Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Budaya Damai Suku To Balo dan Masyarakat Desa Bulo Bulo Kabupaten Barru Provinsi Sulawesi Selatan Charizatul Janna Asdi Putri; Bambang Wahyudi; Anang Puji Utama; Pujo Widodo; Herlina Juni Risma Saragih
Jurnal Kewarganegaraan Vol 8 No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v8i1.6452

Abstract

Abstract This study aims to investigate the culture of peace between the Tobalo ethnic group and the community of Bulobulo village in South Sulawesi Province, Indonesia. Employing a qualitative approach, data were gathered through interviews, observations, and literature review. The research findings indicate that despite the Tobalo people's distinctive cultural markers, such as their prominent facial tattoos, they have deeply integrated with the surrounding community. A culture of peace is fostered through mutual respect for ethnic and cultural diversity, non-violent conflict resolution, tolerance for differences, and participation in democratic processes. The integration between the Tobalo ethnic group and the Bulobulo village community not only promotes social harmony but also strengthens the foundation for peaceful and prosperous coexistence. This underscores the importance of understanding and promoting a culture of peace as a basis for harmony among diverse communities. Keywords: Peace Culture, Desa Bulo Bulo, Tobalo Ethnic, Cultural Integration, Social Harmony   Abstrak Penelitian ini bertujuan menginvestigasi budaya damai antara Suku To Balo dan masyarakat Desa Bulo Bulo di Provinsi Sulawesi Selatan, Indonesia. Melalui pendekatan kualitatif, data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan telaah literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun Suku To Balo memiliki ciri fisik yang unik, yaitu pola kulit yang mencolok, mereka telah mengalami integrasi yang mendalam dengan masyarakat sekitar. Budaya damai tercipta melalui penghargaan terhadap keragaman suku dan budaya, penyelesaian konflik tanpa kekerasan, toleransi terhadap perbedaan, dan partisipasi dalam demokrasi. Integrasi yang terjalin antara Suku To Balo dan masyarakat Desa Bulo Bulo tidak hanya menciptakan harmoni sosial, tetapi juga memperkuat fondasi bagi kehidupan bersama yang damai dan sejahtera. Ini menegaskan pentingnya memahami dan mempromosikan budaya damai sebagai landasan untuk harmoni antar masyarakat yang beragam. Kata Kunci: Budaya Damai, Desa Bulo Bulo, Harmoni Sosial, Integrasi Budaya, Suku To Balo
Edukasi dan Pelatihan Pembuatan Ekoenzim Sebagai Upaya Pengelolaan Limbah Organik Berkelanjutan di SMA Pionir Nusantara, Bekasi Ernalem Bangun; Tati Barus; Herlina Juni Risma Saragih
Abdimas Galuh Vol 8, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v8i1.21777

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan literasi lingkungan dan keterampilan praktis siswa dalam mengelola limbah organik melalui pembuatan ekoenzim. Latar belakang kegiatan ini didasari oleh meningkatnya volume sampah organik yang berpotensi mencemari lingkungan jika tidak ditangani dengan baik. Tim pengabdian dari Universitas Pertahanan dan Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya berkolaborasi untuk memberikan edukasi komprehensif mengenai konsep ilmiah fermentasi, peran mikroorganisme, serta manfaat ekologis dan ekonomis dari ekoenzim. Metode pelaksanaan meliputi penyampaian materi teoretis, demonstrasi, dan praktik langsung pembuatan ekoenzim menggunakan limbah organik rumah tangga dan sekolah. Kegiatan ini diikuti oleh 40 siswa beserta guru dan tenaga kependidikan SMA Pionir Nusantara, Bekasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman peserta terkait pengelolaan limbah organik dan keterampilan mereka dalam memproduksi ekoenzim secara mandiri. Produk ekoenzim yang dihasilkan tidak hanya berpotensi dimanfaatkan sebagai pembersih alami dan pupuk organik cair, tetapi juga menjadi sarana edukatif untuk menanamkan perilaku ramah lingkungan. Kegiatan ini membuktikan bahwa edukasi berbasis praktik langsung efektif dalam menumbuhkan kesadaran ekologis serta mendorong partisipasi aktif komunitas pendidikan dalam pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.
MODEL KOMUNIKASI BENCANA “TABLE TOP EXERCISE” DENGAN KOLABORASI MULTI PIHAK DALAM PEMULIHAN PASCABENCANA Dwi Nugraheni; Herlina Juni Risma Saragih; Kusuma; Rachmat Setiawibawa; Anwar Kurniadi; Asep Supriatna
INDONESIAN JOURNAL OF ENVIRONMENT AND DISASTER Vol. 4 No. 2 (2025): Indonesian Journal of Environment and Disaster
Publisher : Disaster Research Center, Universitas Sebelas Maret, Surakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ijed.v4i2.2308

Abstract

A “TABLE TOP EXERCISE” DISASTER COMMUNICATION MODEL WITH MULTI-PARTY COLLABORATION IN POST-DISASTERS RECOVERY This research aimed to discuss the disaster communication model through a table top exercise to analyse multi-stakeholder involvement in the implementation of post-disaster rehabilitation and reconstruction activities due to the earthquake in Cianjur in 2022. The disaster impact caused were casualties, damage to infrastructure and housing, as well as massive and significant social, economic and cross-sector losses. Effective disaster communication was a key factor in accelerating post-disaster rehabilitation and reconstruction efforts. This study used a descriptive qualitative method with data collection techniques through Focus Group Discussion (FGD), literature study, and direct observation. The results showed that pentahelix-based multi-stakeholder collaboration, involving the government, business world, academia, community, and media, was a strategic approach in disaster communication. Through the Table Top Exercise, stakeholders could collaborate, coordinate, share information, and play a role in post-disaster recovery. However, the efforts made had not been integrated and run optimally. This research recommended strengthening regulations and socialisation regarding the implementation of post-disaster rehabilitation and reconstruction through the preparation of R3P (Post-Disaster Rehabilitation and Reconstruction Plan) documents collaboratively involving multi-stakeholders, especially pentahelix elements. In addition, it recommended that the establishment of a multi-stakeholder coordination forum could increase the effectiveness of communication and synergy in sustainable post-disaster recovery.  
Defense Logistics Management in Border Areas Djamarel Hermanto; Herlina Juni Risma Saragih
Jurnal Pertahanan: Media Informasi tentang Kajian dan Strategi Pertahanan yang Mengedepankan Identity, Nasionalism dan Integrity Vol. 11 No. 2 (2025)
Publisher : The Republic of Indonesia Defense University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33172/jp.v11i2.19975

Abstract

This article thoroughly investigates the optimization of defense logistics management within national border areas, with a distinct focus on integrating a "soft power" approach. Border regions are inherently complex, characterized by extreme geographical conditions, challenging accessibility, and intricate socio-cultural dynamics, all of which demand the implementation of highly adaptive, efficient, and strategically nuanced logistics systems. Beyond its traditional function of facilitating the movement of goods and operational support, defense logistics is presented as a crucial mechanism for cultivating trust, actively supporting community well-being, and significantly enhancing regional stability. This qualitative research, conducted through an extensive literature review and descriptive-analytical analysis, meticulously analyzes various facets of logistics support systems—ranging from planning and procurement to efficient storage and diverse transportation methods—and examines various logistics distribution models, emphasizing the indispensable role of active local community involvement and robust cross-sectoral collaboration. The key findings unequivocally demonstrate that effective and strategically applied defense logistics is not merely foundational for robust military operations but also functions as a powerful catalyst for fostering positive civil-military relations, ultimately contributing to sustainable development, enhanced security, and enduring stability in these critical border regions.
Peran Strategis Pemerintah Kota Mojokerto dalam Pemberantasan Judi Online sebagai Upaya Mendukung Keamanan dan Ketertiban Masyarakat Kananita Saras Anggitadewi; Anang Puji Utama; Herlina Juni Risma Saragih; Rachmat Setiawibawa; Arifuddin Uksan
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v5i2.13823

Abstract

Fenomena perjudian daring atau online gambling telah menjadi ancaman serius bagi stabilitas sosial dan ketertiban masyarakat di Indonesia. Perkembangan teknologi informasi yang semakin masif memungkinkan aktivitas judi online meluas tanpa batas ruang dan waktu, melibatkan berbagai kalangan masyarakat dari usia muda hingga dewasa. Kota Mojokerto, sebagai kota dengan pertumbuhan digital yang pesat, turut menghadapi tantangan ini. Artikel konseptual ini bertujuan untuk mengkaji peran strategis Pemerintah Kota Mojokerto dalam pemberantasan judi online sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Melalui pendekatan studi literatur, artikel ini menganalisis dinamika kebijakan pemerintah daerah, kolaborasi dengan lembaga penegak hukum, serta penguatan kapasitas masyarakat dalam menghadapi ancaman digital. Hasil kajian menunjukkan bahwa Pemerintah Kota Mojokerto memiliki posisi penting dalam membangun tata kelola keamanan berbasis digital melalui sinergi antarinstansi, literasi digital masyarakat, serta optimalisasi kebijakan lokal yang berpihak pada keamanan siber. Namun, tantangan seperti keterbatasan kewenangan daerah dan kompleksitas jaringan kejahatan digital masih menjadi hambatan signifikan. Kajian ini merekomendasikan pendekatan integratif berbasis kolaborasi multipihak dan inovasi teknologi untuk membentuk ekosistem masyarakat digital yang aman dan beretika.
Co-Authors Achmed Sukendro Adela Oktavia Islami Adriyanto, Agus Agus Wibowo Ahmad Faris Fauzan Aini Nahdlia Puspita Akhir Yuliana Setianingrum Albubaroq, Hikmat Zakky Ali Rahmat Alif Hanugrah Insan Nanda Pratama Anwar Kurniadi Arifuddin Uksan Ary Randy Asep Supriatna Bagus Wahyu Hutomo Bambang Wahyudi Bayu Asih Bayu Asih Yulianto Bayu Setiawan Chalid Darmawan Charizatul Janna Asdi Putri Chehafni Damanik Christine Marnani Christine S. Marnani Christine Sri Marnani Clara Bilqis Florissa Daryono Dede Saputra Dewi Oktafia Eka Putri Dian Ayu Dimas Danur Cahya Dimas Raka Kurniawan Putra Djamarel Hermanto Djayeng Tirto S Djayeng Tirto S. Dwi Nugraheni Eka Siwi Nurhayati Erik Aprilian Donesia Ernalem Bangun Ernalem Bangun Ester Nataliana Fatihah Rizkiyah Ferdy Ieorocha Firman Setia Budi Gita Prissandi Grace Carolina Heridadi Heridadi Heridadi Herwist Simanjuntak I Dewa Ketut Kerta Widana I Gede Sumertha I Gede Sumertha Kusuma Yanca I Gede Sumertha KY Ichsan Malik Jeihany Anggrilla Safarani Kananita Saras Anggitadewi Kusuma Kusuma Kusuma Lasmono Legowo, Endro Lilik Kurniawan M Andrian Putra Pratama M Dastin Meta Swandana Marjanuddin Ali Sidik Marsetio Marsetio Moch Yurianto Moh Agus Priono Muhamad Rizal Aria Sandy Muhammad Adham Pradhana Muhammad Amiruddin Muhammad Fajar Romdhon Muhammad Surya Bhaskara Nasution Ramdhani Nini Aryanti Novia Ayu Rizky Nur Habibatus Sholichah Nurul Fatin Muhardika Mansyur Nurul Mutmainnah Jamil Nurul Purwaningdyah Dharmastuti Onggo Cahyo Wibowo Panji Suwarno Prima Aris Wardhani Provid Ariantoko Pujo Widodo Purwanto Purwanto Purwantoro, Susilo Adi R. Fajar Grahananto Rachmat Setiawibawa Rahma Agun Aulal Muna Rajasains E. Ras, Abdul Rivai Relycia Solihin Reza Mahendra Ridha Ayu Rachmawati Rifan Apriantara Rudiyanto Rudiyanto Said, Budiman Djoko Sakinatunnafsih Anna Salsa Firdausiah Salsabila Cherish Okcavia Sarpono Sartika Khairani Siregar Shelvy Nujuliyani Sigit Purwanto Sovian Aritonang Subiyanto, Adi Sugimin Pranoto Syamsul Maarif Tati Barus Teguh Prasetyo Trismadi Uly Maria Ulfah Utama, Anang Puji Vania Amelia Annava Widodo Widodo Widodo Wilopo Wilopo Wirandita Gagat Widyatmoko Wiranto, Surya Yanoveryarto Setio Putro Yogi Priastanto Yulian Tri Saptono Yusnaldi Yusnaldi Yusnaldi, Yusnaldi