Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

LITERASI DIGITAL SEBAGAI MEDIA UNTUK MENUMBUHKAN LITERASI EKOLOGI BAGI SISWA SEKOLAH DASAR Dwi Linda Kusuma; Wiratri Anindhita; Nurina Azyyati; Ati Sumiati; Hasnini Hasra
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Literasi ekologi menjadi salah satu aspek penting dalam pendidikan, terutama dalam membentuk kesadaran anak-anak untuk peduli terhadap lingkungan. Dalam era modern ini, perubahan iklim dan kerusakan lingkungan menjadi isu global yang membutuhkan perhatian khusus. Isu tentang lingkungan ini juga tidak sedikit dibahas melalui berbagai media sosial sebagai perantara dalam mengedukasi masyarakat. Salah satu peran media sosial  dalam ikut serta mengedukasi masyarakat ini juga dapat kita temui melalui beragam karya digital tentang cerita-cerita yang juga dinikmati anak-anak. Beragama cerita yang difungsikan untuk mengedukasi anak-anak dapat berupa cerita dongeng maupun cerita-cerita fabel yang dikemas menggunakan teknologi modern melalui platform media sosial seperti youtube ataupun tiktok. Media sosial tersebut juga berperan sebagai media yang efektif dalam meningkatkan pemahaman anak mengenai lingkungan dengan cara yang menarik dan mudah dipahami. Dalam konteks ini, optimalisasi cerita-cerita anak pada social media seperti tiktok dan youtube juga sebagai sarana literasi ekologi perlu dilakukan melalui dukungan yang melibatkan guru, orang tua, dan masyarakat. Optimalisasi cerita-cerita dalam platform media sosial seperti tiktok dan youtube dalam meningkatkan literasi ekologi merupakan langkah strategis untuk menanamkan kesadaran lingkungan sejak dini. Dengan pendekatan yang kreatif dan edukatif, diharapkan anak-anak dapat memahami dan menerapkan nilai-nilai ekologis dalam kehidupan sehari-hari. AbstractEcological literacy is a crucial aspect of education, particularly in fostering environmental awareness in children. In this modern era, climate change and environmental degradation are global issues requiring special attention. These environmental issues are also frequently discussed through various social media platforms, which serve as a means of educating the public. One of the roles of social media in this educational process can also be seen in the various digital works featuring stories that children enjoy. The diverse stories used to educate children include fairy tales and fables, packaged using modern technology through social media platforms like YouTube and TikTok. These social media platforms also serve as effective tools for enhancing children's understanding of the environment in an engaging and easy-to-understand manner. In this context, optimizing children's stories on social media platforms like TikTok and YouTube as a means of ecological literacy requires support from teachers, parents, and the community. Optimizing stories on social media platforms like TikTok and YouTube to increase ecological literacy is a strategic step towards instilling environmental awareness from an early age. With a creative and educational approach, it is hoped that children can understand and apply ecological values ​​in their daily lives.
Pengaruh Independensi Auditor, Remote Audit, dan Disiplin Kerja Terhadap Kinerja Auditor di Kantor Akuntan Publik (KAP) Jakarta Pusat Muhammad Dhava Aditya; Ati Sumiati; Dwi Kismayanti Respati
Ekopedia: Jurnal Ilmiah Ekonomi Vol. 1 No. 4 (2025): OKTOBER-DESEMBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/xfxjze96

Abstract

This study aims to examine the effect of auditor independence, remote audit, and work discipline on auditor performance at Public Accounting Firms (KAP) in Central Jakarta. The research highlights the importance of maintaining auditor integrity and the increasing adoption of remote audit technology in the digital era. A quantitative approach was applied using an online questionnaire distributed to 100 external auditors from 15 Public Accounting Firms. Data were analyzed using Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM) and regression analysis with the help of SmartPLS software. The results indicate that auditor independence, remote audit, and work discipline have a positive and significant effect on auditor performance, both partially and simultaneously. These findings suggest that auditor performance depends not only on technical competence but also on professional attitude, technological adaptation, and discipline. The study supports the Agency Theory and Expectancy Theory as theoretical foundations explaining the link between motivation, responsibility, and auditor performance.
Effectiveness of Differentiated Instruction in Improving Computerized Accounting Learning Outcomes of Vocational Students Wahiddah Putri Yusfah; Mardi; Ati Sumiati
Chatra: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 3 No. 3 (2025): Chatra: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran
Publisher : CV. Yazri Aksara Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62238/chatra.v3i3.207

Abstract

The digital transformation of the accounting sector requires vocational students not only to understand theoretical concepts but also to develop proficiency in computerized accounting systems. However, instructional practices that treat learners uniformly often result in uneven learning outcomes, particularly in private vocational schools where student backgrounds vary significantly, such as those located in DKI Jakarta. This study aims to examine the effectiveness of Differentiated Instruction in improving learning outcomes in the Computerized Accounting course. A quantitative approach was employed using a quasi-experimental one group pretest–posttest design involving 36 eleventh-grade accounting students from a private vocational high school in DKI Jakarta. Data were collected through achievement tests, observations, and documentation, and analyzed using the Wilcoxon Signed Rank Test. The findings reveal a significant improvement in students’ performance following the intervention, evidenced by an increase in mean scores and a reduction in performance disparities. These results confirm that tailoring instruction to students’ readiness, interests, and learning profiles creates a more responsive and digitally aligned learning environment in vocational education. The study recommends the implementation of diagnostic assessments and flexible grouping in Computerized Accounting instruction and encourages further research using control groups and extended interventions to validate long-term effects.
PENGARUH KEMANDIRIAN BELAJAR, PEMANFAATAN MEDIA PEMBELAJARAN AI, DAN PERAN ORANG TUA TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA OTKP SMK NEGERI 14 JAKARTA Ridho Muhammad Rizky; Ati Sumiati; Dewi Nurmalasari
Jurnal Ekonomi Manajemen Dan Bisnis (JEMB) Vol. 3 No. 4 (2026): Maret
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jemb.v3i4.7117

Abstract

Prestasi belajar siswa merupakan indikator penting keberhasilan proses pembelajaran yang dipengaruhi oleh berbagai faktor internal dan eksternal. Dalam konteks pendidikan menengah kejuruan, perbedaan capaian prestasi belajar siswa masih menjadi permasalahan yang diduga dipengaruhi oleh tingkat kemandirian belajar, pemanfaatan media pembelajaran berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), serta peran orang tua. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kemandirian belajar, pemanfaatan media pembelajaran berbasis AI, dan peran orang tua terhadap prestasi belajar siswa OTKP di SMK Negeri 14 Jakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei, dengan sampel sebanyak 106 siswa kelas XI dan XII jurusan MPLB yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner sebagai data primer dan dokumentasi nilai rapor sebagai data sekunder, kemudian dianalisis menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemandirian belajar, pemanfaatan media pembelajaran berbasis AI, dan peran orang tua secara parsial maupun simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap prestasi belajar siswa. Temuan ini menunjukkan bahwa kemandirian belajar sebagai faktor internal, pemanfaatan teknologi pembelajaran berbasis AI sebagai faktor pendukung pembelajaran modern, serta dukungan dan keterlibatan orang tua sebagai faktor lingkungan eksternal memiliki peran penting dalam meningkatkan prestasi belajar siswa. Dengan demikian, peningkatan prestasi belajar siswa memerlukan penguatan kemandirian belajar, pemanfaatan media pembelajaran berbasis AI secara optimal, serta dukungan dan keterlibatan orang tua secara berkelanjutan dalam proses pendidikan.