Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

KRITIK SENI KARYA AFFANDI KOESOEMA BERJUDUL THREE EXPRESSIONS Maulana, Fadhil; Yunus, Pangeran Paita; Makawi, Faizal Erlangga; Padillah, Rezki; Febrian, Muh Farrel
Journal of Arts Education and Design Vol. 1 No. 1 (2024): Volume 01 Nomor 01 (Juni 2024)
Publisher : PT Ininnawa Paramacitra Edukasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62330/artsedes.v1i1.48

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menginterpretasikan karya seni lukis maestro Indonesia, Affandi Koesoemo dalam lukisan berjudul Three Expressions. Penelitian ini menggunakan metode kritik seni Feldman untuk menganalisis nilai-nilai dalam karya seni, khususnya karya Affandi. Penelitian mengenai karya Affandi mengungkap tiga faktor utama yang menyumbang pada nilai dan kepopuleran karyanya. Pertama, latar belakang dan pengalaman pribadi Affandi, termasuk karakter, pendidikan, dan kontribusinya dalam dunia seni, membentuk dasar nilai-nilai karyanya. Kedua, ekspresi emosional dalam pembuatan lukisan dianggap sebagai jiwa karya seni, menarik perhatian para pengamat. Ketiga, goresan unik dan berkarakter dalam lukisan mencerminkan ekspresi mendalam Affandi, dengan guratan kuat dan penggunaan cat langsung dari tube cat. Hasil penelitian ini memberikan pemahaman mendalam tentang faktor-faktor kunci yang mengartikan nilai seni dalam karya Affandi.
Immersive 360° Virtual Reality for Traditional Dance Learning and Preservation in South Sulawesi, Indonesia Sahnir, Nurachmy; Jamilah, Jamilah; Makawi, Faizal Erlangga
Daengku: Journal of Humanities and Social Sciences Innovation Vol. 5 No. 5 (2025)
Publisher : PT Mattawang Mediatama Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35877/454RI.daengku4517

Abstract

This study examines the effectiveness of immersive 360° Virtual Reality (VR) as a digital medium for learning and preserving traditional dances in South Sulawesi, Indonesia. Using a mixed-methods design, the research developed and evaluated an interactive VR 360° learning module featuring five traditional dances: Tari Bosara (Bugis–Makassar), Tari To Masenga (Luwu), Tari Pakarena version Anida (Makassar), Tari Pattudu Kumba (Mandar), and Tari Pagellu (Toraja). Quantitative analysis involving 20 undergraduate students demonstrated a significant improvement in learning outcomes, with average scores increasing from 68.2 (pre-test) to 87.5 (post-test) (p < 0.01). Qualitative findings further revealed that VR enhanced learners’ cultural empathy, affective engagement, and understanding of symbolic movements and local values. Overall, the study concludes that immersive VR serves as an effective pedagogical and cultural preservation tool, bridging traditional arts with contemporary educational technology and supporting the sustainable transmission of Indonesia’s intangible cultural heritage.
Penerapan Grafis Lingkungan pada objek Wisata Pantai Puntondo di Takalar Makawi, Faizal Erlangga; Djirong, Agussalim
Paramacitra Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 01 (2025): Volume 03 Nomor 01 (November 2025)
Publisher : PT Ininnawa Paramacitra Edu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62330/pjpm.v3i01.485

Abstract

Kegiatan ini bertujuan menerapkan grafis lingkungan pada objek Wisata Pantai Puntondo di Takalar melalui pelatihan desain grafis dan pengembangan wayfinding serta sign system. Permasalahan utama berupa ketiadaan sistem penunjuk arah dan kurangnya pemahaman masyarakat tentang desain signage diatasi melalui dua pendekatan: (1) pelatihan pembuatan wayfinding dan pemasangannya di titik strategis, dan (2) pelatihan desain visual untuk meningkatkan keterampilan masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa grafis lingkungan mampu meningkatkan navigasi pengunjung, memperkuat identitas visual kawasan, dan mendorong partisipasi masyarakat dalam pengelolaan wisata. Program ini memberikan dampak positif terhadap kenyamanan, orientasi ruang, dan profesionalitas layanan wisata.
Pelatihan Pembuatan sign sistem pada Sekolah Dasar Negeri 61 Puntondo Takalar Makawi, Faizal Erlangga; Muliana; Fatimah, Andi Fauziyah Hijrina; Pongtambing, Yulita Sirinti
Paramacitra Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 01 (2025): Volume 03 Nomor 01 (November 2025)
Publisher : PT Ininnawa Paramacitra Edu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62330/pjpm.v3i01.486

Abstract

Program pengabdian ini bertujuan meningkatkan tata kelola lingkungan belajar melalui pelatihan dan penerapan sign system di SDN 61 Puntondo Takalar. Kegiatan diawali dengan pelatihan bagi guru dan staf mengenai prinsip desain signage, pemilihan warna dan ikon ramah anak, serta standar penempatan informasi visual. Hasil pelatihan kemudian diimplementasikan dalam pembuatan produk sign system berupa papan penunjuk arah, label ruang kelas, penanda area khusus, dan papan informasi edukatif. Penerapan signage dilakukan di titik strategis sekolah untuk mendukung navigasi, keamanan, serta kenyamanan siswa dan pengunjung. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sign system tidak hanya memperbaiki aspek visual dan tata ruang sekolah, tetapi juga meningkatkan literasi visual, disiplin, dan identitas lingkungan belajar. Program ini memberikan kontribusi nyata terhadap terciptanya sekolah yang lebih informatif, ramah anak, dan profesional.
Optimizing Drawing Ability Through Working Memory Effects: Methods for Novice and Expert Learners Makawi, Faizal Erlangga; Djirong, Agussalim
Daengku: Journal of Humanities and Social Sciences Innovation Vol. 5 No. 6 (2025)
Publisher : PT Mattawang Mediatama Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35877/454RI.daengku4520

Abstract

This research aims to develop two model-drawing methods based on students’ levels of competency, guided by a psychological approach to working memory. The study adopts a qualitative method with a case study design. Observations were carried out by analyzing six samples of model drawings produced by students in the Visual Arts Education program, Faculty of Art and Design. The drawings were categorized into two levels, expert and novice, based on students’ performance in proportion, coloring, and detail. The findings show that (1) three students belong to the expert level, producing highly impressive model drawings whose proportions, coloring, and details are close to perfection; (2) three students fall into the novice level, with their proportions, coloring, and object forms still at a minimal or below-standard quality; and (3) one commonly used method is found to be unsuitable for all learners. Therefore, this research proposes two model-drawing methods according to students’ competency levels: the Golden Ratio technique for expert-level students and a proportion-and-shape-based technique for novice learners.
A Comparative Study of Geometrical Patterns: Escher’s Tessalation and Passura Toraya Ornaments Makawi, Faizal Erlangga; Mukadas, Andi Baetal; Jamilah; Muhaemin; Izmi, siti asmaulul; Hasbi
Daengku: Journal of Humanities and Social Sciences Innovation Vol. 5 No. 6 (2025)
Publisher : PT Mattawang Mediatama Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35877/454RI.daengku4521

Abstract

This research aims to compare the geometric patterns in Passura Toraya and Escher’s Tessalation. The study examines Toraja ornaments created 5.000 years ago from a geometric perspective that is similar to the approach of well-known geometric artist, M. Escher. The research method used is a descriptive qualitative method by collecting data from literature studies and visual observations of Passura Toraya, which are then analyzed using geometrical pattern and basic mathematic shapes. The results of the study show that (1) triangle, square, pentagon, flora, and fauna shapes represent geometric forms with similar tessellation techniques in both Passura Toraya and M.C. Escher's geometric patterns; (2) Passura Toraya has repeated patterns in opposite directions and four sides, as well as 4-fold designs, similar to M.C. Escher's tessellated geometric patterns with the same size as the empty field and 3-fold repetition levels; (3) contrasting colors are characteristic of Passura Toraya, similar to M.C. Escher's designs. Passura Toraya, which was made approximately thousands of years ago, shows the same approach as geometric artist, M. Escher. This demonstrates that Passura Toraya was made with a high level of knowledge, despite being made approximately 5.000 years ago.
OPTIMALISASI KEMAMPUAN MENGGAMBAR DENGAN PENDEKATAN PSIKOLOGI WORKING MEMORY EFFECT Djirong, Agussalim; Makawi, Faizal Erlangga
Tanra: Jurnal Desain Komunikasi Visual Fakultas Seni Dan Desain Universitas Negeri Makassar Vol 12, No 3 (2025): Desember
Publisher : Universitas Negeri makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/tanra.v12i3.71577

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan metode menggambar model yang sesuai dengan tingkat kemampuan mahasiswa berdasarkan kajian psikologi memori otak manusia. Metode Penelitian ini adalah jenis penelitian kualitatif dengan desain penelitian studi kasus. Observasi dilakukan terhadap enam sampel gambar model dari mahasiswa Pendidikan Seni Rupa Fakultas Seni dan Desain. Adapun teknik analisis dalam penelitian ini adalah gambar model mahasiswa dibedakan menjadi dua kategori yakni level yakni level ahli dan level pemula berdasarkan dari kemampuan mahasiswa dalam membuat proporsi, pewarnaan dan detail gambar. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa; (1) terdapat tiga mahasiswa berada pada level ahli dengan hasil gambar model yang sangat mengesankan, dimana proporsi, pewarnaan dan detail gambar nyaris sempurna; (2) Terdapat pula tiga mahasiswa yang berada pada level pemula dikarenakan kemampuan proporsi, pewarnaan dan bentuk masih berada pada level dibawah standar; (3) Penelitian ini menemukan satu metode yang umum digunakan kurang sesuai, sehingga dalam penelitian ini peneliti menunjukan dengan contoh detail dua metode menggambar model berdasarkan level kemampuan mahasiswa yakni kemampuan ahli dengan metode menggambar model dengan teknik Golden Ratio, dan untuk level pemula teknik menggambar berdasarkan proporsi dan bentuk.