Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Pengembangan Modul Ajar IPA Berbasis Inkuiri Terbimbing Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Melalui Pola Lesson Study Maimunah, Maimunah; Haritani, Hartini; Marhamah, Marhamah
Educatio Vol 18 No 2 (2023): Educatio: Jurnal Ilmu Kependidikan
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/edc.v18i2.24694

Abstract

Pendidikan merupakan salah satu teknik untuk manusia dapat bertahan hidup, hal ini dibuktikan bahwa manusia harus menyesuaikan dirinya dengan akselarasi perkembangan zaman. Setiap manusia harus mendapatkan pendidikan yang cakap. Undang-undang No 20 tahun 2003 mengungkapkan tentang pendidikan yang bertujuan mengembangkan potensi siswa agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan YME, cakap, kreatif, mandiri, berakhlak mulia, sehat, berilmu, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab. Diperlukan media yang dapat mencapai pendidikan secara cakap yaitu kurikulum. Tujuan dalam Penilitian ini adalah Mengembangkan modul ajar IPA Berbasis Inkuiri Terbimbing Untuk Menigkatkan Kemampuan Berpikir Kritis. Modul ajar dituangkan dalam Bentuk Perangkat Pembelajaran yang meliputi: Capaian Pembelajaran, rencana Pembelajaran, Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD), Instrumen Penilaian Kemampuan Berpikir Kritis, dan Lembar Observasi. Perangkat pembelajaran tersebut diuji kelayakan dan keefektifannya. Penelitian ini menggunakan model penelitian pengembangan atau Research and Development (R&D). Borg & Gall menyatakan bahwa penelitian dan pengembangan (Research and Development) adalah model pembangunan berbasis industri dimana temuan penelitian yang digunakan untuk merancang produk baru dan prosedur yang kemudian secara sistematis dilakukan uji coba lapangan di evaluasi dan di sempurnakan sampai temuan penelitian tersebut memenuhi kriteria efektivitas, kualitas tertentu atau standar tertentu. Kata Kunci: Hasil Belajar, Inkuiri Terbimbing, Modul Ajar.
The Effectiveness of Online Learning on the Level of Understanding of International Course Material Mohzana, Mohzana; Murcahyanto, Hary; Haritani, Hartini
IJE : Interdisciplinary Journal of Education Vol. 2 No. 1 (2024): March, Interdisciplinary Journal of Education (IJE)
Publisher : Sumber Belajar Sejahtera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61277/ije.v2i1.80

Abstract

This research aims to evaluate the effectiveness of online learning in achieving educational goals through understanding the material of international course subjects. A descriptive qualitative approach was employed, involving 87 students as research participants. Data collection techniques included questionnaires, interviews, and tests to measure students' understanding of international course materials. The results indicate that online learning effectiveness was rated as good based on an average questionnaire score of 55.25. Meanwhile, test results showed that 50.57% of students had a good understanding of the material, while 48.27% were below the proficient level. Thus, online learning is considered effective in enhancing understanding of international course materials. These findings highlight the importance of integrating technology in the learning process to achieve educational goals effectively.
Pengembangan E-Instrumen Evaluasi Manajemen Sekolah Berbasis Balanced Scorecard di Lombok Timur Menggunakan Model ADDIE Saputra, Rachman Hadi; Haritani, Hartini; Murcahyanto, Hary
Jurnal Pendidikan dan Teknologi Indonesia Vol 6 No 1 (2026): JPTI - Januari 2026
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpti.1380

Abstract

Peningkatan mutu manajemen sekolah di daerah seperti Lombok Timur membutuhkan sistem evaluasi yang komprehensif, terukur, dan digital. Namun, hingga kini belum terdapat instrumen yang dapat menilai kinerja manajemen sekolah secara strategis berbasis Balanced Scorecard (BSC) dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan e-instrumen evaluasi kinerja manajemen sekolah berbasis Balanced Scorecard menggunakan model ADDIE yang dapat mengukur empat perspektif utama BSC: keuangan, pelanggan, proses internal, dan pembelajaran serta pertumbuhan. Metode penelitian menggunakan pendekatan R&D model ADDIE melalui lima tahap: analysis, design, development, implementation, evaluation. Subjek penelitian meliputi kepala sekolah, guru, orang tua, dan siswa dari tujuh SMA Negeri di Kabupaten Lombok Timur. Validasi isi dilakukan oleh pakar menggunakan Content Validity Index (CVI), sedangkan validitas konstruk diuji dengan Confirmatory Factor Analysis (CFA) menggunakan SmartPLS. Nilai validasi ahli menunjukkan CVI 0,89 (kategori tinggi); hasil reliabilitas menunjukkan Cronbach’s Alpha > 0,7 di semua perspektif, dan uji System Usability Scale (SUS) menghasilkan skor 75,32 (kategori baik). Analisis n-gain per perspektif menunjukkan peningkatan sedang (keuangan 0,58; pelanggan 0,55; proses internal 0,54; pembelajaran 0,57). E-instrumen yang dikembangkan terbukti valid, reliabel, dan mudah digunakan, serta efektif dalam mendukung praktik evaluasi partisipatif berbasis data pada tingkat sekolah menengah. Produk ini dapat digunakan untuk memperkuat akuntabilitas dan transparansi manajemen berbasis Balanced Scorecard di lingkungan pendidikan daerah.
Tingkat kunjungan masyarakat pada pelayanan posyandu keluarga di desa Toya, Nusa Tenggara Timur Hartini Haritani; Sulistia Ardyati; Erma Ewisa Oktresia; Fitriwati Sovia; Muhammad Zainul Majdi; Atiaturrahmaniah Atiaturrahmaniah; Baiq Aryani Novianti
Lentera Negeri Vol. 3 No. 1 (2022): Lentera Negeri
Publisher : Indonesian Institute For Counseling, Education and Therapy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/99360

Abstract

Posyandu cadres are the driving force for the implementation of family posyandu services, both in moving targets, services and reporting. With the changing level of posyandu to a family type of this system increases the workload of posyandu cadres, the competence and skills of cadres need to be improved through training and mentoring. The data obtained was qualitative data with descriptive analysis method.  Data collection was carried out by conducting observations, interviews and technical training to posyandu cadres with the aim of providing knowledge about family posyandu services, and basic skills at tables 1 to table 8 for cadres so that the presence of this small group of people could increase the number of targeted visits to posyandu.  The results obtained from this activity were: the number of visits by pregnant women, toddlers and the elderly had increased. However, the strategy was needed to increase youth's interest in posyandu according to the number of visits by teenagers.
Pengembangan Media Gambar dengan Pendekatan Kontekstual pada Pembelajaran Tematik Sekolah Dasar Janah, Pathul; Subhani, Armin; Haritani, Hartini
JOEAI (Journal of Education and Instruction) Vol. 5 No. 2 (2022): Journal of Education and Instruction (JOEAI)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/joeai.v5i2.4370

Abstract

This study aims to describe how to develop image media with a contextual approach, determine the validity of image media with a contextual approach, find out the practicality of image media with a contextual approach, and determine the effectiveness of image media with a contextual approach in elementary school thematic learning. This research and development uses a 4D development model that has been simplified into 3D with the stages of define, design, and develop. The type of data used in this study uses primary data. The instruments used in this study were: observation, interviews, and questionnaires. The results of the media design validation test and the content of the image media design material were considered valid with values of 97.14%, 92.72% and 83.63%. Student responses to individual and group tests were considered very positive, as seen from the lowest student response scores of 78% and the highest 90%. The conclusion of this study is that based on the results of trials and analysis, it is known that picture media with a contextual approach to thematic learning is very effective, as seen from the achievement of students and teachers who have reached the minimum standard. Keywords: Contextual Approach, Image Media, Thematic.
Inkulkasi Nilai Karakter dalam Teks Cerita Fantasi pada Peserta Didik Sahman, Sahman; Haritani, Hartini; Murcahyanto, Hary
JOEAI (Journal of Education and Instruction) Vol. 5 No. 2 (2022): Journal of Education and Instruction (JOEAI)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/joeai.v5i2.4379

Abstract

This study aims to describe the character values expressed by students in fantasy stories, describe how students express character values in fantasy stories, and describe what character values are dominant in fantasy stories. The method used in this study is a descriptive qualitative method using a case study approach. Sources of data in this research are 30 fantasy stories of students taken according to the criteria of fantasy stories. This research was conducted at SMP Negeri 3 Keruak. Data collection techniques used are questionnaires and documentation. The result of this research is that fantasy story media is one way for teachers to implement character values and identify those character values. After being identified, there are various character values found in students' fantasy stories, namely religious character values, honesty, tolerance, discipline, hard work, independent, creative, democratic, curiosity, love for the homeland, friendly/communicative, peace-loving, fond of reading. , social care, and responsibility. The most dominant or most dominant character value of all students' fantasy stories is the curiosity character value as many as 18 findings. The conclusion of this research is that in the fantasy story text of students there is a content of character values.
Pengaruh Model Inkuiri Terbimbing dan Keterampilan Proses Sains terhadap Hasil Belajar Kognitif Siswa pada Mata Pelajaran IPA Amat, Amat; Haritani, Hartini; Wazni, M. Khairul
JOEAI (Journal of Education and Instruction) Vol. 5 No. 2 (2022): Journal of Education and Instruction (JOEAI)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/joeai.v5i2.4397

Abstract

This study aims to determine whether the influence of guided inquiry learning models and pro-science skills on the cognitive learning outcomes of grade V science students. This type of research is Quasi-Experimental research with a research design using T treatment by Level 2x2. The population in this study were grade V students of elementary school. This research instrument is a multiple-choice test with a total of 20 questions. Data processing techniques and data analysis are descriptive statistics and infrencial statistics with SPSS 22. The data analysis results show significant differences in student cognitive learning outcomes with guided inquiry methods and science process skills, namely sig. = 0.000 < 0.05, meaning that there are differences in learning outcomes taught by guided inquiry (experimental class) with student learning outcomes taught by conventional approaches (control classes). Furthermore, there is an interaction caused between the use of guided inquiry methods by looking at the level of skills of the student's science process towards the cognitive learning outcomes. This can also be proven from the hypothesis test results, namely with a value of sig. = 0.000 < 0.05 means that there is a significant interaction between the use of guided inquiry and the skill level of the student's science process to influence the cognitive learning outcomes of students together. The conclusion of this study is that there is no significant interaction between science process skills and learning outcomes. The cognitive learning outcomes of students who were taught using the guided inquiry learning model were higher than those taught using the conventional learning model for students with low science process skills. Keywords: Guided Inquiry, Learning Outcomes, Process Skills
Analisis Persepsi dan Kesiapan Guru dalam Mengimplemenatasikan Kurikulum Merdeka pada Sekolah Dasar Hendrayani, Rosi; Haritani, Hartini; Ali, Muhammad
JOEAI (Journal of Education and Instruction) Vol. 7 No. 1 (2024): JOEAI (Journal of Education and Instruction)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/joeai.v7i1.7653

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kesiapan guru dalam menerapkan Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Analisis dengan menggunakan model Miles dan Huberman, melalui tahapan Reduksi Data, Penyajian Data, dan Kesimpulan/Verifikasi.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa masih banyak guru yang belum sepenuhnya memahami Kurikulum Merdeka, sehingga diperlukan upaya dari pihak sekolah untuk meningkatkan pemahaman guru melalui pelatihan. Komunikasi yang efektif dan persiapan yang matang sangat penting ketika menghadapi perubahan kurikulum dan mengatasi kekhawatiran guru. Untuk memaksimalkan implementasinya dan mencapai tujuan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, konsep Kurikulum Merdeka harus dikenalkan kepada semua komponen lembaga pendidikan. Kesimpulannya adalah penelitian ini mengungkap bahwa guru-guru di Kabupaten Lombok Timur masih memerlukan pemahaman dan pelatihan yang lebih baik untuk mengimplementasikan Kurikulum Merdeka secara efektif, dengan penekanan pada pemahaman struktural kurikulum dan peningkatan sarana-prasarana pendukung. Kata Kunci: Kesiapan Guru, Kurikulum Merdeka, Persepsi Guru,
Dampak Kebijakan Zonasi di Sekolah SMP (Perspektif Orang Tua dan Evaluasi Implementasi) Murni, Rita Kartika; Haritani, Hartini
JOEAI (Journal of Education and Instruction) Vol. 7 No. 1 (2024): JOEAI (Journal of Education and Instruction)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/joeai.v7i1.8160

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki persepsi orang tua terhadap kebijakan zonasi dalam Penerimaan Peserta Didik Baru SMP Negeri di Kecamatan Selong dan untuk memahami dampak implementasi kebijakan tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan fokus deskriptif pada SMP Negeri di Kecamatan Selong, menggunakan teknik pengumpulan data seperti observasi, wawancara, dan dokumentasi, serta analisis data melalui reduksi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi orang tua terhadap kebijakan zonasi berhasil menciptakan pemerataan siswa di berbagai jenis sekolah. Awalnya, aturan pemerintah mengurangi jumlah siswa dan menghindari peningkatan yang tidak terkendali. Dampak positif bagi wali murid adalah kemampuan untuk mengontrol anak-anak dengan baik karena dekatnya jarak tempat tinggal, sementara tujuan kebijakan zonasi adalah mencegah kuantitas siswa di sekolah tertentu. Namun, ada dampak negatif, yaitu kekhawatiran orang tua bahwa anak-anak berkompetensi tinggi tidak mendapatkan kesempatan di sekolah favorit, menyebabkan kekecewaan terhadap kebijakan ini yang dianggap mengurangi kualitas pendidikan. Kata Kunci:, Penerimaan Peserta Didik Baru, Zonasi
Membangun Generasi Berkarakter (Penanaman Nilai Disiplin dan Tanggung Jawab pada Peserta Didik) Mawardi, Mawardi; Haritani, Hartini; Subhani, Armin
JOEAI (Journal of Education and Instruction) Vol. 7 No. 2 (2024): JOEAI (Journal of Education and Instruction)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/joeai.v7i2.11799

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevalu efektivitas penanaman karakter disiplin dan tanggung jawab pada siswa di SD. Metode penelitian melibatkan observasi lapangan dan wawancara dengan guru serta analisis dokumen terkait. Observasi dilaksanakan selama kegiatan pembelajaran di kelas dan aktivitas siswa di lingkungan sekolah untuk mendapatkan gambaran nyata praktik yang diterapkan. Hasil penelitian menunjukkan penanaman karakter disiplin dan tanggung jawab sudah berjalan cukup baik melalui kebiasaan berdoa sebelum dan sesudah belajar, integrasi nilai disiplin dalam materi Pendidikan Pancasila, serta penerapan unsur-unsur disiplin seperti peraturan, kebiasaan, penghargaan, dan hukuman. Namun, kekonsistenan dalam penegakan aturan dan pemberian hukuman masih perlu ditingkatkan untuk mengoptimalkan motivasi siswa dalam berperilaku disiplin. Kesimpulan penelitian ini menekankan pentingnya konsistensi dalam penegakan aturan, pemberian penghargaan dan hukuman untuk meningkatkan efektivitas penanaman karakter disiplin dan tanggung jawab. Dukungan menyeluruh dari semua komponen sekolah, pemahaman mendalam terhadap karakter siswa, dan kolaborasi dengan orang tua dan masyarakat sangat krusial untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang disiplin dan bertanggung jawab. Kata kunci: disiplin, penanaman karakter, pendidikan dasar