Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Pelatihan Peningkatan Literasi melalui Permainan Edukatif pada Anak Lingkungan Tamo Dhua Arifin, Sartika; Aprisal, Aprisal; Nurhidayah, Nurhidayah; Adinang, Adinang; Muliadi, Aldi; Hasrat, Muh
Prima Abdika: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2023): Volume 3 Nomor 3 Tahun 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Flores Ende

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/abdika.v3i3.3060

Abstract

. Literacy improvement training in both reading and arithmetic with educational games for children in the Tamo Dhua neighborhood, Majene Regency, will be held in June - July 2023. The activity begins with initial observations to find out real data on the literacy skills of children in the Tamo Dhua neighborhood, Majene Regency, then holding numeracy training with educational games, reading training with educational games as well as providing an evaluation in the form of a rating of 1 to determine the ability of participants after being given training. The results obtained are that children are enthusiastic and active in receiving the material provided. Children who initially could not recognize letters and numbers, after attending the training were able to recognize letters and numbers and some even could read or count.
Fitoremediasi Lahan Bekas Tambang Emas Dengan Penggunaan Berbagai Jenis Legume Dalam Memperbaiki Sifat Fisik Tanah Di Kabupaten Sijunjung Oktabriana. S, Giska; Syofiani, Riza; Gusmini, Gusmini; Aprisal, Aprisal
Agrium Vol 17 No 2 (2020)
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v17i2.2855

Abstract

Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat, memiliki cadangan emas yang diperkirakan ada di beberapa lokasi. Kegiatan penambangan umumnya dilakukan di lahan pertanian dan perkebunan seperti persawahan dan perkebunan karet dengan teknik penambangan terbuka yang berpotensi merusak lingkungan. Akibat pengerukan, penimbunan, dan pemadatan kendaraan berat merusak tekstur tanah, pada tata air, resapan air yang terganggu akan meningkatkan limpasan dan erosi. Strategi perbaikan sifat fisik tanah dilakukan dengan penanaman tanaman penutup tanah yang dikenal dengan Legum Cover Crop (LCC). Tanaman ini dapat hidup dan bertahan hidup di tanah yang rusak dan berguna untuk melindungi tanah dari kerusakan erosi dan menghasilkan bahan organik dalam jumlah besar. Penelitian ini bertujuan untuk memperbaiki sifat fisik lahan bekas penambangan emas. Penelitian ini dilakukan di Nagari Pala Luar Kecamatan Koto Tujuh Kabupaten Sijunjung Sumatera Barat selama 3 bulan dan dilakukan analisis tanah di Laboratorium Tanah Fakultas Pertanian Universitas Andalas. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 5 perlakuan LCC yang berbeda: A = Kontrol (tanpa penerapan LCC), B = Mucuna conchinchinensis, C = Calopogonium mucunoide, D = Centrocema pubescens dan E = Mucuna bracteata. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan Analisis Varians (ANOVA) dan uji Tukey's HSD diterapkan jika ada perbedaan rata-rata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan LCC Mucuna conchinchinensis telah memperbaiki sifat fisik tanah yang ditunjukkan dengan peningkatan bahan organik tanah, penurunan volume tanah (BV), dan peningkatan total pori-pori tanah bekas tambang emas di Sijunjung. Kabupaten, Sumatera Barat.
Laboratory Study of Geotechnical Characteristics of Soil in Landslide-Prone Zone in Talamau District, West Pasaman Regency Nofrizal; Fauzan; Abdul Hakam; Bambang Istijono; Andriani Setiawan; Aprisal
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 11 No 8 (2025): August
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v11i8.12046

Abstract

The main triggering factor for landslides is high rainfall intensity, especially during the rainy season. Excessive rainfall can cause an increase in water content in the soil, which in turn will reduce the shear strength of the soil and increase the volume weight of the soil. The method used is a laboratory experiment by taking samples from the field. The sample of this study was sandy clay soil taken from a landslide-prone area located in Talamau District, West Pasaman Regency. Based on the results of soil geotechnical laboratory tests in the landslide-prone zone in Talamau District, West Pasaman Regency, it can be concluded that the soil sample has moderate plasticity characteristics with a Liquid Limit of 59.39%, Plastic Limit of 49.77%, and Plasticity Index of 9.62%. The soil reaches a maximum dry density of 1.37 gr/cm³ at an optimum water content of 500 ml, with a grain size distribution dominated by the sand fraction (83.978% retained on sieve No. 4-20) and a very low fine material content (1.234%). The results of the triaxial test showed soil behavior that varied from brittle to strain-hardening depending on the level of cell stress. Overall, the soil can be classified as well-graded sand with good drainage but low cohesion, thus requiring additional stabilization for construction applications in landslide-prone areas.
TEKNOLOGI PENGOLAHAN PUPUK ORGANIK PADA KELOMPOK TANI SUNGKAI PERMAI DI KELURAHAN LAMBUNG BUKIK KOTA PADANG Benni Satria; Syahyan Raesi; Afrima Sari; Armansyah Armansyah; Indra Dwipa; Aprisal Aprisal; Ferry Lismanto Syaiful; Ardi Ardi
Jurnal Hilirisasi IPTEKS Vol. 3 No. 3 (2020)
Publisher : LPPM Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jhi.v3i3.438

Abstract

The people of Lambung Bukik Village, Pauh Subdistrict, Padang City, mostly work on horticultural crops, secondary crops, raising cattle, and chickens. Agriculture in this area uses mostly inorganic fertilizers and organic fertilizers. This results in the high need for farmers for inorganic fertilizers. The activity's objectives are 1. to obtain an organic production module by utilizing horticultural agricultural waste, secondary crops, and cow dung, 2. analyzing the organic fertilizer content, 3). obtain organic fertilizer containing high nutrient elements and 4. obtain organic fertilizer derived from organic fertilized waste material with EM4, MOL, and Trichoderma sp. Activities were carried out in the UPPO Sungkai Permai farming community through organic fertilizer processing technology. Participants in this activity are members of farmer groups, community leaders, and accompanied by Andalas University students. The activity methods applied are 1. training and demonstration on the manufacture of organic fertilizers from agricultural waste and cow dung using EM-4, Mol, Trichoderma sp, 2. demonstration of making local microorganisms (MOL), 3. analyzing nutrient elements of organic fertilizers, and 4. a demonstration plot of organic spinach and water spinach using organic fertilizers from three different organizer depupuk, namely: EM4, fruit mole, and a mixture of both. The results achieved were: organic fertilizer processing methods, and quality organic fertilizers with the highest average nutrient content of fruit mole samples (N = 1,823%, P = 1,717%, K = 0.757%, Mg = 0.742, C. organic 27,400 , Organic matter = 47.237, and the highest C / N = 39.645%. The demonstration plot of organic fertilizer from three organic fertilizer samples obtained that the use of fruit moles as organizer depupuk resulted in the best growth and yield of spinach and kale wet weight.
Penerapan MOB 6 untuk Mengurangi Emisi Gas Rumah Kaca dari Kotoran Ternak di Kecamatan Kuranji, Padang Mimien Harianti; Gusnidar; Aprisal; Lusi Maira; Gusmini; Oktanis Emalinda; Nofrita Sandi; Nurul Hijri; Retno Meitasari; Zuldadan Naspendra
Agrimas : Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Pertanian Vol. 5 No. 1 (2026): APRIL
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/agrimas.v5i1.69

Abstract

Kotoran ternak yang tidak dikelola dengan baik dapat melepaskan gas rumah kaca (GRK), khususnya metana (CH₄) dan dinitrogen oksida (N₂O), yang berkontribusi terhadap pencemaran lingkungan dan perubahan iklim. Peternak skala kecil seringkali kekurangan teknologi tepat guna untuk mempercepat penguraian pupuk kandang sekaligus meminimalkan emisi. Program pengabdian masyarakat ini memperkenalkan MOB 6, konsorsium mikroorganisme yang dikembangkan secara lokal, untuk mendukung pengelolaan pupuk kandang ramah lingkungan di Kelompok Peternak Rimbo Tarok Jaya, Kecamatan Kuranji, Kota Padang. Program ini dilaksanakan melalui pendekatan partisipatif yang terdiri dari (1) koordinasi awal dengan kelompok tani, (2) sesi edukasi tentang emisi GRK dan manfaat MOB 6, (3) demonstrasi produksi MOB 6, dan (4) penerapan langsung MOB 6 pada kotoran sapi segar diikuti dengan praktik pengomposan terpandu. Kegiatan tersebut meningkatkan pengetahuan dan keterampilan teknis petani dalam menyiapkan dan menerapkan MOB 6, mengurangi bau pupuk kandang, dan mendorong pengomposan lebih cepat. Program ini menunjukkan bahwa teknologi MOB 6 dapat berfungsi sebagai strategi praktis dan berbiaya rendah untuk meningkatkan pengelolaan limbah ternak yang berkelanjutan sekaligus mendukung mitigasi emisi gas rumah kaca di tingkat masyarakat.