Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : manfish journal

ESTIMASI STOK KARBON SEDIMEN PADA AREA PADANG LAMUN DI KEPULAUAN SPERMONDE, SULAWESI SELATAN Yushra Yushra; Galih Setyo Adiguna; Lukas Wibowo Sasongko; Ragil Putri Widyastuti
Jurnal Kelautan, Lingkungan, dan Perikanan Vol 1 No 1 (2020): MANFISH JOURNAL
Publisher : Jurusan Ilmu Kelautan dan Perikanan Politeknik Negeri Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (810.549 KB) | DOI: 10.31573/manfish.v1i01.41

Abstract

Telah dilakukan penelitian yang bertujuan mengestimasi stok karbon dalam sedimen pada ekosistem padang lamun di kepulauan Spermonde, khususnya di Pulau Bonetambung dan Pulau Lae-Lae, Makassar. Pengambilan sedimen dilakukan pada area padang lamun dengan menggunakan sediment core berdiameter 5 cm dan kedalaman alat sampai 30 cm. Luasan tutupan lamun diperoleh dari analisis citra satelit Landsat-8 dan kondisi lamun yaitu dengan menggunakan petak contoh berukuran 100cm x 100cm. Hasil analisis citra landsat-8 didapatkan luasan tutupan ekosistem padang lamun di Pulau Bonetambung yakni 14.18 ha dimana didapatkan 4 kategori tutupan lamun yaitu sangat padat (0.2 ha), padat (0.7 ha), sedang (6 ha) dan jarang (7 ha). Sedangkan pada Pulau Lae-Lae diperoleh luasan ekosistem padang lamun yakni 5,04 ha dan didapatkan 3 kategori tutupan lamun yaitu jarang (0,36 ha), sedang (3,42 ha) dan padat (1,23 ha). Hasil analisis contoh sedimen didapatkan pada Pulau Bonetambung dan Pulau Lae- Lae didominasi oleh tipe sedimen pasir kasar. Didapatkan nilai rerata kandungan karbon sedimen pada ekosistem padang lamun yaitu di Pulau Bonetambung 9,6 MgCha-1 pada kedalaman 0-30 cm sedangkan di Pulau Lae-Lae diperoleh 8,98 MgCha-1. Total Stok karbon sedimen pada area padang lamun Pulau Bonetambung yaitu 136,08 MgC atau setara dengan 503,5 MgCO2 e sedangkan di Pulau Lae-Lae didaptkan 44,86 MgC atau setara dengan 165,9 MgCO2 e. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekosistem lamun berperan sangat penting dalam menjaga stok karbon di laut sehingga perlu mendapat perhatian untuk konservasinya.
Co-Authors A. Nadia Mughsita Sani Abdul Asis Bahri Abdul Jabarsyah Abdul Jabarsyah, Abdul Achyani, Ratno Anang Zunianto Andi Abd. Muis Andi Adam Malik Andi Adam Malik Ardy Andreas Bernard Kase Ardy Andreas Bernard Kase Asbar Laga Asbar Laga, Asbar Balqis Nurmauli Damanik Dhimas Wiharyanto Dian Islamia Muhtar Dori Rachmawani Dori Rachmawanti Ekayanti Yunus, Yusdalifa Fachry Abda El Rahman Fitri Indah Yani, Fitri Indah Galih Setyo Adiguna Gazali Salim Halimah, Andi Sitti Haryono, M Gandri Haryono, M. Gandri Heni Irawati Heni Irawati Herman, Azman Hermawan Susanto Hermawan Susanto Ilham, Batara Indah Yani, Fitri Jasman, Ady Kase, Ardy Andreas Bernard m gandri haryono Muh. Iqbal Quraisyin Muh. Iqbal Quraisyin Muhamad Roem Muhammad Firdaus Muhammad Firdaus Muhammad Roem Muhammad Roem Muhammad Yusfi Yusuf Muhammad Yusfi Yusuf Muhtar, Dian Islamia Nurmaida Nurmaida Nurul Mutmainnah Nurul Mutmainnah, Nurul Pabiseangi, Pabiseangi Parenrengi Parenrengi Parenrengi, Parenrengi Quraisyn, Muh. Iqbal Rachmawanti, Dori Radia, Radia Ragil Putri Widyastuti Rahmadania, Sabrina Nourramzy Ratno Achyani Resti Amelia Saputri Roem, Muhamad Romdoni, Taufiq Ahmad Rusdi, Rismawaty Sabarno L. J, Hari Sabrina Nourramzy Rahmadania SAHABUDDIN SAHABUDDIN Sahabuddin, Sahabuddin Saputri, Resti Amelia Sasongko, Lukas Wibowo Selao, Ahmad Syamsidar Gaffar Taqwa, Amrullah Taufiq Ahmad Romdoni Taufiq Ahmad Romdoni Theresia Theresia Theresia Theresia Tuty Alawiyah Tuty Alawiyah Ummu Kaltsum Ummu Kaltsum Wahyu, Farhana Yunus, Yusdalifa Ekayanti Yunus, Yusdalifah Eka Yanti Yusdalifa Ekayanti Yunus Yusuf, Muhammad Yusfi Zunianto, Anang