Claim Missing Document
Check
Articles

PENGEMBANGAN E-MODUL PEMANASAN GLOBAL BERBASIS EDUCATION FOR SUSTAINABLE DEVELOPMENT UNTUK SEKOLAH DASAR Berlianti W.M., Elca; Hamdu, Ghullam; Ramadhani Putri, Agnestasia
Attadib: Journal of Elementary Education Vol 8, No 1 (2024): Attadib: Journal of Elementary Education
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32507/attadib.v8i1.2166

Abstract

His research is an development study intended to produce a product of the electronic teaching module based Education for Sustainbale Development for primary school students. Data collection techniques used by observation, interview and focus group discussion (FGD). Electronic modes have been validated by media and design experts, materials experts, and pedagogic experts and have been tested on students. Research shows the feasibility of the e-modules from the validated experts: At 3.89, 3.70 materials and pedagogists at 3.48 in excellent category. E-module worthiness assessment results based on student responses of 3.66 from Max score 4. This proves that the e-modules are worthy of being used as a self-sufficient teaching supplement to students.
VALIDITAS E-MODUL BERBASIS ESD TOPIK PENGOLAHAN LIMBAH RUMAH TANGGA UNTUK SEKOLAH DASAR Susanti, Yunita; Hamdu, Ghullam; Putri, Agnestasia Ramadhani
Jurnal Pendidikan Dasar Flobamorata Vol. 5 No. 1 (2024): Jurnal Pendidikan Dasar Flobamorata
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar-Universitas Muhammadiyah Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51494/jpdf.v5i1.1040

Abstract

Dalam pembelajaran, diperlukan sebuah wadah berupa bahan ajar atau alat bantu ajar yang dapat memudahkan pendidik dalam menyampaikan materi di abad 21 yang menggunakan teknologi sebagai penunjang pembelajaran. Bahan pembelajaran harus berisi tidak hanya teks, tetapi juga elemen yang mampu menarik perhatian istilah-istilah penting dan terus memotivasi peserta didik dengan tetap berorientasi terhadap kompetensi yang ingin dicapai. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan bahan ajar berupa modul elektronik yang telah dikategorikan layak untuk diujicobakan. Penelitian ini menggunakan model pengembangan DBR atau Design Based Research. Namun, pada penelitian ini tidak melakukan uji coba pada peserta didik dikarenakan keterbatasan waktu, tenaga, dan sumber daya. Oleh karena itu pada tahap uji coba dan refleksi tidak dilaksanakan. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dan studi literatur. Instrumen pengumpulan data menggunakan kuisioner berbentuk rating scale yang diujikan kepada ahli media dan ahli materi menggunakan skala likert. Hasil perolehan penilaian pada validasi ahli media mendapatkan skor 91,6% dan ahli materi mendapatkan skor 91% dengan kategori sangat layak. Dengan kesimpulan bahwa pengembangan e-modul dinyatakan layak diujicobakan pada pembelajaran.
APLIKASI EDUCATION FOR SUSTAINABLE DEVELOPMENT (ESD) DIORA TOPIK PENGOLAHAN LIMBAH RUMAH TANGGA UNTUK SEKOLAH DASAR Dewi, Gustiana; Hamdu, Ghullam; Ramadhani Putri, Agnestasia
Jurnal Pendidikan Dasar Flobamorata Vol. 4 No. 3 (2023): Jurnal Pendidikan Dasar Flobamorata
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar-Universitas Muhammadiyah Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51494/jpdf.v4i3.1064

Abstract

Tujuan pelaksanaan penelitian ini untuk mengembangkan media pembelajaran digital berupa aplikasi berbasis Education for Sustainable Development (ESD). Diapahami ESD sebagai bagian dari Sustainable Development Goals (SDGs) untuk cakupan pendidikan. Materi yang dikaitkan dengan ESD memiliki ciri yang menghubungkan materi dengan tiga pilar SDGs yaitu lingkungan, sosial dan ekonomi. Penelitian ini menggunakan yaitu DBR ( Desain Based Research) yang terdiri tahapan (1) analisis masalah praktis oleh peneliti dan praktisi bekerja sama, (2) pengembangan solusi berdasarkan prinsip desain yang ada dan inovasi teknologi, (3) proses berulang dimana solusi yang dikembangkan diuji kelayakannya oleh ahli, serta (4) pelaksanaan refleksi untuk menghasilkan prinsip desain dan meningkatkan solusi implementasi. Hasil uji validasi oleh ahli materi dan media menunjukkan bahwa aplikasi yang dikembangkan sudah layak digunakan, adapun bebrapa saran dari para ahli untuk agar aplikasi lebih baik lagi. Respon peserta didik berdasarkan uji coba menunjukkan bahwa materi yang disajikan menarik perhatian peserta didik, juga sebagian besar peserta didik sangat setuju bahwa belajar menggunakan aplikasi membuat semangat belajar.
Analisis miskonsepsi operasi hitung penjumlahan dan pengurangan bilangan pecahan melalui tes essay tertulis disertai CRI di kelas V sekolah dasar Febrianti Rahmawati, Syifa; Karlimah, Karlimah; Putri, Agnestasia Ramadhani
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 7 No. 6 (2024)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v7i6.20843

Abstract

Pemahaman suatu konsep perlu diperhatikan dengan benar sebab apabila salah dalam penerapan konsep maka dapat menyebabkan miskonsepsi seperti yang sempat ditemui permasalahan tersebut dalam suatu tes di SDN Sukahurip. Miksonsepi yang terlihat yaitu dalam konsep penjumlahan dan pengurangan bilangan pecahan berpenyebut berbeda. Maka diadakan penelitian lebih lanjut mengenai materi matematika pada operasi hitung penjumlahan dan pengurangan bilangan pecahan melalui tes essay tertulis agar dapat terlihat jelas bagaimana pengerjaan peserta didik dalam menerapkan konsep tersebut. Agar mendukung dalam penelitian ini juga menggunakan CRI sebagai tolak ukur dalam menganalisis miskonsepsi peserta didik. Analisis ini juga dibagi kedalam 3 kategori yaitu peserta didik peringkat tinggi, sedang, dan rendah sebagai pembeda dari penelitian-penelitian yang sudah ada. Sehingga dengan pengkategorian tersebut dapat memudahkan penulis untuk mengetahui miskonsepsi antar ketiga kategori itu terdapat persamaan atau tidaknya
Analisis kebutuhan pengembangan e-modul berbasis 7th SDGs pada materi energi di sekolah dasar Putri, Silvi Kharisma; Nugraha, Akhmad; Putri, Agnestasia Ramadhani
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 8 No. 1 (2025)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v8i1.23087

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan pengembangan e-modul berbasis 7th SDGs pada materi energi di sekolah dasar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kualitatif deskriptif. Teknik penelitian yang digunakan yaitu wawancara dan studi dokumentasi. Analisis data dalam penelitian menggunakan analisis kualitatif model Miles & Huberman meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa bahan ajar yang tersedia di sekolah belum memenuhi kebutuhan peserta didik untuk dapat belajar mandiri interaktif karena masih menggunakan bahan ajar berbentuk cetak. Dengan demikian, dibutuhkan inovasi melalui pengembangan e-modul yang interaktif dan sesuai kebutuhan peserta didik. Diharapakan dengan adanya e-modul berbasis 7th SDGs dapat mendukung tercapainya tujuan SDGs yang ketujuh dan menyadarkan generasi penerus agar mampu menjaga ketersediaan energi agar dapat digunakan secara terus-menerus oleh generasi yang akan datang. Penelitian ini hanya membahas mengenai kebutuhan pengembangan, sehingga diperlukan penelitian lanjutan untuk mengembangkan e-modul berbasis 7th SDGs di sekolah dasar. Kata Kunci: Analisis Kebutuhan, E-Modul, 7th SDGs
Analisis kebutuhan pengembangan e-modul bermuatan SDGs tema air bersih dan sanitasi layak di sekolah dasar Gitasyara Niarulfalah; Ghullam Hamdu; Agnestasia Ramadhani Putri
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 8 No. 1 (2025)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v8i1.23112

Abstract

Abstrak The implementation of learning is influenced by several learning components used, one of which is the teaching module. Technological developments can be considered as a strategic opportunity in an information approach to create interesting learning. Education for sustainable development is one way to realize the SDGs through education. The aim of this research is to analyze the need for developing e-modules containing SDGs in elementary schools. The method used is qualitative using descriptive methods. This research involved educators and students from several elementary schools. Data collection techniques used were interviews and documentation studies. The research results show that teachers still use books available at school and look for additional items on the internet. Keywoard : Needs Analysis, E-module, SDGs. Abstrak Terlaksananya pembelajaran dipengaruhi oleh beberapa komponen pembelajaran yang dipakai, salah satunya modul ajar. Perkembangan teknologi dapat dianggap sebagai peluang strategis dalam pendekatan informasi untuk menciptakan pembelajaran yang menarik. Pendidikan untuk pembangunan berkelanjutan merupakan salah satu cara untuk mewujudkan SDGs melalui pendidikan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kebutuhan pengembangan e-modul bermuatan SDGs di sekolah dasar. Metode yang digunakan kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Penelitian ini melibatkan pendidik dan peserta didik dari beberapa sekolah dasar. Teknik pengumpulan data yang digunakan melalui wawancara dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru masih menggunakan buku yang ada disekolah dan mencari tambahan dari internet. Kata Kunci: Analisis Kebutuhan, E-modul, SDGs.
ANALISIS KEBUTUHAN PENGEMBANGAN E-LKPD BERMUATAN SDGS TEMA AIR BERSIH DAN SANITASI LAYAK DI SEKOLAH DASAR Aulia, Firda Nurul; Hamdu, Ghullam; Putri, Agnestasia Ramadhani
eL-Muhbib jurnal pemikiran dan penelitian pendidikan dasar Vol 8 No 2 (2024): Desember
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/el-muhbib.v8i2.2676

Abstract

Salah satu upaya untuk mencapai tujuan SDGs menjamin ketersediaan dan pengelolaan air bersih dan sanitasi yang berkelanjutan untuk semua dapat diimplementasikan melalui pembelajaran di sekolah dengan memuat SDGs tema air bersih dan sanitasi layak serta dengan mengintegrasikan tiga pilar ESD yaitu lingkungan, ekonomi, dan sosial agar siswa memiliki kesadaran untuk menjaga lingkungan dan kehidupan disekitarnya. Agar pembelajaran dapat berjalan dengan maksimal, tentunya harus didukung dengan adanya perangkat pembelajaran salah satunya LKPD yang dikemas secara elektronik atau E-LKPD. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kebutuhan pengembangan E-LKPD bermuatan SDGs tema air bersih dan sanitasi layak di sekolah dasar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data penelitian melalui wawancara dan studi dokumentasi. Subjek penelitian ini yaitu 5 orang guru dan 3 orang siswa sekolah dasar di kota Tasikmalaya. Analisis ini meliputi analisis LKPD, analisis hasil wawancara siswa, dan analisis hasil wawancara guru. Penelitian ini menunjukkan bahwa guru jarang mengembangkan LKPD dan LKPD yang digunakan siswa dalam belajar masih berbentuk cetak yang berasal dari buku atau mengunduh dari internet dan aplikasi PMM serta belum ada LKPD bermuatan SDGs tema air bersih dan sanitasi layak.
Developments a Three-Tier Multiple-Choice Diagnostic Instrument to Identify Students’ Misconceptions About Changes in the Shape of Object Rifa Setiani Z; Akhmad Nugraha; Agnestasia Ramadhani Putri
Indonesian Journal of Primary Education Vol 7, No 1 (2023): Indonesian Journal of Primary Education : June 2023
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/ijpe.v7i1.57910

Abstract

The fifth-grade elementary school students' daily test results for questions about how objects' shapes change fall short of the required minimum level of completion. Therefore, it is necessary to identify what makes these results so bad.Therefore, a diagnostic test instrument needs to be developed in an effort to detect the causes of low test scores below the minimum completeness criteria obtained by students in material about changes in the shape of objects. The development carried out was by developing a three-tier multiple-choice diagnostic test instrument. This three-tier multiple-choice instrument is very important to develop because it can detect students' understanding of concepts or misunderstandings that occur. This instrument consists of three tiers, including the first tier, which is related to answering questions. The second tier relates to the reasons for choosing answers at the first and third tier regarding the confidence index selected based on the answers and reasons on the first and second tiers. In this regard, the purpose of this study was to produce a three-level multiple-choice diagnostic test product that can be used to identify students' misconceptions about changes in the shape of objects in fifth grade elementary school students. The development method used is design-based research. The results of this development trial were able to identify student misconceptions, with an average percentage of students scientific knowledge in the shape of objects of 12.4%, lack of knowledge  of 3.3%, misconceptions of 41%,  misconceptions (false positive) of  25.4%, misconceptions (false negative ) of 16%, and lucky guess of 1.9%. In addition, in relation to student responses in the development of this test tool, an average of 80.7% is in the good category. Therefore, it is clear that students can read diagnostic tests well.
PENGEMBANGAN E-MODUL PEMANASAN GLOBAL BERBASIS EDUCATION FOR SUSTAINABLE DEVELOPMENT UNTUK SEKOLAH DASAR Berlianti W.M., Elca; Hamdu, Ghullam; Putri, Agnestasia Ramadhani
ATTA`DIB Vol. 8 No. 1 (2024): APRIL
Publisher : Program Studi PGMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/at-tadib.v8i1.19464

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang bertujuan untuk menghasilkan produk berupa bahan ajar elektronik modul berbasis Education for Sustainable Develop-ment untuk siswa kelas IV Sekolah Dasar. Teknik pengumpulan data yang digunakan ob-servasi, wawancara dan Focus Group Discussion (FGD). Elektronik modul ini sudah dival-idasi oleh ahli media dan desain, ahli materi, dan ahli pedagogik dan sudah diuji coba kepa-da siswa. Hasil penelitian menunjukan kelayakan e-modul dari hasil validasi para ahli yaitu; ahli media dan desain sebesar 3,90, ahli materi sebesar 3,95 dan ahli pedagogik sebesar 4,00 dengan kategori sangat baik. Hasil penilaian kelayakan e-modul berdasarkan respon siswa sebesar 3,66 dari skor maksimal 4. Hal ini membuktikan bahwa e-modul layak digunakan sebagai suplemen bahan ajar mandiri bagi siswa.
Analisis kebutuhan soal tes bermuatan STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematic) untuk mengevaluasi kemampuan literasi sains di SD Putri, Risa Zaeni; Hamdu, Ghullam; Putri, Agnestasia Ramadhani
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 8 No. 2 (2025)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v8i2.24466

Abstract

Literasi sains merupakan kemampuan penting yang harus dimiliki oleh peserta didik dalam menghadapi tantangan abad ke-21. Pendekatan STEM menjadi salah satu metode yang efektif untuk meningkatkan literasi sains, karena mengintegrasikan berbagai disiplin ilmu yang relevan dengan kehidupan sehari-hari dan perkembangan teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan soal tes bermuatan STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) dalam rangka mengevaluasi kemampuan literasi sains di SD. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara semi terstruktur. Data dikumpulkan melalui wawancara, terkait pembelajaran STEM, literasi sains, dan pengembangan soal tes di SD. Adapun hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat kebutuhan akan soal tes bermuatan STEM yang dapat mengukur kemampuan literasi sains peserta didik. Soal-soal tersebut harus mencakup berbagai aspek literasi sains. Selain itu, soal tes juga harus dirancang untuk merangsang minat dan motivasi peserta didik dalam belajar sains. Oleh karena itu, perlunya pengembangan soal tes bermuatan STEM yang inovatif dan sesuai dengan kebutuhan pembelajaran di SD. Melalui analisis kebutuhan ini dapat mendukung upaya untuk mengembangkan soal tes yang dapat mengevaluasi kemampuan literasi sains peserta didik serta mempersiapkan mereka dalam menghadapi tantangan di masa depan, khususnya dalam konteks penerapan pembelajaran dengan pendekatan STEM.