Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Strategy In Efforts To Accelerate The Reduction Of Stunting Through Posyandu In Padahurip Village, Banjarwangi District, Garut Regency Syahril, Syahril; Fourinta, Ananda; Nurrenti, Aulya Sukma; S, Risa Azka; Murdiono, Murdiono; Topik, Alda; Nugraha, Wisnu
Indonesian Journal of Community Empowerment (IJCE) Vol 5 No 03 (2024): Indonesian Journal of Community Empowerment (August)
Publisher : Fakultas Kewirausahaan Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35899/ijce.v5i3.995

Abstract

This study aims to provide education on strategies to accelerate the reduction of stunting in Padahurip Village, Banjarwangi District, Garut Regency. The research data were collected from eight Posyandu (community health posts) in the village. The method used in this research is a qualitative approach with counseling and socialization during the Community Service (KKN) program. The results of this activity indicate an increased public understanding of the importance of stunting prevention, especially through improving nutrition for pregnant women and toddlers. The education provided was effective in raising awareness and engaging the community in efforts to reduce stunting rates in the area. The conclusion of this study is that education-based approaches through Posyandu can be an effective strategy in accelerating the reduction of stunting.
Stylistic of The Qur’an: The Existence of Majaz Mursal I’tibar Ma Kana Murdiono, Murdiono; Fatoni, Ahmad; Sarimov, Renat
Jurnal Al Bayan : Jurnal Jurusan Pendidikan Bahasa Arab Vol 13 No 2 (2021): Jurnal Al Bayan: Jurnal Jurusan Pendidikan Bahasa Arab
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/albayan.v13i2.8851

Abstract

The existence of majaz mursal i'tibar ma kana in the Qur'an has proven the use of majaz style of language in the Qur'an which underlined that the Qur’an cannot be separated from majaz. The study of the Qur'an will cause the ambiguity in meaning and even fatal mistakes if balaghah approach (majaz) is not used. The data of this research were obtained from the Qur'an and the opinions of several Balaghah experts, such as Abu Ubaidah and Az-Zamakhsyary as the source of information in this study. Semantics was also used in this research, which was analyzing the meaning of the verses of the Qur'an which were classified as majaz i'tibar ma kana. The research results showed that there were 12 verses in the Qur'an including majaz mursal i'tibar ma kana which were found in the different verses, such as surah Al-Baqarah verse (2): 234, surah An-nisa verse (4): 2, surah An-nisa verse (4) 12, surah Al-Rahman verse (55): 56, surah Al-Kahfi verse (28): 47, surah Al-Hujarat verse (49): 9, surah: An-Naml verse (27): 87, surah Fussilat verse (41): 21, surah Thaha verse (20): 74, surah Nuh verse (71): 26-2, surah Ad-Dhukhan (44) verse: 47,48 49. So, there must be a meaningful figure of speech (metaphor) in understanding the verses of the Qur'an and there was no ambiguous meaning. Therefore, this study suggested the need to explore the science of balaghah as one of the tools of science in understanding the Qur'an implicitly.
PENGUATAN KESEHATAN EMOSIONAL ANAK PANTI ASUHAN ULIL ABSHAR DAU SENGKALING MALANG: STRATEGI PENDAMPINGAN DAN PEMBINAAN PSIKOSOSIAL Murdiono, Murdiono; Fatoni, Ahmad
Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 4 (2025): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v12i4.2401

Abstract

Anak-anak di Panti Asuhan Ulil Abshar Dau Sengkaling Malang menghadapi tantangan emosional akibat kehilangan orang tua, keterbatasan dukungan emosional, serta kurangnya hubungan interpersonal yang sehat. Studi menunjukkan bahwa mereka memiliki risiko lebih tinggi mengalami kecemasan dan depresi. Oleh karena itu, diperlukan strategi pendampingan dan pembinaan psikososial guna meningkatkan kesejahteraan emosional, kemampuan regulasi emosi, serta hubungan sosial mereka dengan sesama anak dan pengasuh.Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat kesehatan emosional anak-anak dengan membangun keterampilan mengelola emosi serta meningkatkan kapasitas pengasuh dalam memberikan pendampingan emosional yang efektif. Pendekatan yang digunakan bersifat partisipatif, meliputi assessment awal melalui observasi dan wawancara, pelatihan pengasuh mengenai teknik pendampingan emosional, serta sesi konseling dan terapi kelompok bagi anak-anak. Evaluasi dilakukan untuk menilai efektivitas program serta menyusun model pembinaan psikososial yang dapat diterapkan secara berkelanjutan. Hasil program menunjukkan peningkatan signifikan dalam kesejahteraan emosional anak-anak. Mereka lebih mampu mengelola emosi negatif serta menunjukkan perkembangan dalam membangun hubungan interpersonal yang lebih baik. Anak-anak yang sebelumnya mengalami kesulitan dalam mengekspresikan perasaan kini lebih percaya diri dalam berkomunikasi. Selain itu, pengasuh mengalami peningkatan kapasitas dalam memberikan dukungan emosional yang lebih efektif. Intervensi yang dilakukan membuktikan efektivitasnya dalam meningkatkan kesejahteraan emosional anak-anak serta kapasitas pengasuh. Model pembinaan psikososial yang dikembangkan berpotensi diterapkan di panti asuhan lain sebagai referensi dalam pendampingan anak-anak secara berkelanjutan.
Study Komparatif Undang-Undang Dan Kompilasi Hukum Islam (Khi) Pernikahan Anak Di Bawah Umur Widhy Andrian Pratama; Adis , Adis Nevi Yuliani; Halimah, Halimah Endang Widyaningsih; Murdiono, Murdiono; Arini , Arini Asriyani
Millatuna: Jurnal Studi Islam Vol. 2 No. 01 (2025): Studi Islam
Publisher : Fakultas Agama Islam, Universitas Hasyim Asy'ari Tebuireng Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/mjsi.v2i01.7504

Abstract

Pernikahan anak di bawah umur hanya dapat dilakukan jika pasangan yang bersangkutan mengajukan permohonan surat nikah atau pengecualian nikah kepada Pengadilan Agama (KUA) agar pernikahan tersebut bisa disahkan oleh pengadilan. Sebelum mengajukan permohonan, kedua calon pasangan harus mendapatkan izin dari orang tua. Penelitian ini bersifat deskriptif-analitis, dengan tujuan untuk menggambarkan dan menganalisis penerapan peraturan hukum sesuai dengan ketentuan yang berlaku saat ini. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk memberikan pemahaman mengenai kondisi nyata objek atau permasalahan yang diteliti, serta melakukan analisis untuk menarik kesimpulan yang bersifat umum. kami menyimpulkan bahwa praktek pelaksanaan pernikahan dini terhadap anak di masyarakat masih saja terjadi. Dimana secara factual pasangan yang menikah muda umumnya belum memiliki kestabilan finansial (keuangan) dan kedewasaan berpikir, yang berisiko mengancam keberlanjutan kehidupan keluarganya. Pernikahan dini atau pernikahan anak di bawah umur umumnya terjadi di latar belakangi oleh beberapa factor yaitu: kehamilan, keinginan orang tua, adat istiadat (tradisi keluarga), dan kemauan sendiri. Dengan terjadinya praktek pernikahan dini terhadap anak di bawah umur ini pada dasarnya akan sangat beresiko pada kestabilan mental dan psikologi dari anak itu sendiri serta akan sangat berdampak buruk terhadap kesehatan tubuhnya, Dimana beberbagai macam penyakit akan muncul seperti: Polycystic Ovarian Syndrome (PCOS), dan Infeksi Menluar Seksual (IMS).
Peningkatan Kualitas Pembelajaran Melalui Inovasi Literasi Al-Qur’an di Pondok Pesantren Al-Izzah Murdiono, Murdiono
SMART HUMANITY : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1: Maret 2024
Publisher : CV. Smart Scienti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah menyiapkan generasi santri yang mampu menghafal dan memahami Al-Qur'an secara unggul. Metode inovatif diterapkan melalui beberapa tahap. Pertama, dilakukan peninjauan kurikulum dengan menyesuaikannya agar mencerminkan kebutuhan zaman dan nilai-nilai literasi Al-Qur'an yang lebih komprehensif. Kurikulum yang baru menekankan integrasi literasi digital, media interaktif, dan sumber daya yang berani untuk mendukung pemahaman mendalam terhadap teks suci. Selanjutnya dilakukan pelatihan intensif bagi para pengajar di Pondok Pesantren Al-Izzah, membekali mereka dengan teknik pengajaran inovatif, strategi kontekstualisasi materi, dan pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran. Integrasi teknologi mencakup penggunaan aplikasi literasi digital dan media interaktif. Evaluasi holistik menjadi bagian integral dalam memonitor kemajuan santri, mencakup kemampuan hafalan, pemahaman konsep, dan penerapan nilai-nilai moral. Kegiatan Pengabdian yang dilakukan di Pondok Pesantren Al-Izzah mampu menciptakan lingkungan pembelajaran yang menggabungkan tradisi keislaman dengan kebutuhan modern. Inovasi ini membawa dampak positif dalam mencetak generasi santri yang tidak hanya menguasai literasi Al-Qur'an secara teknis, tetapi juga mampu membawa nilai-nilai ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari mereka.
Peningkatan Kesadaran dan Respons Masyarakat terhadap Deteksi Dini Tindakan KDRT Amin, Muhamad; Murdiono, Murdiono
SMART HUMANITY : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1: Maret 2024
Publisher : CV. Smart Scienti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengabdian ini bertujuan meningkatkan kesadaran dan respons masyarakat terhadap tanda-tanda Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) di Desa Pandai, Kecamatan Woha, Kabupaten Bima, NTB. Metode Pengabdian dengan memberikan penyuluhan, workshop, dan pembentukan forum diskusi untuk berbagi informasi dan pengalaman terkait KDRT. Hasil Pengabdian menunjukkan peningkatan signifikan sekitar 40% dalam respons masyarakat terhadap tanda-tanda KDRT, terutama pada kelompok rentan seperti remaja dan lansia. Meskipun menghadapi tantangan stigma sosial dan ketakutan melaporkan, upaya pengurangan stigma dan penguatan perlindungan korban telah dilakukan. Tim pengabdian menegaskan keberhasilan program deteksi dini dalam menciptakan lingkungan yang mendukung pelaporan kasus KDRT. Implikasinya, diperlukan langkah-langkah berkelanjutan, termasuk adaptasi program serupa di wilayah lain dengan mempertimbangkan karakteristik lokal. Dengan demikian, upaya pencegahan dan penanganan KDRT dapat terus berkembang, memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, dan memperkuat fondasi perubahan budaya yang mendukung keadilan dan keamanan di tingkat lokal
PEMBERDAYAAN KEMANDIRIAN EKONOMI ANAK PANTI MELALUI PELATIHAN KEWIRAUSAHAAN ; STRATEGI MEMULAI DAN MENGELOLA USAHA KECIL DI PANTI ASUHAN ULIL ABSHAR SENGKALING MALANG Murdiono, Murdiono; Yusuf, Muhammad; Roziqi, Muhammad Ainur
Jurnal Pepadu Vol 6 No 3 (2025): Jurnal Pepadu
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v6i3.8038

Abstract

This community service program was carried out at Ulil Abshar Orphanage, Sengkaling, Malang, with the primary objective of empowering the economic independence of orphanage children through entrepreneurship training. The main challenges faced by the children are the lack of practical skills and limited experience in managing small businesses, which necessitates systematic capacity building. The implementation methods included several stages, namely the provision of conceptual materials on entrepreneurship, technical training on starting small businesses, and mentoring in managing simple business units aligned with local potentials and needs. Furthermore, the children were encouraged to develop creativity in producing marketable products and to practice digital technology–based marketing strategies. The results of the program demonstrated an improvement in the children’s understanding of entrepreneurship concepts, their ability to design business plans, and their skills in independently managing small businesses. This activity also fostered greater self-confidence, entrepreneurial motivation, and awareness of the importance of economic independence for their future. Thus, this entrepreneurship training is expected to serve as an initial step in preparing a generation of independent, productive, and competitive orphanage children. Program sustainability is planned through continuous monitoring, further mentoring, and the development of collaborative networks with various stakeholders.
Implementation of Direct Correction Technique in Improving Students’ Motivation towards Arabic Language Learning at MTs Muhammadiyah Pasui Eran Batu, Anugrah; Mauludiyah, Lailatul; Murdiono, Murdiono
Kilmatuna: Journal Of Arabic Education Vol. 4 No. 2 (2024): Oktober : KILMATUNA: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab
Publisher : Institut Pesantren Sunan Drajat Lamongan, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55352/pba.v4i2.1183

Abstract

Direct correction technique is part of the evaluation method that has an important role in improving language mastery, and has implications for increasing student motivation. This study aims to analyse whether Direct correction can increase students’ learning motivation in Arabic language learning with the object of research at Islamic Junior High School (MTs) Muhammadiyah Pasui. Then there are two problem formulations. First, what are the factors or obstacles that affect Arabic language learning at MTs Muhammadiyah Pasui. Second, how Direct correction increases the motivation of learning Arabic vocabulary of MTs Muhammadiyah Pasui students’. To answer the research problem, this research uses a descriptive Quantitative method with data collection methods using interviews and questionnaires. The analysis technique uses validity test and reliability test. This study concluded that first, students’ obstacles in learning are influenced by the lack of mufradat vocabulary and the majority of students’ have difficulty in reading the Qur'an, which has an impact on their inability to identify letters. Second, students’ lack of interest is influenced by students’ low level of understanding of the material, with the application of Direct correction teachers can measure students’ level of understanding and students’ can immediately correct mistakes after evaluation activities. Third, with the application of Direct correction the teacher is able to foster student learning motivation, the indicators are that students’ are active in learning, students’ pay more attention to learning, students’ become more excited and feel facilitated.
Antisipasi Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) di Desa Pandai, Kabupaten Bima, NTB: Peningkatan Kesadaran dan Pemberdayaan Masyarakat Amin, Muhamad; Murdiono, Murdiono
Journal of Entrepreneurship and Community Innovations Vol 2 No 2 (2024): FEBRUARI 2024
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33476/jeci.v2i2.157

Abstract

Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk meningkatkan kemandirian anak-anak di Panti Asuhan Ulil Abshar Dau Sengkaling Malang melalui program kegiatan mandiri dengan pendekatan pendidikan dan pembinaan. Metode yang digunakan meliputi penyusunan program kegiatan mandiri yang mencakup berbagai keterampilan, pelatihan, serta pembinaan secara individu dan kelompok. Hasil dari pengabdian ini menunjukkan bahwa pendekatan pendidikan dan pembinaan telah memberikan dampak positif dalam meningkatkan kemandirian anak-anak di panti asuhan tersebut. Anak-anak berhasil mengembangkan keterampilan teknis, kewirausahaan, dan keterampilan sosial melalui program kegiatan mandiri. Selain itu, keterlibatan keluarga dalam program juga menciptakan lingkungan dukungan yang lebih luas bagi anak-anak, meningkatkan rasa percaya diri dan kemandirian mereka. Kesimpulannya, program "Peningkatan Kemandirian Anak Panti Asuhan Ulil Abshar Dau Sengkaling Malang melalui Program Kegiatan Mandiri: Pendekatan Pendidikan dan Pembinaan" berhasil memberikan kontribusi yang signifikan dalam membantu anak-anak panti asuhan untuk menjadi lebih mandiri dan siap menghadapi tantangan di masa depan. Diperlukan komitmen dan dukungan yang berkelanjutan untuk memastikan kelangsungan program ini dan manfaatnya bagi anak-anak panti asuhan.
Peningkatan Kemandirian Anak Panti Asuhan Ulil Abshar Dau Sengkaling Malang melalui Program Kegiatan Mandiri: Pendekatan Pendidikan dan Pembinaan Murdiono, Murdiono; Fatoni, Ahmad
Journal of Entrepreneurship and Community Innovations Vol 2 No 2 (2024): FEBRUARI 2024
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33476/jeci.v2i2.158

Abstract

Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk meningkatkan kemandirian anak-anak di Panti Asuhan Ulil Abshar Dau Sengkaling Malang melalui program kegiatan mandiri dengan pendekatan pendidikan dan pembinaan. Metode yang digunakan meliputi penyusunan program kegiatan mandiri yang mencakup berbagai keterampilan, pelatihan, serta pembinaan secara individu dan kelompok. Hasil dari pengabdian ini menunjukkan bahwa pendekatan pendidikan dan pembinaan telah memberikan dampak positif dalam meningkatkan kemandirian anak-anak di panti asuhan tersebut. Anak-anak berhasil mengembangkan keterampilan teknis, kewirausahaan, dan keterampilan sosial melalui program kegiatan mandiri. Selain itu, keterlibatan keluarga dalam program juga menciptakan lingkungan dukungan yang lebih luas bagi anak-anak, meningkatkan rasa percaya diri dan kemandirian mereka. Kesimpulannya, program "Peningkatan Kemandirian Anak Panti Asuhan Ulil Abshar Dau Sengkaling Malang melalui Program Kegiatan Mandiri: Pendekatan Pendidikan dan Pembinaan" berhasil memberikan kontribusi yang signifikan dalam membantu anak-anak panti asuhan untuk menjadi lebih mandiri dan siap menghadapi tantangan di masa depan. Diperlukan komitmen dan dukungan yang berkelanjutan untuk memastikan kelangsungan program ini dan manfaatnya bagi anak-anak panti asuhan.