Claim Missing Document
Check
Articles

HUBUNGAN POLA ASUH MAKAN DAN RIWAYAT INFEKSI PENYAKIT DENGAN STATUS GIZI PADA BALITA Hafipah, Nurul; Wijayanti, Anisa Catur
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i1.42814

Abstract

Balita tergolong kelompok yang sangat rentan dari segi ketahanan fisik dibandingkan dengan usia golongan dewasa, salah satu penyebabnya yaitu status gizi. Status gizi merupakan tanda atau manifestasi kondisi kesehatan seseorang yang disebabkan oleh keseimbangan antara  asupan  dan pemanfaatan makanan. Status gizi mencerminkan kondisi  kesehatan dari seseorang yang dipengaruhi oleh keseimbangan antara asupan dan pemanfaatan makanan. Status gizi dibedakan menjadi empat kategori yaitu gizi normal atau baik, gizi  kurang, gizi lebih, dan gizi  buruk. Beberapa faktor yang dapat mempengaruhi status gizi pada balita antara lain pola asuh makan dan riwayat infeksi penyakit. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan pola asuh makan dan riwayat infeksi penyakit dengan status gizi pada balita di wilayah kerja Puskesmas Kartasura Kabupaten Sukoharjo. Jenis penelitian ini yaitu kuantitatif dengan pendekatan Cross Sectional. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Januari 2025 di wilayah kerja Puskesmas Kartasura Kabupaten Sukoharjo. Jumlah sampel pada penelitian ini sebanyak 115 responden dengan teknik pengambilan sampel menggunakan Teknik Purposive Sampling dengan kriteria inklusi dan eksklusi. Analisis data yang digunakan yaitu Chi-Square menunjukkan bahwa terdapat hubungan pola asuh makan (p-value=0,042) dan tidak terdapat hubungan riwayat infeksi penyakit (p-value=0,421) dengan status gizi pada balita di wilayah kerja Puskesmas Kartasura Kabupaten Sukoharjo. Ibu balita diharapkan untuk meningkatkan pengetahuan terhadap pola asuh makan pada balita, serta pemberian makanan dengan jenis yang beragam, frekuensi dan porsi sesuai usia anak untuk memenuhi kebutuhan asupan makanan sehari-hari. Dengan pemberian edukasi diharapkan ibu balita dapat memahami betapa pentingnya pemberian makanan yang sesuai dengan kebutuhan balita.
Analisis faktor determinan kejadian stunting pada anak usia 24-59 bulan Wijayanti, Anisa Catur; Puspita, Widya Galih; Pratiwi, Septiani Cipta; Sahda, Renaya Amelta
Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Sciences Journal Vol. 16 No. 01 (2025): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jikbh.v16i01.1595

Abstract

Latar Belakang: Prevalensi stunting di Puskesmas Trucuk II merupakan salah satu yang tertinggi di Kabupaten Klaten. Penelitian mengungkapkan status pemberian ASI, riwayat paritas, tumbuh kembang anak, stimulasi, karakteristik ibu seperti pekerjaan, pendidikan, dan usia, serta karakteristik anak seperti usia dan jenis kelamin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui determinan stunting pada anak usia 24-59 bulan di Puskesmas Trucuk II.Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional. Jumlah responden dalam penelitian ini adalah sebanyak 128 orang. Analisis data dilakukan dengan univariat, bivariat, dan multivariat dengan regresi logistik.Hasil: Hasil penelitian ini tidak terdapat hubungan antara status pemberian ASI (p-value: 0,131), riwayat paritas (p-value: 0,552), pekerjaan ibu (0,855), tumbuh kembang anak (p-value: 0,549). 549), stimulasi (p-value: 0,422), jenis kelamin anak (p-value: 0,394), usia anak (p-value: 0,438), pendidikan ibu (p-value: 0,448), dan usia ibu (p-value: 0,134) dengan kejadian stunting.Kesimpulan: Meskipun tidak ada hubungan antara determinan tersebut dengan kejadian stunting, tenaga kesehatan dan keluarga, khususnya ibu, diharapkan dapat memantau tumbuh kembang anak melalui beberapa program intervensi seperti pelatihan, pemberian buklet edukasi, peningkatan keterampilan menyusui, dan pendampingan pemberian makanan pendamping ASI (MPASI).
HUBUNGAN ANTARA KUALITAS PELAYANAN UKS DENGAN KEPUASAN SISWA MADRASAH ALIYAH NEGERI 1 KARANGANYAR Wijayanti, Anisa Catur
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 2 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i2.47996

Abstract

Pelaksanaan program UKS hingga saat ini masih dirasa belum optimal dan belum sepenuhnya memenuhi harapan. Kualitas pelayanan UKS sebagai salah satu bentuk layanan kesehatan dasar di sekolah memiliki peran penting dalam mendukung kesehatan peserta didik. Pelayanan UKS yang berkualitas diharapkan dapat meningkatkan kepuasan siswa terhadap layanan kesehatan yang diberikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kualitas pelayanan UKS yang dirasakan siswa di Madrasah Aliyah Negeri 1 Karanganyar dengan kepuasan siswa. Jenis penelitian yang digunakan merupakan penelitian kuantitatif observasional dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian sebanyak 305 responden yang diperoleh dengan teknik cluster random sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui angket dan wawancara menggunakan instrumen berupa kuesioner. Analisis data menggunakan uji chi-square. Terdapat hubungan yang signifikan antara kualitas pelayanan UKS (p = 0,001) dengan kepuasan siswa. Sebagian besar siswa menilai kualitas pelayanan kurang baik dan siswa yang merasa kurang puas sebanyak 91 responden (65%) dan kualitas pelayanan baik dan siswa yang merasa puas sebanyak 135 responden (81,8%). Oleh karena itu, peningkatan kualitas pelayanan UKS sangat penting untuk mendukung kepuasan dan kesehatan peserta didik. Disarankan menyediakan nomor darurat untuk menghubungi puskesmas terdekat, pembina UKS berjaga di UKS selama jam operasional sekolah berlangsung sehingga anggota PMR yang berjaga sesuai jadwalnya lebih tertib dan meningkatkan fasilitas UKS.
Family Support and Self Efficacy of Type 2 Diabetes Patients at Puskesmas Sangkrah : Dukungan Keluarga dan Self Efficacy Penderita DM Tipe 2 di Puskesmas Sangkrah Wijaya, Chayanita Sekar; Wijayanti, Anisa Catur; Maulita, Nur Riqqah
RADIANT: Journal of Applied, Social, and Education Studies Vol. 5 No. 3 (2024): RADIANT: Journal of Applied, Social, and Education Studies
Publisher : Politeknik Harapan Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52187/rdt.v5i3.288

Abstract

Non-Communicable Diseases (NCDs) have become one of the major health challenges worldwide, including in Indonesia. One of the main factors driving the increase in NCD cases in Indonesia is the shift towards increasingly unhealthy lifestyles among the population. Type 2 Diabetes Mellitus (Type 2 DM) is one of the most common types of NCDs currently found in Indonesia. This study aims to analyze the relationship between family support and self-efficacy in Type 2 DM patients at the Sangkrah Community Health Center. This research employs a quantitative design with an analytical observational cross-sectional approach. The study population consisted of Type 2 DM patients at the Sangkrah Community Health Center, with a sample size of 125 respondents obtained using the simple random sampling technique. Data analysis was conducted using the Chi-square statistical test. The results showed a significant relationship between family support and self-efficacy in Type 2 DM patients (p-value = 0.000; <0.05). Therefore, further research is needed to explore the relationship between family support and the occurrence of diabetes distress in Type 2 DM patients.
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kematian Bayi di Kabupaten Boyolali Widayanti, Deny Ari; Wijayanti, Anisa Catur
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 7th University Research Colloquium 2018: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Angka Kematian Bayi (AKB) di Indonesia tergolong masih tinggisebesar 32 per 1.000 kelahiran hidup apabila dibandingkan dengannegara berkembang lainnya. AKB di Provinsi Jawa Tengah sebesar10 per 1.000 kelahiran hidup. Sedangkan AKB di KabupatenBoyolali sebesar 8,64 per 1.000 kelahiran hidup. Tujuan penelitianini adalah menganalisis hubungan antara BBLR, kelahiran prematur,komplikasi persalinan, kelainan kongenital, penolong persalinan dantempat persalinan dengan kematian bayi di Kabupaten Boyolali.Jenis penelitian ini adalah penelitian observasional denganpendekatan kasus kontrol (case control). Populasi dalam penelitianadalah seluruh kematian bayi yang ada di Kabupaten Boyolali padaperiode Januari 2016 sampai April 2017 yang berjumlah 155 kasus.Pemilihan sampel pada kelompok kasus sebanyak 75 orang dankontrol sebanyak 75 orang dilakukan dengan menggunakan teknikCluster Random Sampling. Teknik uji statistik menggunakan uji ChiSquare. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antaraBBLR (p-value=0,000; OR=85,522; 95% CI=18,635-365,438),kelahiran prematur (p-value=0,000; OR=4,250; 95% CI=2,148-8,410), komplikasi persalinan (p-value=0,000; OR=5,901; 95%CI=2,484-14,018), kelainan kongenital (p-value=0,039; OR=8,836;95% CI=1,077-72,514) dan tidak ada hubungan antara prosespersalinan (p-value=0,153), penolong persalinan (p-value=1,000),tempat persalinan (p-value=1,000) dengan kematian bayi diKabupaten Boyolali.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI PADA PEREMPUAN DEWASA MUDA DI KABUPATEN SUKOHARJO TAHUN 2017 Nugraheni, Arista Tri; Wijayanti, Anisa Catur
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 8th University Research Colloquium 2018: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Angka prevalensi hipertensi di Sukoharjo tahun 2016 sebanyak 12,42 per 1000 penduduk atau terdapat 11.099 penderita. Sedangkan angka prevalensi hipertensi dari 3 kecamatan di Sukoharjo diantaranya Kecamatan Bulu dengan angka prevalensi 65,47 per 1000 penduduk, Polokarto 40,27 per 1000 penduduk dan Mojolaban 5,773 per 1000 penduduk. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis paparan asap rokok, pola makan, penggunaan kontrasepsi hormonal dan kebiasaan minum kopi dengan kejadian hipertensi pada perempuan dewasa muda di Kabupaten Sukoharjo tahun 2017. Jenis penelitian yang digunakan kuantitatif analitik dengan pendekatan case control. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh penderita hipertensi berjenis kelamin wanita dan berusia 26-35 tahun (dewasa muda) di Kabupaten Sukoharjo. Sampel penelitian ini pasien yang menderita hipertensi dan yang tidak hipertensi dengan perbandingan 1:1 terdiri dari 90 kasus dan 90 kontrol. Hasil analisis berdasarkan uji Chi Square menunjukkan bahwa ada hubungan paparan asap rokok (nilai p=0,000; OR=53,308; 95% CI 21,558-131,818), pola makan (nilai p=0,000; OR=116; 95% CI 32,854-409,567), perilaku minum kopi (nilai p=0,000; OR=6,182; 95% CI 2,239-17,071) dan penggunaan kontrasepsi hormonal (nilai p=0,000; OR=5,615; 95% CI 2,866-11,003) dengan kejadian hipertensi. Kesimpulan paparan asap rokok, pola makan, perilaku kebiasaan minum kopi dan penggunaan kontrasepsi hormonal merupakan factor risiko terjadinya hipertensi.
Booklet Efforts to Improve Health Cadres' Knowledge about the Quality of Life of People with Diabetes Mellitus through Booklets Wijayanti, Anisa Catur; Puspita, Widya Galih; Pratiwi, Septiani Cipta; Sahda, Renaya Amelia; Wijaya, Chayanita Sekar
Journal of Community Services and Engagement: Voice of Community (VOC) Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This community service aimed to enhance the knowledge of health cadres on improving the quality of life of diabetes mellitus (DM) patients in the Kratonan Community Health Center area, Surakarta City, based on research identifying poor quality of life among some DM patients. The activities involved 16 health cadres and were conducted in three stages: planning, implementation, and evaluation. During implementation, cadres received educational booklets covering DM risk factors, complications, prevention efforts, and quality of life improvement, followed by pre-test, material presentation, discussion, and post-test sessions. Results showed an increase in average knowledge scores from 6.31 (pre-test) to 10.06 (post-test), indicating improved understanding among cadres. This intervention highlights the important role of health cadres in providing health information and psychological support to DM patients. Ongoing monitoring and evaluation of behavior changes linked to gained knowledge are recommended.
PEMBERIAN EDUKASI KESEHATAN DAN YOGA IBU HAMIL DALAM MENCEGAH BBLR DI DESA PURBAYAN Zaenal Muttaqqin; Wahyu Andriawan; Rahmania Ulfi Ariyanti; Nita Puspitasari; Threeya Andriyani Puspitasari; Bella Hasnia Cahyaningrum; Syahira Yuma Nabila; Nur Asa Rhahmadani Susanti; Aisyah Dani Hanifah; Erina Anindya Putri; Adhisty Fachrine Ayu Saqina; Afiyah Nur Azizah; Amalia Salma Anindya; Rinna Ainul Maghfiroh; Anisa Catur Wijayanti; Nenny Kusdinarwati; Suyadi
Jurnal Berkawan: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 1. No. 3, September 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/berkawan.v1i3.6118

Abstract

Rendahnya pemahaman ibu hamil di Desa Purbayan di Kecamatan Baki, Kabupaten Sukoharjo tentang status kesehatan dan gizi memiliki dampak signifikan terhadap terjadinya stunting pada anak-anak di bawah lima tahun. Faktor-faktor seperti Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) juga berkontribusi besar terhadap risiko stunting pada anak anak. Upaya pencegahan dan penanganan stunting perlu dilakukan dengan melibatkan peningkatan pengetahuan ibu hamil, pemenuhan gizi yang tepat, serta intervensi yang terintegrasi melalui pendidikan kesehatan dan layanan Kesehatan yang berkualitas. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pelatihan nutrisi, fungsional, dan edukasi kesehatan di desa Purbayan guna mencegah BBLR dan stunting. Metode: kegiatan pengabdian masyarakat bersama ibu hamil, bidan desa dan kader posyandu Desa Purbayan Kecamatan Baki dilakukan dengan tahapan pretest, pemaparan edukasi, yoga ibu hamil, diskusi, post-test dan Analisa pemahaman ibu hamil. Evaluasi kegiatan ini menggunakan pretest dan postest dengan media Presentasi Power Point. Hasil: kegiatan rata-rata post-test 8,36 dan pre test 7,54. Kesimpulan: kegiatan ini adalah pemberian edukasi Kesehatan ibu hamil dapat meningkatkan pengetahuan tentang faktor resiko BBLR pada ibu hamil di desa Purbayan.
The Relationship Between Self-Efficacy and Self-Care Management with the Quality of Life of Patients With Diabetes Mellitus Widya Galih Puspita; Anisa Catur Wijayanti
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 15 No. 2 (2024): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (JIKM)
Publisher : Faculty of Public Health, Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26553/jikm.2024.15.2.258-271

Abstract

Diabetes Mellitus (DM) is a disease that suffers for years and even throughout life. DM patients have the possibility of experiencing various kinds of complications that hurt their quality of life. Factors that affect the quality of life include characteristic respondent (family history, gender, age, long-suffering of DM), self-efficacy, and self-care management. This study analyzed the relationship between self-efficacy and self-care management and the quality of life of DM patients. This quantitative study used an analytical observational approach using a cross-sectional study design with a sample size of 180 respondents, determined by a purposive sampling technique. Data was collected from respondents using a questionnaire. The research data were analyzed using logistic regression. There is a relationship between self-efficacy (p-value = 0.003) with OR (95% CI) = 7.108 (1.981 – 25.510) and self-care management (p-value 0.024) with OR (95% CI) = 3.703 (1.190 – 11.525) with quality-of-life DM patients. This study recommends that structural education programs and increased social support improve self-efficacy and self-care management to impact the quality of life of DM patients positively.
Hubungan kepatuhan minum obat dan dukungan keluarga dengan kualitas hidup pada penderita hipertensi Kamila Kamila; Anisa Catur Wijayanti
Holistik Jurnal Kesehatan Vol. 20 No. 1 (2026): Volume 20 Nomor 1
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan-fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/hjk.v20i1.2348

Abstract

Background: Hypertension is a common blood vessel disease and is classified as a degenerative disease. Because it cannot be cured, hypertension requires lifelong treatment to maintain quality of life. Factors that can influence quality of life include family support, motivation to adopt a healthy lifestyle, physical activity, medication adherence, education level, cultural values, lifestyle changes, and stress management skills. Purpose: To analyze the relationship between quality of life in hypertensive patients with medication adherence and family support. Method: This quantitative study used an observational analytical design and a cross-sectional approach. The study was conducted at the Gambirsari Community Health Center from November to December 2025. The study population included all patients undergoing hypertension screening, determined using the Lemeshow formula, resulting in 135 respondents. The sampling technique used was purposive sampling. After data collection through questionnaires and interviews, the data were analyzed using the Chi-Square test. Results: There was a relationship between quality of life in hypertensive patients with medication adherence (p=0.028) and family support (p=0.017). Although most respondents reported good levels of adherence and family support, various forms of medication non-adherence and low informational and instrumental support from family were still found, potentially leading to uncontrolled blood pressure and reduced quality of life, particularly in the physical health domain. Meanwhile, the highest quality of life was found in the environmental domain. Conclusion: There is a relationship between medication adherence and family support and quality of life in people with hypertension. Adherence to antihypertensive medication and the role of the family as a support system contribute significantly to long-term hypertension management.   Keywords: Family Support; Hypertension; Medication Adherence; Quality of Life.   Pendahuluan: Hipertensi merupakan penyakit pembuluh darah yang umum dan tergolong sebagai penyakit degeneratif. Hipertensi membutuhkan pengobatan seumur hidup untuk menjaga kualitas hidup karena penyakit ini tidak dapat disembuhkan. Faktor-faktor yang dapat mempengaruhi kualitas hidup yaitu dukungan keluarga, motivasi dalam menerapkan perilaku hidup sehat, aktivitas fisik, kepatuhan dalam mengonsumsi obat, tingkat pendidikan, nilai budaya, perubahan gaya hidup, serta kemampuan dalam mengelola stress. Tujuan: Untuk menganalisis apakah ada hubungan antara kualitas hidup penderita hipertensi dengan kepatuhan mereka terhadap obat-obatan dan dukungan keluarga. Metode: Penelitian kuantitatif dengan desain observasional analitik serta pendekatan cross-sectional. Penelitian dilaksanakan di Puskesmas Gambirsari pada periode November-Desember 2025. Populasi penelitian mencakup seluruh pasien yang menjalani pemeriksaan hipertensi, ditentukan menggunakan rumus Lemeshow, sehingga diperoleh sebanyak 135 responden. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Setelah pengumpulan data melalui kuesioner dan wawancara, data dianalisis menggunakan uji Chi-Square. Hasil: Ada hubungan antara kualitas hidup penderita hipertensi dan kepatuhan minum obat (p=0.028) dan dukungan keluarga (p=0.017). Meskipun sebagian besar responden memiliki tingkat kepatuhan dan dukungan keluarga yang baik, masih ditemukan berbagai bentuk ketidakpatuhan minum obat serta rendahnya dukungan informasional dan instrumental dari keluarga, yang berpotensi menyebabkan tekanan darah tidak terkontrol dan menurunkan kualitas hidup, khususnya pada domain kesehatan fisik. Sementara itu, kualitas hidup tertinggi terdapat pada domain lingkungan. Simpulan: Adanya hubungan antara kepatuhan minum obat dan dukungan keluarga dengan kualitas hidup penderita hipertensi. Kepatuhan terhadap obat antihipertensi dan peran keluarga sebagai sistem pendukung berkontribusi penting dalam pengelolaan hipertensi jangka panjang.   Kata Kunci: Dukungan Keluarga; Hipertensi; Kualitas Hidup; Kepatuhan Minum Obat.
Co-Authors Adhisty Fachrine Ayu Saqina Adiratna, Kun Aditya Risky Dwinanda Afiyah Nur Azizah Agung Triono Ainaya Fatihah Aisyah Dani Hanifah Ajeng Faninda Fitri Ardiani Alfida Aulia Rahma Firdausy Nurhaliza Alifia Ayu Romadhona Suparno Amalia Salma Anindya Amara Wahyu Alfiana Amelia Fitra Insani Amelia Pritasari Amira Amalia Rodam Ananda, Afara Tri Ananta Rinasari Kusumaningrum Anggraeni, Devi Ayu Anis Ayu Arinda Annisa Thaha Wibowo Anya Cahya Melati Aprilia Aldrianingtyas Ariana, Siwi Arif Nugroho Triutomo Arifin, Muhammad Alexandria Husen Arista Tri Nugraheni Arya Risang Rasendriya Ayu Khoirotul Umaroh Bagaskoro, Alex Bella Hasnia Cahyaningrum Berlian, Rahma Novita Berlian, Rian Bilqiis Ramadhani Lombayan Bunga Cintantya Rudisty Chayanita Sekar Wijaya Chayanita Sekar Wijaya Claristha Kristya Widyantoro Deny Ari Widayanti Dwinita, Diah Ahdianingsih Dzikri, Ridwan Saiful Enggin Putri Edita Eni Fauziana Erina Anindya Putri Fahrizal Adiansyah Abiyanto Fairuz El Had Fatimawati Nugraheni Fauziana, Eny Fira Widya Sahdawati Firantika, Rima H. R., Robi'i Pahlawan H. R., Robii Pahlawan Hafipah, Nurul Herawati, Lia Septiana Heru Subaris Kasjono Hibban Dzaki Imam Azzufar Hidayah, Avivah Ainun Ikha Widyastuti Indah Safitri Intan Nur Farida Irfan Ramadhan Isniasta Eka Putri K Kamila Kamila Kamila Kandina, Anggin Ati Kharisma Rahmatya Mulyawati Khasanah, Devi Jantika Nur Kusuma Estu Werdani Lavita Nur Indah Sari Lia Kicky Mahmudi Lutfiana Azzahra Maharani Nabila Anggraini Marsa Arinal Haq Maula, Rofidotul Maulita, Nur Riqqah Melia Putri Azkania Muhammad Rivandi Athaya Munifatu Rodiyah Mutiara Anggraeni Nabila Nuraya Nafian, Imas Nenny Kusdinarwati Nidya Elsa Dwi Ananda Putri Nidya Sanista Sujadi Nisa Adellia Safitri Nita Puspitasari Nita Riski Amalia Noor Alis Setiyadi Nugraheni, Arista Tri Nugroho, Purwo Setiyo Nur Asa Rhahmadani Susanti Nur Riqqah Maulita Nurcahyanti, Lisetya Maya Nurfaiza, Elita Nadia Pratiwi, Septiani Cipta Prihandana, Sadar Puspita, Widya Galih Putik Firdiani Kamila Qorri Putri Mahfudhoh Ragil Try Purnomo Rahmania Ulfi Ariyanti Raihan Nafi Pramadhana Raniawati, Ruri Arifah Nor Ratri Rahmadina Reliza Octariviani Zovancha Ria Muslima Wati Rinna Ainul Maghfiroh Robi&#039;I Pahlawan H.R Safitri, Indah Sahda, Renaya Amelia Sahda, Renaya Amelta Salisa Darma Agustin Salsabila Syiva Ajeng Pramesti Sari, Marlynda Happy Nurmalita Sari, Nur Ayu Sekar Arum Shafa Maulidya Prayanto Sheena Ramadhia Asmara Dhani Siti Zulaekah Siwi Ariana Sri Utami Sujadi, Nidya Sanista Suparno, Alifia Ayu Romadhona Suwadi, Fatrisya Fia Suyadi Syahira Yuma Nabila Tanjung Anitasari Indah Kusumaningrum Threeya Andriyani Puspitasari Tri Ismiyati Tunjung Tri Agita Wahyu Andriawan Widayanti, Deny Ari Widya Galih Puspita Widya Galih Puspita Widya Galih Puspita Widya Herawati Wijaya, Cahyanita Sekar Wijaya, Chayanita Sekar Winarko, Julian Bramantya Yuli Kusumawati Zaenal Muttaqqin