Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Implementation of The Case Study Project Approach in The Development of Multicultural Education Textbooks to Improve Critical Thinking Skills Muhammad Yusuf Ritonga; Mukhlis Lubis; Salman Alparis Sormin; Dharma Gyta Sari Harahap; Siti Meutia Sari
Publikasi Berkala Pendidikan Ilmu Sosial Vol 5, No 2 (2025): PAKIS, September 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, ULM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/pakis.v5i2.16931

Abstract

This study aims to develop a Multicultural Education textbook based on the Case Study Project (CSP) approach to improve the critical thinking skills of History Education students. The research employed a Research and Development method using the ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation) model. The study involved 68 students from the History Education Program at a university in Indonesia. The research instruments consisted of validation sheets, response questionnaires, and critical thinking skill tests. Data were analyzed through validity tests, practicality tests, and effectiveness tests using a paired sample t-test. The results indicate that the developed textbook demonstrates high validity (average score 89.5%), excellent practicality (average score 87.3%), and effectively improves students’ critical thinking skills with a significance value of p < 0.05. The improvement was evident in analytical, evaluative, and synthetic skills across diverse cultural perspectives. Therefore, the textbook is feasible for use as an alternative learning resource in Multicultural Education and represents an instructional innovation relevant to fostering 21st-century competencies in higher education.
PENINGKATAN PRODUKSI GULA SEMUT AREN MELALUI TEKHNIK PENYADAPAN BUNGA JANTAN DI DESA SIALAMAN KABUPATEN TAPANULI SELATAN Darmadi Erwin Harahap; Rahmawaty Rahmawaty; Muhammad Darwis; Dharma Gyta Sari Harahap
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 8 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i8.3028-3035

Abstract

PKM ini dilakukan untuk meningkatkan kemampuan penduduk Desa Sialaman dalam meningkatkan produksi gula semut aren melalui teknik penyadapan bunga jantan. Pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan cara pelatihan dan penyuluhan. Kegiatan ini menghasilkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat Desa Sialaman tentang teknik menyadap bunga jantan yang dapat meningkatkan produksi gula semut aren dan secara bertahap meningkatkan tingkat perekenomian masyarakat.
MODEL PEMBELAJARAN OUTDOOR LEARNING BERBASIS LINGKUNGAN ALAM UNTUK MENGEMBANGKAN LITERASI SAINS ANAK USIA DINI Dharma Gyta Sari Harahap; Ferry Irawan; Muh. Rafi'y; Cristiana Normalita de Lima; Minuk Riyana; Salman Alparis Sormin
TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teaching.v6i3.12627

Abstract

This study is based on the importance of developing scientific literacy in early childhood through concrete, active, and meaningful learning experiences. Young children need direct interaction with real objects and natural phenomena to understand basic science concepts, rather than relying only on verbal explanations in the classroom. This study aims to describe the implementation of a nature-based outdoor learning model to develop scientific literacy in early childhood. The research used a descriptive qualitative approach with a case study design at TK ABA WASUR II, involving group B children aged 5 to 6 years. The research subjects included children, classroom teachers, the school principal, and parents as supporting informants. Data were collected through observation, interviews, and documentation, then analyzed through data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings show that nature-based outdoor learning encourages children to observe, ask questions, classify, experiment, and communicate simple findings from their observations. The children also developed environmental awareness through activities such as caring for plants, keeping the learning area clean, and avoiding damage to natural objects. Supporting factors included the availability of the school environment, children’s enthusiasm, and teacher readiness in planning exploratory activities. The obstacles included weather changes, safety supervision, limited supporting media, and differences in children’s language abilities. Therefore, nature-based outdoor learning can serve as an effective, contextual, and enjoyable learning model for developing scientific literacy in early childhood. ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pengembangan literasi sains sejak usia dini melalui pembelajaran yang konkret, aktif, dan dekat dengan kehidupan anak. Anak usia dini membutuhkan pengalaman belajar langsung agar mampu memahami fenomena alam secara sederhana, bukan hanya melalui penjelasan verbal di dalam kelas. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan model pembelajaran outdoor learning berbasis lingkungan alam dalam mengembangkan literasi sains anak usia dini. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis studi kasus di TK ABA WASUR II pada anak kelompok B usia 5 sampai 6 tahun. Subjek penelitian meliputi anak, guru kelas, kepala sekolah, dan orang tua sebagai informan pendukung. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa outdoor learning berbasis lingkungan alam mampu mendorong anak untuk mengamati, bertanya, mengklasifikasi, mencoba, dan mengomunikasikan hasil pengamatan secara sederhana. Anak juga menunjukkan sikap peduli terhadap lingkungan melalui kegiatan merawat tanaman, menjaga kebersihan, dan tidak merusak objek alam. Faktor pendukung pembelajaran meliputi ketersediaan lingkungan sekolah, antusiasme anak, dan kesiapan guru. Faktor penghambat meliputi cuaca, keamanan, keterbatasan media, dan variasi kemampuan bahasa anak. Dengan demikian, outdoor learning berbasis lingkungan alam dapat menjadi model pembelajaran yang efektif, kontekstual, dan menyenangkan untuk mengembangkan literasi sains anak usia dini.
Enhancing Neuroplasticity in Science Learning through Reflective Inquiry Learning in Preschool Children in the Indonesia-Papua New Guinea Border Dharma Gyta Sari Harahap; Muhammad Novan Prasetya; Yulia Anita Siregar; Muh. Rafi’y; Salman Alparis Sormin; Ferry Irawan; Erwin Siregar; Musawer Hakimi; H. L. M. Mohideen
AMPLITUDO : Journal of Science and Technology Innovation Vol. 5 No. 2 (2026): August
Publisher : Balai Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56566/amplitudo.v5i2.685

Abstract

To support the achievement of Sustainable Development Goal 4 regarding quality and equitable education, the development of innovative science learning models is crucial for early childhood in underdeveloped regions, such as the Indonesia-Papua New Guinea border. Disparities in educational access in border areas often hinder the optimization of children's cognitive potential during their golden years. This study aims to analyze the effectiveness of a neuroscience-based Reflective Inquiry Learning (RIL) model to improve Executive Function (EF) in preschool children. The intervention was implemented through two cycles of Classroom Action Research (CAR) involving 40 preschool children, utilizing data triangulation to assess behavioral changes across the cycles. Quantitative analysis using paired t-tests showed highly statistically significant improvements (p < 0.05$) from the baseline to the completion of the second cycle across all domains, particularly in socio-emotional (+32.70%) and language (+25.60%) skills. The most prominent EF enhancements were observed in emotion regulation (+35%) and inhibitory control (+30%), indicating improvements in executive functions associated with neuroplasticity-related learning processes. In conclusion, the neuroscience-based RIL model serves as an effective and practical pedagogical intervention to optimize EF and support holistic child development in remote border regions
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT BERBASIS EKONOMI KREATIF MELALUI PENGEMBANGAN GULA SEMUT AREN DENGAN PENAMBAHAN REMPAH UNTUK KEMANDIRIAN EKONOMI DI DESA SIALAMAN KABUPATEN TAPANULI SELATAN Darmadi Erwin Harahap; Rahmawaty Rahmawaty; Muklis Muklis; Dharma Gyta Sari Harahap
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 12 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i12.5109-5114

Abstract

Aren (Arengga pinnata) adalah salah satu jenis tanaman palma yang hampir tumbuh tersebar di seluruh Wilayah Indonesia, dimana hampir semua bagian dari tanaman aren dapat dimamfaatkan. Desa Sialaman Kecamatan Sipirok adalah salah satu Desa yang berada di Kabupaten Tapanuli Selatan, yang pada hutannya banyak ditemui tanaman aren yang dupergunakan masyarakat sebagai sumber kehidupannya. Kegiatan Pemberdaayan Kemitraan Masyarakat bertujuan untuk  memberikan pengetahuan, keterampilan serta pendampingan kepada kelompok petani aren mengembangkan produki gula semut aren yang mereka produksi dengan menambahkan rempah sehingga menghasilkan varian dan aroma yang baru. Metode kegiatan yang digunakan adalah memberikan penyuluhan serta pelatihan untuk mengelola gula semut dengan penambahan bubuk rempah berupa bubuk kulit manis, bubuk jahe dan bubuk kunyit. Selanjutnya dilakukan analisis kimia dan uji organoleptik terhadap gula semut dengan penambahan bubuk kulit manis, jahe dan kunyit