Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

Jurnal Integrasi Nilai-Nilai Al-Qur’an dan Ilmu Pengetahuan Implementasi dalam Pengelolaan Sampah di SD IT Al-Furqon Masripah Masripah; Eli Nurbaya; Ariana Ariana
Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 7 No. 2 (2025): Action Research Journal Indonesia (ARJI)
Publisher : PT. Pusmedia Group Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61227/arji.v7i2.401

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya kesadaran lingkungan dikalangan peserta didik, yang disebabkan oleh pendekatan pendidikan lingkungan yang masih terbatas pada aspek ekologi, tanpa mengintegrasikan nilai-nilai spiritual dan moral yang bersumber dari ajaran Al-Qur’an. Oleh karena itu diperlukan program pengelolaan sampah berbasis sekolah yang menanamkan nilai amanah,  tanggung jawab sebagai khalifah, dan larangan berbuat kerusakan sejak dini. Penelitian ini bertujuan mengkaji integritas nilai-nilai Al-Qur’an dan ilmu pengetahuan dalam implementasi program pengelolaan sampah di SD IT Al-Furqon. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan studi kasus melalui program pengelolaan sampah di SD IT Al-Furqon, diintegrasikan secara harmonis dengan pembelajaran berbasis Al-Qur’an dan sains baik melalui kurikulum, kegiatan ekstrakurikuler, maupun budaya sekolah. Subjek atau informan dalam penelitian ini meliputi; kepala sekolah, guru (terutama guru PAI dan guru kelas), siswa, serta orang tua siswa yang terlibat langsung dalam pengelolaan sampah di SD IT Al-Furqon. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret hingga bulan Mei 2025 selama kurang lebih tiga bulan. Instrumen pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data dianalisis dengan Teknik analisis kualitatif melalui tahapan reduksi data, dan penarikan kesimpulan. Implementasi nilai-nilai Al-Qur’an terbukti memperkuat motivasi dalam menjaga kebersihan, mengelola sampah, dan merawat tanaman sebagai bagian dari ibadah. Dengan demikian integrasi Al-Qur’an dan ilmu pengetahuan dalam program pengelolaan sampah berkontribusi dalam pembentukan karakter peduli lingkungan yang holistik dan transformatif. Implikasi atau kontribusi hasil penelitian ini adalah memberikan model Pendidikan lingkungan yang holistik berbasis nilai-nilai Al-Qur’an, yang dapat diterapkan di sekolah dasar untuk menumbuhkan kesadaran ekologis, spiritual, dan moral siswa sejak dini.
Peradaban dan Pemikiran Islam Keteladanan Khulafaurasyidin Khalifah Abu Bakar dalam Proses Pembentukan Karakter Muslim : (Implementasi pada Pembelajaran PAI di SD GIS Prima Insani) Ai Atun Mardiah; Masripah Masripah; Muhamad Tajudin Zuhri; Nenden Munawaroh
Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 7 No. 3 (2025): Action Research Journal Indonesia (ARJI)
Publisher : PT. Pusmedia Group Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61227/arji.v7i3.445

Abstract

Dalam era modern, krisis karakter pada siswa usia dini menjadi perhatian serius, terutama terkait kurangnya keteladanan yang dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan proses internalisasi nilai-nilai keteladanan Abu Bakar Ash-Shiddiq dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam di kelas IV SD GIS Prima Insani Garut. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Penelitian dilaksanakan dari tanggal 19 Mei 2025 hingga 23 Mei 2025 kurang lebih 1 minggu. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Teknik pengumpulan data mencakup observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, dengan analisis data model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai kejujuran, keberanian, kesederhanaan, dan loyalitas terhadap kebenaran diintegrasikan ke dalam proses pembelajaran melalui metode storytelling, diskusi nilai, dan pembiasaan praktik akhlak dalam kehidupan sehari-hari. Internalisasi nilai ini terbukti berkontribusi terhadap peningkatan karakter dan sikap keagamaan siswa. Penelitian ini menyarankan agar pendekatan pembelajaran berbasis tokoh Islam direplikasi di sekolah lain, dikembangkan dalam kurikulum terintegrasi, serta didukung dengan pelatihan guru PAI untuk implementasi yang lebih efektif.
Dari Cordoba ke Florence: Jembatan Peradaban Islam Menuju Renaissance Eropa Rani Nurani Dewi; Dede Nurwahidah Dede; Santi Rismayanti; M.Tajudin Zuhri; Nenden Munawaroh; Masripah Masripah
Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 7 No. 3 (2025): Action Research Journal Indonesia (ARJI)
Publisher : PT. Pusmedia Group Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61227/arji.v7i3.453

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh anggapan bahwa Renaissance Eropa murni berasal dari Barat, padahal peradaban Islam, khususnya di Andalusia, turut memberi kontribusi besar dalam mentransfer ilmu dan nilai pendidikan yang mendasari era tersebut. Penelitian ini mengkaji kontribusi peradaban Islam, khususnya yang berkembang di Andalusia, terhadap lahirnya gerakan Renaissance di Eropa. Melalui pendekatan kepustakaan, studi ini menelusuri jalur historis aliran ilmu dan budaya dari Cordoba ke Florence, termasuk peran penting gerakan penerjemahan, interaksi budaya dalam Perang Salib, pengaruh perdagangan, serta integrasi ilmu dalam institusi pendidikan Islam. Sumber literatur diperoleh dari buku sejarah, jurnal ilmiah, dan artikel akademik yang relevan. Teknik  pengumpulan data dilakukan melalui studi pustaka, sedangkan teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif-kritis dengan pendekatan historis. Ditemukan bahwa warisan intelektual Islam, baik dalam filsafat, sains, kedokteran, arsitektur, maupun sistem pendidikan, memiliki dampak besar dalam membentuk fondasi kebangkitan intelektual Eropa. Studi ini juga menyoroti relevansi nilai-nilai peradaban Islam tersebut bagi pendidikan Islam kontemporer, seperti pentingnya keterbukaan intelektual, integrasi ilmu agama dan sains, semangat riset, serta kolaborasi lintas budaya.
Peran Pemikiran Islam dalam Membentuk Konsep Pendidikan Humanisme di Eropa Santi Rismayanti; M.Tajudin Zuhri; Nenden Munawaroh; Masripah Masripah; Dede Nurwahidah; Rani Nurani Dewi
Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 7 No. 3 (2025): Action Research Journal Indonesia (ARJI)
Publisher : PT. Pusmedia Group Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61227/arji.v7i3.456

Abstract

Perkembangan humanisme di Eropa tidak dapat dipisahkan dari kontribusi pemikiran Islam yang telah lebih dahulu membangun tradisi intelektual berbasis rasionalitas, etika, dan penghargaan terhadap ilmu pengetahuan, khususnya pada masa Renaissance. Humanisme dan Renaissance memiliki keterkaitan erat, di mana humanisme menjadi pendorong utama lahirnya zaman kebangkitan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran penting para pemikir Muslim dalam membentuk fondasi konseptual pendidikan humanistik di Eropa. Melalui pendekatan historis-filosofis dan studi pustaka, ditemukan bahwa kontribusi Islam sangat signifikan, terutama melalui aktivitas penerjemahan karya-karya klasik Yunani-Romawi, pengembangan institusi pendidikan tinggi, serta dialog filosofis yang menjembatani pemikiran Timur dan Barat. Temuan ini menunjukkan bahwa humanisme Eropa bukanlah produk tunggal peradaban Barat, melainkan hasil interaksi lintas budaya yang kaya dan kompleks.Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan historis-filosofis. Metode yang digunakan adalah studi pustaka (library research), yang melibatkan analisis terhadap sumber-sumber primer maupun sekunder berupa karya-karya klasik filsafat Islam, dokumen sejarah, serta literatur akademik terkait perkembangan humanisme di Eropa. Dengan pendekatan ini ditemukan bahwa kontribusi Islam sangat signifikan, terutama melalui kegiatan penerjemahan karya-karya klasik, pengembangan sistem pendidikan tinggi, serta dialog filosofis lintas budaya.
Penggunaan Media Kotak Ajaib Perkalian Untuk Meningkatkan Minat Belajar Peserta Didik Pada Materi Operasi Hitung Bilangan Bulat Matematika Thoriq Mubarok; Nurdin Muhamad; Masripah Masripah
Jurnal Cahaya Edukasi Vol 3 No 2 (2026): Jurnal Cahaya Edukasi
Publisher : Cahaya Smart Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63863/jce.v3i2.353

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya minat belajar peserta didik terhadap pembelajaran matematika yang disebabkan oleh minimnya penggunaan media pembelajaran interaktif di kelas. Permasalahan utama yang dihadapi adalah proses pembelajaran yang masih bersifat verbalistik, sehingga matematika dianggap sebagai mata pelajaran yang sukar dan membosankan bagi siswa sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan media kotak ajaib perkalian dalam meningkatkan minat belajar peserta didik pada materi operasi hitung bilangan bulat di kelas II SDN 3 Tanjungmulya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen berdesain One Group Pretest-Posttest. Subjek penelitian meliputi seluruh peserta didik kelas II yang berjumlah 18 orang dengan teknik pengambilan sampel jenuh. Instrumen pengumpulan data menggunakan lembar observasi dan tes tertulis yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Hasil penelitian menunjukkan terjadinya peningkatan minat belajar yang signifikan setelah diterapkannya media kotak ajaib perkalian. Nilai rata-rata pretest minat belajar berada pada kategori rendah, sedangkan nilai rata-rata posttest meningkat secara signifikan ke kategori tinggi. Hasil uji N-Gain menunjukkan peningkatan sebesar 0,46 (kategori sedang) dan uji-t menghasilkan nilai signifikansi 0,000 yang berarti $H_a$ diterima. Temuan ini membuktikan bahwa penggunaan media kotak ajaib perkalian efektif dalam meningkatkan minat belajar peserta didik pada materi operasi hitung bilangan bulat matematika di sekolah dasar. 
Penerapan Teknik Ice Breaking Lagu pada Pembelajaran IPA Tema Ciri-Ciri Siang dan Malam dalam Minat Belajar Siswa Kelas II Sekolah Dasar Sri Rahayu; Masripah Masripah; Irfan Hilman
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 03 (2026): JUNI - JULI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menilai penggunaan teknik Ice Breaking dengan jenis lagu dalam proses pembelajaran IPA dengan tema ciri-ciri siang dan malam di kelas II SDN Karyamekar 2. Teknik Ice Breaking digunakan sebagai cara untuk meningkatkan minat siswa dalam belajar. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dekskriptif, dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa penerapan teknik Ice Breaking terbukti secara efektif menciptakan suasana belajar yang lebih interaktif dan menyenangkan. Siswa yang sebelumnya tampak pasif dan kurang berkonsentrasi menunjukan perubahan sikap ke arah yang lebih antusias dan aktif setelah teknik ini diterapkan. Dengan demikian, metode Ice Breaking yang berbasis lagu dapat dianggap sebagai strategi inovatif untuk memperbesar minat belajar siswa dalam pembelajaran IPA, terkhusus pada tema yang memerlukan pemahaman akan konsep-konsep dasar alam. Penelitian ini merekomendasikan penggunaan Ice Breaking yang relevan dan kreatif untuk menciptakan suasana kelas yang lebih mendukung bagi proses belajar mengajar.
Implementation of the Playing, Telling Stories, and Singing Method in Increasing Student Learning Motivation in the SKI Subject Hani Siti Nuraeni; Masripah Masripah; Yufi Muhamad Nasruloh
al-Afkar, Journal For Islamic Studies Vol. 9 No. 2 (2026)
Publisher : Perkumpulan Dosen Fakultas Agama Islam Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/afkarjournal.v9i2.3327

Abstract

Education plays a crucial role in shaping the character, knowledge, and civilization of the nation, including the teaching of Islamic Cultural History (SKI), which serves to instill Islamic values and character in students. However, in practice, SKI learning is often considered uninteresting, resulting in low student motivation. This study aims to determine the effect of implementing the BCM (Playing, Telling, and Singing) method on improving student motivation in SKI in sixth-grade students at MI Attamimi. This study used a quantitative approach with an experimental design using a One Group Pretest–Posttest. Forty students participated in the study. Data collection techniques included observation and documentation, while data analysis included validity, reliability, normality, homogeneity, independent t-tests, and the N-Gain test using SPSS version 27. The results showed that the research instrument had very high reliability, with a Cronbach's Alpha value of 0.922. The data were normally distributed and homogeneous. The N-Gain test showed an average value of 81.79, which is in the high category. These findings indicate that the implementation of the BCM method significantly increases students' learning motivation. Therefore, the BCM method is effective as an alternative to Islamic Studies (IS) learning that is more active, enjoyable, and meaningful. This research contributes to providing an alternative innovative learning method through the application of the BCM method (Playing, Telling, and Singing) to increase students' learning motivation in the subject of Islamic Cultural History.
KEPEMIMPINAN DALAM AL-QUR’AN DAN RELEVANSINYA DI ERA MODERN Masripah Masripah; Afni Raisya; Ai Atun Mardiah
Al-Mufassir: Jurnal Ilmu Alquran, Tafsir dan Studi Islam Vol. 7 No. 1 (2025): Januari - Juni 2025
Publisher : LPPM UMC

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32534/amf.v6i2.7026

Abstract

Leadership in the Qur’an emphasizes values such as justice, consultation, trustworthiness, and noble character. The Prophet Muhammad saw serves as the ultimate role model in Islamic leadership, demonstrating how a leader should prioritize public welfare, honesty, and transparency in decision-making. In the modern era, leadership challenges have become more complex due to globalization, technological advancements, and increasing social diversity. The principles of leadership in the Qur’an remain relevant in addressing contemporary issues such as social inequality, corruption, and the crisis of trust in leadership. This paper discusses how Islamic leadership values—such as justice, transparency, public participation, and sustainability—can be applied in the modern context to create effective, ethical, and welfare-oriented leadership. As globalization continues to influence leadership in all aspects, adopting Qur’anic leadership principles is essential to navigating modernization. By implementing these teachings, modern leaders can manage contemporary complexities while fostering inclusive governance and societal well-being.
Penerapan Metode Kisah untuk Meningkatkan Pemahaman Siswa pada Pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam Pipin Septiani; Masripah Masripah; Ja'far Amirudin
Jurnal Bersama Ilmu Pendidikan (DIDIK) Vol. 2 No. 3 (2026): Agustus 2026
Publisher : Yayasan Literasi Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55123/didik.v2i3.923

Abstract

This study was motivated by the low level of students’ understanding in Islamic Cultural History learning due to the limited variation of teaching methods and the dominance of teacher-centered instruction. The purpose of this study was to examine the implementation of the storytelling method and its effect on improving students’ understanding of ICH in Grade V of MI Al-Amin. This research employed a quantitative approach using a Nonequivalent Control Group Design. The experimental class was taught using the storytelling method, while the control class received conventional instruction. Data were collected through observation, tests, and documentation. Data analysis involved normality tests, homogeneity tests, t-tests, and N-Gain analysis. The findings indicated that the storytelling method improved students’ understanding of Islamic Cultural History. This was evidenced by the differences in learning outcomes between the experimental and control groups and the higher learning improvement achieved by students in the experimental class. Therefore, the storytelling method had a positive effect on students’ understanding of Islamic Cultural History. It is recommended that teachers use the storytelling method more frequently as an alternative instructional strategy to enhance students’ engagement and understanding.