Claim Missing Document
Check
Articles

Identifikasi Varietas Jagung dari Data Citra Satelit Menggunakan Metode Linier Spectral Unmixing (Studi Kasus: Kabupaten Ngawi) Rivani, Amalia Putri; Jaelani, Lalu Muhamad; Sumargana, Lena
GEOID Vol. 19 No. 1 (2023)
Publisher : Departemen Teknik Geomatika ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/geoid.v19i1.1795

Abstract

Kabupaten Ngawi di Jawa Timur merupakan wilayah dengan sekitar 40% lahan pertaniannya digunakan untuk pertanian, termasuk budidaya jagung. Jagung adalah sumber karbohidrat yang penting bagi industri pangan dan permintaannya terus meningkat. Untuk meningkatkan potensi hasil pertanian jagung, penting untuk memantau lahan pertanian dengan menggunakan teknologi penginderaan jauh. Namun, diperlukan pemantauan lahan jagung yang spesifik. Oleh karena itu, dalam penelitian ini, bertujuan untuk mengidentifikasi lahan jagung dan sebaran varietas tanaman jagung di Kabupaten Ngawi menggunakan data citra satelit Landsat-9 dengan metode Random Forest dan Linier Spectral Unmixing. Selain itu, citra Sentinel-2 digunakan untuk menentukan fase tanam jagung menggunakan algoritma NDVI dan NDWI. Hasil klasifikasi lahan jagung dan non-jagung didapat overall accuracy sebesar 97,6%, kappa 84%, didapat lahan jagung seluas 64,756 dan diterapkan nilai threshold fase generatif akhir seluas 64,364 Sebaran varietas dominan yang terdeteksi dari hasil pengolahan adalah NK Sumo, NK Perkasa, NK Wirosableng, dan Varietas lain (selain Bisi-18, NK Sumo, NK Perkasa, dan NK Wirosableng) dengan luasan sebesar 0,000* atau 880 ; 7,800 ; 22,662 ; 33,900 . Namun, didapatkan perbedaan hasil yang diperoleh tersebut dapat didasarkan oleh beberapa faktor diantaranya adalah ketersediaan pustaka spektral dan resolusi spasial citra yang digunakan. Oleh karena itu, dilakukan uji akurasi RMSe menggunakan nilai Residual Erorr Piksel pada Citra Landsat-9 didapatkan hasil nilai 0,019–0,042 dengan nilai rata-rata yaitu sebesar 0,031. Hasil menunjukan pemisahan nilai fraksi campuran menggunakan metode LSU memiliki error sebesar ± 3,1%, hasil kesalahan error tersebut dapat memberikan nilai persentase fraksi endmember dari setiap varietas lahan jagung di Kabupaten Ngawi.
Pemanfaatan Data Citra Satelit Sentinel-2 untuk Estimasi Kandungan Nitrogen Pada Tanaman Jagung (Studi Kasus : Desa Jadi, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban) Azmi, Rahajeng Aulia; Jaelani, Lalu Muhamad; Sumargana, Lena
GEOID Vol. 19 No. 3 (2024)
Publisher : Departemen Teknik Geomatika ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/geoid.v19i3.1910

Abstract

Jagung (Zea mays L.) adalah tanaman semusim dengan beberapa varietas, termasuk NK 6172 (Perkasa), NK 212 (Wirosableng), dan NK 7328 (Sumo). Identifikasi varietas jagung dilakukan menggunakan metode Linear Spectral Unmixing yang menghasilkan peta sebaran varietas, dimana NK 6172 (Perkasa) mendominasi dengan 80,97%, diikuti oleh NK 7328 (Sumo) dengan 15,15%, dan NK 212 (Wirosableng) dengan 3,48%. Untuk mengidentifikasi fase pertumbuhan jagung ditentukan menggunakan citra MODIS dan algoritma NDVI serta NDWI. Pada penelitian ini lahan jagung diklasifikasikan dengan metode Support Vector Machine dan menghasilkan nilai overall accuracy sebesar 89,29% dan nilai kappa sebesar 86,42%. Nitrogen (N) adalah salah satu nutrisi penting untuk pertumbuhan jagung. Salah satu metode untuk memperkirakan kandungan nitrogen dapat melalui penginderaan jauh yaitu dengan melakukan pengolahan spektrum cahaya yang dipantulkan oleh daun. Dilakukan dengan citra satelit Sentinel-2 serta menggunakan indeks vegetasi OSAVI, GNDVI, dan SRRE. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga indeks ini memiliki korelasi positif dengan kandungan nitrogen pada varietas NK 6172 (Perkasa). Lalu indeks SRRE memiliki koefisien determinasi tertinggi (0,3874), diikuti oleh OSAVI (0,3751) dan GNDVI (0,3537). Model estimasi kandungan nitrogen dibuat dari regresi linier antara data kandungan nitrogen berbasis SPAD dengan indeks SRRE. Lalu dihasilkan peta yang menunjukkan kandungan nitrogen, dimana kandungan nitrogen dominan pada lahan eksisting dengan rentang 2% - 2,5%.
Estimasi Energi Gelombang Laut Menggunakan Satelit Altimetri Jason-2 Studi Kasus: Selatan Pulau Jawa Pratama, Muhammad Rizka Arief; Jaelani, Lalu Muhamad; Sulaiman, Albertus
Jurnal Geosaintek Vol. 2 No. 1 (2016)
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Data tinggi muka air laut (SSH) sangat diperlukan untuk mengetahui kondisi permukaan laut di suatu perairan. Dari data tersebut dapat diketahui di antaranya kontur permukaan laut dan karakteristik gelombang permukaan yang dipengaruhi angin atau gravitasi. Pengembangan energi terbarukan sangatlah penting untuk membantu pasokan listrik Indonesia yang hingga saat ini masih bergantung terhadap fossil fuel (energi tidak terbarukan). Data tinggi muka laut ini dapat membantu Indonesia sebagai negara maritim dunia untuk mengeksplorasi potensi lautnya terutama dalam bidang energi. Altimetry Radar (Radar Altimetri) adalah salah satu jenis sensor penginderaan jauh yang sedang berkembang, dimana dapat memonitor dan memetakan tinggi permukaan air laut secara akurat dan efektif. Pengolahan data titik nadir satelit altimetri dapat dilakukan di aplikasi pengolah matriks, Matlab setelah mengalami proses pengolahan awal pada software BRAT. Dalam penelitian ini dilakukan pengolahan data satelit altimetry Jason-2 pada tahun 2012, dengan hasil menunjukkan bahwa pada bulan Januari 2012, di perairan Selatan Pulau Jawa, Samudra Hindia memiliki panjang gelombang dominan sebesar 2319,208 dan 4638,417 m dan periode sebesar 33,7480 dan 74,9808 sekon yang memenuhi syarat menjadi sebuah swell yaitu di antara 30-300 sekon. Terdapat 3 spot potensial yang memiliki estimasi energi gelombang laut cukup tinggi dibandingkan dengan daerah lainnya.
Estimasi Tinggi Gelombang Laut Menggunakan Citra Satelit Alos-Palsar, Studi Kasus Perairan Pulau Poteran, Sumenep Nadzir, Zulfikar Adlan; Jaelani, Lalu Muhamad; Sulaiman, Albertus
Jurnal Geosaintek Vol. 2 No. 3 (2016)
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Energi gelombang air laut adalah salah satu jenis ocean renewable energy (ORE) yang menjadi salah satu potensi kemaritiman dari Indonesia. Energi tersebut mempunyai beberapa keunggulan bila dibandingkan dengan energi fosil (minyak dan gas bumi) dan menjadi salah satu jenis energi terbarukan yang banyak diteliti dan dikembangkan oleh peneliti dari seluruh dunia. Salah satu upaya memetakan potensi energi gelombang laut adalah dengan menghitung tinggi gelombang air laut tersebut menggunakan berbagai metode pengamatan, salah satunya adalah Synthetic Aperture Radar (SAR). SAR adalah salah satu jenis sensor penginderaan jauh yang sedang berkembang dimana dapat memonitor dan memetakan tinggi gelombang air laut secara cepat dan efektif. Dalam penelitian ini, sebuah citra SAR diolah untuk mendapatkan tinggi gelombang di perairan Pulau Poteran, Madura. Pengolahan data citra SAR dilakukan dengan menggunakan metode Fast Fourier Transform (FFT) dan Band-Pass Filetring setelah mengalami proses pengolahan awal dengan perangkat lunak Matlab. Data SAR yang digunakan adalah citra satelit ALOS-PALSAR bertanggal 12 Mei 2009 dan diakuisisi dalam mode Full-Polarimetry. Hasil pengolahan menunjukkan bahwa di perairan sekitar Pulau Poteran, Madura mempunyai panjang gelombang dominan sebesar 559,0170 dan 883,8835 m dan periode sebesar 56,579 dan 89,3609 sekon yang memenuhi syarat menjadi sebuah swell. Tinggi gelombang signifikan (H1/3) yang dihasilkan mencapai 3,713 meter dengan rerata dari semua indeks matriks (H1/2) sebesar 2,986 meter.
Pembuatan Peta Suhu Permukaan Tanah untuk Mitigasi Urban Heat Island dengan Visualisasi Augmented Reality (Studi Kasus: Kota Surabaya) Hanif, Muhammad; Hayati, Noorlaila; Bioresita, Filsa; Hidayat, Husnul; Hanansyah, Megivareza Putri; Jaelani, Lalu Muhamad; Sukojo, Bangun Muljo; Rahmansyah, Ferdian Zaki
SEWAGATI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 4 No 2 (2025): SEWAGATI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Sarau Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61461/sjpm.v4i2.131

Abstract

The Urban Heat Island (UHI) phenomenon in Surabaya is becoming increasingly apparent due to the conversion of green areas into built-up areas. This community service activity aims to map land surface temperature (LST) for the period 2016–2024 using Landsat 8 level 2 imagery and present it in augmented reality (AR) visualization to support public literacy. The analysis was conducted through calculations of NDVI, emissivity, LST, NDVI–LST linear regression, and field validation usinga thermohydrometer. The results show that the distribution of LST increased in 2016–2019, decreased in 2020, then increased again in 2021–2023 before decreasing in 2024. The negative correlation between NDVI and LST indicates that vegetation plays an important role in reducing temperatures. Field validation produced a coefficient of determination (R²) of 0.7213 with a maximum difference of 5°C between satellite data and measurements. The 2024 UHI map shows high intensity in densely built-up areas (Tegalsari, Genteng, Sawahan, Tambaksari, Wonokromo, and parts of Rungkut), while outlying areas like Benowo and Pakal are relatively cooler. AR-based visualizations have proven effective in helping the public and policymakers understand the UHI phenomenon more interactively and encouraging the development of mitigation strategies through reforestation and sustainable urban planning.
PENGARUH ALGORITMA LYZENGA DALAM PEMETAAN TERUMBU KARANG MENGGUNAKAN WORLDVIEW-2, STUDI KASUS: PERAIRAN PILU PAITON PROBOLINGGO Jaelani, Lalu Muhamad; Laili, Nurahida; Marini, Yennie
Jurnal Penginderaan Jauh dan Pengolahan Data Citra Digital Vol. 12 No. 2 (2015)
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30536/inderaja.v12i2.3314

Abstract

Mapping the coral reef ecosystems to support the coastal management can be carried out using a high-resolution satellite imagery. Various methods of sea bottom features extraction have been developed and can be implemented to support the mapping process, one of them is Lyzenga's algorithm. This algorithm requires a depth variation of the area. The objective of this research is to investigate the effect of Lyzenga's algorithm on coral reef mapping. In this research, we compared the classification results of coral ecosystem between image with and without Lyzenga's algorithm. The image classification with this algorithm showing the appearance of sea bottom features were more differentiated and turn into Lyzenga index values which have been free from the water column effect. It produced several classes, they were oceans, land, sand, and coral reefs. The estimated area of coral reefs ecosystems in the waters of Paiton Probolinggo based on Worldview-2 classification result was 8.26 ha. Mapping coral reef ecosystem by using a high-resolution satellite imagery was very helpful giving the visualization of a wider area than the field observations.
Dampak Emisi PLTU Suralaya terhadap Konsentrasi PM2.5 di Jakarta Raya: Analisis Spasio-Temporal Berbasis Citra Satelit MODIS (2019-2022) Ramdhanu, Lalu Teguh Purnama; Salsabila, Shada; Jaelani, Lalu Muhamad
Jurnal Ilmiah Geomatika Vol. 4 No. 2 (2024): Oktober Jurnal Ilmiah Geomatika
Publisher : Program Studi Teknik Geomatika Fakultas Teknologi Mineral Universitas Pembangunan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/imagi.v4i2.13765

Abstract

Salah satu polutan udara yang menjadi perhatian utama adalah Particulate Matter 2.5 (PM2.5), yang salah satunya bersumber dari pembakaran bahan bakar fosil, seperti pembangkit listrik tenaga uap (PLTU).Penelitian ini mengkaji dampak emisi PLTU Suralaya, yang berlokasi di Banten, terhadap konsentrasi PM2.5 di Jakarta Raya. Lokasi PLTU yang relatif dekat dengan Jakarta Raya menjadi dasar pemilihan objek studi ini. Penelitian ini memanfaatkan data citra satelit karena keunggulannya dalam hal cakupan wilayah, frekuensi pengamatan, dan efisiensi biaya operasional. Data satelit yang digunakan adalah Moderate Resolution Imaging Spectroradiometer (MODIS) untuk menganalisis konsentrasi PM2.5 yang diperoleh dari Aerosol Optical Depth (AOD) melalui konversi menggunakan algoritma R. Li dkk. Hasil analisis menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara arah angin dengan konsentrasi PM2.5 di Jakarta Raya. Berdasarkan temuan ini, dapat disimpulkan bahwa PLTU Suralaya tidak terbukti secara signifikan mempengaruhi konsentrasi PM2.5 di Jakarta Raya.
Estimasi Konsentrasi Klorofil-a menggunakan Refined Neural Network (Studi Kasus: Perairan Danau Kasumigaura) Muhammad Aldila Syariz; Lino Garda Denaro; Salwa Nabilaha; Dewinta Heriza; Lalu Muhamad Jaelani; Chao-Hung Lin
Jurnal Penginderaan Jauh Indonesia Vol 1 No 1 (2019)
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/jpji.v1i1.253

Abstract

Klorofil-a menjadi salah satu bagian penting dalam merepresentasikan tingkat kesahatan suatu perairan. Beberapa peneliti menggunakan metode neural network untuk mengestimasi konsentrasi klorofil-a di wilayah perairan. Namun, dikarenakan oleh tidak mumpuninya jumlah sampel data pada beberapa stasiun, keakuratan hasil estimasi menjadi kurang dapat dipercaya. Inverse distance weighting (IDW) akan digunakan dalam penelitian untuk menginterpolasi konsentrasi klorofil-a di wilayah perairan non stasiun sehingga dapat memperkaya data sampel. Data sampel non stasiun ini selanjutnya digunakan dalam proses training pada neural network; dan selanjutnya, data sampel pada stasiun akan digunakan dalam proses network refinement sehingga tingkat akurasi dalam mengestimasi konsentrasi klorofil-a menjadi meningkat. Citra MERIS akan digunakan dalam penelitian ini. Berdasarkan hasil analisa statistik, nilai RMSE sebelum dan sesudah network refinement menurun dari 6,7872 mg m-3 menjadi 6,5606 mg m-3.
Analisis Pengaruh Tutupan Lahan terhadap Distribusi Suhu Permukaan: Kajian Urban Heat Island di Jakarta, Bandung dan Surabaya Handis Muzaky; Lalu Muhamad Jaelani
Jurnal Penginderaan Jauh Indonesia Vol 1 No 2 (2019)
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/jpji.v1i2.258

Abstract

Pada tahun 2015, lebih dari setengah penduduk Indonesia tinggal di kawasan perkotaan hingga menyebabkan tumbuhnya kawasan kedap air di perkotaan. Material kedap air merupakan penyimpan panas yang baik. Akibatnya suhu udara di daerah ini menjadi lebih tinggi dibandingkan dengan daerah sekitarnya. Fenomena ini dikenal dengan istilah Urban Heat Island (UHI). Untuk mengetahui dampak UHI, diperlukan pemantauan suhu secara terus-menerus. Pemantauan suhu menggunakan stasiun cuaca memiliki keterbatasan dari segi cakupan wilayah, sehingga metode penginderaan jauh digunakan untuk mendapatkan data dengan sebaran spasial yang luas. Penelitian ini mengkaji fenomena UHI di tiga kota terpadat di Indonesia (Kota Jakarta, Bandung, dan Surabaya) menggunakan data citra satelit Landsat 8 OLI/TIRS. Perhitungan Suhu Permukaan Tanah (LST) menggunakan metode algoritma Single Channel (SC) serta identifikasi penutupan lahan menggunakan indeks spektral: Normalized Difference Vegetation Index (NDVI), Modified Normalized Difference Water Index (MNDWI), dan Visible red Near Infrared-Buildup Index (VrNIR-BI). Nilai suhu permukaan rata-rata untuk Jakarta, Bandung, dan Surabaya secara berurutan sebesar 35,21°C, 28,52°C, dan 31,69°C. Hubungan antara tutupan lahan dengan LST dianalisis menggunakan uji korelasi sederhana pearson product moment. Nilai korelasi antara LST dengan NDVI di Kota Jakarta, Bandung, dan Surabaya sebesar -0,49; -0,51; dan -0,49 sementara LST dan VrNIR-BI masing-masing sebesar 0,49; 0,51; dan 0,48.
Identifikasi Fase Pertumbuhan Tanaman Jagung Menggunakan Citra SAR Sentinel-1A (Studi Kasus: Kecamatan Gerung, Lombok Barat, NTB) Baiq Arasya Wulandari; Lalu Muhamad Jaelani
Jurnal Penginderaan Jauh Indonesia Vol 1 No 2 (2019)
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/jpji.v1i2.259

Abstract

Co-Authors Abdul Rauf Abdul Rasam Adillah Alfatinah Afifi , Zulfahmi Agnes Rusnalia T. Agung Budi Cahyono Ahyudanari, Ervina Aji, Pujo Albertus Sulaiman Albertus Sulaiman, Albertus Aldea Noor Alina Amalia Putri Rivani Andie Setiyoko Andika Yudha Gutama Andri A. Wibowo Ari Matiur Aries Sulisetyono Arik Yumna Pratiwi Aryasandah H. Dewantoro Aryasandah H. Dewantoro, Aryasandah H. Azmi, Rahajeng Aulia Bachtiar, Jayed Ali Baehaqi Baiq Arasya Wulandari Bangun Muljo Sukojo Bangun Muljo Sukojo, Bangun Muljo Benedict Chao-Hung Lin Denaro, Lino Garda Dewinta Heriza Diah Ardiani Eddy Setyo Koenhardono, Eddy Setyo erika yuniar tyastiti Fahlefi , Rizha Faisal Adam Yudithia Febryanto Pratama Feny Arafah Filsa Bioresita, Filsa Firmansyah Maulana Azhali Fitriana Kartikasari Fitriana Kartikasari Gathot Winarso Gathot Winarso Gathot Winarso, Gathot Gilang Amrullah Sayono Gutama, Andika Yudha Hanansyah, Megivareza Putri Handis Muzaky Harliyanti, Novi Ika Hartanto Sanjaya Heni Agustina Hepi Hapsari Handayani Hepi Hapsari Handayani Hepi Hapsari Handayani, Hepi Hapsari Heriza, Dewinta Hidayat, Husnul Husnul Hidayat, Husnul Ilyas Ilyas Indah Fultriasantri Irma'atus Sholihah Jayed Ali Bachtiar Jayeng Rangga Bhirawa Kristina Putri Laili, Nurahida Lena Sumargana Lena Sumargana Lin, Chao-Hung Lino Garda Denaro Loryena Ayu Karondia, Loryena Ayu M. Aldila Syariz, M. Aldila M. Nur Cahyadi M. Nur Cahyadi, M. Nur Martanti Aji Pangestu Mochamad Indrawan Mohammad Rifqi Alfarizi Muhammad Aldila Syariz Muhammad Aldila Syariz Muhammad Hanif Muhammad Rizka Arief Pratama Muhammad Rizka Arief Pratama, Muhammad Rizka Arief Muhammad Taufik Muhammad Wildan Bobsaid Muhsi Muzaky, Handis Nabilah, Salwa Nadzir, Zulfikar Adlan Nia Kurniadin Niken rahayuningtyas Noorlaila Hayati, Noorlaila Norida Maryantika Novi Ika Harliyanti Nur Aina Rizki Rahmadani Nurahida Laili Nurgiantoro, Nurgiantoro Oktavianto G. Pamungkas, Adjie Pangestu, Martanti Aji Pratomo, Danar Guruh Pratomo, Danar Guruh Putri, Rizky Annisa R A, Dwi Ayu Rahmansyah, Ferdian Zaki Ramdhanu, Lalu Teguh Purnama Resti Limehuwey Ricko Andrew FG. Rivani, Amalia Putri Rizha Fahlefi Romadina Indah Wardani Rossita Yuli Ratnaningsih Salam Tarigan Salsabila, Shada Salwa Nabilaha Sanjaya, Hartanto Sayono , Gilang Amrullah Sekartadji, Ratih Sukojo , Bangun Muljo Sulaiman, Albertus Sulistyah, Umroh Dian Sulistyah, Umroh Dian Tambunan, Mangapul Parlindungan tyastiti , erika yuniar Wardani , Romadina Indah Wulandari, Baiq Arasya Yennie Marini Yennie Marini, Yennie Zulfahmi Afifi