Claim Missing Document
Check
Articles

KEEFEKTIFAN MODEL PROJECT BASED LEARNING TERINTEGRASI STEAM BERBASIS ETNOMATEMATIKA TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF MATEMATIS DITINJAU DARI EFIKASI DIRI SISWA Afifah , Avita Dewi Nur; Indiati, Intan; Rahmawati, Noviana Dini
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v5i3.6754

Abstract

This study aimed to examine the effectiveness of the integrated STEAM-based ethnomathematics project based learning (PjBL) model on mathematical creative thinking skills in relation to students’ self-efficacy. A quantitative approach was employed using a posttest-only control group quasi-experimental design. The research involved 62 eighth-grade junior high school students, divided into a control group and an experimental group. The research instruments comprised a mathematical creative thinking ability test and a self-efficacy questionnaire. A two-way ANOVA and a binomial test were conducted to assess learning achievement. The results indicated that there was a difference in mathematical creative thinking ability between students taught using the ethnomathematics-based STEAM-integrated PjBL model and those taught using conventional methods. There was also a difference in mathematical creative thinking ability across high, moderate, and low levels of self-efficacy. No significant interaction was found between the PjBL model and self efficacy on mathematical creative thinking ability. The findings also indicated that the application of the ethnomathematics-based STEAM-integrated PjBL model significantly met learning completeness criteria both individually and at the class level. Overall, the ethnomathematics-based STEAM-integrated PjBL model is an effective and relevant approach to enhance students’ mathematical creative thinking abilities while supporting the achievement of learning completeness in a meaningful local cultural context. ABSTRAKTujuan penelitian ini guna menelaah keefektifan model Project Based Learning (PjBL) terintegrasi STEAM berbasis etnomatematika terhadap kemampuan berpikir kreatif matematis ditinjau dari efikasi diri siswa. Pendekatan kuantitatif digunakan pada penelitian ini dengan desain quasi experiment jenis posttest-only control group. Subjek penelitian terdiri dari 62 siswa kelas VIII SMP yang dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok kontrol dan eksperimen. Instrumen penelitian meliputi tes kemampuan berpikir kreatif matematis dan kuesioner efikasi diri. Dilakukan uji ANOVA dua arah dan uji binomial untuk mengukur ketuntasan belajar. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa: (1) ada perbedaan kemampuan berpikir kreatif matematis siswa menggunakan model PjBL terintegrasi STEAM berbasis etnomatematika dengan siswa yang belajar menggunakan metode konvensional; (2) ada perbedaan kemampuan berpikir kreatif matematis berdasarkan tingkat efikasi diri tinggi, sedang, dan rendah; (3) tidak ditemukan interaksi yang signifikan antara model PjBL dan efikasi diri terhadap kemampuan berpikir kreatif matematis; (4) penerapan model PjBL terintegrasi STEAM berbasis etnomatematika secara signifikan memenuhi ketuntasan belajar baik secara individu maupun klasikal. PjBL terintegrasi STEAM berbasis etnomatematika merupakan solusi efektif dan relevan untuk memberdayakan kemampuan berpikir kreatif matematis siswa sekaligus mendorong tercapainya ketuntasan belajar dalam konteks budaya lokal yang bermakna.
Pelatihan Pembuatan Media Pembelajaran Berbasis Artificial Intelligence (AI) Bagi Guru-Guru di SDN Pandean Lamper 01 Semarang Buchori , Achmad; Haryati, Titik; Rahmawati, Noviana Dini; Prayito, Muhammad; Prasetyowati, Dina
Archive: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): Desember 2025
Publisher : Asosiasi Pengelola Publikasi Ilmiah Perguruan Tinggi PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55506/arch.v5i1.197

Abstract

: yang digunakan dalam pengabdian ini terdiri dari beberapa tahap yaitu tahap persiapan, tahap pelaksanaan pelatihan, tahap implementasi dan tahap evaluasi dan pendampingan. Hasil: para guru menunjukkan peningkatan kemampuan dalam merancang dan mengembangkan media pembelajaran berbasis AI, serta memiliki motivasi yang lebih tinggi untuk mengintegrasikan teknologi ini ke dalam proses belajar mengajar di sekolah. Kesimpulan: Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pembelajaran serta mendukung transformasi digital di lingkungan SDN Pandean Lamper 01 Semarang.
Peningkatan Pemahaman Konsep Matematika Siswa Kelas V SDN 01 Sawah Besar Melalui Pendekatan PMRI Berbantuan Media Benda Konkret pada Materi Pecahan Desilia, Indi Mega; Rahmawati, Noviana Dini
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i1.14305

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran, mendeskripsikan peningkatan aktivitas belajar siswa dalam proses pembelajaran, dan menemukan peningkatan pemahaman konsep matematika siswa pada materi pecahan kelas V SDN 01 Sawah Besar. Penelitian ini berlangsung selama dua siklus, setiap siklus memiliki 4 tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penilaian keterampilan guru siklus I memperoleh skor rata-rata 3,15 (Baik) dan meningkat pada siklus II menjadi 3,65 (Sangat Baik). Hasil penelitian pada aktivitas belajar siswa siklus I memperoleh skor rata-rata 2,89 (Baik) dan meningkat pada siklus II menjadi 3,38 (Sangat Baik). Sedangkan hasil penelitian pemahaman konsep matematika siswa materi pecahan pada siklus I ketuntasan klasikal 65,52% (kurang) dengan skor rata-rata kelas 71,46. Meningkat pada siklus II dengan ketuntasan klasikal menjadi 79,31% (baik) dengan skor rata-rata kelas 72,02. Saran yang diberikan yaitu pendekatan PMRI berbantuan media benda konkret dapat meningkatkan pemahaman konsep matematika siswa.
Penggunaan Media Audio Visual untuk Meningkatkan Hasil Belajar Kelas IV SDN Pedurungan Kidul 02 Indriasari, Tiara Meylani; Rahmawati, Noviana Dini
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa efektif penggunaan media audio visual dalam meningkatkan hasil belajar Bahasa Inggris pada peserta didik di kelas IV di SD N Pedurungan Kidul 02. Penelitian ini merupakan Penelitan Tindakan Kelas (PTK), yang menggunakan model pembelajaran PBL yang dilakukan dalam dua siklus. Teknik pengumpulan data dilakukan menggunakan wawancara, observasi, tes, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media audio visual dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas IV di SD N Pedurungan Kidul 02. Ini terbukti dengan peningkatan signifikan presentase peserta didik tuntas sebelum siklus, dari 24% menjadi 76%, dan pada siklus 1 dan 2, presentase peserta didik tuntas meningkat 90%.
Analisis Kemampuan Numerasi Peserta Didik pada Materi Fungsi Berdasarkan Hasil Asesmen Diagnostik di SMP Negeri 6 Semarang Huda, Amirul; Purwosetiyono, FX. Didik; Purwanto, Purwanto; Rahmawati, Noviana Dini
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2024 (2)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v4i2.491

Abstract

Matematika sebagai suatu disiplin ilmu merupakan alat untuk berpikir, berkomunikasi, dan memecahkan berbagai masalah praktis. Peserta didik dengan tingkat pemahaman matematika yang baik dapat menuntun peserta didik mempunyai kemampuan numerasi yang baik pula. Kemampuan literasi numerasi adalah kemampuan menerapkan konsep bilangan dan kemampuan berhitung yang ada dalam kehidupan dunia nyata. Saat ini masih sedikit yang bisa memanfaatkan kemampuan literasi numerasi dan hal tersebut menjadi penyebab matematika dianggap mata pelajaran yang sulit bagi peserta didik. Ketika proses belajar mengajar, guru dapat mengidentifikasi kemampuan awal peserta didik menggunakan asesmen diagnostik. Salah satunya adalah asesmen diagnostik kognitif untuk melihat kemampuan awal peserta didik dari aspek kognitif. Asesmen ini dilakukan pada awal pembelajaran yang hasilnya dapat digunakan guru sebagai pertimbangan dalam merancang kegiatan pembelajaran sesuai kebutuhan peserta didik. Penelitian ini dilakukan di SMP Negeri 6 Semarang dengan subjek penelitian kelas VIII menggunakan penelitian kualitatif deskriptif yang berfokus untuk mendeskripsikan bagaimana kemampuan numerasi pada peserta didik dengan tingkat kognitif tinggi, sedang dan rendah materi relasi dan fungsi. Teknik pengumpulan data dengan observasi, test dan wawancara. Instrumen penelitian yang digunakan adalah soal asesmen diagnostik kognitif, soal test yang dapat memunculkan kemampuan numerasi dan panduan wawancara. Kemudian teknik analisis yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menyatakan kemampuan numerasi yang berbeda-beda pada tiga subjek penelitian. Peserta didik dengan tingkat kognitif tinggi telah menguasai seluruh indikator kemampuan numerasi. Peserta didik dengan tingkat kognitif sedang memenuhi dua indikator kemampuan numerasi. Selanjutnya peserta didik dengan tingkat kognitif rendah tidak memenuhi seluruh indikator kemampuan numerasi.
Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Ditinjau dari Belief in Mathematics Siswa dalam Menyelesaikan Soal Turunan Fungsi Mukarromah, Siti; Rahmawati, Noviana Dini; Ariyanto, Lilik; Ashari, Shoib Rizal Al
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2024 (2)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v4i2.539

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui deskripsi kemampuan pemecahan masalah matematis siswa berdasarkan belief in mathematics siswa dalam menyelesaikan soal turunan fungsi. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif dengan subjek siswa kelas XI – 12 SMAN 5 Semarang yang berjumlah 28 orang. Setelah dilakukan survey belief in mathematics dan tes pemecahan masalah, siswa dibagi menjadi 3 kategori dengan tingkat belief in mathematics tinggi, sedang, dan rendah. Kemudian 2 orang dari masing-masing kategori belief in mathematics diamati dan diwawancarai untuk memperoleh deskripsi kemampuan pemecahan masalah matematis siswa dalam menyelesaikan persoalan turunan fungsi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes tertulis, pengisian kuesioner belief in mathematics, wawancara, dan observasi sedangkan teknik keabsahan data dilakukan dengan menggunakan triangulasi metode. Adapun Instrumen yang digunakan berupa soal tes kemampuan pemecahan masalah matematis, angket belief in mathematics, lembar wawancara, dan lembar observasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kemampuan pemecahan masalah matematis siswa dengan belief in mathematics tinggi berada dalam kategori baik terbukti dari 4 indikator kemampuan pemecahan masalah matematis, siswa dengan kategori belief in mathematics tinggi mampu memenuhi 3 hingga 4 indikator dengan baik. Sedangkan siswa dengan kategori belief in mathematics sedang memiliki kemampuan pemecahan masalah yang cukup baik. Hal ini ditunjukkan dengan siswa mampu memenuhi 2 hingga 4 indikator.
Analisis Lkpd Berbasis Problem Based Learning Untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Kelas IV SDN Karanganyar Gunung 02 Suciati, Dewi; Rahmawati, Noviana Dini; Khasanah, Siti Khuluqul
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 3 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i3.10859

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) melalui model Problem Based Learning (PBL) dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa kelas IV di SDN Karanganyar Gunung 02. Latar belakang yang mendorong penelitian ini adalah karena masih rendahnya kemampuan berpikir kritis peserta didik yang terlihat dan rendahnya kemampuan peserta didik dalam menyimpulkan materi pelajaran. Maka perlu adanya metode untuk menstimulasi kemampuan peserta didik tersebut salah satunya menggunakan LKPD berbasis Problem Based Learning (PBL). Metode penelitian yang digunakan dalam penelitaian ini adalah metode penelitian kualitatif deskriptif. Sumber data dalam penelitian ini diperoleh melalui observasi, angket dan wawancara. Hasil penelitian Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan LKPD melalui model PBL dapat efektif meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa kelas IV. Siswa terlibat aktif dalam memecahkan masalah yang disajikan dalam LKPD, sehingga mampu mengembangkan kemampuan berpikir kritis mereka. Implikasi dari penelitian ini adalah pentingnya penggunaan metode PBL dalam merancang LKPD untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa.Kata Kunci : Lembar Kerja Peserta Didik, PBL, Keterampilan Berpikir Kritis
Efektivitas Pembelajaran Berdiferensiasi dengan Model PBL Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Peserta Didik Pada Materi Relasi dan Fungsi Nur, Alfin Febrian; Supandi, Supandi; Purwanto, Purwanto; Rahmawati, Noviana Dini
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 4 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i4.12988

Abstract

Penelitian ini menguji efektivitas pembelajaran berdiferensiasi dengan model Problem Based Learning (PBL) terhadap kemampuan pemecahan masalah peserta didik pada materi relasi dan fungsi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif pre-eksperimental dengan desain one group pretest-posttest untuk membandingkan efektivitas pembelajaran berdiferensiasi dengan PBL. Perbandingan dilakukan dengan mengukur pengetahuan dan keterampilan siswa sebelum dan sesudah menerima intervensi. Penelitian ini ditujukan untuk seluruh peserta didik kelas VIII SMP Negeri 6 Semarang, sampel penelitiannya adalah peserta didik siswi kelas VIII E. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada kemampuan pemecahan masalah peserta didik sebelum menerima tindakan dibandingkan kelompok sudah menerima tindakan pembelajaran berdiferensiasi dengan model PBL, yang dapat ditunjukan dengan nilai N-Gain sebesar 0,40082. Selain itu, nilai rata-rata post-test setelah menerima tindakan meningkat menjadi 83,11. Kata Kunci: Pembelajaran berdiferensiasi; Problem Based Learning (PBL); kemampuan pemecahan masalah; relasi dan fungsi.
Desain Media Pembelajaran Berbasis E-Modul Pada Materi Logika Matematika Di SMKN 5 Semarang Buchori, Achmad; Rahmawati, Noviana Dini
Widya Balina Vol. 7 No. 1 (2022): Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ekonomi
Publisher : widya balina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53958/wb.v7i1.194

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berupa e-modul matematika materi logika matematika dengan menggunakan model 4D yaitu tahap define (pendefinisian), design (perencanaan), development (pengembangan), dan disseminate penyebaran) . Dalam penelitian ini hanya sampai tahap 3D karena keterbatasan waktu dalam pembuatan produk dan validasiya. E-modul dengan pendekatan CRT terlebih dahulu dilakukan uji validasi oleh ahli media, ahli materi dan juga angket tanggapan siswa. Diperoleh rata-rata penilaian validasi ahli materi 87,5%, validasi ahli media 86,8%, penilaian tanggapan siswa 85,2%, Jadi media E-modul layak digunakan dengan kategori sangat baik. Jadi produk E-modul dengan pendekatan CRT pada materi logika matematika layak dan dapat digunakan dalam pembelajaran matematika SMK kelas XI.
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN MEDIA PAPAN CERDAS INSPIRASI TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP NORMA PESERTA DIDIK KELAS 4 SD NEGERI TAWANG MAS 01 WATI, SRI; PRAMASDYAHSARI, AGNITA SISKA; SUSILOWATI, ANIS; RAHMAWATI, NOVIANA DINI
SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Vol. 4 No. 3 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/social.v4i3.3348

Abstract

This study aims to determine the effect of the use of smart inspiration board learning media (PANDASI) on the understanding of the concept of norms of grade IV students. This study was conducted at SD Negeri Tawang Mas 01, with a quantitative research type using an experimental method in the form of one group pretest-posttest design. The sampling technique used in this study was the saturated sampling technique, with a population of grade IV students of 23 students consisting of 10 male students and 13 female students. The average pretest score reached 45.09. While the average posttest score reached 76.22. The results of the Shapiro-Wilk normality test that the analysis of the pretest and posttest data above obtained results showing sig> 0.05 with pretest data 0.119> 0.05 while posttest data 0.175> 0.05 at a significance level of 0.05 and N = 25, then H? is accepted. Based on the calculation of the Paired Sample T-Test analysis, the significant value (2-tailed) is 0.000 <0.05 so that Ho is rejected and Ha is accepted. Thus, it can be concluded that there is a difference in the average value before the implementation of the learning model using the smart inspiration board media (PANDASI) on students' understanding of concepts. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan unttuk mengetahui pengaruh peggunaan media pembelajaran papan cerdas isnpirasi (PANDASI) terhadap pemahaman konsep norma peserta didik kelas IV. Penelitian ini dilaksanakan di SD Negeri Tawang Mas 01, dengan jenis penelitian kuantitatif menggunakan matode eksperimen berupa one group pretest-posttest design. Teknik pengambilan sampling yang digunakan pada penelitian ini yakni tehnik sampling jenuh, dengan jumlah populasi siswa kelas IV adalah 23 siswa yang terdiri dari 10 siswa laki-laki dan 13 siswa perempuan. Rata-rata nilai pretest adalah mencapai 45.09. Sedangkan rata-rata nilai posttest adalah mencapai 76.22. Hasil uji normalitas Shapiro-Wilk bahwa analisis data pretest dan posttest diatas memperoleh hasil menunjukan sig > 0.05 dengan data pretest 0.119  > 0.05 sedangkan data posttest 0.175 > 0.05 pada taraf  signifikan 0.05 dan N = 25, maka H? diterima. Berdasarkan perhitungan analisis Uji Paired Sample T-Test diperoleh nilai signifikan (2-tailed) adalah 0.000 < 0.05 sehingga Ho ditolak dan Ha diterima. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan nilai rata-rata sebelum diterapkannya model pembelajaran menggunakan media papan cerdas inspirasi (PANDASI) terhadap pemahaman konsep peserta didik.