Claim Missing Document
Check
Articles

People living with HIV experience in dealing with HIV/AIDS symptoms Rahmi Muthia; Fitri Mailani; Dally Rahman; Emil Huriani; Khatijah Lim Abdullah
Jurnal Keperawatan Komprehensif (Comprehensive Nursing Journal) Vol. 7 No. 3 (2021): JURNAL KEPERAWATAN KOMPREHENSIF (COMPREHENSIVE NURSING JOURNAL)
Publisher : STIKep PPNI Jawa Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33755/jkk.v7iSpecial Edition.262

Abstract

Aims : This study aimed to explore the PLWH live experience in dealing with HIV / AIDS symptoms. Design : This study applied qualitative method. Methdos : This study used descriptive explorative to explore the HIV symptoms experiences of PLWH in Padang West Sumatera, Indonesia. We conducted an unstructured interview among purposively sample PLWH. Inclusion criteria for participation were being male or female PLWH, residing in Padang, and age over 18 years. Data saturation was reached after the completion of 9 interviews. Content analysis was used to analyze and interpret qualitative data. Results : The following themes emerged from the data: (a) face troublesome symptoms, (b) health literacy in HIV care, and (c) make efforts to heal. Conclusions : PLWH experience HIV symptoms, continue to adapt and learn. The information about HIV symptoms experiences can facilitate caregiver to plan nursing care, identify education needs to help PLWH dealing with symptoms of HIV. This research can be the basis for conducting further research on how to manage the symptoms of HIV.
Overview of patient responses to pain stimuli based on glasgow coma scale (GCS) scores Malik, Abdul; Huriani, Emil; Mailani, Fitri
Science Midwifery Vol 13 No 5 (2025): Health Sciences and related fields
Publisher : Institute of Computer Science (IOCS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/midwifery.v13i5.2155

Abstract

Decreased consciousness is a clinical condition that requires rapid and accurate assessment. One method used is the application of nail bed pressure pain stimulation to elicit a response from the patient. This study aims to determine the consistency of responses from patients with decreased consciousness when given pain stimulation based on the Glasgow Coma Scale (GCS) score in the emergency department of Dr. M. Djamil Hospital in Padang. This was a quantitative descriptive study with 70 respondents selected using purposive sampling. Consciousness levels were measured twice. Data were collected in July 2025 using the GCS assessment format, then analyzed descriptively and cross-tabulated using frequency distribution, percentages, means, standard deviations, and correlations. The nail bed pressure technique produced an average GCS score of 6.01 ± 0.625 on the first assessment and 6.04 ± 0.711 on the second assessment. Most scores were in the range of 6–7. The nail bed pressure technique provided an inconsistent picture of changes in GCS responses in patients with decreased consciousness.
SELF-MANAGEMENT AND SEVERITY OF ANGINA PECTORIS AMONG CORONARY HEART DISEASE PATIENT: HUBUNGAN MANAJEMEN DIRI DENGAN DERAJAT ANGINA PEKTORIS PADA PASIEN PENYAKIT JANTUNG KORONER Huriani, Emil; Rahmi Meilani, Fitria; Lenggogeni, Devia Putri
Journal of Health and Cardiovascular Nursing Vol. 5 No. 2 (2025): Journal of Health and Cardiovascular Nursing
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36082/jhcn.v5i2.2208

Abstract

The prevalence of coronary heart disease (CHD) in Indonesia continues to increase. Padang ranks 10th with the most CHD patients in Indonesia. The clinical manifestation of CHD is angina pectoris. One of the efforts in minimizing angina pectoris is self- management. This study aimed to determine the relationship between self-management and the degree of angina pectoris in coronary heart disease patients at the cardiac polyclinic of RSUD dr. Rasidin Padang. This study used a quantitative research design with a cross-sectional approach. Sampling in this study used purposive sampling technique with 106 respondents. The instruments used were CSMS (Coronary self-management scale) and Canadian Cardiovascular Society angina grade (CCS). The results of univariate analysis showed that the patient's self-management was in the good range and the highest degree was in the angina II category. The bivariate analysis test using the chi-square correlation test showed a significant relationship between self-management and the degree of angina pectoris with significance 0.000 (? <0.005), meaning that there was a significant relationship between self-management and the degree of angina pectoris and coefficient relation was 0.95 (strong relation). The limitation of this study was the cross-sectional design used where the measurement of the dependent variable and the independent variable was carried out simultaneously so that it cannot prove the existence of cause and effect between the two variables. It is hoped that the hospital through health workers can increase health education in an effort to increase adequate knowledge related to self-management of coronary heart disease patients.
Perilaku Pencegahan Penyakit Jantung Koroner Pada Kelompok Usia Produktif di RSUD dr Rasidin Padang Emil Huriani; Fitri Mailani; Wirdhatul Vier Marza; Amanda Rahma Yunita
Jurnal Ners Vol. 9 No. 4 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i4.50568

Abstract

Penyakit jantung koroner (PJK) masih menjadi penyebab utama kesakitan dan kematian di dunia dan di Indonesia. Hasil Survei Kesehatan Indonesia menunjukkan tingginya kebiasaan masyarakat yang berkaitan dengan faktor risiko utama PJK yaitu memakan makanan berlemak, merokok dan konsumsi makanan yang tidak sehat serta rendahnya kebiasaan aktivitas fisik dan konsumsi buah dan sayur. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi perilaku kesehatan jantung dan menganalisis perbedaan perilaku kesehatan jantung berdasarkan karakteristik demografi pada individu berisiko menderita PJK. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yang dilakukan di RSUD Dr Rasidin Padang pada bulan Juli 2025 terhadap 140 orang sampel pengunjung yang bukan merupakan pasien dengan penyakit jantung atau keluarga yang mendampingi pasien yang berobat ke poliklinik. Instrumen penelitian menggunakan the Cardiac Health Behavior scale. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku kesehatan jantung berada pada tingkat sedang (rerata=44,20). Terdapat perbedaan bermakna perilaku kesehatan jantung berdasarkan jenis kelamin yang terlihat pada perbedaan rerata skor total dan rerata subskala tanggung jawab kesehatan, manajemen stres dan penghentian merokok (p<0,005) dan terdapat perbedaan bermakna perilaku kesehatan jantung dan subskala diet sehat berdasarkan status pekerjaan (p<0,005). Diharapkan adanya edukasi tentang penerapan perilaku kesehatan untuk mendukung kesehatan jantung dan kebijakan pelatihan perawat edukator untuk pencegahan PJK di tempat bekerja.
Faktor Intrapersonal Yang Berhubungan dengan Self Management Pada Pasien DM Tipe 2 di Puskesmas Sungai Dareh Lina Manda Sari; Emil Huriani; Devia Putri Lenggogeni
Jurnal Ners Vol. 9 No. 4 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i4.50573

Abstract

Masih banyaknya komplikasi pada penyakit DM disebabkan oleh kurangnya self management pada penderita DM. Salah satu strategi meningkatkan self management dapat menggunakan pendekatan model sosial ekologi, terutama pada faktor intrapersonal, berperan penting dalam memperkuat perilaku pengelolaan diri sehingga penderita lebih mampu mengendalikan penyakitnya secara mandiri dan berkesinambungan. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan faktor intrapersonal dengan self management pada penderita DM tipe II di Puskesmas Sungai Dareh Kabupaten Dharmasraya. Metode penelitian adalah deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Total sampel berjumlah 167 penderita DM tipe 2. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner diabetes knowledge questionnaire, diabetes distress scale, diabetes management self efficacy scale, diabetes empowerment scale-short form, diabetes self management questionnaire-revised. Analisis data menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian diperoleh ada hubungan yang signifikan antara, pengetahuan, diabetes distress, self efficacy dan self empowerment dengan self management (p value=<0,05). Faktor resiko yang paling dominan berhubungan dengan self management adalah diabetes distress p value=0.021, OR=12,315). Disarankan perlu adanya layanan psikologis bagi penderita DM, pembentukan kelompok dukungan (support group) dan melakukan pengembangan dan evaluasi intervensi yang lebih spesifik untuk mengurangi diabetes distress. Kata kunci: Self management, pengetahuan, diabetes distress, self efficacy, self empowerment, Dm tipe 2
Pengaruh Slow Stroke Back Massage Menggunakan Minyak Serai Wangi Terhadap Tekanan Darah pada Pasien Hipertensi Delta Meda Aba; Emil Huriani; Devia Putri Lenggogeni
Jurnal Ners Vol. 9 No. 4 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i4.51117

Abstract

Hipertensi merupakan penyebab utama kematian di seluruh dunia dengan lebih dari 1 dari 4 pria dan 1 dari 5 wanita serta lebih dari satu miliar orang mengalami kaadaan tersebut.Slow stroke back massage merupakan salah satu jenis terapi non farmakologi berupa memberikan pijatan di area punggung. Pemberian massage dengan menggunakan minyak esensial lebih efektif untuk menstimulasi system sirkulasi darah. Minyak serai wangi yang merupakan salah satu minyak esensial asli Indonesia yang memiliki efek yang dapat menurunkan tekanan darah. Tujuan penelitian ini adalag untuk menentukan pengaruh Slow Stroke Back Massage dengan minyak serai wangi terhadap tekanan darah. Desain penelitian menggunakanQuasi Experimen dengan pretest posttes with control group. Sampel pada penelitian berjumlah 19 orang kelompok intervensi dan 19 orang kelompok kontrol dengan menggunakan teknik Convenience Sampling. Instrumen yang digunakaan adalah alat pengukur tekanan darah dan minyak serai wangi. Penelitian ini dilakukan di Puskesmas Kari Teluk Kuantan tahun 2025. Hasil penelitian didapatkan pada kelompok intervensi nilai rata-rata tekanan darah sistolik sebelum 153,16 menjadi 147,05 dengan selisih 6,11 p-value < 0,001 artinya terdapat perbedaan signifikan rata-rata tekanan darah sitolik. Rata-rata tekanan darah diastolik sebelum 91,32 menjadi 87,11 dengan selisih 4,21 p-value < 0,001.
PENERAPAN SWEDISH ABDOMINAL MASSAGE UNTUK MENGATASI KONSTIPASI PADA PASIEN KRITIS: Application Of Swedish Abdominal Massage To Treat Constipation In Critically Ill Patient Emil Huriani; Atikah Hazimah; Tiurmaida Simandalahi
JKKI Vol 2 No 1 (2024)
Publisher : Himpunan Perawat Critical Care Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66351/jkki.v2i1.19

Abstract

Latar beakang: Konstipasi merupakan komplikasi yang sering terjadi pada pasien yang dirawat di Intensive Care Unit disebabkan oleh penurunan motilitas usus setelah terjadinya ketidakseimbangan elektrolit yang merusak kontraksi otot polos. Penyebab lain dari konstipasi yaitu pengunaan obat-obatan jenis opioid dan tirah baring. Untuk mengatasi konstipasi pada pasien kritis dapat dilakukan dengan swedish abdominal massage. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk menejelaskan penerapan swedish abdominal massage terhadap pola defekasi pasien yang dirawat di ruang ICU Tulip RSUP DR M Djamil Padang. Metode: Metode penelitian adalah dengan studi kasus dengan pendekatan asuhan keperawatan berbasis evidence-based practice. Penerapan swedish abdominal massage dilaksanakan satu kali sehari selama lima hari dengan durasi selama 15 menit yang mengalami konstipasi. Hasil: Hasil observasi menunjukan adanya pengeluaran BAB di mulai hari ke 5 yang artinya terjadi perbaikan pola eliminasi defekasi pada Tn M. Dapat disimpulkan bahwa swedish abdominal massage efektif dalam mengatasi konstipasi.
Eksplorasi Penderitaan (Suffering) Pada Pasien Hemodialisis di Rumah Sakit Tentara Reksodiwiryo Padang Inka Selvia; Emil Huriani; Fitri Mailani
Jurnal Ners Vol. 10 No. 2 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i1.54827

Abstract

Background: Patients undergoing hemodialysis face chronic illness and repeated therapy. This condition can cause patients to experience suffering that affects their health status, reduces their quality of life, increases rehospitalization, and leads to death. Objective: This study aims to explore the suffering of end-stage renal disease patients undergoing hemodialysis. Methods: Qualitative research was conducted using a descriptive phenomenological approach. Participants were selected using purposive sampling of 10 participants, and data were collected through semi-structured interviews. The study was conducted at the Reksodiwiryo Army Hospital in Padang. The interview guide was developed based on A Comprehensive Clinical Model of Suffering (CCMS). Data were analyzed using thematic analysis. Results: Four main themes were identified: (1) Physical suffering, (2) Psychological suffering, (3) Social suffering, and (4) Spiritual suffering. Conclusion: The results showed that suffering in hemodialysis patients is multidimensional and interrelated between physical, psychological, social, and spiritual aspects. Therefore, clinical services need to conduct multidimensional screening and develop individualized care plans that are responsive to the needs of each patient.
Pengaruh Terapi Akupresur Terhadap Mual Muntah pada Orang dengan HIV-AIDS yang Mengkonsumsi Obat Antiretroviral Aulia Mahesa; Emil Huriani; Dally Rahman
Jurnal Ners Vol. 10 No. 2 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mual dan muntah merupakan efek samping yang sering dialami orang dengan HIV/AIDS (ODHIV) pengguna antiretroviral (ARV) dan dapat menurunkan kepatuhan pengobatan. Terapi komplementer yang aman dan non-invasif diperlukan sebagai upaya pendukung penatalaksanaan efek samping tersebut. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh terapi akupresur terhadap mual muntah pada ODHIV pengguna ARV. Metode penelitian menggunakan desain quasy-experiment dengan pendekatan pretest-posttest control group design. Penelitian dilakukan pada 3 wilayah kerja puskesmas di Kota Jambi selama 3 hari berturut-turut dengan 42 sampel yang dipilih menggunakan consecutive sampling. Kelompok intervensi diberikan terapi akupresur selama 3 hari dengan pengukuran mual muntah 4 kali, sedangkan kelompok kontrol hanya dilakukan pengukuran mual muntah 4 kali tanpa terapi. Instrumen menggunakan kuesioner Rhodes Index of Nausea, Vomiting, and Retching (INVR). Analisis data menggunakan SPSS versi 25 dengan General Linear Model Repeated Measures. Hasil menunjukkan penurunan signifikan (p-value <0.05) skor mual muntah pada kelompok intervensi di Post-Test 1 (11.57), Post-Test 2 (10.29) dan Post-Test 3 (8.33) dibandingkan dengan kelompok kontrol. Disimpulkan bahwa terapi akupresur efektif sebagai intervensi nonfarmakologi untuk mengurangi mual muntah dan dapat dipertimbangkan dalam praktik keperawatan.
Understanding Barriers to Continuous Ambulatory Peritoneal Dialysis: A Qualitative Study from Health Professionals’ Perspectives Fitri Mailani; Emil Huriani; Yevri Zulfiqar; Rahmiwati; Setiawan
Caring: Indonesian Journal of Nursing Science Vol. 7 No. 2 (2025): Vol 7 No 2 2025 Caring: Indonesia Journal of Nursing
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/ijns.v7i2.22856

Abstract

The declining number of end-stage renal disease (ESRD) patients who opt for Continuous Ambulatory Peritoneal Dialysis (CAPD) as a renal replacement therapy is influenced by several factors, including high infection rates, limited patient and family knowledge, and restricted access to CAPD services. However, research exploring the perspectives of healthcare professionals, such as dialysis nurses and nephrologists, on this phenomenon remains limited. This study aimed to explore the perspectives of dialysis nurses and nephrologists regarding barriers to CAPD utilization. A qualitative descriptive design was employed, using semi-structured interviews with 12 participants, including 10 dialysis nurses and 2 nephrologists at a tertiary hospital in West Sumatra, Indonesia. Data were analyzed using Colaizzi’s seven-step method. Five major themes emerged: (1) Weak coordination, unsupportive policies, and limited expertise; (2) Infection risk as the primary challenge in CAPD; (3) Ineffective patient and family education in CAPD care; (4) Psychological barriers to accepting CAPD therapy; and (5) Determinants of patient decision-making in choosing CAPD, and 15 Sub-themes. This study highlights the barriers that patients face when choosing CAPD as a renal replacement therapy. Unsupportive policies, increased infection risks, and inadequate educational systems were identified as key challenges that require urgent evaluation and improvement. Strengthening these aspects is crucial to ensure optimal care for patients who opt for CAPD. Keyword: Indonesia, Nephrologist, Nurse Perspective, Peritoneal Dialysis, Qualitative Study  
Co-Authors Abdul Malik Abdul Malik Abdullah, Khatijah Lim Adliah Wulan Sari Affim, Yonna Aisya Rahmadhanty Amanda Rahma Yunita Arina Widya Murni Atikah Hazimah Aulia Mahesa Avit Suchitra Basmanelly Basnelly - Chan, Chong Mei Dally Rahman Darmawidyawati Darmawidyawati Debby Sinthania Delta Meda Aba Dian Agusti Tanjung Dian Novita Putri Dini Tryastuti Dwi Novrianda Eka Rhestifujiayani, Eka Elvia Donny Harida Ema Julita Endang Sulistyowati Era Prajayati Esi Afriyanti Fahmy, Rahmi Farma, Ritta Feki Surya Ardica Feri Fernandes Fety Septia Feronika Fitri Mailani Fitri, Tiya Rama Fitria, Yola Gusti Sumarsih Gusti Sumarsih Gusti Surmasih Hamzah Hamzah Harningsih, Nurfa Rahim Hema Malini, Hema Hendra - Hendra Hendra Hendria Putra Heni Pujiastuti Herien, Yelly Ilfa Khairina Indah Marzalia Putri Inka Selvia Karmiza Karmiza Khatijah Binti Abdullah Khatijah Lim Abdullah Krisdianto, Boby Febri Kristanti Wahyuningtyas Lenggogeni, Devia Putri Leni Merdawati Lili Fajria Lina Febrianti Lina Manda Sari Mahatir, Mahatir Maisa, Esthika Ariany Mery sepriani Mia Cahyati MISTATI NOVITASARI Muhammad Saleh Muharriza Muharriza Muharriza Muharriza, Muharriza Muliantino, Mulyanti Roberto Muthmainah Muthmainah Mutia Dwi Sagita Nasution, Salmi Dianita Neherta, Meri Nelwati Nelwati Nia Mitra Agustin Nofrizon Nofrizon Nurfa Rahim Harningsih Nurul Huda Oktarina, Elvi P. Eko Prasetyo Putra, Ifon Driposwana Putri Suhaini R.Ade Sukarna Rachmania, Filosofie Rahmi Meilani, Fitria Rahmi Muthia Rahmi Muthia Rahmi, Hidayatul Rahmiwati Rahmiwati Rahmiwati Reni Prima Gusty Rifdatul Jannah Rika Fatmadona Rika Sabri Rika Sarfika Rike Gussanti Handayani Nasution Roni Eka Saputra Rosalina Primarta Mesuri Selvi Marcellia Setiawan Shinta Herlina Shinta Kencana Sidaria, Sidaria Siska Prima Olimviani Sovia Susianty Sri Idawati Sri Idawaty Suharizal, Suharizal Sumarsih, Gusti Susmiati Susmiati Tiurmaida Simandalahi Tri Nadia Putri Ucip Sucipto Vebby Fitri Nur&#039;arita Vebby Fitri Nur’arita Vebby Fitri Nur’arita Wirdhatul Vier Marza Yanti Puspita Sari Yesni, Marnila Yevri Zulfiqar Yonrizal Nurdin Yunaspi, Didi Yutika Jasvita Zulkarnain Edward