p-Index From 2021 - 2026
9.808
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Ilmiah Psikologi Terapan Journal of Educational, Health and Community Psychology Persona: Jurnal Psikologi Indonesia Psikodimensia: Kajian Ilmiah Psikologi Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia FENOMENA Insight : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Insight: Jurnal Ilmiah Psikologi Psikologi Konseling: Jurnal Kajian Psikologi dan Konseling Psikologi Prima Jurnal Ilmiah Psyche INCARE Jurnal Penelitian Psikologi International Journal of Social and Management Studies (IJOSMAS) EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi PAEDAGOGY : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi Psikologia: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi Personifikasi: Jurnal Ilmu Psikologi Jurnal PolGov Jurnal Multidisiplin Madani (MUDIMA) Formosa Journal of Multidisciplinary Research (FJMR) Universal Journal of Science and Technology PSYCOMEDIA: Jurnal Psikologi Journal of Scientific Research, Education, and Technology Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Ekalaya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Indonesia Indonesian Research Journal on Education SUKMA: Jurnal Penelitian Psikologi Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Jurnal Inovasi Global JURNAL ILMIAH PENELITIAN MAHASISWA ARIMA : Jurnal Sosial Dan Humaniora Amerta Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Jurnal Ilmu Psikologi dan Kesehatan Sinergi International Journal of Psychology JIWA:Jurnal Psikologi Indonesia SOSHUM
Claim Missing Document
Check
Articles

TRUST DAN RESPONS PSIKOLOGIS TERHADAP ARTIFICIAL INTELLIGENCE DALAM PEMBELAJARAN DIGITAL Inka Sukma Melati; Amanda Pasca Rini; Salsabila R.K Syaharani
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edutech.v6i2.10506

Abstract

The development of Artificial Intelligence (AI) in digital learning has raised attention to aspects of trust and students' psychological responses. This study aims to systematically examine the relationship between trust and psychological responses to the use of AI in higher education using the Systematic Literature Review (SLR) method. A total of seven relevant articles were analyzed from systematic review, quantitative-qualitative, and experimental studies. The results show that trust plays an important role in increasing the frequency of AI use, learning motivation, student engagement, and perceptions of technology usefulness. High levels of trust are also associated with reduced technology anxiety and more positive attitudes toward AI, while low trust is related to resistance to use. Additionally, perceived benefits become the main predictor of AI usage intention, while trust serves as a supporting factor that strengthens technology acceptance. From a pedagogical perspective, AI does not replace the role of educators, but expands learning communication if designed in alignment with educational values and ethics. These findings emphasize the importance of strengthening trust, developing critical thinking, and reflective mechanisms so that AI integration in learning becomes more effective and meaningful.  ABSTRAK Perkembangan Artificial Intelligence (AI) dalam pembelajaran digital memunculkan perhatian pada aspek kepercayaan (trust) dan respons psikologis mahasiswa. Penelitian ini bertujuan mengkaji secara sistematis hubungan trust dan respons psikologis terhadap penggunaan AI dalam pendidikan tinggi menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR). Sebanyak tujuh artikel relevan dianalisis dari penelitian kajian sistematis, kuantitatif-kualitatif, dan eksperimen. Hasil menunjukkan bahwa trust berperan penting dalam meningkatkan frekuensi penggunaan AI, motivasi belajar, keterlibatan mahasiswa, serta persepsi kegunaan teknologi. Tingkat kepercayaan yang tinggi juga berkaitan dengan penurunan kecemasan teknologi dan sikap yang lebih positif terhadap AI, sedangkan rendahnya kepercayaan berhubungan dengan resistensi penggunaan. Selain itu, manfaat yang dirasakan menjadi prediktor utama niat penggunaan AI, sementara trust berfungsi sebagai faktor pendukung yang memperkuat penerimaan teknologi. Dari perspektif pedagogis, AI tidak menggantikan peran pendidik, tetapi memperluas komunikasi pembelajaran apabila dirancang selaras dengan nilai pendidikan dan etika. Temuan ini menegaskan pentingnya penguatan kepercayaan, pengembangan berpikir kritis, dan mekanisme reflektif agar integrasi AI dalam pembelajaran lebih efektif dan bermakna.    
Studi Kasus : Rendahnya Motivasi Belajar Pada Siswa Latar Layanan Pendidikan Di Sekolah Menengah Atas X Komang Agung Candra Dinata; Amanda Pasca Rini
Jurnal Ilmu Psikologi dan Kesehatan | E-ISSN : 3063-1467 Vol. 3 No. 1 (2026): April - Juni
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62379/jipk.v3i1.2146

Abstract

This study aims to examine and address the issue of low learning motivation in a 17-year-old high school student, initialized as RV, at SMA X Surabaya, which underlay various problematic behaviors at school. Through a clinical case study approach, a series of assessments were conducted utilizing observation, interviews, and psychological testing tools (IST, EPPS, SSCT, and projective Graphic tests). The assessment results indicated that the subject experienced a severe decline in intrinsic motivation rooted in family disharmony due to parental divorce, deep-seated feelings of inferiority, and social adjustment barriers. Based on this diagnosis, a psychological intervention was designed, combining individual humanistic counseling with self-disclosure, confrontation, and motivational interviewing techniques, supplemented by a psychoeducation program based on Self-Determination Theory. The intervention was implemented across six in-person sessions at school. Post-intervention evaluation revealed an increase in self-awareness, a shift in learning mindset from external coercion to internal fulfillment, and the emergence of concrete commitments to improve school attendance, task adherence, and interpersonal relations with the mother and peers.
Personality Traits and Digital Wellbeing: Work Life Balance as a Mediator Puteri Nur Diana Sari Choirudin; Eko April Ariyanto; Amanda Pasca Rini
Journal of Scientific Research, Education, and Technology (JSRET) Vol. 5 No. 1 (2026): Vol. 5 No. 1 2026
Publisher : Kirana Publisher (KNPub)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58526/jsret.v5i1.1024

Abstract

The increasing reliance on digital technology has reshaped work practices, particularly among digital workers, raising concern about digital wellbeing. Ths study investigates the relationship between personality traits and digital wellbeing, with work life balance as a mediating variable. A quantitative correlational approach was applied to Generation Z digital workers in Surabaya. Data were colledted using Likert-scale instruments and analyzed through Sctructural Equating Modeling Partial Least Squares (SEM-PLS) with SmartPLS 4.1.1.6. The Result demonstrate that personality traits significantly influence digital wellbeing and work life balance. Work life balance also shows a significant effect on digital wellbeing and mediates the relationship between personality traits and digital wellbeing. These findings highlight the importance of work life balance as a key psychological mechanism in explaining how individual personality characteristics shape digital wellbeing in digitally intensive work contexts
HUBUNGAN ANTARA PERCEIVED ORGANIZATIONAL SUPPORT DAN BUDAYA ORGANISASI DENGAN ORGANIZATIONAL CITIZENSHIP BEHAVIOR PADA KARYAWAN HOTEL DI KOTA SURABAYA Angelica Wulan Adinda; Eko April Ariyanto; Amanda Pasca Rini
Social Studies and Humanities Journal (SOSHUM) Vol. 3 No. 2 (2026): Social Studies and Humanities Journal (SOSHUM)
Publisher : Penelitian dan Pengembangan Ilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62207/1zn4z354

Abstract

Keberhasilan industri perhotelan sangat bergantung pada kualitas pelayanan sehingga menuntut karyawan memberikan perilaku sukarela di luar deskripsi tugas formal atau Organizational Citizenship Behavior (OCB). Fenomena rendahnya OCB pada industri hospitality akibat tingginya tekanan kerja berisiko memicu beban kerja yang berat hingga meningkatkan angka turnover. Berlandaskan Social Exchange Theory, penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan antara Perceived Organizational Support (POS) dan Budaya Organisasi dengan OCB pada karyawan hotel di Kota Surabaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, dengan kuesioner dan teknik accidental sampling. Diperoleh sampel akhir sebanyak 256 karyawan aktif hotel berbintang di Kota Surabaya. Data yang terkumpul kemudian dianalisis menggunakan regresi linear berganda melalui program SPSS 23. Hasil analisis menunjukkan bahwa secara simultan, POS dan Budaya Organisasi memiliki hubungan yang signifikan dengan OCB karyawan hotel. Namun, secara parsial, baik POS maupun Budaya Organisasi menunjukkan hubungan yang tidak signifikan dengan OCB. Temuan parsial ini mengindikasikan bahwa dukungan organisasi cenderung dipersepsikan karyawan sebatas pemenuhan kontrak kerja transaksional. Di sisi lain, ketatnya standarisasi aturan pada operasional hotel membatasi ruang gerak karyawan untuk berinisiatif secara sukarela. OCB merupakan perilaku kompleks yang tidak dapat digerakkan oleh faktor tunggal, melainkan membutuhkan sinergi holistik di mana dukungan organisasi dan lingkungan kerja yang kondusif diintegrasikan bersama sebagai satu kesatuan sistem.
Perencanaan Karier dan Analisis Career Indecision pada Siswi Kelas XII SMK 17 Kota S: Studi Kasus Asesmen Psikologi Pendidikan Sidiq Priyo Susanto; Amanda Pasca Rini
Jurnal Ilmu Psikologi dan Kesehatan | E-ISSN : 3063-1467 Vol. 3 No. 2 (2026): Juli - September
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62379/jipk.v3i2.2311

Abstract

Kebingungan dalam pengambilan keputusan karier (career indecision) merupakan permasalahan mendasar yang sering dialami remaja di tingkat akhir sekolah menengah, khususnya siswa SMK yang dihadapkan pada pilihan antara bekerja atau melanjutkan pendidikan tinggi. Penelitian/layanan psikologis ini bertujuan untuk menganalisis dinamika psikologis, potensi intelegensi, kepribadian, serta profil minat bakat Sdr. DA (17 tahun 5 bulan), seorang siswi kelas XII SMK 17 Kota S yang mengalami hambatan dan kebingungan dalam menentukan jurusan kuliah lanjutan. Metode asesmen dilakukan secara komprehensif melalui wawancara semi-terstruktur (dengan Guru BK, teman sebaya, dan klien), observasi non-partisipan, serta konseling psikologi. Selain itu, digunakan rangkaian psikotes yang meliputi Intelligenz Struktur Test (IST), Rothwell-Miller Interest Blank (RMIB), Sixteen Personality Factor Questionnaire (16 PF), serta tes proyektif Draw A Person (DAP) dan Baum Test. Hasil asesmen menunjukkan bahwa kemampuan intelektual subjek berada pada kategori rata-rata bawah (IQ IST: 96 / RW: 76) dengan keunggulan pada aspek logika visual-spasial (Würfelaufgaben/WU) dan penalaran konkret (Figurenauswahl/FA). Hasil tes minat RMIB mengidentifikasi minat dominan pada bidang Social Service, Outdoor, dan Practical. Sementara tes kepribadian (16 PF dan Proyektif) menunjukkan profil individu yang stabil secara emosional, bertanggung jawab, namun memiliki kecenderungan cemas terhadap penilaian eksternal serta rasa kurang percaya diri akademik. Dinamika psikologis mengindikasikan bahwa career indecision pada subjek dipicu oleh person-environment misfit—yaitu ketidaksesuaian antara kejuruan yang sedang dijalani (Tata Boga) dengan minat personalnya (Komunikasi/Pelayanan Sosial), disertainya kurangnya eksplorasi diri (self-exploration). Intervensi bimbingan karier berbasis konseling kognitif-perilaku dan psikoedukasi perencanaan karier direkomendasikan untuk meningkatkan career decision-making self-efficacy pada subjek.
Penerapan Pelatihan Team Building Berbasis Experiential Learning sebagai Upaya Meningkatkan Kohesivitas Kelompok pada Atlet Komunitas Vovinam Indonesia Ni Putu Satya Savitri Amanda Maharani; Amanda Pasca Rini
Jurnal Ilmu Psikologi dan Kesehatan | E-ISSN : 3063-1467 Vol. 3 No. 2 (2026): Juli - September
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62379/jipk.v3i2.2319

Abstract

Kohesivitas kelompok berperan penting dalam mendukung komunikasi, kerja sama, dan keterlibatan anggota kelompok olahraga. Kegiatan ini bertujuan mendeskripsikan penerapan pelatihan team building berbasis experiential learning pada atlet Komunitas Vovinam Indonesia serta perubahan kohesivitas kelompok setelah intervensi. Evaluasi dilakukan menggunakan desain satu kelompok pre-test–post-test dengan analisis deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara kelompok, dan Group Environment Questionnaire (GEQ). Pengukuran awal melibatkan 31 atlet, sedangkan pengukuran akhir diikuti oleh 23 atlet. Intervensi terdiri atas empat sesi pelatihan atlet dan satu sesi psikoedukasi pelatih. Hasil menunjukkan peningkatan skor rata-rata kohesivitas dari 3,43 menjadi 3,61. Peningkatan terbesar terjadi pada dimensi Group Integration–Social, yaitu dari 3,20 menjadi 3,50. Hasil observasi dan refleksi juga menunjukkan interaksi yang lebih luas, komunikasi yang lebih terbuka, dan keterlibatan peserta yang lebih baik. Hasil evaluasi menunjukkan kecenderungan perubahan positif pada skor kohesivitas kelompok, meskipun penguatan lanjutan tetap diperlukan.
HUBUNGAN ANTARA REGULASI EMOSI TERHADAP AGRESIVITAS PADA REMAJA DENGAN PEER PRESSURE SEBAGAI MODERATOR Adella Iliyin Octaviona; Amanda Pasca Rini; Nindia Pratitis
JURNAL ILMIAH PENELITIAN MAHASISWA Vol 4 No 5 (2026): Oktober
Publisher : Kampus Akademik Publiser

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jipm.v4i5.3015

Abstract

Agresivitas merupakan salah satu bentuk perilaku yang sering muncul pada masa remaja dan dapat dipengaruhi oleh faktor internal maupun faktor eksternal. Regulasi emosi sebagai faktor internal berperan dalam mengendalikan perilaku agresif, sedangkan peer pressure sebagai faktor eksternal diduga dapat memengaruhi hubungan antara regulasi emosi dan agresivitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara regulasi emosi dengan agresivitas pada remaja serta menguji peran peer pressure sebagai variabel moderator dalam hubungan tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Partisipan penelitian berjumlah 355 remaja berusia 15–19 tahun yang berdomisili di Pasuruan, yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner menggunakan skala regulasi emosi berdasarkan teori Gross (2014), skala agresivitas berdasarkan Buss dan Perry (1992), serta skala peer pressure berdasarkan Clasen dan Brown (1986). Analisis data dilakukan menggunakan Regresi Linier Sederhana dan Moderated Regression Analysis (MRA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa regulasi emosi memiliki hubungan negatif yang signifikan dengan agresivitas pada remaja, sehingga semakin tinggi kemampuan regulasi emosi maka semakin rendah tingkat agresivitas. Sebaliknya, peer pressure memiliki hubungan positif dengan agresivitas, yang berarti semakin tinggi tekanan teman sebaya maka semakin tinggi kecenderungan perilaku agresif. Hasil analisis moderasi menunjukkan bahwa peer pressure berperan sebagai variabel moderator yang memperlemah pengaruh regulasi emosi dalam menurunkan agresivitas. Dengan demikian, pada kondisi tekanan teman sebaya yang tinggi, kemampuan regulasi emosi menjadi kurang efektif dalam mengendalikan perilaku agresif. Penelitian ini menunjukkan bahwa faktor sosial, khususnya tekanan teman sebaya, merupakan aspek penting yang perlu diperhatikan dalam upaya pencegahan perilaku agresif pada remaja.
Persepsi Label Generasi Strawberry dan Career Adaptability pada Job hopping Generasi Z Luqyana Marsha Firdaus; Amanda Pasca Rini; Nindia Pratitis
JIWA: Jurnal Psikologi Indonesia Vol. 4 No. 01 (2026): Maret
Publisher : Faculty of Psychology Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Generation Z faces a fast and flexible work environment that increases job hopping tendencies. This phenomenon is often linked to perceptions of the strawberry generation label and career adaptability. This study aimed to examine the relationship between these variables and job hopping among Generation Z. A quantitative correlational design with multiple regression analysis was conducted on working Generation Z selected through purposive sampling. Data were collected using scales of strawberry generation label perception, career adaptability, and job hopping. The results showed that simultaneously, both variables were not significantly related to job hopping. However, partially, perceptions of the strawberry generation label were significantly related, while career adaptability was not. These findings highlight the role of generational label perceptions in job hopping tendencies among Generation Z. Keywords: career adaptability; generation Z; job hopping; perception of the strawberry generation label Generasi Z menghadapi dinamika dunia kerja yang cepat dan fleksibel sehingga meningkatkan kecenderungan job hopping. Fenomena ini sering dikaitkan dengan persepsi atas label generasi strawberry dan adaptabilitas karier. Penelitian ini bertujuan mengkaji hubungan kedua variabel tersebut dengan job hopping pada Generasi Z. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional dengan analisis regresi berganda pada pekerja Generasi Z yang dipilih melalui purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan skala persepsi generasi strawberry, adaptabilitas karier, dan job hopping. Hasil menunjukkan bahwa secara simultan kedua variabel tidak berhubungan signifikan dengan job hopping. Namun, secara parsial persepsi atas label generasi strawberry berhubungan signifikan, sedangkan adaptabilitas karier tidak. Temuan ini menegaskan peran persepsi label generasi dalam kecenderungan job hopping Generasi Z. Kata kunci: adaptabilitas karier; generasi Z; job hopping; persepsi atas label generasi strawberry
Kebersyukuran dan Efikasi Diri sebagai Protektor Psikologis terhadap Kecemasan Masa Depan Mahasiswa Riris Anggie Yuana; Amanda Pasca Rini; Bawinda Sri Les
JIWA: Jurnal Psikologi Indonesia Vol. 4 No. 01 (2026): Maret
Publisher : Faculty of Psychology Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Final-year undergraduate students represent a group susceptible to future anxiety, a condition often exacerbated by a competitive job market and the inherent uncertainties individuals face about their futures. This study aimed to analyze the relationship between gratitude, self-efficacy, and future anxiety among final-year psychology students. A quantitative method was employed, utilizing a simple random sampling technique. The sample consisted of 100 final-year students from a Faculty of Psychology. Data were collected using a gratitude scale, the General Self-Efficacy Scale (GSE), and the Future Anxiety Scale (FAS). Data analysis was performed using multiple regression analysis. The results indicated a significant and negative relationship between both gratitude and self-efficacy with future anxiety. That is, higher levels of gratitude were associated with lower levels of future anxiety, and vice versa. Similarly, higher levels of self-efficacy were correlated with lower levels of future anxiety. Gratitude and self-efficacy collectively accounted for 40.4% of the variance in future anxiety, as shown by the R-square value (R2=0.404). Keywords: final-year students, future anxiety, gratitude, self-efficacy Mahasiswa akhir merupakan kelompok yang rentan mengalami kecemasan akan masa depan, hal ini disebabkan oleh ketatnya persaingan kerja dan ketidakpastian masa depan yang dimiliki setiap individu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kebersyukuran dan efikasi diri dengan kecemasan akan masa depan pada mahasiswa akhir di fakultas psikologi. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan teknik simple random sampling. Sampel terdiri dari 100 mahasiswa akhir dari Fakultas Psikologi. Pengambilan data menggunakan skala kebersyukuran, skala efikasi diri (GSE), dan skala kecemasan akan masa depan (FAS). Analisis data dilakukan dengan uji regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang bersifat negatif dan signifikan antara kebersyukuran dan efikasi diri dengan kecemasan akan masa depan. Artinya, semakin tinggi kebersyukuran maka akan semakin rendah kecemasan akan masa depan, begitupula sebaliknya. Semakin tinggi efikasi diri maka akan semakin rendah kecemasan akan masa depan yang dirasakan oleh individu, begitupula sebaliknya. Antara kebersyukuran dan efikasi diri bersama-sama memberikan sumbangsih sebesar 40,4% kecemasan akan masa depan, seperti yang ditunjukkan oleh nilai R-square (R2 = 0,404). Kata kunci: Efikasi diri, Kebersyukuran, Kecemasan akan masa depan, Mahasiswa tingkat akhir.
Co-Authors 0, Aprilina 0 Abdul Muhid Adella Iliyin Octaviona Aflaha, Nadia Nufida Agus Salim Agustin, Arinda Hermadita Al Farabi, Iltizam Amalya, Iffah Dewi Amherstia Pasca Rina Anandian, Mirza Sabbihisma Andik 0 Matulessy Andik Matulessy Andik Matulessy Andik Matulessy Andik Matulessy Andra Purnama Putra Angelica Wulan Adinda Anggraeni, Salsabilah Puspita Anggraheni, Dyah Ayu Niken Ari Anggraini, Rafidah Dwi Annisa Fitriana Wulandari Aprilina 0 0 Armadi, Amaraditha Oktovia Ayuningtyas, Christin Indah Az-Zahra, Dzakirahsalwa Bawinda Sri Les Bawinda Sri Lestari Bayani, Thalia Zati Bilqis Rahmanda Hakim Ceriputri, Wulan Kusumaning Ayu Chaq, Mohammad Chablul Dadan Hendayana Devianti, Chelsea Sandy Dewa, Reysha Zhulfirda Anggara Dwi Hilda Sulistianingsih Edmie G. M. Gerungan Edy Purwanto Efendy, Mamang Eko April Ariyanto Eko April Ariyanto, Eko April Faizha, Noer Fenanlampir, Anike Ferdyanzah Wira Adhiyana Firdaus Ananda Goman, Evita Hanafi, Nur Handayani, Retno Sri Hapsari, Yuanka Siwi Pramudya Hardianita, Shabrina Labiba Hermin Ratih H, Hermin Ratih I'in Khalimatus Sa'diyah IGAA. Noviekayati Ilyas, Ainun Najwa Inka Sukma Melati Karundeng, Imory Rebecca Jayata Komang Agung Candra Dinata Lesmono, Vio Ramadhan Putra Luqyana Marsha Firdaus M. Choirul Ibad Bani Syarif Maharani, Riska Tantri Malik Maya Faisati Matulessy, Andik 0 Maulana Akbar Aditya Meuthiara Mayavida Tryarini Muhamad Luki Efendi Mulyadi, Aryo Nata Mustika Wungu, Klaudia Nadaa Salsabiilaa Nadira Amania Ni Putu Satya Savitri Amanda Maharani Niken Titi Pratitis NIKMAH, KHOIRUN Ningrum, Rr. Eka Cahya NUR CHOLIFAH Nurul Aida, Nurul Pradigdo Hardianto Pranata, Citra Puspita Ayu Prastyo, Indra Pratitis, Nindia Prestisya, Aldiana Puteri Nur Diana Sari Choirudin Putra, Alvian Puja Permana Putra, Dirgantara Anugrah Putri, Annyza Harnit Putri, Reina Salsabilla Amalia Ria Indi Setia Nugrahini Rina, Amherstia Pasca Rina, Amherstia Pasca Riris Anggie Yuana Rohana Handaningrum, Rohana Rr. Eka Cahya Ningrum Sahat Saragih Sahat Saragih Sahat Saragih Saifudin, Amir Salsabila R K Syaharani Santoso, Belia Putri Saputra, Egy Oktadrian Sari, Sintikhe Kurnia Shessa Alzuhra Putri Wibowo Sidiq Priyo Susanto Siti Aisyah Suharnan Suharnan Sulistianingsih, Dwi Hilda Suryanto Suryanto Tantri, Krisnia Ken Tiana, Ade Amelia Siska Uswatun Hasanah Utomo, Rizky Amelia Wenda Anthonie Xavier, Selyo Febrio Yoniar, Yosefia Putri Yudha, Trigasi Carina Ayu ZK Abdurahman Baizal