Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Pengaruh Gambar Peringatan Kesehatan pada Kemasan Rokok Terhadap Rasa Takut dan Intensitas Berhenti Merokok Andriani, Putri; Fahdi, Faisal Kholid; Ligita, Titan; Fujiana, Fitri; Fauzan, Suhaimi
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 3, No 4 (2023): Volume 3 Nomor 4 (2023)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (301.032 KB) | DOI: 10.33024/mahesa.v3i4.10035

Abstract

ABSTRACT Cigarettes are a problem experienced by the entire Indonesian population, which includes young people, teenagers, adults and the old. The government began to pay attention to the cigarette problem, start by warning the dangers of smoking through health warning images. The existence of this health warning image is expected to increase the fear and intensity of smoking cessation for the community, especially the students of Tanjungputa University, Pontianak. This study aims to determine the effect of health warning images on fear and smoking intensity for active students at Tanjungpura University, Pontianak. Cross sectional design with correlational research type. Sampling in this study using non-probabiity sampling technique with a sample of 107 respondents and data collection using a questionnaire. This study uses univariate and bivariate analysis methods with Spearman Rank analysis for statistical tests. The results of the correlation test showed that the significance value and correlation coefficient were different between variables. The image variable of health warning against fear is Sig. 0.000, the correlation coefficient is 0.698. The fear of the intensity of quitting smoking is Sig. 000, the correlation coefficient is 0.730, and the image of a health warning on the intensity of smoking cessation is Sig. 0.000, and the correlation coefficient value is 0.569. There is a correlation between the variables of health warning images, fear and intensity of smoking cessation with the strength of a strong relationship. Keywords: Pictorial Health Warning, Evoked Fear, Qoutting Smoking Intensity  ABSTRAK Rokok merupakan masalah yang dialami oleh seluruh pendudukan Indonesia, yang mencakup kalangan muda, remaja, dewasa dan tua. Masalah rokok kemudian mulai diperhatikan oleh pemerintah yaitu dengan cara memperingatkan bahaya merokok melalui gambar peringatan kesehatan. Adanya gambar peringatan kesehatan ini diharapkan dapat meningkatkan rasa takut hingga intensitas berhenti merokok bagi masyarakat, khususnya mahasiswa Universitas Tanjungputa Pontianak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh gambar peringatan kesehatan terhadap rasa takut dan intensitas merokok bagi mahasiswa aktif di Universitas Tanjungpura Pontianak. Desain cross sectional dengan jenis penelitian korelasional. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik non-probabiity sampling dengan sampel sebanyak 107 responden dan pengumpulan data menggunakan kuesioner. Penelitian ini menggunakan metode analisis univariat dan bivariat dengan analisis Spearman Rank untuk uji statistik. Hasil uji korelasi menunjukan nilai signifikansi dan koofisien korelasi yang berbeda antar variabel. Variabel gambar peringatan kesehatan terhadap rasa takut yaitu Sig. 0.000, koofisien korelasinya 0.698. Rasa takut terhadap intensitas berhenti merokok yaitu Sig. 000, koofisien korelasinya 0.730, dan gambar peringatan kesehatan terhadap intensitas berhenti merokok yaitu Sig. 0.000, dan nilai koofisien korelasinya 0.569. Terdapat korelasi antara variabel gambar peringatan kesehatan, rasa takut dan intensitas berhenti merokok dengan kekuatan hubungan kuat. Kata Kunci: Gambar Peringatan Kesehatan, Rasa Takut, Intensitas Berhenti Merokok
Hubungan Sikap Penderita dengan Tingkat Kepatuhan Pengobatan di Poli TB-MDR Sari, Serly Novita; Yulanda, Nita Arisanti; Murtilita, Murtilita; Fahdi, Faisal Kholid; Mita, Mita
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 3, No 10 (2023): Volume 3 Nomor 10 (2023)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v3i10.10795

Abstract

ABSTRACT MDR-TB is a condition of patients who are resistant to drugs with the types of rifampin and isoniazid. According to the WHO Global Tuberculosis Report in 2020, new confirmed cases of MDR-TB are 58%, only 19% of MDR-TB patients are taking treatment due to non-adherence to treatment. The attitude of the patient which is feeling bored with MDR-TB treatment, and also small motivation and support from the family causing non-adherence in treatment. To analyze the relationship between patient attitudes and family support with the level of treatment adherence in the MDR-TB Polyclinic RSUD Dr. Soedarso. This research is a quantitative analytic with a cross sectional approach. Accidental sampling was used. Questionnaires were used to collect the data for the attitude, family support and medication adherence. The medical records were used for the observation of medication adherence. The statistical test in this study used the Spearman Rho test. Statistical tests showed that there was a relationship between family support and medication adherence, as seen from the p-value = 0.015 <0.05, unidirectional correlation, while there was no relationship between the attitude of the patient and the medication adherence because the p-value = 0.827 > 0.05, the correlation was not unidirectional. Good family support can make the level of treatment adherence of MDR-TB patients high, while the attitude of patients who are very good does not necessarily mean that the level of adherence to treatment is high. Keywords: MDR-TB, Medication Compliance, Family Support, Attitude  ABSTRAK TB-MDR merupakan kondisi penderita resistan terhadap obat dengan jenis rifampisin dan isoniazid. Menurut WHO Global Tuberculosis Report pada tahun 2020 kasus baru terkonfirmasi TB-MDR yaitu 58%, hanya 19% penderita TB-MDR yang melakukan pengobatan dikarenakan tidak patuh pengobatan.  Sikap penderita yaitu merasa jenuh dengan pengobatan TB-MDR dan dukungan keluarga kurang memotivasi serta mendukung dengan baik menyebabkan ketidakpatuhan dalam pengobatan. Menganalisis hubungan antara sikap penderita dan dukungan keluarga dengan tingkat kepatuhan pengobatan di Poli TB-MDR RSUD dr. SoedarsoPenelitian ini merupakan kuantitatif analitik dengan pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel menggunakan Accidental sampling. Pengumpulan data dari kuesioner sikap, dukungan keluarga dan kepatuhan pengobatan, serta menggunakan rekam medis untuk observasi kepatuhan pengobatan. Adapun uji statistik dalam penelitian ini menggunakan uji Spearman Rho. Uji statistik didapatkan adanya hubungan dukungan keluarga dengan kepatuhan pengobatan dilihat dari nilai p-value = 0,015 < 0,05 sedangkan tidak ada hubungan antara sikap penderita dengan kepatuhan pengobatan karena nilai p-value = 0,827 > 0,05. Dukungan keluarga yang baik dapat membuat tingkat kepatuhan pengobatan penderita TB-MDR tinggi sedangkan sikap penderita yang sangat baik belum tentu tingkat kepatuhan pengobatannya tinggi. Kata Kunci : TB-MDR, Kepatuhan Pengobatan, Sikap Penderita
Hubungan Dukungan Keluarga Terhadap Motivasi Menyelesaikan Skripsi pada Mahasiswa Tingkat Akhir di Fakultas Kedokteran Universitas Tanjungpura Rusianti, Mitha Iska; Fahdi, Faisal Kholid; Righo, Argitya
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 3, No 5 (2023): Volume 3 Nomor 5 (2023)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (244.615 KB) | DOI: 10.33024/mahesa.v3i5.10329

Abstract

ABSTRACT The number of events that occur to students today is found that students say that their families often support them in doing their thesis (67.4%) however, sometimes students feel less motivated in doing their thesis (59.4%) with various causes including lazy habits, lack of support from the closest people, a classmate has finished his thesis so that he feels alone as well as internal and external factors. To determine the relationship between family support and motivation in completing thesis in final year students at the Faculty of Medicine, Tanjungpura University. This type of research is a quantitative research with a correlation design through a cross sectional approach. Population in this study were final year students who took thesis courses at the Faculty of Medicine, Tanjungpura University in 2022. The sampling technique in this study used Snowball Sampling with a sample of 114 people. Data analysis using pearson product moment. The results showed that most of the students received good family support as many as 86 people (75.4%) and all students had strong motivation as many as 114 people (100%). There is a relationship between family support and motivation to complete the thesis with a p value of 0.000 (<0.05) and a correlation value of 0.451 which indicates that the level of significance is moderate. There is a relationship between family support and motivation to complete a thesis at the Faculty of Medicine, Tanjungpura University. Keywords: Family Support, Motivation, Students.  ABSTRAK Angka kejadian yang terjadi pada mahasiwa saat ini ditemukan bahwa mahasiswa mengatakan keluarga sering mendukung dalam mengerjakan skripsi (67,4%) akan tetapi, kadang-kadang mahasiwa merasa kurang termotivasi dalam mengerjakan skripsi (59,4%) dengan berbagai penyebab diantaranya kebiasaan bermalas-malasan, kurangnya dukungan dari orang-orang terdekat, teman satu angkatan telah selesai skripsi sehingga merasa sendiri serta faktor internal dan eksternal. Mengetahui hubungan dukungan keluarga terhadap motivasi dalam menyelesaikan skripsi pada mahasiswa tingkat akhir di Fakultas Kedokteran Universitas Tanjungpura. Jenis penelitian adalah penelitian kuantitatif dengan desain korelasi melalui pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa tingkat akhir yang mengambil mata kuliah skripsi di Fakultas Kedokteran Universitas Tanjungpura tahun 2022. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan Snowball Sampling dengan sampel sebanyak 114 orang. Analisa data menggunakan pearson product moment. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar mahasiswa mendapatkan dukungan keluarga yang baik sebanyak 86 orang (75,4%) dan mahasiwa seluruhnya memiliki motivasi kuat sebanyak 114 orang (100%) dengan nilai p value 0,000 (<0,05) dan nilai r hitung 0,451 yang menunjukkan bahwa tingkat signifikansi sedang. Terdapat hubungan dukungan keluarga terhadap motivasi menyelesaikan skripsi di Fakultas Kedokteran Universitas Tanjungpura. Kata Kunci: Dukungan Keluarga, Motivasi, Mahasiswa.
Gambaran Pengetahuan Penanganan Cedera Sprain & Strain pada Siswa/I di Sekolah Menengah Pertama Pondok Pesantren Hidayatul Muslimin 2 Fadilah, Rizki; Fradianto, Ikbal; Fauzan, Suhaimi; Mita, Mita; Fahdi, Faisal Kholid
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 3, No 4 (2023): Volume 3 Nomor 4 (2023)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (266.07 KB) | DOI: 10.33024/mahesa.v3i4.10122

Abstract

ABSTRACT The highest prevalence of injury occurs in school-age children. Injuries can be an emergency problem and can lead to very serious injuries if it is not treated properly. Furthermore, the readiness of knowledge and skills for early emergency response are very important points in order to avoid worsening the patient's condition. The purpose of this study is that to determine the overview of injury treatment knowledge of students at Islamic Junior Highscool Hidayatul Muslimin 2 Islamic Boarding School. The approach in this study used descriptive quantitative with a population of students of Islamic Junior Highscool Hidayatul Muslimin students with a research sample of 97 respondents. Meanwhile, data collection used primary data which the researcher obtained from the results of filling out the questionnaire. The result of this study shows that the level of knowledge of students at Islamic Junior Highscool Hidayatul Muslimin 2 still has a low level of knowledge that is 4.1% of the population. It is divided into three categories, good 67%, very good 16.5%, and fairly 12.4%. The conclusion of this study is that the level of knowledge of Islamic Junior Highscool Hidayatul Muslimin 2 students towards the treatment of sprain injuries and strain is still lacking in knowledge Keywords: Sprain, Strain, Injury, Knowledge Level, School Nurses.  ABSTRAK Prevalensi peristiwa cedera paling tinggi terjadi pada anak dengan usia sekolah. Cedera bisa jadi permasalahan kegawatdaruratan serta memunculkan cedera yanng sangat serius bila tidak diatasi dengan cara yang benar. Kesiapan pengetahuan serta ketrampilan kegawatdaruratan awal sebagai poin yang sagat berarti guna menghindari memburuknya keadaan penderita. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui Gambaran pengetahuan penaganganan cidera oleh para siswa/I Sekolah Menengah Pertama di Pondok Pesantren Hidayatul Muslimin 2. Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan Kuantitatif deskriptif dengan populasi Siswa/I MTS Hidayatul Muslimin 2 dengan sampel penelitian sebanyak 97 responden. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa tingkat pengetahuan Responden di Sekolah Menengah Pertama Hidayatul Muslimin 2 masih terdapat tingkat pengetahuannya kurang yakni sebanyak 4,1% dari populasi. Pengetahuan Baik 67%, Pengetahuan Sangat baik 16,5%, Pengetahuan Cukup 12,4%. Kesimpulan dari penelitian ini penelitian ini yaitu tingkat pengetahuan Siswa/siswi Sekolah Menegah Pertama Hidayatul Muslimin 2 terhadap penanganan cedera sprain dan strain ini masih ada yang tingkat pengetahuannya kurang.   Kata Kunci: Sprain, Strain, Cedera, Pengetahuan, Remaja.
Edukasi Manajemen Jalan Napas pada Palang Merah Remaja SMA Negeri 1 Sungai Raya Rahmah, R.A Gabby Novikadarti; Fauzan, Suhaimi; Neri, Ervina Lili; Fahdi, Faisal Kholid
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 9 (2024): Volume 7 No 9 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i9.16188

Abstract

ABSTRAK Keterampilan terhadap pertolongan pertama tersedak merupakan hal yang harus dimiliki terutama oleh anggota PMR karena keterampilan yang cepat dan tepat pada orang yang tersedak sangat berpengaruh terhadap keselamatan orang tersebut. Apabila dalam penanganan tersedak dilakukan dengan benar maka hal tersebut dapat mengurangi potensi dari ancaman kematian. Tujuan dari PKM ini adalah untuk memberikan edukasi melalui pelatihan tentang manajemen jalan nafas dan situasi kejadian kegawatdaruratan yang diberikan kepada sekelompok siswa yang tergabung dalam anggota PMR. Edukasi diberikan dengan metode Ceramah dan Demonstrasi. Untuk menilai keberhasilan edukasi yang diberikan, dilakukan pretest dan posttest terkait pengetahuan anggota PMR tentang manajemen jalan napas. Terdapat peningkatan pengetahuan siswa PMR mengenai manajemen jalan napas dari tingkat pengetahuan kurang ke tingkat pengetahuan cukup. Selanjutnya dapat diadakan program pendampingan berkelanjutan dan berkesinambungan pada Palang Merah Remaja dalam tindakan penanganan kondisi kegawatdaruratan yang lain seperti Basic Life Support, perawatan luka, dan lain sebagainya. Kata Kunci: Edukasi, Manajemen Jalan Napas, Palang Merah Remaja ABSTRACT Introduction: Skills in first aid for choking must be possessed, especially by PMR members, because quick and precise skills for someone who is choking greatly influence the person's safety. If choking is handled correctly, it can reduce the potential threat of death. Objective: The aim of this PKM was to provide education through training on airway management and emergency situations given to a group of students who are members of the PMR. Research Method: Education was provided using the Lecture and Demonstration method. To assess the success of the education provided, a pretest and posttest were carried out regarding PMR members' knowledge of airway management. Results: There was an increase in PMR students' knowledge regarding airway management from a level of insufficient knowledge to a level of sufficient knowledge. Conclusion: Furthermore, a sustainable mentoring program can be held for the Youth Red Cross to handle other emergency conditions such as basic life support, wound care, and so on Keywords: Airway Management, Education, Youth Red Cross
PEDULI ANEMIA DENGAN “GENRE LIMA” DI PONDOK PESANTREN KOTA PONTIANAK Mita Mita; Faisal kholid Fahdi; Ikbal Fradianto; Yoga Pramana; Tri Wahyuning Tyas; Gabriella Alphani; Erja Safhie Ega Nanda
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 11 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i11.4238-4245

Abstract

Anemia menjadi masalah utama Kesehatan pada wanita disemua kelompok usia, termasuk remaja. Remaja merupakan kompenen utama pembangunan Sumber daya manusia  suatu bangsa. rematri usia 10-18 tahun mempunyai resiko anemia paling tinggi. Remaja yang mengalami anemia akan mengalami penurunan imunitas, berkurangnya konsentrasi belajar dan prestasi belajar. Selain itu juga akan berdampak pada kebugaran fisik remaja dan produktifivitas remaja, Remaja yang mengalami anemia kan merasakan kehilangan selera makan, sulit untuk menfokuskan pikiran, dan gejala umum seperti letih, lesu, Lelah, lunglai dan lemah, serta wajah yang tampak pucat dan mata berkunang-kunang. WHO merekomendasikan Pemberian Tablet Tambah Darah (TTD) sebagai salah satu upaya pencegahan dan penanggulangan anemia. Upaya peningkatan pengetahuan anemia pada rematri dapat dilakukan melalui pemberian edukasi kesehatan Oleh karena itu edukasi tentang anemia sangat penting diberikan remaja putri, pengabdian masayarakat ini dilakukan dengan memberikan ceramah tatap muka dan video edukasi tentang, terjadi pengingkatan pengetahuan setelah diberikan edukasi melalui video.
Edukasi Pertolongan Pertama pada Cedera Luka di Sekolah Dasar Daerah Perbatasan Kalimantan Barat Suhaimi Fauzan; Faisal Kholid Fahdi; Yoga Pramana; Mita; Sulastri Herdaningsih; Herman
Jurnal Abdimas Mahakam Vol. 7 No. 02 (2023): Juli
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/jam.v7i02.2237

Abstract

Abstrak Background: Siswa merupakan seseorang yang sedang belajar dengan tingkat rasa ingin tahu dan mencoba hal baru yang tinggi. Karakteristik ini dapat berpotensi mengalami timbulnya kecelakaan baik ketika sedang bermain, belajar, atau olahraga. Hasil observasi kepada tenaga pengajar menunjukkan bahwa masih sering terjadi cedera di SDN 12 Entikong. Tingkat pengetahuan yang rendah berpotensi menimbulkan kesalahan saat memberikan pertolongan pertama. Metode: Program ini merupakan program pengabdian kepada masyarakat guna memberikan edukasi kesehatan kepada siswa SDN 12 Entikong menggunakan metode ceramah dan pembekalan buku saku. Para siswa akan diberikan lembar evaluasi pre-post test. Hasil evaluasi akan diolah secara statistik (paired sample t test) guna mengetahui pengaruh edukasi kesehatan. Hasil: Rata-rata tingkat pengetahuan siswa sebelum diberikan edukasi adalah 59,5, sementara setelah diberikan edukasi sebesar 78,0. Uji statistik menunjukkan nilai p=0,000. Kesimpulan: PKM ini memberikan dampak peningkatan pengetahuan pada kalangan pelajar tentang penanganan cedera luka. PKM ini secara tegas menunjukkan bahwa ada pengaruh edukasi pertolongan pertama pada cedera luka di SDN daerah perbatasan Kalimantan Barat. Kata Kunci: Edukasi, Kesehatan, Cedera, Pendidikan, Siswa
The Relationship Between Family Support And The Quality Of Life Of Patients With Chronic Renal Failure Who Are Undergoing Hemodialysis Naceda, Piddy Lhoksuma Erlyana; Rahmah, R.A Gabby Novikadarti; Fahdi, Faisal Kholid; Fauzan, Suhaimi; Luthfi, Muhammad
Critical Medical and Surgical Nursing Journal Vol. 15 No. 1 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Introduction: family support can affect the quality of life of hemodialysis patients. With family support in providing motivation, CKD patients undergoing hemodialysis have a stimulus to improve their quality of life. This study aims to analyze the relationship between family support and the quality of life of chronic kidney failure patients undergoing hemodialysis at Hospital in Pontianak.   Methods: This study is quantitative in nature, using a correlational design with a cross-sectional approach. The sample was taken using the total sampling technique with a total of 74 respondents. Data collection was conducted using the Family Support and Quality of Life questionnaire. (KDQOL-SF TM 1.3). Statistical tests used the Spearman rank correlation test.   Results: The univariate analysis showed that most respondents were aged 46-65 years (56.8%) and were female (52.7%). Almost all respondents were married (90.5%) and had a high school education (40.5%), with the fewest respondents having a college education, totaling 12 people (16.2%), and the majority being unemployed (62.2%). Most respondents had good family support and a moderate quality of life (52.7%). The result of the Spearman correlation test between family support and quality of life among hemodialysis patients showed a correlation coefficient of rho = −0.016 with a p-value of 0.839 (p > 0.05). This finding indicates a very weak negative correlation and statistically non-significant relationship between family support and patients’ quality of life. Therefore, family support was not significantly associated with the quality of life of hemodialysis patients in this study.   Conclusion: In this study, it can be concluded that there is no relationship between family support and the quality of life of chronic kidney failure patients undergoing hemodialysis at RSU Yarsi Pontianak.