Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

Pemberdayaan Kelompok Tani dalam Pemanfaatan Janjang Kosong menjadi Kompos di Kampung Buatan Baru, Kecamatan Kerinci Kanan Kabupaten Siak Provinsi Riau Sutikno, Agus; Zamaya, Yelly; Putri, Vivin Jenika; Pramana, Angga; Rahmah, Anania; AR, Nur Hasnah; Ruzain, Raihanatu Binqalbi
Unri Conference Series: Community Engagement Vol 6 (2024): Seminar Nasional Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/unricsce.6.710-714

Abstract

The increasing area of oil palm plantations will increase the production of crude palm oil and empty fruit bunches. This will require chemical and non-chemical fertilisers. By reducing the use of excessive chemicals, sustainable and environmentally friendly oil palm plantations can be achieved. One way to achieve this is by utilising empty oil palm bunch waste into compost. This service aims to provide knowledge, understanding, and how to process empty oil palm bunches into compost. This activity was carried out in Riau Province, Siak Regency, Kampung Buatan Baru, Kerinci Kanan District. The goal achieved through this service is to increase community understanding and knowledge about the importance and benefits obtained from empty palm bunch waste into compost.
PENDAMPINGAN PENGOLAHAN PERMEN JELLY NANAS UNTUK PENGUATAN EKONOMI MASYARAKAT DESA PAGARUYUNG PROVINSI RIAU Yusmarini; Dewi Fortuna Ayu; Riftyan, Emma; Yossie Kharisma Dewi; Nur Hasnah AR; Yusni Maulida; Siswanto
BUDIMAS : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 6 No. 3 (2024): BUDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : LPPM ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pagaruyung Village is the largest producer of pineapples in Kampar District, with sales reaching 10,330 tons annually. Farmers sell high-quality fresh pineapple but at a low market price of around IDR 3,000-5,000 per fruit. Making processed products from pineapple fruit, such as pineapple jelly candy, can effectively overcome the problem, creating a distinctive Village identity that is attractive to tourists and supports food security independently. The mission of the community service program through the assistance of Pagaruyung Village, Tapung District, is to transform Pagaruyung Village into an entrepreneurial Village to create a self-sufficient Village and improve the economy of the Village community through synergy between Riau University as a university and assist villages within the scope of Riau Province. In this activity, the approach was carried out through the socialization of pineapple processed products, making pineapple jelly candy with simple technology, and evaluating activities using questionnaires. The impact of this training shows that the community has a strong desire and enthusiasm for creating pineapple jelly candy from pineapple fruit. Continuous coaching and training efforts are needed to achieve the main goal, which is to improve the local economy and make Pagaruyung Village a tourist destination.
PENINGKATAN MANAJEMEN OPERASIONAL UMKM PANGAN MELALUI PELATIHAN APLIKASI TEMAN BISNIS DI DUSUN PULAU BELIMBING, KECAMATAN KUOK, KABUPATEN KAMPAR Payla Juarsa, Rahmadini; Rahmayuni, Rahmayuni; Yunita, Imelda; Hasnah AR, Nur; Nopiani, Yanti; Kurniawan, Mhd Andry; Pramana, Angga; Zalfiatri, Yelmira
JP2N : Jurnal Pengembangan Dan Pengabdian Nusantara Vol. 1 No. 1 (2025): Special Edition
Publisher : Yayasan Pengembangan Dan Pemberdayaan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62180/vqfkey24

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan dengan tujuan utama untuk meningkatkan kapasitas pelaku usaha pangan dalam aspek manajemen operasional, khususnya dalam hal pencatatan keuangan dan pengelolaan persediaan. Fokus kegiatan ditujukan kepada pelaku UMKM pangan yang berada di Dusun Pulau Belimbing, Kecamatan Kuok, Kabupaten Kampar. Berdasarkan hasil observasi awal, mayoritas pelaku usaha masih melakukan pencatatan secara manual, yang berisiko menimbulkan kesalahan dalam pengelolaan keuangan serta kesulitan dalam memantau arus kas dan stok barang secara akurat. Sebagai solusi atas permasalahan tersebut, tim pengabdian memperkenalkan dan melatih penggunaan aplikasi keuangan digital "Teman Bisnis" yang dapat diakses secara gratis melalui perangkat Android. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif melalui beberapa tahap, yakni sosialisasi mengenai pentingnya digitalisasi operasional usaha, demonstrasi langsung fitur-fitur aplikasi, serta pendampingan personal kepada pelaku usaha dalam mengoperasikan aplikasi secara langsung. Aplikasi ini memiliki fitur unggulan seperti pencatatan transaksi harian, manajemen stok, laporan keuangan otomatis, dan pemantauan arus kas secara real-time. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan mitra/pelaku usaha dalam penggunaan aplikasi, terutama dalam mencatat transaksi dan memantau ketersediaan barang. Diharapkan pelatihan ini dapat membantu pelaku usaha untuk beralih ke platform digital dalam melakukan manajemen usaha serta mendorong efisiensi operasional dan pengambilan keputusan bisnis yang lebih tepat berdasarkan data yang akurat. Kata Kunci: Aplikasi Keuangan, Manajemen Operasional, Pengabdian Masyarakat, Teman Bisnis, UMKM
Pengaruh penambahan serai wangi (Cymbopogon nardus L.) terhadap mutu teh herbal rambut jagung: Effect of lemongrass (Cymbopogon nardus L.) addition on the quality of corn silk herbal tea Hasnah AR, Nur; Anaya, Nurul Fatya; Pato, Usman; Nopiani, Yanti; Yelmira; Juarsa, Rahmadini Payla; Kurniawan, Mhd. Andry; Parsitogi, Bintang; Rahmayani, Irma; Baihaqi
TEKNOLOGI PANGAN : Media Informasi dan Komunikasi Ilmiah Teknologi Pertanian Vol 16 No 2 (2025)
Publisher : Program Studi Ilmu dan Teknologi Pangan, Universitas Yudharta, Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/tp.v16i2.6631

Abstract

Herbal tea is a functional drink made from a mixture of dried plants that are beneficial to the body. Corn silk has the potential to be used as herbal tea because it contains cholesterol-lowering β-sitosterol and phenol compounds as antioxidants. However, the taste is astringent and the aroma is weak, so it is necessary to add lemongrass which has a distinctive aroma and refreshing taste from essential oils. The aimed of this research was to obtain the selected ratio of corn hair and citronella to the quality characteristics of herbal tea according to SNI 3836: 2013 dry tea in packaging. This research was conducted experimentally using a completely randomized design with four treatments, namely the ratio of corn hair and citronella RS0 (100:0), RS1 (85:15), RS2 (70:30), and RS3 (55:45). The parameters observed in this research were moisture, ash, crude-fiber, polyphenol, and antioxidant activity. The antioxidant activity was measured using the DPPH method. The results showed that the RS2 treatment herbal tea with the ratio of corn hair and citronella (70:30) was the selected treatment which had a moisture of 6.25%, ash of 4.36%, crude fiber of 9.34%, polyphenol of 58.28 mg GAE/g or 5.82%, and antioxidant activity of 131.38 ppm.
Peningkatan Nilai Tambah Produk Gula Tebu dan Kemasannya Serta Strategi Pemasaran Untuk Meningkatkan Pendapatan Petani Gula Di Nagari Baringin Kabupaten Agam Aimon, Hasdi; Putra, Hari Setia; Saputra, Hendra Dani; Azhar, Zul; Ar, Nur Hasnah; Yeni, Isra; Akbar, Urmatul Uska; Artha, Dwirani Puspa; Hendra, Zul
Suluah Bendang: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 23, No 2 (2023): Suluah Bendang: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/sb.04920

Abstract

Salah satu wilayah di Nagari Baringin Kabupaten Agam merupakan sentra budi daya tanaman tebu dan terdapatnya usaha rumah tangga yang mengelola tanaman tebu secara sederhana menjadi gula merah dalam bentuk gula merah batok yakni kelompok bungo tabu. Secara umum ditemukan permasalahan yakni kelompok bungo tabu belum memiliki peralatan dan mesin yang memadai dalam memproduksi gula tebu sehinga hasil produksi masih sedikit. Secara khusus permasalahan yang ditemukan yaitu: 1) nilai tambah yang dimiliki pada produk gula masih rendah, 2) belum adanya standar khusus pengemasan pada produk olahan dan 3) petani gula tebu tidak memiliki pengetahuan terkait pemasaran produk gula tebu. Permasalahan ini harus segera dicarikan solusinya agar kelompok bungo tabu memiliki pengetahuan dan keterampilan yang cukup sehingga bisa membantu perekonomian keluarga  dan terus berkembang guna memberikan manfaat kepada lingkungan dan perekonomian. Melalui kegiatan ini diharapkan 1) dapat membantu kelompok bungo tabu di Nagari Baringin dalam memproduksi gula tebu sehingga diharapkan akan meningkatkan penghasilan keluarga,  2) memiliki produk olahan gula tebu dan turunannya, 3) memiliki design dan kemasan yang sesuai standar penjualan serta 4) memiliki pengetahuan dan strategi pemasaran yang tepat untuk produk olahan gula tebu. Dalam kegiatan ini pendekatan yang dipakai adalah pendekatan social learning theory. Para peserta dalam program pelatihan diharapkan mampu mendapatkan dan mengaplikasikan kompetensi khusus yang didapat selama program pelatihan.
Analysis of School Principals' Leadership Strategies in Improving Teacher Performance Nur, Hasnah; Rasyid, Nuraini; Awaluddin
Jurnal Pendidikan Dasar dan Keguruan Vol 10 No 02 (2025): Volume 10 Nomor 2 2025
Publisher : Universitas Islam Ahmad dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47435/jpdk.v10i02.3614

Abstract

Penelitian ini membahas tentang strategi kepemimpinan kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja guru pada pembelajaran di SD Negeri 82 Tokinjong. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja guru, faktor pendukung dan penghambat kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja guru, dan solusi kepala sekolah dalam mengatasi faktor penghambat kinerja guru. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasilnya menunjukkan bahwa kepala sekolah memiliki peran penting dalam meningkatkan kinerja guru dengan melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan kinerja guru, seperti memberikan motivasi, memberikan pelatihan, dan menciptakan lingkungan kerja yang kondusif. Faktor pendukung kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja guru adalah adanya dukungan dari guru dan pihak terkait. Kepala sekolah juga memiliki kemampuan manajerial yang baik. Faktor penghambat kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja guru adalah kurangnya sarana dan prasarana, serta kurangnya kesadaran guru akan pentingnya peningkatan kinerja. Akhirnya, dapat disimpulkan bahwa strategi kepemimpinan kepala sekolah sangat penting dalam meningkatkan kinerja guru. Kepala sekolah perlu melakukan upaya untuk meningkatkan kinerja guru, seperti memberikan motivasi, memberikan pelatihan, dan menciptakan lingkungan kerja yang kondusif. Selain itu, kepala sekolah juga perlu mengatasi faktor-faktor penghambat kinerja guru, seperti kurangnya sarana dan prasarana, serta kurangnya kesadaran guru akan pentingnya peningkatan kinerja.
Pengaplikasian Inovasi Ecobrick Solusi Berkelanjutan dalam Pengelolaan Limbah Botol Plastik pada Siswa SDN 026 Rambah Samo Kabupaten Rokan Hulu Adrina Takifa; Arya Desmitra Wicaksono; Fauzan Kamil; Intan Nuraini; Jetro Valinus Sembiring; Muhammad Haekal; Mun Holidah; Muthia Safitri Ritonga; Nadia Syahraini; Nur Hasnah AR; Riswanda Riyani Basuki
Karya Nyata : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 3 (2024): September : Karya Nyata : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62951/karyanyata.v1i3.596

Abstract

The use of plastic waste and used bottles in Lubuk Napal Village was innovated into Ecobricks which were implemented at SDN 026 Rambah Samo. The aim of this activity is to foster sensitivity, awareness, concern and creativity to use and process waste as best as possible. This activity produces benches and tables that can be used by students in the reading garden at SDN 026 Rambah Samo.
STRATEGI PEMASARAN KERIPIK TEMPE DI KECAMATAN PEDAN KABUPATEN KLATEN Hasnah, Hanan Nur; Kusnandar, Kusnandar; Setyowati, Setyowati
Jurnal AGRISEP JURNAL AGRISEP VOL 19 NO 01 2020
Publisher : Badan Penerbitan Fakultas Pertanian, Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (782.972 KB) | DOI: 10.31186/jagrisep.19.1.27-42

Abstract

This study aims to determine the strategic plan implemented in the marketing of tempe chips at UMKM in Pedan District, Klaten Regency, and determine the priorities of the marketing strategy of tempe chips at UMKM in Pedan District, Klaten Regency. The basic method used in this research is descriptive, analytic and SWOT-AHP integration methods. Key informants in this study include the owner of UMKM tempeh chips; production; consumer; competitor; marketing intermediary; Pedan District government; and the Klaten UMKM national departmen. The results of this study indicate that the internal factor that is the main strength is the quality of awake tempe chips, while the main weakness of the marketing of tempe chips at UMKM in Pedan District, Klaten Regency is the lack of product innovation. The external factor that becomes the main opportunity of marketing tempe chips at UMKM in Pedan District, Klaten Regency is the demand for tempe chips from consumers is high, while the main threat to market tempe chips is that competitors are more more varied in producing tempe chips products . The priority strategy that can be applied in the marketing of tempe chips is to maintain the price of tempe chips to keep regular customers.
Postharvest evaluation, characteristics of yellow oyster mushroom (Pleurotus citrinopileatus): Physicochemical properties and antioxidant activity [Evaluasi pascapanen, karakteristik jamur tiram kuning (Pleurotus citrinopileatus): sifat fisikokimia dan aktifitas antioksidan] Tafzi, Fitry Tafzi; AR, Nur hasnah; Indriyani, Indriyani Indriyani; Nurfaijah, Nurfaijah Nurfaijah; Wulansari, Dian wulansari; Widianti, Oktari Mia; Dameswary, Amarilia Harsanti
Jurnal Teknologi & Industri Hasil Pertanian Vol. 29 No. 1 (2024): Jurnal Teknologi & Industri Hasil Pertanian
Publisher : Teknologi Hasil Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jtihp.v29i1.14-21

Abstract

The level of physiological maturity of the plant, productivity at harvest, and content in the material are all determined by harvest age, which is a component that is strongly tied to the phase of plant growth. Oyster mushrooms will undergo biochemical changes as they mature, but they will also change physically when they are harvested, especially in terms of color, texture, size, form, and the sections that may be eaten. This study aims to discover the optimal harvest age for yellow oyster mushrooms (Pleurotus citrinopileatus) based on their physical, chemical, and antioxidant activity. It also examines the impact of harvest age on the physical, chemical, and antioxidant activity of yellow oyster mushrooms (Pleurotus citrinopileatus). The design of this investigation was entirely random. This study used two harvest periods of yellow oyster mushrooms with harvest ages of 2, 3, 4, and 5 days after the appearance of pinheads as the treatment. Three times each experimental unit is repeated. The nursery, incubation, upkeep, and harvest of yellow oyster mushrooms comprised the study. The findings demonstrated that wet weight, rendemen, total phenol, and antioxidant activity of yellow oyster mushrooms were significantly influenced by harvest age. It is advised to harvest the yellow oyster mushroom on the third day after the appearance of pinheads.
Socialization of KOSJA Processing (Kompos Janjang Kosong) in Oil Palm Farmer Groups in Buatan Baru Village, Siak Regency, Riau Province: Sosialisasi Pengolahan KOSJA (Kompos Janjang Kosong) pada Kelompok Tani Kelapa Sawit di Desa Buatan Baru Kabupaten Siak Provinsi Riau Sutikno, Agus; Zamaya, Yelly; Putri, Vivin Jenika; Pramana, Angga; Rahmah, Anania; AR, Nur Hasnah; Hamzah, Anthony
Dinamisia : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 8 No. 5 (2024): Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/dinamisia.v8i5.22594

Abstract

As the area of oil palm plantations increases, the waste from oil palm empty fruit bunches also increases. By reducing the use of excessive chemicals, sustainable oil palm plantations can be achieved. One way to achieve this is by utilizing empty oil palm bunch waste into KOSJA (Kompos Janjang Kosong). This service aims to provide knowledge, understanding, and how to process empty oil palm bunches into KOSJA. This activity was carried out in Riau Province, Siak Regency, Kampung Buatan Baru, Kerinci Kanan District. The output achieved through this service is the increased understanding and knowledge of the community about the importance and benefits obtained from the utilization of empty palm bunch waste into KOSJA (Kompos Janjang Kosong).
Co-Authors Adrina Takifa Agus Sutikno Ahmad Ibrahim Roni Surya Hasibuan Anania Rahmah Anaya, Nurul Fatya Angga Pramana Anggi Nurikholifa Anjani Winursito Annisa Nazifa Salman Anthony Hamzah Artha, Dwirani Puspa Arum Rovarti Ningsih Arum Rovarti Ningsih Arya Desmitra Wicaksono Ayi Nurfitriyah Ayu Diana Ayu Diana Bintang Sipartogi Panjaitan Caroline Kezia Chandra Gunawan christi A, G Jeni Dameswary, Amarilia Harsanti Dewi Fortuna Ayu Diba Nur Ardila Dwi Visti Rurianti Eben Ezer Sianturi Eko Wahyudi EKO WAHYUDI Elza Nurman Emanauli Emanauli Emma Riftyan Erpiani Siregar Fauzan Kamil Fauziah Fachrani FITRY TAFZI G Jeni Christi A Hasdi Aimon Hendra Dani Saputra Hendra, Zul Ifwarisan Defri Imelda Yunita Indriyani, Indriyani Indriyani Intan Nuraini Irma Rahmayani Irma Rahmayani Jeany Ristia Jetro Valinus Sembiring Khairil Khairil kusnandar kusnandar M Andry Kurniawan M. Hidayatullah Setia Dharma Putra Masruri, Niskan Walid Meki Herlon Mhd Andry Kurniawan Miftahulnisa Nurisnani Muhammad Haekal Muhammad Kevin Alfayed Mun Holidah Muthia Safitri Ritonga Nabilla Prima Ambarwati Nadia Syahraini Natasya Dwi Kinanti Nur Ardiansyah Nur Suhada, Nur Nurfaijah Nurfitryah, Ayi Parsitogi, Bintang Pauzia Latifah Isrul Pebriandi, Pebriandi Putra, M. Hidayatullah Setia Dharma Putri, Vivin Jenika Rahmadini Payla Juarsa Rahmah, Anania Rahmayani, Irma Rahmayuni Rahmayuni Rasyid, Nuraini Ria Dini Tuti Yaningsih Riswanda Riyani Basuki Ruzain, Raihanatu Binqalbi Salsabila Salsabila Sari, Fenny Permata Setyowati Setyowati Shanti Fitriani Sispa Pebrian Siswanto Suji Lestari Tafzi, Fitri Tafzi, Fitry Tafzi Tiara Diva Pranesti Tito Handoko Urmatul Uska Akbar Usman Pato USMAN PATO Vivin Jenika Putri Vonny Setiaries Johan Widianti, Oktari Mia Wulandari, Dwi Seprina Wulansari, Dian wulansari Yanti Nopiani Yelly Zamaya Yelmira Yelmira Zalfiatri Yeni, Isra Yossie Kharisma Dewi Yudha Alvarizi Yusmarini Yusmarini Yusni Maulida Zul Azhar Zulhayada, Nasya