Claim Missing Document
Check
Articles

Kekosongan Pengaturan Hukum Benda Virtual dalam Hukum Perdata Indonesia dan Dampaknya terhadap Kepastian Hukum Pemegang Hak Fauzan Prawinda, Galang; Prasastinah Usanti, Trisadini; Anand, Ghansham
Jurnal Impresi Indonesia Vol. 5 No. 4 (2026): Jurnal Impresi Indonesia
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jii.v5i4.7646

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah melahirkan berbagai bentuk benda virtual yang memiliki nilai ekonomi dan secara faktual diperlakukan sebagai objek kepemilikan dalam aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat. Namun demikian, hukum perdata Indonesia hingga saat ini belum memberikan pengaturan yang tegas mengenai kedudukan hukum benda virtual sebagai objek hak. Pengaturan yang ada masih terbatas pada data dan informasi elektronik, sehingga menimbulkan kekosongan hukum terhadap benda virtual. Kondisi tersebut berdampak pada ketidakpastian hukum bagi pemegang hak, khususnya terkait kepemilikan, pengalihan, serta perlindungan hukum apabila terjadi sengketa atau kerugian. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kekosongan pengaturan hukum benda virtual dalam hukum perdata Indonesia serta dampaknya terhadap kepastian hukum pemegang hak. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan peraturan perundang-undangan, konseptual, dan teori hukum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara doktrinal benda virtual telah memenuhi karakteristik dan prinsip kebendaan dalam hukum perdata, namun belum memperoleh rekognisi normatif yang memadai. Oleh karena itu, kekosongan pengaturan tersebut berpotensi melemahkan kepastian hukum dan perlindungan hak pemegang benda virtual, sehingga diperlukan pengembangan hukum perdata yang adaptif terhadap perkembangan teknologi.
DOMAIN NAME AS INTANGIBLE PROPERTY RIGHTS IN THE PERSPECTIVE OF INDONESIAN LAW Prawinda, Galang Fauzan; Usanti, Trisadini Prasastinah; Anand, Ghansham
Awang Long Law Review Vol. 8 No. 3 (2026): Awang Long Law Review
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Awang Long

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56301/awl.v8i3.2125

Abstract

This study aims to examine (1) the Position of Domain Names as Intangible Objects in Indonesian National Law; (2) Legal Protection for Domain Name Owners according to Indonesian Laws and Regulations. This study employs normative legal research using a statutory approach. The legal sources used in this study include primary legal materials and secondary legal materials using the technique of collecting legal materials through document studies and analyzed using deductive method. The results of this study show that (1) Domain names in the development of Indonesian civil law can be understood as objects of modern law, but they do not meet the elements of objects that can be controlled by property rights because their power still depends on the registration period. (2) Legal protection for domain names is provided preventively through regulatory registration mechanisms, the application of the principles of first come, first served, and the obligation to use in good faith, as well as repressively through civil lawsuits and dispute resolution managed by PANDI through PPND (Domain Name Dispute Resolution). However, such protection is still limited because the rights to domain names born from registration are administrative and contractual.