianora - Elna Melsanda Elsa Viola Emileo, Gegen Erpan Halomoan Zebua Evi Suryawati Fadilah, Mellani Fahira Ismail Fajriani Ananda Febita, Shesilya Febita, Shesilya Febria, Tara Fiqri Fansyuri Saragih Fuadi, Indra Gefri, Ariyos grosman, Vallon fansgian Hanfah, Zahra Hanza Viola Harimbi Okta Dwianti Herlina, Hidayat, Hendri Hutomo, Ragil Tribhakti Ichwansyah, Muhammad Ikhsan Mulya Imran , Imran Imran Imran Indah Wahyuni Indrasari Simbolon Jesika Sinaga Juhisa, Siti Jurandi Jurandi Kayla Shafa Raudina Khairah, Hijratil Khatami, Muhammad Lapogi, M. Syafa’ad Lee, Seung Hun Lelita, Vina Lidno Fery HS Lidwyna, Finsensia M Almer Rikardo M Nurmandra Muas M. Haris Fadillah M. Rio Khaitsam Pratama Mahdi Muhandis Mardani Sebayang Mas Arya, Andi Mathofani, Anna Miftah Al Royyen Pratama Mudinillah, Adam Muhammad Ferdiansyah Putra Muhammad Zikri Muhandis, Mahdi Nadatha Fanindhiya Putri Nana Endelfi Nandika, Putri Nelson Yuli Chandra Nelvia Nelvia Nita Nita Nofrion Nora Efpridawati, Nora Nulvi Rizaldi Nurafni, Melia Nuraini, Putri Pesa, Fitri Amalia Pratama, May Yunda Putri Anjelika Putri Herianto, Arty Putri Patricia Ningrum Ginting Putri Sekar Arum Pujiati Putri, Marselina Putri, Tasya Agusti Rahmi Alfina Raihan Azim Rama Setiawan RAMADHAN, BINTANG Rasyid, Yusuf Ravel Erlindo Reshy Amtria Destina Ria Larici, Ria Rian Tri Komara Irana Rian Trikomara Iriana Rian Zulmananda Riki Apriyandi Putra RINI RINI Riszkyani, Risma Rita Anugerah Rizaldi, Nulvi Rizqy Ridho Prakasa Rodo Hutagalung S Siswanto Salismawati Salismawati Sapriani, Yunita Septia Pusvita Sari Shesilya Febita Silvia Reni Yenti Siswanto Siti Aisyah siti rahmah Sri Djuniati Sri Djuniati Sri Djuniati Suci Restu Miswati Jusan Sulton, Eko syalahuddin Suryanef Swempri Agung Prasetyo Syam, Atalariq Faturrahman Syapsan Syapsan Tanzila, Rahmawati Tengku Riza Zarzani N Trisla Warningsih Warhamni, Warhamni Wasisto Utomo Windu Alif Pangestu Winson Enrique H Wirayudha Sinaga, Raja Wulan Maulia Putri Yesi Arianti Yesi Arianti, Yesi Yetti Elfina Yusni Ikhwan Siregar Yustina Yustina Zulfarina Zulfarina Zulfarina, Zulfarina Zulfikar Djauhari Zulfikar Zulfikar