Claim Missing Document
Check
Articles

Hubungan Kecanduan Smartphone Dan Prestasi Akademik Dengan Tingkat Stres Pada Siswa SMA Batik 1 Surakarta Dalam Menghadapi Masa Transisi Pandemi Menuju Endemi Covid-19 Annisa Thaha Wibowo; Anisa Catur Wijayanti
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 3 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i3.2296

Abstract

Latar belakang: Tingginya kasus dan kemungkinan meninggal akibat Covid-19 mendorong pemerintah berupaya memberlakukan Pembatasan Sosial (PSBB) secara luas. Kemendikbudristek telah mengambil upaya untuk mengubah sistem pembelajaran sekolah menjadi sistem daring. Metode: Desain penelitian analitik kuantitatif mempergunakan pendekatan cross sectional bertujuan supaya menganalisis hubungan kecanduan smartphone dan prestasi akademik dengan tingkat stres siswa SMA Batik 1 Surakarta dalam menghadapi masa transisi pandemi menuju endemi Covid-19 dengan populasi sebanyak 429 siswa dan sampel 119 siswa mempergunakan metode Proportional Random Sampling. Hasil: Perolehan analisis chi-square bahwa kecanduan smartphone (p= 0,184), prestasi akademik semester ganjil (p = 0,528), semester genap (p = 1) tidak berhubungan signifikan dengan tingkat stres siswa SMA Batik 1 Surakarta dalam menghadapi masa transisi pandemi menuju endemi Covid-19. Kesimpulan: Penelitian ini tidak terdapat hubungan yang signifikan antara kecanduan smartphone dengan tingkat stres. Dan tidak ada hubungan antara prestasi akademik dengan tingkat stres pada siswa kelas XI SMA Batik 1 Surakarta dalam menghadapi masa Transisi pandemi menuju endemi Covid-19 dan penelitian ini dapat menjadikan evalusi dalam meningkatkan kualitas proses belajar mengajar yang inovasi bagi pihak sekolah.
Hubungan Lama Belajar Dan Kecanduan Smartphone Dengan Tingkat Stress Siswa SMA N 2 Surakarta Pada Masa Transisi Pandemi Menuju Endemi Ragil Try Purnomo; Anisa Catur Wijayanti
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 3 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i3.2574

Abstract

Latar Belakang: Virus Covid-19 telah memberikan dampak yang beragam bagi masyarakat di Indonesia, termasuk sistem pendidikan. Dijelaskan dalam Surat Edaran (SE) Nomor 4 Tahun 2020 dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan tentang penyelenggaraan pendidikan pada masa darurat Covid-19 adanya himbauan untuk pembelajaran jarak jauh atau yang lebih sering disebut dengan online. (dalam jaringan). Metode: Dengan menggunakan populasi sebanyak 389 siswa dan sampel sebanyak 120 siswa dengan menggunakan metode proportional random sampling, rancangan penelitian analitik kuantitatif dengan pendekatan cross sectional bertujuan untuk menganalisis hubungan antara lama belajar dan adiksi smartphone dengan tingkat stres siswa SMA. Siswa N 2 Surakarta pada masa transisi dari pandemi ke endemik. Hasil: Analisis Chi-Square menunjukkan bahwa lama belajar (p = 0,106) dan kecanduan smartphone (p = 0,439) tidak berhubungan secara signifikan dengan tingkat stres siswa SMA N 2 Surakarta pada masa peralihan dari kondisi pandemi ke kondisi endemik. Dalam penelitian ini, tidak ada hubungan yang terlihat antara tingkat stres dan lama belajar. Selain itu, tidak ada hubungan antara kecanduan smartphone dengan tingkat stres pada siswa kelas XI SMA N 2 Surakarta saat pandemi menjadi endemik.
Pengaruh pemberian media poster kesehatan terhadap minat remaja mengikuti posbindu PTM Anisa Catur Wijayanti; Enggin Putri Edita
Jurnal Cakrawala Promkes Vol. 5 No. 2 (2023): August
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/promkes.v5i2.8297

Abstract

Non-communicable diseases (NCD) are still a health problem in Indonesia in recent years. Non-communicable diseases often go undetected because no symptoms are found, so they are difficult to cure or will end in disability or death.  There has been an epidemiological transition by shifting morbidity and mortality rates from infectious diseases to non-communicable diseases at a young age. The Indonesian government has created a program to overcome the problem of NCDs with the existence of NCDs Posbindu aimed at people over 15 years old who are still healthy and people with NCDs. There is a need to provide information using poster media regarding NCDs and NCDs Posbindu problems in adolescent understanding to prevent and control NCDs now and in the future. This study aims to determine the effect of giving poster media on teenagers' interest in participating in Posbindu at Ambarawa 1 High School. The results of the analysis showed that there was an influence of poster media on teenagers' involve in participating in NCDs Posbindu (p:0,001). The results showed a decrease in the average interest of adolescents in participating in the NCDs Posbindu by 3.15. This happened because adolescents objected to the implementation of the NCDs Posbindu, which was held one a month. Adolescents need to know that participating in Posbindu is an effort to prevent and control NCDs in the future. The data can be provided through cooperation between schools and community health centers that can involve existing extracurriculars and provide a better understanding of the importance of NCDs prevention and control efforts to adolescents, teachers and parents.
THE RELATIONSHIP BETWEEN THE SUPPORT OF COMMUNITY LEADERS AND FAMILY SUPPORT WITH THE INTEREST OF ADOLESCENTS IN PARTICIPATING POSBINDU PTM IN PURO VILLAGE PUSKESMAS KARANGMALANG SRAGEN: HUBUNGAN ANTARA DUKUNGAN TOKOH MASYARAKAT DAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN MINAT REMAJA MENGIKUTI POSBINDU PTM DI DESA PURO PUSKESMAS KARANGMALANG SRAGEN Suparno, Alifia Ayu Romadhona; Anisa Catur Wijayanti
KESMAS UWIGAMA: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol 10 No 1 (2024): June
Publisher : Universitas Widya Gama Mahakam Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/kujkm.v10i1.2566

Abstract

Abstract Background: Non-communicable disease are the leading cause of global death. The biggest causes of death are cardiovasculer disease, cancer, chronic respiratory disease and diabetes. Indonesia it self has experienced a significant incease in PTM the prevalence of PTM has increased, namely high blood pessure. Objectives: The aim of the research is to analyze the relationship between community leaders and family support with the interest of teenagers participating in the PTM Posbindu in Puro Village, karangmalang Jealth center, Sragen, in 202. Research Metodes: observasional quantitative research with cross sectional approach, the population is is adolescents aged 15-19 years, the sample in this study wes 252 respondents, the sampling technique used purposive sampling technique. Results: the results of this study found that there wes a relationship between the support of community leaders p<0.001 and family support p<-.001 with adolescent interest in participating in the PTM Posbindu in Puro karangmalang Village, Sragen Conclusion: tahe conclusion there is a relationship between the support of community leaders and family support for the interest of teenagers attending in PTM Posbindu in puro Village. Keywords: Community Leaders Support, Family Support, Youth Interest
Penyuluhan dan Pembagian Kit Pengendalian Tikus dan Lalat Kepada Lansia Wijayanti, Anisa Catur; Ramadhan, Irfan; Anggraeni, Devi Ayu; Berlian, Rahma Novita; Kandina, Anggin Ati; Hidayah, Avivah Ainun; Adiratna, Kun; Dzikri, Ridwan Saiful; Farida, Intan Nur; Wijaya, Cahyanita Sekar; Puspita, Widya Galih
JURNAL INOVASI DAN PENGABDIAN MASYARAKAT INDONESIA Vol 2 No 4 (2023): Oktober
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jipmi.v2i4.181

Abstract

Latar belakang: Lingkungan merupakan masalah kesehatan terbesar di Indonesia karena sanitasi dasar yang buruk, lingkungan fisik yang buruk, dan rendahnya perilaku hidup bersih dan sehat pada masyarakat. Penyakit yang berhubungan langsung dengan sanitasi yang buruk dan disebabkan oleh hewan pengerat seperti tikus dan lalat. Upaya yang dilakukan untuk mengendalikan populasi tikus dan lalat dengan cara pemasangan lem kertas lalat dan obat tikus yang dibagikan kepada masyarakat dalam bentuk KIT. Tujuan: Pengabdian ini bertujuan untuk mengetahui pengetahuan lansia tentang pengendalian tikus dan lalat serta cara penggunaan alat untuk mengendalikan tikus dan lalat. Pengabdian ini juga bertujuan untuk mengajak lansia bersama-sama melakukan upaya pengendalian tikus dan lalat serta menerapkan metode pembuangan bangkai tikus dan lalat yang efektif dan higienis. Metode: Metode kegiatan pengabdian ini adalah “One Groups Pretest-Posttest Design”. Hasil: Nilai rata – rata pre-test sebelum diberikan edukasi sebesar 46,76 dan setelah edukasi nilai rata - rata pos-test meningkat 76,09 (p= 0,000).  Kesimpulan: Hasil pengecekan ulang serta monitoring dengan metode wawancara didapatkan hasil bahwa beberapa responden sudah melakukan pemasangan racun tikus terbukti efektif untuk membasmi tikus yang ada dirumah. Kata kunci: lalat, lansia, penyuluhan, tikus ______________________________________________________________________________ Abstract Background: The environment is the biggest health problem in Indonesia because of poor basic sanitation, bad physical environment, and low hygiene and healthy behavior in the community. Diseases directly related to poor sanitation and caused by rodents such as rats and flies. Efforts were made to control the population of rats and flies by installing fly paper glue and rat medicine which were distributed to the public in the form of KITs. Objective: This service aims to find out the knowledge of the elderly about controlling rats and flies and how to use tools to control rats and flies. This service also aims to invite the elderly to jointly carry out efforts to control rats and flies and apply an effective and hygienic method of disposing of dead rats and flies. Method: The method of this community service activity is "One Groups Pretest-Posttest Design". Result: The pretest average score before being given education was 46.76 and after education the posttest average score increased to 76.09 (p= 0.000). Conclusion: The results of re-checking and monitoring with the interview method showed that several respondents had installed rat poison which proved to be effective in eradicating rats in the house. Keywords: flies, elderly, counselling, rats
Pemanfaatan Pekarangan Rumah Melalui Kegiatan Menanam Tanaman Obat Keluarga di Dusun 4 Tegalsari Weru Sukoharjo Raniawati, Ruri Arifah Nor; Dwinita, Diah Ahdianingsih; Suwadi, Fatrisya Fia; Arifin, Muhammad Alexandria Husen; Anggraeni, Mutiara; Nurcahyanti, Lisetya Maya; Ananda, Afara Tri; Winarko, Julian Bramantya; Nafian, Imas; Utami, Sri; Fauziana, Eny; Kusumaningrum, Tanjung Anitasari Indah; Wijayanti, Anisa Catur
Warta LPM WARTA LPM, Vol. 27, No. 1, Maret 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/warta.v27i1.2757

Abstract

Tanaman merupakan tumbuhan yang dirawat dalam suatu media atau tempat yang dapat digunakan atau dipanen ketika telah mencapai tahap pertumbuhan tertentu. Tanaman dapat digunakan untuk mengobati berbagai macam penyakit oleh masyarakat. Penanaman tanaman obat keluarga di Dusun 4 Desa Tegalsari dilakukan karena terdapat pekarangan rumah yang belum dimanfaatkan dengan baik seperti lahan masih kosong dan tidak terdapat tanaman. Pengabdian ini bertujuan untuk mengetahui dan meningkatkan pengetahuan masyarakat terhadap tanaman obat keluarga sebagai alternatif pengobatan dan meningkatkan kemandirian masyarakat melalui kegiatan penanaman tanaman obat keluarga di pekarangan rumah. Metode yang digunakan yaitu pendidikan kesehatan melalui pemberian penyuluhan serta melakukan kerja bakti penanaman TOGA. Pemberian pendidikan kesehatan dilakukan melalui kegiatan ceramah mengenai manfaat dari TOGA. Media yang digunakan yaitu media buku saku yang dibuat oleh tim pengabdian. Sasaran kegiatan pengabdian ini yaitu warga RT 01, RW 09 dusun 4 Desa Tegalsari Kecamatan Weru Kabupaten Sukoharjo. Metode yang digunakan adalah ceramah dan media yang digunakan adalah buku saku. Pemberian penyuluhan tentang “Pemanfaatan Lahan Pekarangan dengan Menanam Tanaman Obat Keluarga (TOGA)” pada sasaran Bapak dan Ibu RT 01 RW O9 Dusun 4, Desa Tegalsari dengan menggunakan media buku saku TOGA dapat meningkatkan pengetahuan responden sebanyak 92% tentang pengetahuan manfaat tanaman obat keluarga, khasiat tanaman obat keluarga bagi kesehatan, dan khasiat daun kemangi dan serai wangi untuk mengusir nyamuk. Pada soal pre test dan post test terdapat peningkatan pengetahuan paling tinggi yaitu tentang manfaat kunyit sebagai antimikroba seperti antivirus, antijamur, dan antibakteri. Keberhasilan program kerja bakti menanam TOGA yaitu 95,5% berdasarkan kehadiran warga RT 01 RW 09 Dusun 4 Desa Tegalsari. Warga sudah mulai menggunakan dan melakukan budidaya Tanaman Obat Keluarga (TOGA) secara mandiri di pekarangan rumah masing-masing. Struktur organisasi pengurus TOGA berjalan secara berkelanjutan setelah pengabdian selesai dilaksanakan.
Hubungan antara Sikap dengan Minat Remaja Mengikuti Posbindu PTM di SMA ABBS Surakarta Wijayanti, Anisa Catur; Maula, Rofidotul; Berlian, Rian
Jurnal Kesehatan Vol 16, No 2 (2023): Jurnal Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jk.v16i2.2465

Abstract

Pendahuluan: Remaja merupakan kelompok usia yang rentan mengalami penyakit tidak menular (PTM) karena dalam masa perkembangan dan masa pencarian jati diri serta cenderung melakukan perilaku berisiko. Faktor risiko pada remaja meliputi meningkatnya tekanan darah, gula darah, indeks massa tubuh atau obesitas, pola makan tidak sehat, kurang aktivitas fisik, dan merokok serta alcohol. Pencegahan dan upaya pengendalian faktor risiko PTM yang dilakukan yaitu: advokasi dan kerjasama, promosi, pencegahan dan pengurangan faktor risiko, penguatan kapasitas dan kompetensi layanan kesehatan serta penguatan surveilans, pengawasan dan riset PTM diantaranya melalui kegiatan Pos Binaan Terpadu Penyakit Tidak Menular (Posbindu PTM). Penelitian bertujuan untuk menganalisis hubungan antara sikap dengan minat remaja mengikuti Posbindu PTM. Metode: Rancangan penelitian ini menggunakan crossectional dengan jumlah sampel sebanyak 170 responden. Teknik pengambilan data menggunakan gform yang disebarkan ke siswa SMA ABBS. Pengkategorian pada variabel sikap dan minat remaja menggunakan nilai median hasil analisis data dan analisis data menggi=unakan uji Chi Square. Hasil: Hasil analisis menunjukkan ada hubungan antara sikap dengan minat remaja mengikuti Posbindu PTM (p=0,001). Siswa SMA ABBS Sebagian besar berminat untuk mengikuti Posbindu PTM. Simpulan: perlu dilakukan tindak lanjut bagi instansi Kesehatan dan pihak sekolah untuk melakukan Posbindu PTM di sekolah dengan sasaran tidak hanya diberikan pada guru dan karyawan saja tetapi juga pada siswa.
Literature Review: Analysis of Factors Associated with Student Stress Levels in Indonesia During the Covid-19 Pandemic Herawati, Lia Septiana; Wijayanti, Anisa Catur
Jurnal Kesehatan Vol 17, No 1 (2024): Jurnal Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jk.v17i1.3059

Abstract

Pendahuluan: Pandemi COVID-19 berdampak besar bagi berbagai bidang kehidupan, termasuk pada bidang pendidikan, Kemendikbud mengeluarkan surat edaran Nomor 4 Tahun 2020 dengan menggantikan pembelajaran tatap muka menjadi daring. Perubahan yang secara tiba-tiba mengakibatkan gangguan pada kesehatan mental terutama stres pada mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor yang berhubungan dengan tingkat stres mahasiswa selama pandemi COVID-19. Metode: kajian literatur penelitian ini dari jurnal nasional maupun internasional yang meneliti terkait faktor resiko stres selama pandemi COVID-19 dengan penelusuran artikel menggunakan database Google Scholar, Sinta Ristekdikti dan ResearchGate. Artikel yang ditelusuri dibatasi mulai tahun 2020 sampai 2023, artikel berbahasa indonesia atau berbahasa inggris dengan format full Text PDF, artikel yang tidak berbayar, tema artikel penelitian pada masa pandemi COVID-19, termasuk artikel terindeks Sinta untuk jurnal nasional dan terindek Scopus untuk jurnal internasional. Kriteria eksklusi dalam pencarian artikel yaitu penelitian yang bukan faktor dari tingkat stres, artikel telah dipublikasi lebih dari 10 tahun terakhir (sebelum 2013), artikel tidak dapat diakses secara lengkap dan berbayar, jurnal tidak memiliki nomor ISSN. Hasil: faktor yang berhubungan dengan tingkat stres mahasiswa yaitu jenis kelamin, usia, banyaknya kegiatan/ pekerjaan rumah, tugas dan beban pembelajaran, kesulitan dalam memahami materi, kesulitan berkoordinasi dalam tugas kelompok dan hubungan dengan teman seangkatan, kelancaran akses internet, kebutuhan kuota internet, jadwal kuliah yang tidak tetap, lingkungan yang berbada antara mahasiswa dengan dosen dan lingkungan belajar, kecukupan moneter, riwayat penyakit kronis, distres psikologis, tingkat pendidikan, semester, sulit menikmati waktu luang, perasaan takut yang muncul tanpa alasan. Simpulan: faktor yang berhubungan dengan tingkat stres mahasiswa yaitu jenis kelamin, usia, banyaknya kegiatan/ pekerjaan rumah, tugas dan beban pembelajaran, kesulitan dalam memahami materi, kesulitan berkoordinasi dalam tugas kelompok dan hubungan dengan teman seangkatan, kelancaran akses internet, kebutuhan kuota internet, jadwal kuliah yang tidak tetap, lingkungan yang berbada antara mahasiswa dengan dosen dan lingkungan belajar, kecukupan moneter, riwayat penyakit kronis, distres psikologis, tingkat pendidikan, semester, sulit menikmati waktu luang, perasaan takut yang muncul tanpa alasan. Ada beberapa variabel penelitian yang menunjukan inkonsistensi, sehingga diperuhkan penelitian yang lebih lanjut. Introduction: The COVID-19 pandemic has significantly impacted various areas of life, including education; the inistry of Education and Culture issued circular Number 4 of 2020 by replacing face-to-face learning online. Sudden changes cause mental health problems, especially stress in students. This research analyzes factors related to student stress levels during the COVID-19 pandemic. Method: A literature review of this research from national and international journals that examines risk factors for stress during the COVID-19 pandemic will be conducted by searching articles using Google Scholar, Sinta Ristekdikti, and ResearchGate databases. Articles searched are limited from 2020 to 2023, Indonesian or English language articles in full-text PDF format, unpaid articles, and research article themes during the COVID-19 pandemic, including Sinta-indexed articles for national journals and Scopus-indexed articles for international journals. Exclusion criteria in searching for articles are research that is not a factor in stress levels, articles have been published more than the last ten years (before 2013), articles cannot be accessed in total, and for a fee, journals do not have an ISSN number. Results: factors related to student stress levels are gender, age, number of activities/homework, assignments, and learning load, difficulty in understanding the material, difficulty coordinating group assignments and relationships with classmates, smooth internet access, internet quota requirements, irregular class schedules, different environments between students and lecturers and learning environments, monetary adequacy, history of chronic illness, psychological distress, level of education, semesters, difficulty enjoying free time, feelings of fear that arise for no reason. Conclusion: factors related to student stress levels are from students' internal and external sides. Several research variables show inconsistencies, so further research is needed.
Analysis of Factors Related to the Stress Level of High School Students Facing the Covid-19 Endemic Era Wijayanti, Anisa Catur; Umaroh, Ayu Khoirotul; Prihandana, Sadar; Khasanah, Devi Jantika Nur; Sari, Nur Ayu Sekar Arum
Jurnal Keperawatan Vol 15 No 4 (2023): Jurnal Keperawatan: Supp Desember 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/keperawatan.v15i4.2067

Abstract

Coronavirus Disease (COVID-19) is an infectious disease that attacks the respiratory system with its spread quite quickly and widely and the efforts made by the Indonesian government by implementing the Large-Scale Social Restrictions (PSBB) policy. The decrease in the incidence of Covid-19 in 2022 has led to changes in learning policies in schools that can increase the risk of stress in adolescents. This study aimed to analyze the relationship between age, sex, vaccine history, academic achievement, length of study, knowledge, attitudes, behavior, and screen time with stress levels in high school students. The study population was high school students from 4 schools in Surakarta and the sample used in this study was 605 respondents and was selected based on purposive sampling techniques. Data collection techniques using questionnaires and data analysis using Chi Square test. The results showed a relationship between sex (POR 2.619 CI: 1.881-3.647), knowledge (POR 0.691 CI: 0.492-0.970), behavior (POR 1.509 CI: 1.086-2.097), and there was no relationship between age, vaccine history, academic achievement, length of study, attitude, screen time with high school students' stress levels. High school students who are female, have less knowledge and behave less well are at risk of experiencing more severe stress. So it is necessary to provide accurate information about Covid-19 to high school students so that they can understand and contribute to making good Covid-19 prevention efforts.
The Relationship Between Self-Efficacy and Self-Care Management with the Quality of Life of Patients With Diabetes Mellitus Puspita, Widya Galih; Wijayanti, Anisa Catur
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 15 No. 2 (2024): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (JIKM)
Publisher : Association of Public Health Scholars based in Faculty of Public Health, Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26553/jikm.2024.15.2.258-271

Abstract

Diabetes Mellitus (DM) is a disease that suffers for years and even throughout life. DM patients have the possibility of experiencing various kinds of complications that hurt their quality of life. Factors that affect the quality of life include characteristic respondent (family history, gender, age, long-suffering of DM), self-efficacy, and self-care management. This study analyzed the relationship between self-efficacy and self-care management and the quality of life of DM patients. This quantitative study used an analytical observational approach using a cross-sectional study design with a sample size of 180 respondents, determined by a purposive sampling technique. Data was collected from respondents using a questionnaire. The research data were analyzed using logistic regression. There is a relationship between self-efficacy (p-value = 0.003) with OR (95% CI) = 7.108 (1.981 – 25.510) and self-care management (p-value 0.024) with OR (95% CI) = 3.703 (1.190 – 11.525) with quality-of-life DM patients. This study recommends that structural education programs and increased social support improve self-efficacy and self-care management to impact the quality of life of DM patients positively.
Co-Authors 'Aisyah, Madina Siti Nur Adiratna, Kun Aditya Risky Dwinanda Agung Triono Ananda, Afara Tri Anggraeni, Devi Ayu Annisa Thaha Wibowo Ariana, Siwi Arif Nugroho Triutomo Arifa, Nida Dwi Arifin, Muhammad Alexandria Husen Arista Tri Nugraheni Athaya, Muhammad Rivandi Ayu Khoirotul Umaroh Bagaskoro, Alex Berlian, Rahma Novita Berlian, Rian Deny Ari Widayanti Dwinita, Diah Ahdianingsih Dzikri, Ridwan Saiful Enggin Putri Edita Estu Werdani, Kusuma Fauziana, Eny Firantika, Rima H. R., Robi'i Pahlawan H. R., Robii Pahlawan Had, Fairus El Had, Fairuz El Hafipah, Nurul Handayani, Trimar Herawati, Lia Septiana Heru Subaris Kasjono Hidayah, Avifah Ainun Hidayah, Avivah Ainun Ikha Widyastuti Indah Safitri Intan Nur Farida Irfan Ramadhan Kandina, Anggin Ati Khasanah, Devi Jantika Nur Kusumaningrum, Tanjung Anitasari Indah Laksananno, Gayuh Siska Maula, Rofidotul Maulita, Nur Riqqah Mutiara Anggraeni Nafian, Imas Nidya Sanista Sujadi Noor Alis Setiyadi Nugraheni, Arista Tri Nugroho, Purwo Setiyo Nurcahyanti, Lisetya Maya Nurfaiza, Elita Nadia Pratiwi, Septiani Cipta Prihandana, Sadar Puspita, Widya Galih Ragil Try Purnomo Raniawati, Ruri Arifah Nor Reliza Octariviani Zovancha Rezania Asyfiradayati Robi&#039;I Pahlawan H.R Safitri, Indah Sahda, Renaya Amelia Sahda, Renaya Amelta Sari, Marlynda Happy Nurmalita Sari, Nur Ayu Sekar Arum Siti Zulaekah Siwi Ariana Sri Utami Sujadi, Nidya Sanista Suparno, Alifia Ayu Romadhona Suwadi, Fatrisya Fia Tunjung Tri Agita Widayanti, Deny Ari Wijaya, Cahyanita Sekar Wijaya, Chayanita Sekar Winarko, Julian Bramantya Yuli Kusumawati