Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

Students' motivation to attend group guidance based on gender and ethnic Hariko, Rezki; Nirwana, Herman; Fadli, Rima Pratiwi; Ifdil, Ifdil; Hastiani, Hastiani; Febriani, Rahmi Dwi
International Journal of Research in Counseling and Education Vol 5, No 1 (2021): International Journal of Research in Counseling and Education
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (840.61 KB) | DOI: 10.24036/00412za0002

Abstract

Although group guidance is believed to be an effective and efficient service to facilitate the development of positive aspects and prevention of negative aspects of students, the frequency of its use for students is not optimal. This study aims to analyze student motivation to follow group guidance and differences in their motivation based on gender and ethnicity. The study used a comparative descriptive method. A total of 690 samples were involved in write-paper-and-pencil questionnaires, namely the students' motivation scale to attend group guidance, which was designed based on the Likert Scale model. We analyzed data using descriptive statistics and different test analysis using independent samples t-test and Bayesian method by applying JASP software. Analysis results showed that most students have the prime motivation to follow group guidance and there are significant differences in student motivation to follow group guidance based on gender, but in terms of ethnicity did not show any significant differences. School counselor can implement the findings of this study in determining group members in group guidance services.
Profil Orientasi Karir siswa SD Terhadap cita-cita di era digital native Fitriani; Hastiani; Sulistiawan Hendra; Yusril
JURNAL SPIRITS Vol 13 No 2 (2023): Volume 13 no 2 , Mei 2023
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/spirits.v13i2.15039

Abstract

Layanan bimbingan dan konseling diharapkan mampu untuk menyesuaikan dengan kurikulum merdeka. Bimbingan dan Konseling sebagai bagian dari unsur yang ada disekolah diharapkan mampu untuk mendukung implementasi kurikulum merdeka atau merdeka belajar. Focus penelitian ini tentang orientasi karir siswa terhadap cita-cita di era digital native. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yakni kualitatif bentuk studi survey. Subjek Penelitian guru BK yang dipilih secara purposive dan siswa kelas 1 B berjumlah 18 orang. Temuan dari studi survey di SD Negeri 19 Pontianak Tenggara tentang orientasi cita-cita siswa di era digital native. cita cita Youtuber berjumlah 3 orang cita-cita Polisi berjumlah 2 orang, cita cita sebagai Guru berjumlah 4 orang, cita cita sebagai Selebgram berjumlah 4 orang, cita cita sebagai TNI berjumlah 2 orang, cita cita sebagai Chef berjumlah 1 orang. Tujuan dari survey ini adalah untuk mengetahui orientasi siswa terhadap cita-cita di era digital native. Hasil dari studi survey ini menjadi rujukan guru Bimbingan dan Konseling, untuk melaksanakan layanan orientasi karir sesuai minat di era digital. saran dari temuan ini Guru BK bersama wali kelas atau guru mapel merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi layanan secara kolaboratif dalam rangka memenuhi dimensi dan elemen profil pelajar Pancasila
BIMBINGAN DENGAN PENDEKATAN EKOLOGI UNTUK MEMAKSIMALKAN PENCAPAIAN TUGAS PERKEMBANGAN ASPEK SOSIAL EMOSIONAL ANAK TAMAN KANAK - KANAK (TK) Novi Wahyu Hidayati; Martin -; Hastiani -
Refleksi Edukatika : Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 4, No 2 (2014)
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/re.v4i2.414

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah merancang bimbingan untuk mengoptimalkan pencapaian tugas perkembangan aspek sosial-emosional anak Kelompok A Taman Kanak-kanak TK Tunas Harapan Bangsa Kecamatan Sungai Raya Kepulauan Kabupaten Bengkayang, maka metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif dengan bentuk penelitian adalah studi kasus (case study).secara keseluruhan hasil observasi menunjukkan bahwa: 1) terdapat sebanyak 11 anak termasuk kategori tingkat ketercapaian tugas-tugas perkembangan sangat tinggi dengan persentase mencapai 14,67%, 2) terdapat sebanyak 55 anak termasuk kategori tingkat ketercapaian tugas-tugas perkembangan tinggi dengan persentase mencapai 73,33%, 3) terdapat sebanyak 9 anak termasuk kategori tingkat ketercapaian tugas-tugas perkembangan rendah. dengan persentase mencapai 12%, dan 4) tidak terdapat anak yang termasuk kategori tingkat ketercapaian tugas-tugas perkembangan Sangat Rendah, Rancangan bimbingan dan konseling dengan pendekatan ekologis untuk memaksimalkan tugas perkembangan aspek sosial-emosional dimulai dari perumusan rasional, perumusan visi dan misi, pengertian, deskripsi kebutuhan, perumusan tujuan, rencana operasional (action plan), pengembangan tema atau topik, perumusan program, pengembangan satuan layanan, rencana evaluasi dan rencana anggaran
Pelatihan Konseling Lanjut Usia Di Panti Sosial Rehabilitasi Lanjut Usia Dan Rehabilitasi Penyandang Disabilitas Mulia Dharma Toni Elmansyah; Hendrik Hendrik; Hendra Sulistiawan; Hastiani Hastiani; Eli Trisnowati; Tri Mega Ralasari S; Kamaruzzaman Kamaruzzaman; Riki Maulana; Galuh Hartinah
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 4 No. 3 (2023): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN)
Publisher : Cv. Utility Project Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari pengabdian ini adalah:1) Memberikan pengetahuan dan pemahaman kepada remaja tentang lansia, 2) Menerapkan konseling pada lansia. Metode kegiatan menggunakan langkah-langkah: 1) Pesiapan, yaitu dengan cara survey di lapangan, 2) Kegiatan, dengan cara penanyangan slide materi dalam bentuk power point, 3) Praktik konseling, 4) Tanya jawab. Hasil kegiatan: 1) Seluruh peserta memahami materi yang diberikan dalam layanan klasikal, 2) Peserta antusias dalam mengikuti kegiatan, kondisi ini dapat dilihat dari ketepatan waktu kehadiran hingga selesai kegiatan, aktif bertanya dan peserta bisa mempraktikkan konseling yang baik kepada lansia, 3) Masing-masing peserta memberikan saran dan menyimpulkan materi yang didapatkan diakhir kegiatan.
KERJASAMA GURU BIMBINGAN DAN KONSELING DENGAN GURU MATEMATIKA DALAM PENGEMBANGANBAKAT AKADEMIK KHUSUS MATEMATIKASISWA KELAS CERDAS ISTIMEWA SEKOLAH MENENGAH ATAS NEGERI 3 PONTIANAK Hastiani Hastiani; Rustam Rustam
Refleksi Edukatika : Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 4, No 1 (2014)
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/re.v5i1.435

Abstract

Masalah umum adalah Bagaimanakah kerjasama guru bimbingan dan konseling dengan guru matematika dalam pengembangan bakat akademik khusus matematika siswa kelas cerdas istimewa SMA Negeri 3 Pontianak ? Tujuan umum penelitian ini adalah untuk mendapatkan informasi yang jelas tentang Kerjasama Guru Bimbingan dan Konseling Dengan Guru Matematika Dalam Pengembangan Bakat Akademik Khusus Matematika Siswa Kelas Cerdas Istimewa SMA Negeri 3 Pontianak. Variabel penelitian ini adalah kerjasama guru bimbingan dan konseling dengan guru matematika dalam pengembangan bakat akademik khusus matematika siswa kelas cerdas istimewa. Metode dalam penelitian ini adalah metode deskriptif bentuk studi survei. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik komunikasi tidak langsung dan teknik komunikasi langsung. Alat pengumpulan data yang digunakan adalah angket dan wawancara menggunakan panduan wawancara. Analisis data dengan teknik perhitungan persentase, secara umum disimpulkan kerjasama guru bimbingan dan konseling dengan guru matematika dalam pengembangan bakat akademik khusus matematika siswa kelas cerdas istimewa SMA Negeri 3 Pontianak terlaksana sangat baik. Saran yang diberikan bagi: (1) Siswa, meningkatkan keaktifan untuk mencari literatur materi matematika, mengikuti les di luar sekolah. (2) Guru bimbingan dan konseling, aktif memberikan layanan informasi yang berkaitan dengan faktor-faktor yang mempengaruhi pengembangan bakat akademik khusus matematika.(3) Guru matematika mengikuti pembinaan kompetensi melalui pelatihan, memahami perbedaan kepribadian siswa sehingga dapat melayani sesuai kebutuhan siswa kelas cerdas istimewa. (4) Kepala Sekolah, mengalokasikan dana sebagai upaya melengkapi sarana dan prasarana untuk pengembangan bakat akademik khusus matematika siswa kelas cerdas istimewa di sekolah.
Pelatihan Karya Tulis Ilmiah Berbasis Digital untuk Guru SMP Kota Pontianak Amelia Atika; Novi Andriati; Novi Wahyu Hidayati; Martin Martin; Hastiani Hastiani; Hendrik Hendrik
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 3 No. 2 (2023): Journal Of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v3i2.286

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat bertujuan untuk meningkatkan keterampilan guru dalam menulis dan menghasilkan karya ilmiah. Kegiatan ini berupa penyuluhan dan mempraktikkan cara membuat artikel dan menulis buku secara online, peserta dapat menguasai IT berbasis digital. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di SMP Negeri 22 Kota Pontianak. Hasil evaluasi kegiatan yang dilaksanakan, terdapat pemahaman guru tentang cara menulis artikel yang baik dan benar, hal itu dibuktikan dengan praktik membuat artikel dan buku ajar serta peserta mensubmitnya di jurnal. Pelatihan ini mendorong peserta untuk aktif dalam menulis dan mempublikasikan melalui artikel dan buku ajar.
Modul Bimbingan Konseling Anti Squad Untuk Menegaskan Sikap Anti Kekerasan Seksual dan Keseteraan Gender Pada Siswa Sekolah Menengah Pertama Ryan Hidayar Rafiola; Mudafiatun Isriyah; Hastiani Hastiani; Fendahapsari Singgih Sendayu
Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam Vol 12, No 001 (2023): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam (Article In Progress Special Issue 20
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v12i001.5641

Abstract

Fenomena kekerasan seksual pada remaja awal jenjang sekolah menengah pertama juga dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti rendahnya pengetahuan remaja tentang seksualitas, kurangnya pengawasan dari orang tua dan sekolah, serta budaya patriarki yang memandang rendah dan menguatkan perempuan. perilaku kekerasan. Hasil penyebaran angket kepada siswa SMP dan guru BK di Kalimantan Tengah, Pontianak, Gorontalo dan Jawa Timur menunjukkan bahwa gambaran pengetahuan dan sikap tentang kekerasan seksual pada remaja awal tingkat SMP masih perlu ditingkatkan. . Oleh karena itu, perlu adanya upaya komprehensif untuk mencegah dan menangani kekerasan seksual pada remaja awal di tingkat sekolah menengah pertama agar tercipta kehidupan yang aman, adil dan bermartabat bagi semua kelompok, termasuk remaja. Fakta menunjukkan bahwa kekerasan seksual terhadap remaja merupakan masalah yang sangat serius dan berdampak pada kesejahteraan fisik dan mental remaja. Selain itu, gender dan kesetaraan gender juga menjadi isu yang sangat penting dan mempengaruhi kehidupan remaja sehari-hari. Modul BK “Pasukan Anti-KS” bertujuan untuk menekankan sikap anti kekerasan seksual dan kesetaraan gender di kalangan siswa SMP. Modul ini dirancang untuk memberikan pemahaman yang lebih baik mengenai kekerasan seksual dan dampaknya, menghapuskan segala bentuk diskriminasi dan kekerasan terhadap perempuan dan anak perempuan, termasuk kekerasan seksual, dan mendorong kesetaraan gender di kalangan siswa. Oleh karena itu, diperlukan Modul BK “Pasukan Anti-KS” bagi remaja awal tingkat sekolah menengah pertama untuk memastikan remaja mendapatkan pendidikan dan dukungan yang tepat untuk mencegah kekerasan seksual dan mencapai tujuan pembangunan. berkelanjutan nomor 5. Modul ini juga dapat membantu mengurangi risiko kekerasan seksual dan meningkatkan kesadaran remaja akan pentingnya kesetaraan gender dan hak-hak perempuan.
PANDUAN MELATIH BERPIKIR KRITIS DALAM MATA PELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI, KESEHATAN DAN REKREASI (PJOK)SISWA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA (SMP) DI KOTA PONTIANAK Iskandar Iskandar; Hastiani Hastiani
Jurnal Pendidikan Olah Raga Vol. 11 No. 2 (2022): December: Jurnal Pendidikan Olah Raga
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/jpo.v11i2.4795

Abstract

The purpose of this study was to train students' critical thinking skills in the Junior High School Physical Education subject in Pontianak City. The product research and development model that forms the basis of this research is the Dick & Carey instructional design model. The population in this study is students in the Physical Education and Health Subject at Junior High School in Pontianak City. The researcher's sampling technique to be used is total sampling. The data collection technique used is observation technique. The technique used to analyze the data in this study is descriptive qualitative. Based on the results of the first trial data recapitulation, the key score on the guidelines for the Game Performance Assessment Instrument (GPAI) Test/Basketball Game Performance obtained at this early stage obtained an average of 86 actions for each indicator, which means that effective performances often appear. This category means that students' critical thinking skills are quite good in terms of students' decisions in basketball playing material. In order to optimize students' critical thinking skills, interaction between educators and students is needed to reflect the behavior (effect) of teaching and learning under certain conditions. in the trial phase 2, the average action of each indicator has changed, based on the key score table, which means that effective performance always appears. This category means that students' critical thinking skills are optimal in terms of student support in basketball playing material. Based on the product developed through expert testing and field testing, the Guide to training critical thinking in the Physical Education subject for Junior High School Students (SMP) in Pontianak City is suitable for Physical Education learning.  
Pelatihan Parenting bagi Masyarakat dalam Mengembangkan Karakter Anak di Kabupaten Mempawah Andriati, Novi; Martin, Martin; Atika, Amelia; Hidayati, Novi Wahyu; Hendrik, Hendrik; Hastiani, Hastiani
Amalee: Indonesian Journal of Community Research and Engagement Vol 3 No 2 (2022): Amalee: Indonesian Journal of Community Research and Engagement
Publisher : LP2M INSURI Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/amalee.v3i2.2040

Abstract

Abstract: Community service aims to describe parental guidance towards children while at home. This activity is in the form of counseling on how participants can develop parenting, especially in managing children's schedules in learning according to changing times, so that tasks as parents can play an active and effective role, participants can increase children's enthusiasm in learning, participants can set schedules for learning activities at home, children's habits in behaving towards their elders and helping them when doing work at home. This service activity was carried out at the Kontor Hall of Sungai Bundung Laut Village, Mempawah Regency, this activity was carried out smoothly and there was an increase in parents in carrying out parenting for children, it was evidenced by the increase in children's learning achievements, accustomed to independent living and the formation of children's learning programs. This training encourages participants to follow it and get the job done faster and more efficiently.
Affirmation of Student Identity Facing the Challenges of Islamic Education in the Era of Society 5.0 Hastiani, Hastiani; Atika, Amelia; Rustam, Rustam; Naser, Muhammad Nikman; Rahmi, Nurul
Didaktika Religia Vol. 10 No. 2 (2022): December
Publisher : Postgraduate Program, State Islamic Institute (IAIN) Kediri, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/didaktika.v10i2.3339

Abstract

This study aims to affirm students' self-identity through the implementation of biblio-counseling charged with local wisdom in the context of Islamic education. Self-identity reflects who the student is with the regional cultural identity that belongs to the root of the national identity. The identity crisis experienced by students during the development of the current era of society is a challenge for the world of education. The shift in local values in today's life, if not given treatment, will provide an opportunity for students to lose their identity. One alternative solution is by instilling the values of local wisdom as a native force of the region to form student identity. This research method uses a qualitative approach of the hermeneutic type. The purpose of composed hermeneutics is to search for the meaning behind meaning, carrying out a deep interpretation of the process of intersubjectivity. Several high school students in East Pontianak became the setting for biblio-counseling research which was positioned as an affirmation of their identity. Biblio-counseling contains the values of local wisdom of Malay ethnicity and stories that bring students to the situation and conditions that are being read. Students reflect and plan for productive new behavior changes. Students can have broad or global thinking but still, behave and have manners that are under eastern culture.