Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Enhancing Knowledge and Attitudes Regarding Anemia Among Adolescent Girls Through Multidisciplinary Education: A One-Group Pretest–Posttest Study in Central Sulawesi Taqwin, Taqwin; Linda, Linda; Sakti, Putri Mulia; Pani, Widya; Pont, Anna Veronica; Lisnawati, Lisnawati
Journal of Health and Nutrition Research Vol. 4 No. 3 (2025)
Publisher : Media Publikasi Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56303/jhnresearch.v4i3.621

Abstract

Anemia in adolescent girls is a serious public health problem, especially in developing countries. Teenage girls are prone to anemia due to rapid growth, menstruation, and low iron intake. This study aims to evaluate the effectiveness of comprehensive education in improving adolescents' knowledge and attitudes towards anemia, consumption of blood-boosting tablets, and anemia-preventing diet. The study used a pre-experimental design with a one-group pretest-posttest approach. Forty-one students aged 14-18 from Banawa Tengah I Public Senior High School, Donggala were selected using the quota method. A multidisciplinary team delivered educational interventions, including materials on anemia, blood-boosting tablets, and anemia diets. The measurement of knowledge and attitudes was carried out using questionnaires tested for validity and reliability. Data analysis used the Wilcoxon signed-rank test. The results showed an increase in the knowledge score from 6.46 to 7.90 and the attitude score from 47.32 to 49.37. Both variables had statistically significant differences (ρ < 0.001 for knowledge and ρ = 0.008 for attitude). In conclusion, direct and comprehensive education effectively increases adolescent girls' knowledge and attitudes about anemia prevention. Similar programs are recommended to be integrated into school health activities and supported by the role of families and communities
Peningkatan Pengetahuan dan Keterampilan Kader melalui Kelas Kader Hebat Desa Sehat di Desa Tumora Sakti, Putri Mulia; Zaitun, Zaitun; Alya, Nurul; Rahma, Nurul; Makasaru, Puput Wahyuni; Arsyad, Syahra Aulia; Rosdiana, Rosdiana; Novita, Dian; Kuswanti, Febty; Longgupa, Lisda Widianti
Madago Community Empowerment for Health Journal Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Politeknik Kesehatan Kementrian Kesehatan Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/mce.v5i1.4279

Abstract

Desa Tumora di Kecamatan Poso Pesisir Utara, Kabupaten Poso, memiliki struktur kelembagaan masyarakat yang berperan dalam pemberdayaan kader kesehatan. Namun, keterbatasan pengetahuan dan keterampilan kader masih menjadi kendala dalam pelaksanaan edukasi kesehatan ibu dan anak serta skrining tumbuh kembang balita. Kegiatan pengabdian masyarakat ini merupakan bagian dari program Daerah Terpencil, Perbatasan, dan Kepulauan (DTPK) yang dilaksanakan oleh mahasiswa Poltekkes Kemenkes Palu Program Studi DIII Kebidanan Poso. Kegiatan pengabdian dilakukan dengan pendekatan edukatif melalui metode ceramah interaktif, diskusi, dan demonstrasi. Ceramah digunakan untuk menyampaikan materi pendidikan kesehatan dengan media leaflet, diskusi dilakukan untuk memperkuat pemahaman kader, sedangkan demonstrasi diterapkan pada praktik pengisian Kuesioner Pra Skrining Perkembangan (KPSP).  Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan kader, yang ditunjukkan melalui kemampuan kader dalam menjelaskan kembali materi edukasi serta menjawab pertanyaan yang diberikan oleh tim pengabdian. Kegiatan yang dilaksanakan di rumah kader Desa Tumora berjalan sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan. Kelas kader terbukti efektif dalam meningkatkan kapasitas kader posyandu sebagai perpanjangan tangan tenaga kesehatan. Diharapkan kader mampu berperan aktif dalam penyebaran informasi kesehatan serta mendampingi masyarakat dalam menerapkan perilaku hidup sehat secara berkelanjutan
Peningkatan Pengetahuan dan Keterampilan Ibu Hamil melalui Edukasi Kesehatan dan Senam Hamil di Desa Tumora Sakti, Putri Mulia; Fadli, Rahma Fadila B; Nurmiaty, Nurmiaty; Mutmainna, Siti; Ibrahim, Savilla; Hardianti, Dian; Lasbara, Sanawia; Brungus, Alda W; Tekay, Devy; Kuswanti, Febty; Noya, Fransisca
Madago Community Empowerment for Health Journal Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Politeknik Kesehatan Kementrian Kesehatan Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/mce.v5i1.4281

Abstract

Kehamilan merupakan proses fisiologis kompleks yang memerlukan pemantauan dan perawatan yang tepat untuk mencegah terjadinya komplikasi yang dapat berdampak pada kesehatan ibu dan janin. Salah satu upaya penting dalam pencegahan komplikasi kehamilan adalah melalui pelayanan Antenatal Care (ANC) yang optimal. Namun, masih terdapat ibu hamil yang memiliki keterbatasan pengetahuan terkait frekuensi kunjungan ANC, pemahaman terhadap risiko komplikasi kehamilan, serta praktik perawatan kehamilan yang benar. Berdasarkan analisis situasi di Desa Tumora, Kecamatan Poso Pesisir Utara, Kabupaten Poso, ditemukan bahwa ibu hamil masih kurang memahami ketidaknyamanan selama kehamilan, pemenuhan gizi seimbang, personal hygiene, ASI eksklusif, dan senam hamil, yang berdampak pada status gizi dan kesehatan kehamilan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu hamil melalui edukasi kesehatan dan praktik senam hamil. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 19, 20, dan 22 Mei 2025 dengan melibatkan empat ibu hamil. Metode yang digunakan meliputi ceramah interaktif, diskusi, dan demonstrasi, termasuk praktik pengolahan bahan pangan lokal bergizi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta terkait ketidaknyamanan kehamilan, gizi seimbang, personal hygiene, dan ASI eksklusif. Kegiatan ini diharapkan dapat berkontribusi dalam meningkatkan kesadaran dan perilaku sehat ibu hamil sebagai upaya promotif dan preventif dalam pencegahan komplikasi kehamilan
INCREASING THE ACHIEVEMENT OF EXCLUSIVE BREASTFEEDING THROUGH STRENGTHENING THE SKILLS OF HEALTH CADRES Hasnawati, Hasnawati; Sakti, Putri Mulia; Sumiaty, Sumiaty; Ismunandar, Ismunandar
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 3 (2024): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i3.22709

Abstract

Abstrak: Saat ini Indonesia mengalami permasalahan gizi yang kompleks, dimana kekurangan dan kelebihan gizi terjadi dalam waktu yang bersamaan. Data dari survei SSGI diperoleh permasalahan gizi yang banyak di alami balita Indonesia yaitu stunting 21,6%, Underweight 17,1%, wasting 7,7% dan overweight 3,5%. Penelitian menunjukkan menunjukkan bahwa breastfeeding self-efficacy merupakan dominan factor yang mempengaruhi kepuasan ibu menyusui yang dapat berdampak pada pemberian ASI yang pada akhirnya mempengaruhi gizi bayi dan balita. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan keterampilan kader Kesehatan dalam pendampingan ibu menyusui. Kegiatan ini dilakukan di Puskesmas Dolo dengan dihadiri kader Kesehatan sebanyak 18 orang. Metode yang digunakan adalah sosialisasi dan praktik. Hasil pengabdian masyarakat diperoleh melalui analisis kuesioner Pre – test dan Post – test, berupa terjadi peningkatan pengetahuan kader kesehatan tentang ASI eksklusif dari 10 pernyatan terdapat 7 pernyataan yang < 50% dan setelah dilakukan penyuluhan dan praktik terjadi peningkatan pada pernyataan tersebut >60%. Sedangkan untuk variable dukungan kader kesehatan terhadap ibu menyusui terjadi peningkatan dari 22,22% menjadi 78%.Abstract: Currently, Indonesia is facing complex nutritional issues, where both deficiencies and excesses occur simultaneously. Data from the SSGI survey shows that the prevalent nutritional problems among Indonesian toddlers are stunting at 21.6%, underweight at 17.1%, wasting at 7.7%, and overweight at 3.5%. Research indicates that breastfeeding self-efficacy is a dominant factor influencing breastfeeding satisfaction, which can impact breastfeeding practices and, ultimately, infant and toddler nutrition. The objective of this community service activity is to enhance the skills of Health cadres in supporting breastfeeding mothers. The activity took place at the Dolo Community Health Center with the participation of 18 Health cadres. The methods used were socialization and practice. The results of the community service were obtained through the analysis of Pre-test and Post-test questionnaires, showing an increase in the health cadres' knowledge about exclusive breastfeeding. Before the intervention, only 3 out of 10 statements had a response rate of <50%, but after the intervention, more than 60% of respondents agreed with those statements. Moreover, there was an increase in the health cadres' support towards breastfeeding mothers, rising from 22.22% to 78%.
EDUKASI DAN PELATIHAN KADER KESEHATAN UNTUK PENCEGAHAN PENYAKIT TIDAK MENULAR DAN PENINGKATAN PRAKTIK IMD SERTA ASI EKSKLUSIF Ra'bung, Alfrida Semuel; Hasni, Hasni; Hartini, Diah Ayu; Sakti, Putri Mulia
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 5 (2025): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i5.34713

Abstract

Abstrak: Kasus Penyakit Tidak Menular (PTM) seperti hipertensi dan diabetes melitus terus meningkat di Kelurahan Baiya. Rendahnya pengetahuan masyarakat mengenai gaya hidup sehat dan deteksi dini, serta terbatasnya peran kader kesehatan, memperburuk situasi ini. Selain itu, cakupan Inisiasi Menyusu Dini (IMD) dan pemberian ASI eksklusif masih rendah karena kurangnya edukasi bagi ibu hamil. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kapasitas kader kesehatan dalam skrining PTM dan memperkuat pengetahuan ibu hamil terkait IMD. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, penyuluhan interaktif, dan pelatihan praktik bagi 20 warga usia ≥35 tahun, 5 pemuda, dan 10 ibu hamil. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan PTM pada masyarakat dari 36% menjadi 88%, pengetahuan IMD/ASI eksklusif pada ibu hamil meningkat dari 50% menjadi 100%, serta 100% kader mampu melakukan skrining tekanan darah dan perhitungan IMT. Intervensi ini terbukti meningkatkan kesadaran kesehatan dan keterampilan kader secara signifikan.Abstract: Cases of Non-Communicable Diseases (NCDs) such as hypertension and diabetes mellitus continue to increase in Baiya Village. The low public knowledge about healthy lifestyles and early detection, as well as the limited role of health cadres, exacerbate this situation. In addition, the coverage of Early Breastfeeding Initiation (IMD) and exclusive breastfeeding is still low due to the lack of education for pregnant women. This service activity aims to increase the capacity of health cadres in NCD screening and strengthen pregnant women's knowledge related to IMD. The methods used included socialization, interactive counseling, and practical training for 20 residents aged ≥35 years, 5 youth, and 10 pregnant women. Evaluation is carried out through pre-test and post-test. The results showed an increase in NCD knowledge in the community from 36% to 88%, exclusive knowledge of IMD/ASI in pregnant women increased from 50% to 100%, and 100% of cadres were able to conduct blood pressure screening and BMI calculations. This intervention has been shown to significantly increase health awareness and skills of cadres.
PEMBERDAYAAN REMAJA TENTANG KESEHATAN REPRODUKSI MELALUI PELATIHAN INTERAKTIF BERBASIS EDUKASI Longgupa, Lisda Widianti; Nurmiaty, Nurmiaty; Muliani, Muliani; Tempali, Sri Restu; Noya, Fransisca; Sitorus, Sonny Bernike Magdalena; Kuswanti, Febti; Sakti, Putri Mulia; Khuzaifah, Khuzaifah; Lailatul, Marlina Fitriya
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 5 (2025): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i5.33634

Abstract

Abstrak: Masa peralihan dari anak-anak ke masa dewasa disebut masa remaja. Pada tahap ini terjadi berbagai macam perubahan seperti fisik, psikis dan sosial. Kegiatan ini bertujuan untuk memberdayakan remaja sebagai upaya meningkatkan pengetahuan, sikap dan keterampilan remaja dalam menjaga Kesehatan reproduksi. Desa Lantojaya merupakan desa binaan prodi DIII kebidanan Poso Poltekkes Kemenkes Palu. Di desa Lantojaya terdapat 284 remaja yang terbagi menjadi 2 kategori usia, yaitu usia 10–14 tahun, jumlah remaja laki laki pada usia ini adalah 67 orang dan remaja perempuan 69 orang. Kategori kelompok usia lainnya adalah 15–19 tahun, jumlah remaja laki-laki pada usia ini adalah 78 orang dan remaja perempuan 70 orang. Metode pelaksanaan meliputi pre-test, ceramah, tanya jawab, game edukatif, pelatihan, dan post-test. Mitra kegiatan ini meliputi desa lantojaya, pihak sekolah dan remaja sejumlah 18 orang. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test menggunakan kueioner. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan remaja terkait Kesehatan reproduksi sebesar 54%. Kegiatan edukasi interaktif melalui game menjadi salah satu startegi dalam meningkatkan pengetahaun dan keterampilan remaja. Sehingga diharapkan pihak sekolah dapat melanjutkan kegiatan serupa.Abstract: The transitional period from childhood to adulthood was called adolescence. At this stage, various kinds of changes occurred, such as physical, psychological, and social changes. This activity aimed to empower adolescents as an effort to improve their knowledge, attitudes, and skills in maintaining reproductive health. Lantojaya Village was a partner village of the DIII Midwifery Program at Poltekkes Kemenkes Palu in Poso. In Lantojaya Village, there were 284 adolescents divided into two age categories: the 10–14 age group included 67 boys and 69 girls, while the 15–19 age group included 78 boys and 70 girls. The implementation methods included pre-tests, lectures, Q&A sessions, educational games, training, and post-tests. The partners of this activity included Lantojaya Village, local schools, and approximately 18 adolescents. The evaluation was conducted using pre-tests and post-tests through questionnaires. The evaluation results showed a 54% increase in adolescents’ knowledge and skills related to reproductive health. Interactive education activities through games became one of the strategies used to improve adolescents’ knowledge and skills. It was therefore expected that schools would continue similar activities in the future.
CEGAH STUNTING MELALUI OPTIMALISASI PERAN REMAJA PUTRI DAN PEMANFAATAN PEKARANGAN RUMAH SEBAGAI KEBUN GIZI Hartini, Diah Ayu; Bahja, Bahja; Sakti, Putri Mulia; Ra'bung, Alfrida Semuel; Dewi, Nikmah Utami; Aiman, Ummu
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 10, No 1 (2026): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v10i1.36466

Abstract

Abstrak: Stunting tetap menjadi masalah kesehatan masyarakat yang persisten di Indonesia dan sangat terkait dengan anemia pada remaja putri serta terbatasnya akses rumah tangga terhadap pangan bergizi. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat peran remaja putri dalam pencegahan stunting dengan meningkatkan pengetahuan kader kesehatan dan kader remaja serta mendorong pemanfaatan pekarangan rumah sebagai sumber pangan bergizi. Kegiatan ini dilaksanakan di Kota Palu, dengan melibatkan 29 peserta dan menggunakan metode edukasi interaktif yang didukung oleh leaflet. Tingkat pengetahuan diukur melalui pre-test dan post-test. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan pengetahuan kader mengenai anemia, stunting, dan pemanfaatan pekarangan rumah (p = 0,001). Program ini juga mendorong kader untuk menghidupkan kembali kebun gizi keluarga guna meningkatkan ketersediaan pangan kaya zat gizi. Temuan ini menunjukkan bahwa edukasi terstruktur secara efektif meningkatkan kapasitas masyarakat dalam pencegahan stunting dan menekankan pentingnya keberlanjutan program melalui pendampingan serta implementasi praktik di lapangan.Abstract: Stunting remains a persistent public health issue in Indonesia and is closely linked to anemia among adolescent girls and limited household access to nutritious foods. This community engagement program aimed to strengthen the role of adolescent girls in stunting prevention by improving the knowledge of health and youth cadres and promoting the use of home gardens as nutrition sources. Conducted in Palu City, the program involved 29 participants and utilized interactive education supported by leaflets. Knowledge levels were assessed using pre- and post-tests. Findings showed a significant improvement in cadre knowledge regarding anemia, stunting, and home garden utilization (p = 0.001). The program also encouraged cadres to revitalize home gardens to increase the availability of nutrient-rich foods. These results demonstrate that structured education effectively enhances community capacity for stunting prevention and underscores the importance of sustaining such initiatives through continued mentoring and practical implementation.
Co-Authors Admasari, Yuli Aiman, Ummu Alya, Nurul Anna Veronica Pont Arie Maineny Arsyad, Syahra Aulia Asrawaty Asrawaty Bahja Brungus, Alda W Christina Entoh Christina Entoh Cintu Waisawati Dian Hardianti, Dian Dian Novita Fadli, Rahma Fadila B Fahmi Hafid Febti Kuswanti Febti Kuswanti Fransisca Noya Hadina Hadina Hadina, Hadina Hadriani Hadriani Hartini, Diah Ayu Hasnawati Hasnawati Hasnawati Hasnawati Hasnawati Hasnawati Hasnawati Hasni Hasni Ibrahim, Savilla Ikhsan Hi. Amir Sene Ismunandar Jayawarsa, A.A. Ketut Kadar Ramadhan Khuzaifah Khuzaifah Khuzaifah, Khuzaifah Kusika, Sri Yanti Kuswanti, Febty L. Lisnawati Lailatul K., Marlina Fitriyah Lailatul, Marlina Fitriya Lasbara, Sanawia Lastri Gintoe, Hermin Lili Suryani Linda Linda Lindanur Sipatu Lisda Widianti Longgupa Lisda Widianti Longgupa Maineny, Arie Makasaru, Puput Wahyuni Mardiani Mangun Marlina Fitriya Lailatul K Marlina Lailatul K Meineny, Arie Muliani Muliani Muliani, Muliani Mutmainna, Siti Narmin, Narmin Nasrul Nasrul Nikmah Utami Dewi Nirma Nirma Nirmalasari Nirmalasari Nurfatimah Nurfatimah Nurfatimah Nurfatimah Nurmiaty Nurmiaty Nurmiaty, Nurmiaty Nurul Rahma, Nurul Ra'bung, Alfrida Semuel Rosdiana Rosdiana Salmawati I Ishak Sarliana, Sarliana Sinau, Ayu Tantri T. Sitorus, Sonny Bernike Magdalena Sony Bernike Magdalena Sitorus Sony Bernike Magdalena Sitorus Sri Restu Tempali Sumiaty Sumiaty Sumiaty Sumiaty Sumiaty Sumiaty Sumiaty T. Iskandar Faisal Taqwin Taqwin Tekay, Devy Widya Pani Yuli Admasari Zaitun Zaitun