Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : CHEMTAG Journal of Chemical Engineering

PROFIL FITOKIMIA DAN BIOAKTIVITAS EKSTRAK DAUN SAWO: SEBUAH ULASAN ILMIAH Utoro, Panggulu Ahmad Ramadhani; Permatasari, Nelsy Dian; Witoyo, Jatmiko Eko
CHEMTAG Journal of Chemical Engineering Vol 5, No 2 (2024): CHEMTAG Journal of Chemical Engineering
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 (UNTAG) Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/cjce.v5i2.5120

Abstract

The utilization of traditional medicinal plants in Indonesia is an integral part of community medicine practices. Manilkara kauki and Manilkara zapota leaves are medicinal plants that attract attention due to their bioactive compound content and have been used traditionally for a long time. However, scientific reviews of the phytochemical profile and bioactivity of sapodilla leaf extracts, both Manilkara kauki and Manilkara zapota, are still limited. This review aims to discuss in-depth and comprehensively sapodilla leaf extracts, both Manilkara kauki and Manilkara zapota, especially phytochemical profiles and their bioactivity. This scientific review uses a literature study approach with data from 2012-2024 obtained from open-access platforms, especially Google Scholar.  The study results showed that the phytochemical compounds found in the extracts of Manilkara kauki leaves included flavonoids, glycosides, tannins, saponins, steroids/terpenoids, and alkaloids. In contrast, the phytochemicals found in the extracts of Manilkara zapota were flavonoids, tannins, saponins, steroids, terpenoids, and alkaloids. Manilkara kauki leaf extract has many bioactivities including anti-bacterial, anti-diabetic, anti-fungal, antioxidant, and anti-tyrosinase. Meanwhile, Manilkara zapota leaf extract also showed antibacterial, antidiabetic, antioxidant, and anti-diarrhea activities. Further research is needed to optimize the therapeutic potential of these two plants.
DAUN PEDADA ASAL INDONESIA: MORFOLOGI, FITOKIMIA, TEKNIK EKSTRAKSI DAN APLIKASI – TELAAH PUSTAKA Jatmiko Eko Witoyo; Nelsy Dian Permatasari; Panggulu Ahmad Ramadhani Utoro; Dikianur Alvianto
CHEMTAG Journal of Chemical Engineering Vol 7, No 1 (2026): CHEMTAG Journal of Chemical Engineering
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 (UNTAG) Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/cjce.v7i1.7046

Abstract

Daun pedada (Sonneratia caseolaris) merupakan bagian tanaman mangrove Indonesia yang kaya metabolit sekunder dan berpotensi tinggi sebagai sumber bahan aktif alami, namun informasi terstruktur mengenai morfologi, fitokimia, teknik ekstraksi, dan aplikasinya masih tersebar di berbagai publikasi. Artikel ini bertujuan menyajikan telaah pustaka komprehensif tentang karakter morfologi daun pedada, komposisi senyawa bioaktif, pengaruh jenis dan kondisi ekstraksi terhadap kandungan fenolik–flavonoid serta aktivitas antioksidan, dan ragam aplikasi pangan maupun non pangan yang telah dikembangkan di Indonesia. Metode yang digunakan adalah tinjauan literatur sistematis terhadap artikel jurnal nasional terakreditasi dan karya peneliti Indonesia periode 2015–2025, yang diperoleh melalui basis data open access dengan kata kunci terkait daun pedada, kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil telaah menunjukkan bahwa daun pedada memiliki profil fitokimia yang kaya (fenolik, flavonoid, tanin, saponin, terpenoid, steroid, triterpenoid) dengan aktivitas antioksidan kuat yang sangat dipengaruhi oleh jenis pelarut dan teknik ekstraksi, serta telah diaplikasikan sebagai bahan tambahan pangan bioaktif, permen jelly, dan terutama sebagai bahan aktif fitokosmetik (face mist, tabir surya, masker, lulur) dengan dukungan data keamanan awal yang menjanjikan. Temuan ini menegaskan bahwa daun pedada merupakan kandidat penting untuk pengembangan pangan fungsional dan produk fitokosmetik tropis berbasis sumber daya mangrove Indonesia.