Articles
Pengaruh Kebahagiaan Terhadap Emotional Well-Being Pada Penikmat Tiktok di Kabupaten Bekasi
Pratama, Adittya Yoga Putra;
Hutahaean, Erik Saut H.
Madani: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol 2, No 7 (2024): Madani, Vol 2. No. 7, 2024
Publisher : Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.5281/zenodo.13124389
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengaruh kebahagiaan terhadap Emotional well-being pada penikmat TikTok di Kabupaten Bekasi. Kebahagiaan merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi Emotional well-being, dan penggunaan media sosial, khususnya TikTok, telah menjadi fenomena signifikan di kalangan masyarakat Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan korelasi dan regresi untuk menganalisis hubungan dan pengaruh antara kebahagiaan dan Emotional well-being. Populasi penelitian ini adalah individu yang aktif menggunakan TikTok. Sampel penelitian diambil menggunakan teknik non-probability sampling dan purposive sampling, dengan total 140 responden yang ditentukan melalui perhitungan GPower. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang mencakup variabel kebahagiaan dan Emotional well-being. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif yang signifikan antara kebahagiaan dan Emotional well-being pada penikmat TikTok. Individu yang merasa lebih bahagia cenderung memiliki kesejahteraan emosional yang lebih baik. Penelitian ini juga menemukan bahwa penggunaan TikTok yang berlebihan dapat berdampak negatif pada kesejahteraan emosional, namun kebahagiaan yang diperoleh dari konten positif dapat mengimbangi dampak tersebut. Penelitian ini memiliki kebaruan pada fokus populasi dan lokasi yang belum pernah diteliti sebelumnya, yaitu penikmat TikTok di Kabupaten Bekasi. Temuan ini diharapkan dapat memberikan wawasan lebih dalam tentang pentingnya kebahagiaan dalam meningkatkan Emotional well-being di era digital.
KETAHANAN EMOSIONAL PADA SISWA SMP KORBAN CYBERBULLYING
Bram Rialdi Siregar;
Erik Saut H. Hutahaean;
Adi Fahrudin
KHIDMAT SOSIAL: Journal of Social Work and Social Services Vol 4, No 2 (2023)
Publisher : KHIDMAT SOSIAL: Journal of Social Work and Social Services
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Cyberbullying adalah jenis perundungan yang dilakukan melalui penggunaan internet. Saat ini cyberbullying telah banyak terjadi dikalangan remaja, tidak terkecuali melanda dunia pendidikan. Dampak yang ditimbulkan dari cyberbullying adalah menurunkan kesejahteraan emosional pada korban. Ketahanan emosional menjadi faktor penting untuk mencegah dampak cyberbullying yang berkepanjangan. Penelitian ini bermaksud untuk menganalisis ketahanan emosional remaja korban cyberbullying. Sebanyak 115 pelajar SMP berusia 12-16 tahun yang merupakan korban cyberbullying dilibatkan untuk mengisi kuisoner penelitian skala ketahanan emosional yaitu The Connor-Davidson Resilience Scale (CD-RISC). Data yang terkumpul dianalisis menggunakan teknik statistik korelasi dan regresi. Ketahanan emosional berhasil membantu korban cyberbullying untuk menemukan kepuasan hidup. Remaja korban cyberbullying dapat mempertahankan kenyamanan diri melalui melalui ketahanan emosional. Kata kunci: cyberbullying, ketahanan emosional, korban, remaja
Pemberdayaan Lansia Melalui Program Pendidikan Sepanjang Hayat
Hutahaean, Erik Saut Hatoguan;
Nugraha, Susiana;
Fitriani, Yulia;
Merida, Sarita Candra;
Febrieta, Ditta
Jurnal Psikologi Atribusi : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2024): Kesejahteraan mental untuk semua kalangan
Publisher : Fakultas Psikologi, Universitas Bhayangkara Jakarta Raya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31599/mqdfb124
Menua merupakan proses natural dalam siklus usia manusia. Sejalan dengan usia yang bertambah lebih banyak orang-orang dengan usia lanjut mengalami penurunan pada kondisi fisiknya, psikologis, dan kehidupan sosialnya. Keadaan hidup sejahtera (well-being) adalah suatu perolehan manusia secara universal, termasuk individu lanjut usia. Program sekolah lansia dari Indonesia Ramah Lansia merupakan langkah yang realistis untuk memenuhi hak mendapatkan kesejahteraan yang adaptif dan solutif untuk membantu yang terkait dengan penurunan kondisi pada lansia. Sebagi langkah pertama, program dimulai dengan launching sekolah lansia untuk komunitas lansia di Bekasi Utara. Kurikulum pembelajarannya membantu tetap mandiri, aktif, dan bahagia di usia yang sudah lanjut. Pertemuan pertama memberikan efek kepada penguatan identitas positif pada peserta, dan menumbuhkan keyakinan masih memiliki kemampuan. Berpastisipai dalam sekolah lansia mendapatkan kesempatan belajar tentang pengetahuan keterampilan hidup meskipun berada pada fase usia lanjut.
Psikoedukasi Pencegahan Bullying di Lingkungan Desa
Puspitasari, Aulia Rahma;
Purwaningtyas, Azzra Nabila;
Hidayat, Taufik;
Adelia, Edis;
Erniyanti, Windi Kirana;
Salsabillah, Jihan;
Agustin, Meida;
Nurhaliza, Danya;
Hermansyah, Ivan;
Nura’raafa, Alfalah Putri;
Hatoguan Hutahaean, Erik Saut
Jurnal Psikologi Atribusi : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2024): Psikologi Dalam Kehidupan Masyarakat
Publisher : Fakultas Psikologi, Universitas Bhayangkara Jakarta Raya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31599/39ers048
Bullying merupakan permasalahan yang sering terjadi di lingkungan pedesaan, termasuk di Desa Setiamekar, yang berdampak negatif pada perkembangan psikologis dan sosial korban. Kurangnya pemahaman masyarakat tentang pencegahan bullying membuat upaya psikoedukasi menjadi penting untuk menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif. Kegiatan psikoedukasi ini bertujuan meningkatkan kesadaran dan pengetahuan warga RW 18 Desa Setiamekar tentang pencegahan bullying, khususnya dalam membangun keamanan psikologis di lingkungan mereka. Program ini melibatkan narasumber yang memiliki latar belakang psikologi dan berpengalaman dalam isu keamanan psikologis. Metode pelaksanaannya mencakup penyampaian materi, asesmen pre-test dan post-test untuk mengukur pemahaman peserta, serta diskusi interaktif yang melibatkan partisipasi aktif masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta mengenai definisi, dampak, dan pencegahan bullying. Psikoedukasi ini memberikan dampak positif dengan menciptakan masyarakat yang lebih peduli dan proaktif dalam mencegah bullying, serta memperkuat solidaritas komunitas.
Meningkatkan Self Awareness Melalui Peran Lingkungan Terhadap Tindak Kekerasan Dan Bullying Pada Anak
Nur Rizaldi, Muhammad;
Pramana, I Made Candra Budi;
Prakasa, Muhammad Difa;
Mawardani, Hanifah Mentari;
Kholifa, Elo Nur;
Randy, Flie Nathalia;
Hutahaean, Erik Saut Hatoguan
Jurnal Psikologi Atribusi : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2023): Berperan Aktif Mewujudkan Kesejahteraan Psikologis
Publisher : Fakultas Psikologi, Universitas Bhayangkara Jakarta Raya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31599/3aeeb860
Desa Lambang Jaya merupakan salah satu wilayah yang terletak di kecamatan Tambun timur. Kabupaten bekasi ini terletak 11,3 km dari pusat kota dan berada disebelah selatan kabupaten bekasi. Pembagian wilayah Desa Lambang Jaya terbagi menjadi 3 dusun yang terdiri dari 5 Rw serta juga terdiri dari 13 Rt. Berdasarkan hasil obeservasi para mahasiswa yang melaksanakan kegiatan sosialisasi, tepatnya di RW 001 menjelaskan bahwa kesadaran diri akan kebersihan lingkungan sekitar serta perundungan pada anak yang masih belum terpantau dengan baik. Hal yang bisa dilakukan dengan menyampaikan penyuluhan atau sosialisasi kepada warga RW 001 mengenai lingkungan yang bersih dan sehat juga dan meminimalisir akan bullying yang terjadi pada anak. Luaran yang diharapkan pada kegiatan sosialisasi ini adalah masyarakat dapat lebih sadar akan kebersihan lingkungan yang membuat tercipta nya lingkungan yang sehat pada warga RW 001 Desa Lambang Jaya dan meminimalisir tindak kekerasan dan bullying pada anak untuk masyakarat RW 001 Desa Lambang Jaya
Hubungan Kebutuhan Emosional Dengan Kebutuhan Afeksi Pada Karyawan yang Melakukan Perilaku Seksual Hubungan Romantis di Luar Pernikahan
Maulani, Rahmi Puji;
Hutahaean, Erik Saut H.;
Muzzamil, Ferdy
Madani: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol 2, No 12 (2025): Januari
Publisher : Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.5281/zenodo.14918136
Extramarital romantic and sexual behavior refers to intimate or emotional interactions involving a married individual and someone other than their spouse. Among employees in long-distance relationships (LDRs) with their partners, such behavior may occur in the workplace due to unmet emotional needs. Frequent interactions with colleagues of the opposite sex, emotional closeness, and eventual physical attraction can contribute to this phenomenon. It often arises from unfulfilled emotional needs and can lead to marital conflicts, relationship deterioration, and decreased work performance. A total of 153 employees who had previously engaged in or were currently engaging in extradyadic behavior participated in the study by completing a questionnaire measuring emotional needs. The collected data were analyzed using correlation statistical techniques.
PENGARUH SELF EFFICACY TERHADAP COPING RESILIENT PADA MAHASISWA SAAT BERBICARA DI DEPAN UMUM
Sulthan, Sulthan Bakhtiar Nur Wahid;
Erik Saut H. Hutahaean;
Ferdy Muzzamil
Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 11 No. 1 (2025): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.3287/liberosis.v11i1.10737
Kemampuan berbicara didepan umum merupakan keterampilan penting bagi mahasiswa dalam menghadapi berbagai tantangan akademis dan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh self-efficacy terhadap coping resilient pada mahasiswa saat berbicara didepan umum. Studi ini berdasarkan fenomena yang sering terjadi saat mahasiswa berbicara didepan umum memunculkan rasa takut, cemas dan kurang percaya diri yang berdampak negatif pada performa mahasiswa. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan analisis korelasi dan regresi. Sampel penelitian diambil menggunakan teknik non-probalility sampling dan purposive sampling, dengan total 199 responden yang ditentukan menggunakan perhitungan Gpower. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif antara self-efficacy dengan coping resilient, semakin tinggi self-efficacy dan coping resilient maka semakin tinggi pula kemampuan mahasiswa dalam menghadapi situasi sulit secara resilien terutama saat berbicara didepan umum. Penelitian ini memperkaya khasanah psikologi sosial terkait self-efficacy dan coping resilient. Secara praktis, disarankan bagi mahasiswa meningkatkan kepercayaan diri dan ketahanan diri secara bertahap, dan dosen memberikan tugas berbicara didepan umum secara berkala dengan umpan balik yang konstruktif.
Fear Of Missing Out Dan Oversharing: Di Balik Pamer Kebahagiaan Di Media Sosial
Inrianto, Inrianto;
Hutahaean, Erik Saut H.
Madani: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol 3, No 1 (2025): February
Publisher : Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.5281/zenodo.14652481
Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan antara fear of missing out (FoMO) dan perilaku oversharing di media sosial Instagram. Sampel penelitian terdiri dari 152 pengguna aktif Instagram. Hasil analisis menunjukkan adanaya hubungan positif yang siginifikan antara FoMO dan oversharing. Semakin tinggi Tingkat FoMO seseoerang, semakin cenderung individu tersebut untuk berbagi informasi secara berlebihan di Instagram. Temuan ini mengindikasikan bahawa FoMO merupakan factor yang berkontribusi pada perilaku oversharing sebagai Upaya untuk memenuhi kebutuhan akan validasi sosial dan mengurangi kecemasan.
Ketika harapan menjadi tekanan: ekspektasi orang tua dan kecemasan performa
Hoirunnurmalasari;
Hutahaean, Erik Saut H;
Muzzamil, Ferdy
Jurnal Psikologi Poseidon Volume 8, Nomor 1
Publisher : Fakultas Psikologi Universitas Hang Tuah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30649/jpp.v8i1.187
Parental expectations can affect psychological health such as anxiety, fear of failure and depression, with a focus on how parental expectations affect the anxiety levels of individuals undergoing physical training. This study used a quantitative approach with a correlational method to analyze data collected from 155 respondents. The results showed a significant positive correlation between perceptions of parental expectations and performance anxiety. Higher parental expectations were associated with increased levels of anxiety in participants. This relationship suggests that pressure to meet parental expectations can lead to increased anxiety, which can ultimately affect participant performance during physical training. This study highlights the importance of understanding the psychological impact of parental expectations on individuals in stressful environments. Parents are expected to provide support and realistic expectations to help reduce anxiety and improve their children's performance outcomes.
Antara organisasi dan akademik: Dinamika performa mahasiswa
Rohmahwati, Desy;
Hutahaean, Erik Saut H;
Muzzamil, Ferdy
Jurnal Psikologi Poseidon Volume 8, Nomor 1
Publisher : Fakultas Psikologi Universitas Hang Tuah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30649/jpp.v8i1.188
This study examines the relationship between organizational role conflict and academic performance among university students. This research uses a quantitative approach with correlational methods to analyze data collected from 111 active student respondents who participate in organizations. Organizational role conflict arises when students prioritize organizational responsibilities over academic tasks, leading to stress and decreased academic performance. The study identifies various factors contributing to role conflict, including time management issues, stress from organizational duties, and negative identification processes. The research highlights the impact of role conflict on academic performance, such as delayed task completion, reduced academic motivation, and lower grades. The findings suggest that effective time management, clear role expectations, and support systems are crucial for students to balance organizational and academic responsibilities. The study provides insights into the challenges faced by students in managing dual roles and offers recommendations for improving academic performance through better role management.